News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gempa Bumi Bermagnitudo 5,1 Guncang Morowali, Sejumlah Fasilitas Alami Kerusakan

Gempa ini tergolong dangkal dan disebabkan oleh aktivitas Sesar Matano segmen Geresa. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa ini memiliki mekanisme pergerakan geser.
Jumat, 31 Mei 2024 - 19:14 WIB
Barang barang swalayan di Morowali berhamburan akibat gempa
Sumber :
  • Abde Mari

Morowali, tvOnnNews.com - Gempa bumi berkekuatan 5,1 magnitudo mengguncang Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, sekitar pukul 00.08 Wita. 

Episenter gempa ini berada di koordinat 2,74° LS dan 122,15° BT, tepatnya di laut pada jarak 27 km arah tenggara Morowali dengan kedalaman 10 km.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Gempa ini tergolong dangkal dan disebabkan oleh aktivitas Sesar Matano segmen Geresa. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa ini memiliki mekanisme pergerakan geser.

Sejumlah gempa susulan tercatat hingga pukul 00.30 Wit, namun hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan yang signifikan. 

BMKG mengimbau masyarakat Kabupaten Morowali agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu-isu yang tidak jelas sumbernya.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulawesi Tengah menyebut, gempa tektonik ini mengakibatkan sejumlah fasilitas mengalami kerusakan. 

Berdasarkan data yang dihimpun dari BPBD Sulteng beberapa kerusakan di antaranya adalah:

1.Tiga petak kosan mengalami kerusakan ringan.

2. Rumah ibadah dan dua unit sekolah di Desa Bahomakmur, Kecamatan Bahodopi, mengalami kerusakan ringan.

3. Aula kantor desa mengalami kerusakan ringan.

4. Dua unit rumah warga juga mengalami kerusakan.

5. Empat orang terluka dan kini menjalani perawatan di Puskesmas Bahodopi.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Sulteng Andi Sembiring menyebut, pihaknya masih terus melakukan pendataan jumlah kerusakan akibat gempa tersebut.

“Kami masih terus mendata jumlah kerusakan. Namun, hingga Jumat siang dipastikan belum ada korban jiwa,” kata Andi Sembiring, Jumat (31/5/2024).

Dia juga mengimbau warga untuk memastikan bangunan tempat tinggal tahan gempa dan memeriksa kerusakan akibat getaran gempa yang dapat membahayakan kestabilan bangunan sebelum kembali ke rumah. 

Sementar itu, Kapolres Morowali AKBP Suprianto memerintahkan seluruh kapolsek dan bhabinkamtibmas untuk selalu waspada mengantisipasi dampak bencana, terutama di malam hari.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Pasca gempa bumi yang mengguncang Morowali, aktivitas masyarakat kini kembali berjalan seperti biasa. Namun, beberapa rumah mengalami kerusakan serta barang-barang di toko berhamburan," ujar Suprianto.

Saat ini, pemerintah daerah terus memantau dan memastikan keselamatan masyarakat serta memberikan bantuan yang diperlukan untuk memulihkan kondisi pasca gempa. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Krisis Air Bersih di Nganjuk Meluas, Warga Pule Jati Kalen Harus Masuk Hutan 3 Kilometer Demi Satu Ember Air

Krisis Air Bersih di Nganjuk Meluas, Warga Pule Jati Kalen Harus Masuk Hutan 3 Kilometer Demi Satu Ember Air

Krisis air bersih di Kabupaten Nganjuk meluas. Sebelumnya warga di Kecamatan Ngluyu mengalami kesulitan air bersih, kondisi serupa kini dirasakan masyarakat di Kecamatan Jatikalen.
Penerbangan ke Jakarta dan Bandung Telah Beroperasi Kembali

Penerbangan ke Jakarta dan Bandung Telah Beroperasi Kembali

Pasca ditutupnya Bandara Soekarno Hatta, Bandara Husein Sastranegara dan Bandara Halim Perdana Kusuma akibat dampak erupsi Anak Gunung Krakatau, kini bandara tersebut telah beroperasi kembali.
Pemprov Jabar Salurkan 1.500 Kilogram Beras, Pastikan Bantuan Pangan Tepat Sasaran

Pemprov Jabar Salurkan 1.500 Kilogram Beras, Pastikan Bantuan Pangan Tepat Sasaran

Pemprov Jabar menyalurkan 1.500 kilogram beras Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD) kepada 150 KK kategori Desil 1–5 di Desa Bojong Timur, Kecamatan Bojong, Kabupaten Purwakarta.
Singkirkan Australia, Nova Arianto Sampai Dipuji Eks Pelatih Malaysia usai Bawa Timnas Indonesia U-20 ke Piala Asia U-20 2027

Singkirkan Australia, Nova Arianto Sampai Dipuji Eks Pelatih Malaysia usai Bawa Timnas Indonesia U-20 ke Piala Asia U-20 2027

Mantan pelatih Malaysia, Ong Kwim Swee, memberikan pujian dan ucapan selamat kepada Nova Arianto. Hal ini ia sampaikan setelah Timnas Indonesia U-20 memastikan langkahnya lolos ke Piala Asia U-20 2027.
Viral Air Laut Mendadak Surut Dekat Gunung Anak Krakatau, Jangan Langsung Dianggap Tanda Tsunami

Viral Air Laut Mendadak Surut Dekat Gunung Anak Krakatau, Jangan Langsung Dianggap Tanda Tsunami

BMKG merespon rekaman video yang viral terkait air laut surut di pesisir dekat Gunung Anak Krakatau, Selat Sunda. Hal itu bukan sebagai tanda adanya tsunami.
Pemprov Jabar Komitmen Kampanyekan Sadar Risiko Penyakit Jantung

Pemprov Jabar Komitmen Kampanyekan Sadar Risiko Penyakit Jantung

Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan berkomitmen akan terus mengkampanyekan sadar risiko penyakit jantung kepada masyarakat di wilayahnya.

Trending

Isi Surat Terakhir Fajar Sahrudin untuk Sang Kakak sebelum Jasadnya Ditemukan di GBK: Jangan Utak-atik Rekeningku

Isi Surat Terakhir Fajar Sahrudin untuk Sang Kakak sebelum Jasadnya Ditemukan di GBK: Jangan Utak-atik Rekeningku

Fajar Sahrudin mendokumentasikan aktivitasnya membuat kado perpisahan. Ia juga menulis tangan beberapa surat, dimana salah satunya ditujukkan untuk sang kakak.
Anak Eks Komandan Banser Jakarta Diduga Dikeroyok di Kalibata, Kasus Naik ke Tahap Penyidikan

Anak Eks Komandan Banser Jakarta Diduga Dikeroyok di Kalibata, Kasus Naik ke Tahap Penyidikan

Seorang mahasiswa berinisial AHP (20) yang merupakan anak dari mantan Komandan Banser DKI Jakarta periode 2016–2020, diduga menjadi korban pengeroyokan di kawasan Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, pada Rabu (26/8/2026) dini hari.
Deretan Kasus Bunuh Diri di GBK yang Viral di Media Sosial, Nomor 3 Masih Jadi Misteri

Deretan Kasus Bunuh Diri di GBK yang Viral di Media Sosial, Nomor 3 Masih Jadi Misteri

Kasus bunuh diri di Kawasan GBK lagi menjadi sorotan publik di media sosial. Sebab ada satu kasus viral mencuat dan mengingatkan satu nama yang dulu terjadi.
ISI Chat Tak Wajar Guru SMAN 1 Pamanukan Subang kepada Murid, Panggil Dirinya "Ayah"

ISI Chat Tak Wajar Guru SMAN 1 Pamanukan Subang kepada Murid, Panggil Dirinya "Ayah"

AT diamankan pihak kepolisian setelah ratusan siswa SMAN 1 Pamanukan menggelar aksi unjuk rasa dan meminta klarifikasi guru tersebut pada hari Senin kemarin.
Kejagung Bungkam, Empat Nama Pejabat Kejaksaan Masuk dalam BAP Konglomerat Tan Kian

Kejagung Bungkam, Empat Nama Pejabat Kejaksaan Masuk dalam BAP Konglomerat Tan Kian

Menanggapi hal itu Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung (Kejagung) Anang Supriatna mengatakan bahwa pihaknya tak mengetahui hal tersebut.
Alasan Para Pemain Timnas Indonesia Geruduk Kreator Konten Australia: Welber Jardim hingga Justin Hubner Susul Mathew Baker

Alasan Para Pemain Timnas Indonesia Geruduk Kreator Konten Australia: Welber Jardim hingga Justin Hubner Susul Mathew Baker

Para pemain Timnas Indonesia terpantau meramaikan kolom komentar salah satu podcaster Australia, Daniel Olaniran. Hal itu viral lantaran dirinya menyebut jika skuad Garuda tak mengerti sepak bola. 
Oknum Guru Cabul SMAN 1 Pamanukan Subang Diamankan Polisi Usai Diamuk Ratusan Siswa

Oknum Guru Cabul SMAN 1 Pamanukan Subang Diamankan Polisi Usai Diamuk Ratusan Siswa

AT diamankan polisi usai aksi ratusan siswa SMAN 1 Pamanukan Subang menggeruduk kantornya hingga sempat terjadi kejar-kejaran saat dirinya hendak melarikan diri
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT