News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Aksi Kawal Putusan MK di Majene Berujung Pengerusakan Kantor DPRD Setempat

Ratusan massa aksi yang mengatasnamakan Solidaritas Perjuangan Mahasiswa Majene (SPMM) melakukan aksi demontrasi di kantor DPRD Majene.
Jumat, 23 Agustus 2024 - 18:45 WIB
Aksi berakhir ricuh yang berujung pengrusakan kantor DPRD Majene.
Sumber :
  • Mutawakkir Saputra
Majene, tvOnenews.com - Ratusan massa aksi yang mengatasnamakan Solidaritas Perjuangan Mahasiswa Majene (SPMM) melakukan aksi demontrasi di kantor DPRD Majene, Jumat (23/8/24) siang.
 
Ratusan massa aksi yang terdiri dari organisasi Cipayung, Organisasi Kepemudaan dan Organisasi Kemahasiswaan melakukan aksi unjuk rasa untuk mengawal keputusan MK terkait pengumuman pendaftaran pasangan calon pada Pemilu 2024 dan Terkait ambang batas pencalonan dan batas usia calon kepala daerah. 
 
Jendral Lapangan, Misbahuddin mengatakan  aksi yang  dilakukan hari ini agar DPDR  dan Pemerintah Majene harus bersama-sama mengawal putusan MK terkait syarat pendaftaran pasangan calon agar diterapkan oleh KPU. 
 
"Dimana sebelumnya DPR RI telah menyepakati revisi Undang-undang Pilkada  dibawa ke rapat paripurna untuk disahkan menjadi undang-undang. Meskipun pada akhirnya diberitakan bahwa RUU Pilkada tersebut batal disahkan oleh DPR RI," jelasnya.
 
Aksi berakhir ricuh yang berujung pengerusakan kantor DPRD Majene. 
 
Usai melakukan orasi di halaman kantor DPRD Majene, aksi kemudian bergerak ke ruang sidang DPRD Majene. Saat massa susah menduduki kantor ruang sidang DPRD Majene, mereka meminta agar ada perwakilan dari DPRD Majene yang hadir dan menyepakati untuk bersama-sama mengawal keputusan MK. 
 
Sayangnya, saat Wakil Ketua I DPRD Majene,  M. Idwar hadir di tengah-tengah massa aksi. Idwar mengaku tidak bisa mengambil keputusan secara sepihak terkait keputusan secara kelembagaan DPRD mengingat harus dilakukan rapat koordinasi yang menghadirkan seluruh anggota DPRD Majene. 
 
Kecewa atas pernyataan  tersebut, massa pun memanas bahkan anggota DPRD Majene, M. Idwar harus mengamankan diri dan meninggalkan ruang sidang. 
 
Beberapa massa pun melakukan pengerusakan di dalam ruang sidang DPRD Majene seperti jendela, meja, mikrofon, bahkan beberapa dokumen milik DPRD Majene. 
 
Usai melakukan pengerusakan, massa kembali turun dan berkumpul di depan Kantor DPRD Majene untuk melakukan koordinasi bersama beberapa koordinator lapangan dari berbagai organisasi. 
 
Jendlap SPMM, Misbahuddin menegaskan jika pihak pemerintah dan DPRD Majene tidak sepakat untuk bersama-sama mengawal keputusan MK dan KPU tidak melakukan pengumuman pendaftaran paslon sesuai dengan tahapan maka akan kembali melakukan aksi serupa yang berjilid-jilid.
 
Diketahui sesuai tahapan KPU bahwa pengumuman pendaftaran paslon akan dilakukan besok tanggal 24 hingga 26 Agustus 2024.
 
Selain isu terkait kawal keputusan MK, massa aksi juga membawa isu turunan lainnya. 
 
Seperti, hentikan tambang batu gajah di Sendana, stop kriminalisasi aktivis, hentikan Pelanggaran HAM di Papua, sahkan RUU masyarakat adat, cabut Omnibuslaw/Cipta Kerja No. 6 Tahun 2023, tolak reklamasi, tegakkan nilai toleransi realisasikan Perbup No. 18 Tahun 2022, ralisasikan Bantuan Stimulan Gempa, segera buat Perda RT/RW Kab. Majane, perbaikan Infrastruktur Jalan TBU/LIBRA (Sendana), Implementasikan Perda NO. 9 Tahun 2016, wujudkan Pendidikan Gratis dan Realisasikan Undang-undang TPKS. (msa/frd)
 
 
Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dugaan Korupsi Replanting PT PSU Dilaporkan ke Polda Sumut, Soroti Potensi Pendapatan Rp73,8 Miliar

Dugaan Korupsi Replanting PT PSU Dilaporkan ke Polda Sumut, Soroti Potensi Pendapatan Rp73,8 Miliar

Komisaris PT PSU Muhammad Syarif Lubis mengatakan, pihaknya melakukan audit internal dan menemukan dugaan pelanggaran hukum yang dilakukan oknum pegawai.
GAMKI DIY Gagas "Memilih Dari Mana Saja" atau Vote Anywhere Diusulkan dalam Diskursus RUU Pemilu 2026

GAMKI DIY Gagas "Memilih Dari Mana Saja" atau Vote Anywhere Diusulkan dalam Diskursus RUU Pemilu 2026

Pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Pemilu yang tengah bergulir dinilai tidak boleh hanya sekadar berkutat pada persoalan sistem pemilu, pencalonan, atau daerah pemilihan saja.
Kapolri: Sinergi Ulama dan Umara Jadi Kekuatan dalam Membangun Bangsa

Kapolri: Sinergi Ulama dan Umara Jadi Kekuatan dalam Membangun Bangsa

Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., menekankan pentingnya sinergi antara ulama dan umara dalam membangun bangsa.
Bukan Mbappe, Harry Kane Dijagokan Menang Ballon d'Or 2026, Legenda Ungkap Prediksi AI

Bukan Mbappe, Harry Kane Dijagokan Menang Ballon d'Or 2026, Legenda Ungkap Prediksi AI

Persaingan Ballon d'Or 2026 semakin memanas menjelang malam penghargaan. Legenda Bayern Munich Karl-Heinz Rummenigge menjagokan Harry Kane, bahkan menyebut.
Kuasa Hukum Ferdy Sambo Beri Klarifikasi soal Hebohnya Temuan Ombudsman "Fasilitas Mewah" di Lapas Cibinong

Kuasa Hukum Ferdy Sambo Beri Klarifikasi soal Hebohnya Temuan Ombudsman "Fasilitas Mewah" di Lapas Cibinong

Di tengah ramainya kabar Ombudsman melakukan sidak ke Lapas Cibinong. Muncul satu nama, Ferdy Sambo yang diduga merasakan "fasilitas mewah".
Timnas Indonesia Dapat Kabar Buruk Usai Kalahkan Singapura, Meski Menang namun Ranking Garuda di FIFA Malah Turun Gara-gara Ini

Timnas Indonesia Dapat Kabar Buruk Usai Kalahkan Singapura, Meski Menang namun Ranking Garuda di FIFA Malah Turun Gara-gara Ini

Timnas Indonesia mendapat tambahan poin setelah menang atas Singapura. Namun, posisi Garuda di ranking FIFA justru turun satu tingkat.

Trending

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri akan membuka lembaran baru bersama Hyundai Hillstate pada gelaran Liga Voli Korea 2026/2027.
Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Media sosial dan pemberitaan diramaikan dengan kabar meninggal dunianya tokoh publik, Guruh Soekarnoputra. Berikut fakta-fakta kondisi almarhum sebelum wafat
Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) dan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, turut menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.
Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar olahraga voli dan Megawati Hangestri. Berikut rangkuman artikelnya.
Kabar Duka, Guruh Soekarnoputra Wafat

Kabar Duka, Guruh Soekarnoputra Wafat

Guruh Soekarnoputra, adik Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri, meninggal dunia.
Jadwal Asian Games 2026, Sabtu 26 September: Bulu Tangkis Tunggal Mulai Hari Ini dan Perebutan Medali di Kano dan Marathon

Jadwal Asian Games 2026, Sabtu 26 September: Bulu Tangkis Tunggal Mulai Hari Ini dan Perebutan Medali di Kano dan Marathon

Jadwal Asian Games 2026, Sabtu 26 September yang merupakan hari ke-8 penyelenggaraan multi event terbesar se-Asia ini.
Kapolri Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat, 50 Pati dari Kadivhubinter hingga Kapolda Sulut Jadi Irjen Pol

Kapolri Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat, 50 Pati dari Kadivhubinter hingga Kapolda Sulut Jadi Irjen Pol

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memimpin upacara Laporan Korps Kenaikan Pangkat (Korprapot) 50 Perwira Tinggi (Pati) dan 4 PNS Polri.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT