News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Empat Komplotan Debt Collector di Kotamobagu Diringkus Polisi

Keempat komplotan Debt Collector ini di ringkus setelah adanya laporan salah satu warga inisial RB yang menjadi korban atas kasus penipuan serta penggelapan kendaraan roda empat jenis Toyota Avanza.
Sabtu, 27 Juli 2024 - 14:36 WIB
Empat komplotan Debt Collector diamankan Polres Kotamobagu
Sumber :
  • Rifandi Kamaru
Kotamobagu, tvOnenews.com - Empat komplotan debt collector dengan kasus penipuan serta penggelapan kendaraan berhasil diringkus kepolisian, masing masing berinisial GP (31), CK (33), RM (36), dan VM (41), Kamis (25 /07/ 2024).
 
"Keempat komplotan Debt Collector ini di ringkus setelah adanya laporan salah satu warga inisial RB yang menjadi korban atas kasus penipuan serta penggelapan kendaraan roda empat jenis Toyota Avanza," jelas Kapolres Kotamobagu, AKBP Irwanto.
 
AKBP Irwanto mengatakan dengan adanya laporan dugaan penipuan dan penggelapan yang dilaporkan korban, pihak Kepolisian yang di pimpin Kasat Reskrim Polres Kotamobagu AKP Agus Sumandik langsung melakukan penyelidikan dan kemudian mengamankan para terduga Komplotan Debt Collector tersebut.
 
Tidak hanya itu, AKBP irwanto juga menjelaskan bahwa modus operandi yang di lakukan awalnya ke empat tersangka Debt Collector ini menelpon korban insial RB yang saat itu masih memiliki tunggakan angsuran dua bulan, bahkan saat menghubungi korban para tersangka kemudian menjanjikan akan ada pemutihan kendaraan, sehingga korban langsung mendatangi salah satu kantor perusahaan pembiayaan di Kota  Kotamobagu dan menyerahkan kunci kendaraannya untuk diperiksa hingga  menanda tangani salah satu dokumen yang diberikan.
 
"Modus operandi yang mereka lakukan dengan cara menelpon korban untuk datang di kantor perusahan pembiayaan, dan kemudian menjanjikan akan ada pemutihan kendaraan,dengan cara menyodorkan dokumen untuk di tanda tangani oleh korban," ungkap Irwanto.
 
Ironisnya saat dokumen ditanda tangani oleh korban, ternyata bukan dokumen pemutihan kendaran melainkan berita acara serah terima kendaraan, sementara kendaraan yang awalnya untuk di periksa justruh langsung hilang dibawah kabur oleh salah satu komplotan Debt Collector. sehingga karen tidak terima atas dugaan penipuan serta penggelapan ke daratan tersebut membuat korban inisial RB langsung melaporkan hal ini ke Pihak Kepolisian Polres Kotamobagu 
 
"Anehnya dokumen yang di berikan oleh keempat Komplotan Debt Collector ini, bukan dokumen pemutihan kendaraan tapi dokumen serah terima kendaraan, bahkan ke daratan yang saat itu berada di tempat parkiran juga langsung di bawah kabur oleh salah satu komplotan Debt Collector," tambah Kapolres Kotamobagu.
 
Mendapat laporan dari korban, jajaran kepolisian Polres Kotamobagu kemudian melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan empat pelaku kompolotan debt collector, bahkan tidak hanya para pelaku, Satuan Reskrim Polres  Kota Kotamobagu juga menyita barang bukti berupa satu unit mobil Mini Bus jenis Toyota Avanza serta sejumlah dokumen lainnya yang digunakan para pelaku untuk mengelabui korban. 
 
"Dengan mendapatkan laporan, Tim Satuan Reskrim Polres Kotamobagu kemudian melakukan penyelidikan dan kemudian berhasil mengamankan ke empat Komplotan debt collector, bahkan polisi juga menyita barang bukti berupa satu unit mobil Mini Bus jenis Toyota Avanza serta sejumlah dokumen lainnya yang digunakan para pelaku untuk mengelabui korban," tegas AKBP Irwanto.
 
Sementara itu guna mempertanggung jawabkan perbuatannya, saat ini ke empat pelaku telah ditahan di ruang tahanan Polres Kotamobagu, bahkan para pelaku dikenakan Pasal 378 dan Pasal 372 tentang penipuan dan penggelapan,  dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara. (riu/frd)
Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kini Giliran Timnas Putri Indonesia Siap Tampil di FIFA Series 2026, Hadapi Republik Kongo

Kini Giliran Timnas Putri Indonesia Siap Tampil di FIFA Series 2026, Hadapi Republik Kongo

Perjalanan Timnas Indonesia di ajang FIFA Series 2026 belum usai. Kali ini, giliran tim putri yang akan melanjutkan kiprah Merah Putih di level internasional. -
Tiga Jenazah Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon Terjadwal Tiba di Bandara Soetta pada Sabtu (4/4/2026)

Tiga Jenazah Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon Terjadwal Tiba di Bandara Soetta pada Sabtu (4/4/2026)

Tiga jenazah prajurit TNI yang gugur dalam misi Pasukan Perdamaian PBB di Lebanon akan dipulangkan ke tanah air.
Baru Kembali ke Serie A, Jay Idzes Langsung Disambut Pujian dari Pelatih Sassuolo

Baru Kembali ke Serie A, Jay Idzes Langsung Disambut Pujian dari Pelatih Sassuolo

Jay Idzes dipastikan kembali ke Italia dan berpeluang tampil saat Sassuolo menghadapi Cagliari. Kapten Timnas Indonesia itu langsung disambut pujian pelatih.
Bantah Pernyataan Said Didu, Komisi VI DPR RI Sebut EO Penggerak Ekonomi Nasional

Bantah Pernyataan Said Didu, Komisi VI DPR RI Sebut EO Penggerak Ekonomi Nasional

Anggota Komisi VI DPR RI, Kawendra Lukistian turut merespons tajam pernyataan analis kebijakan publik, Said Didu yang menyebut event organizer (EO) menjadi praktik paling aman melakukan korupsi.
Upaya Kemandirian Ekonomi, IRT di Jakarta Timur Ikut Program Perempuan Berdaya

Upaya Kemandirian Ekonomi, IRT di Jakarta Timur Ikut Program Perempuan Berdaya

Berbagai cara terus dilakukan sejumlah pihak dalam upaya merealisasikan kemandirian kaum perempuan di Indonesia.
KDM Bongkar Bengkel Kumuh di Cirebon, Si Tukang Tambal Ban Justru Bahagia Tempat Usahanya Dirobohkan: Mau Pak

KDM Bongkar Bengkel Kumuh di Cirebon, Si Tukang Tambal Ban Justru Bahagia Tempat Usahanya Dirobohkan: Mau Pak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) merobohkan bangunan bengkel tambal ban kumuh di jalur Pantura Lama, Cirebon. Pemilik, Yeyep senang diganti yang baru.

Trending

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia main lagi? Simak jadwal lengkap Garuda tahun 2026 usai final FIFA Series, mulai FIFA Matchday hingga ASEAN Cup.
Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series 2026 ternyata ikut menjadi perhatian media Eropa. Media Prancis menyoroti performa penuh Calvin Verdonk.
Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Ada dua kabar baik dari KDM, mulai dari pengumuman mengenai cicilan apartemen di wilayah Meikarta hingga menyebut soal bantuan renovasi puluhan ribu rumah.
Kalah Tipis dari Tim Eropa, Media Vietnam Yakin Timnas Indonesia Jadi Kandidat Kuat Juara Piala AFF 2026

Kalah Tipis dari Tim Eropa, Media Vietnam Yakin Timnas Indonesia Jadi Kandidat Kuat Juara Piala AFF 2026

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series ternyata tidak membuat pamornya meredup. Media Vietnam yakin Garuda jadi kandidat juara Piala AFF 2026.
Disindir Ramadhan Sananta, Mantan Penerjemah Shin Tae-yong Balas Ucapan Sang Striker Timnas Indonesia

Disindir Ramadhan Sananta, Mantan Penerjemah Shin Tae-yong Balas Ucapan Sang Striker Timnas Indonesia

Mantan penerjemah Shin Tae-yong di Timnas Indonesia, Jeong Seok-seo atau Jeje merespons sindiran dari Ramadhan Sananta yang belakangan viral di media sosial.
Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Salah satu pengamat sepak bola asal Belanda, Tijmen van Wissing, tak segan melabeli keputusan para pemain diaspora Timnas Indonesia sebagai tindakan "bodoh". 
Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Berniat tulus untuk membantu korban kecelakaan maut yang tertabrak truk, Dedi Mulyadi (KDM) justru dihujani makian hingga disebut penipu oleh warga Kuningan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT