GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

1.738 Dapur MBG Disetop Sementara, Istana Bongkar Celah Tata Kelola Program Makan Gratis

Kepala Badan Komunikasi (Bakom) Pemerintah Muhammad Qodari mengatakan, pemerintah kini tengah memperketat sistem pengawasan, validasi penerima manfaat, hingga standar kualitas makanan dalam program MBG.
Rabu, 13 Mei 2026 - 13:03 WIB
Kepala Bakom Pemerintah Muhammad Qodari
Sumber :
  • tvOnenews/Abdul Gani Siregar

Jakarta, tvOnenews.com — Pemerintah mulai membuka persoalan serius di balik pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Di tengah masifnya penyaluran program nasional tersebut, sebanyak 1.738 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tercatat diberhentikan sementara karena tidak memenuhi standar tata kelola dan kualitas layanan.

Kepala Badan Komunikasi (Bakom) Pemerintah Muhammad Qodari mengatakan, pemerintah kini tengah memperketat sistem pengawasan, validasi penerima manfaat, hingga standar kualitas makanan dalam program MBG.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Berdasarkan data pada 12 Mei 2026, terdapat 1.738 SPPG yang diberhentikan sementara atau suspend karena tidak memenuhi standar,” ujar Qodari di kantornya, Jakarta Pusat, Rabu (13/5/2026).

Langkah suspend terhadap ribuan dapur MBG itu menjadi bagian dari evaluasi besar-besaran yang dilakukan Badan Gizi Nasional (BGN) terhadap pelaksanaan program yang menargetkan puluhan juta penerima manfaat di seluruh Indonesia.

Pemerintah menilai program sebesar MBG tidak cukup hanya mengejar kuantitas distribusi, tetapi juga harus memastikan ketepatan sasaran, keamanan pangan, dan kualitas gizi tetap terjaga.

Dalam aspek penerima manfaat, Qodari menjelaskan pemerintah memperkuat proses verifikasi dan validasi data agar bantuan tidak salah sasaran. Pendataan dilakukan menggunakan basis data lintas kementerian dan lembaga.

“Berdasarkan keputusan Kepala BGN No. 401.1 tahun 2025, pendataan penerima manfaat bersumber dari data pokok pendidikan atau dapodik Kemendikdasmem dan Kemenag untuk peserta didik, serta data BKKBN untuk kelompok ibu hamil, ibu menyusui, dan anak balita,” jelasnya.

Verifikasi di lapangan dilakukan langsung oleh masing-masing SPPG dengan melibatkan pemerintah daerah hingga tenaga kesehatan tingkat desa.

“Proses verifikasi dan validasi dilakukan oleh masing-masing SPPG melalui koordinasi dengan Dinas Kesehatan, Puskesmas, Posyandu, Kader PKK, dan Bidan Desa,” kata Qodari.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak hanya soal data penerima, pemerintah juga mulai memperketat standar menu dan mutu makanan yang dibagikan kepada masyarakat. Seluruh dapur MBG diwajibkan mengikuti standar Angka Kecukupan Gizi (AKG) nasional sesuai regulasi Kementerian Kesehatan.

“Seluruh SPPG wajib mengacu pada angka kecukupan gizi atau AKG harian sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan no. 28 tahun 2019 yakni 20-25 persen AKG untuk makan pagi atau 30-35 persen AKG untuk makan siang, yang terdiri dari makanan pokok, sayuran, lauk pauk, dan buah,” ujarnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

600 Juta Ton Batu Bara RI Siap Jadi DME, Kholid: Ini Kunci Kemandirian Energi Prabowo

600 Juta Ton Batu Bara RI Siap Jadi DME, Kholid: Ini Kunci Kemandirian Energi Prabowo

Anggota Dewan Energi Nasional Kholid Syeirazi menawarkan paradigma baru dalam melihat skema subsidi energi nasional di tengah dorongan pemerintah mempercepat
Anthony Sinisuka Ginting Ungkap Biang Kerok Kalah dari Shi Yu Qi di Babak Pertama Thailand Open 2026

Anthony Sinisuka Ginting Ungkap Biang Kerok Kalah dari Shi Yu Qi di Babak Pertama Thailand Open 2026

Tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting mengungkapkan alasan mengapa bisa kalah dari unggulan pertama asal China, Shi Yu Qi di babak pertama Thailand Open 2026.
Resmi! AFC Beri Hukuman Berat untuk Pemain Qatar usai Insiden Panas Lawan Timnas Indonesia U-7 di Piala Asia U-17 2026

Resmi! AFC Beri Hukuman Berat untuk Pemain Qatar usai Insiden Panas Lawan Timnas Indonesia U-7 di Piala Asia U-17 2026

Pemain Qatar U-17, Amrmohamed Ezzat, dijatuhi sanksi AFC usai memukul pemain Timnas Indonesia U-17 hingga terancam absen di ajang penting dunia.
Dusan Bogdanovic Jadi Chairman Oxford United, 5 Pemain Timnas Indonesia Ini Bisa Dibawa ke Inggris

Dusan Bogdanovic Jadi Chairman Oxford United, 5 Pemain Timnas Indonesia Ini Bisa Dibawa ke Inggris

Dusan Bogdanovic resmi jadi Chairman Oxford United. Sejumlah pemain Timnas Indonesia berpeluang dibawa olehnya ke Inggris, termasuk Dony Tri hingga Rizky Ridho.
Tak Cuma Santriwati Gadis, Ayah Korban Sebut Pelaku Pelecehan Ponpes Pati Juga Dekati Wanita Bersuami

Tak Cuma Santriwati Gadis, Ayah Korban Sebut Pelaku Pelecehan Ponpes Pati Juga Dekati Wanita Bersuami

Ayah korban ungkap dugaan oknum kiai ponpes di Pati tak cuma dekati santriwati gadis, tapi juga wanita bersuami di lingkungan pesantren. Simak pernyataannya!
Jelang Idul Adha 2026, Kementan Kerahkan 9.743 Petugas Awasi Hewan Kurban di Seluruh Indonesia

Jelang Idul Adha 2026, Kementan Kerahkan 9.743 Petugas Awasi Hewan Kurban di Seluruh Indonesia

Pemerintah mulai memperketat pengawasan hewan kurban menjelang Idul Adha 2026.

Trending

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Viral di media sosial beberapa potongan foto screenshot status WhatsApp yang diduga milik juri LCC 4 Pilar MPR RI Indri Wahyuni yang berisi sejumlah pesan.
Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Shindy Lutfiana curhat usai dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, mengaku kehilangan pekerjaan dan kecewa rekan sejawat rayakan kejatuhannya. Simak pengakuannya!
Al Nassr vs Al Hilal 1-1: Ronaldo Dibuat Tak Habis Pikir dengan Gol Bunuh Diri Bento di 10 Detik Terakhir Injury Time

Al Nassr vs Al Hilal 1-1: Ronaldo Dibuat Tak Habis Pikir dengan Gol Bunuh Diri Bento di 10 Detik Terakhir Injury Time

Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan harus menahan euforia kemenangan mereka atas Al Hilal usai Al Nassr dipaksa bermain imbang dalam laga sengit dan penuh drama.
Trend Terpopuler: Aksi Kiai Ashari Sudah Dicurigai Sejak Ponpes Berdiri, hingga Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat

Trend Terpopuler: Aksi Kiai Ashari Sudah Dicurigai Sejak Ponpes Berdiri, hingga Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat

Gelagat Kiai Ashari dicurigai sejak awal berdiri Pondok Pesantren di Pati. Jawaban siswi SMAN 1 Pontianak dianulir juri saat mengikuti Lomba Cerdas Cermat MPR
Selengkapnya

Viral