GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Rampok Motor dengan Modus Razia, Dua Polisi Gadungan di Makassar Diringkus

Polisi menangkap dua pemuda berinisial MR (24) dan AW (24) yang merupakan pelaku perampokan dengan modus berpura-pura mengaku sebagai anggota Polri.
Kamis, 3 Oktober 2024 - 14:23 WIB
Polisi menangkap dua pemuda pelaku perampokan dengan modus berpura-pura mengaku Polisi
Sumber :
  • Andri Rizky

Makassar, tvOnenews.com - Polisi menangkap dua pemuda berinisial MR (24) dan AW (24) yang merupakan pelaku perampokan dengan modus berpura-pura mengaku sebagai anggota Polri di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Pelaku beraksi dengan merazia pemotor remaja yang balap liar.

"Polrestabes Makassar terima laporan berturut turut terjadi perampokan,  jadi ada 2 kasus ini dengan modus pelaku berpura-pura sebagai anggota Polri yang melakukan razia terhadap anak-anak diduga melakukan balap liar," ujar Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, Kompol Devi Sujana, kepada wartawan, Selasa (1/10/2024) malam.

Kedua pelaku dibekuk oleh Unit Jatanras Polrestabes Makassar, di wilayah kota Makassar, pada Minggu (29/2). Perampokan yang dilakukan pelaku ke para pemotor terjadi pada Bulan September 2024.

Dari dua laporan itu, Devi mengatakan bahwa total terdapat 7 orang remaja yang menjadi korban perampokan dua pelaku.

"Untuk TKP pertama korban ada 4 orang dan pelaku dua orang, untuk TKP kedua korban ada 3 orang dan pelakunya dua orang juga. Dari hasil keterangan 7 orang tersebut kita berhasil mengungkap pelaku 2 orang," kata Devi.

Lanjut Devi, selain itu turut diamankan dua orang penadah barang curian dari pelaku. "Kita kembangkan juga kepada 2 orang penadah, jadi ada 4 orang pelaku kita amankan," lanjutnya.

Devi menegaskan, bahwa kedua pelaku tersebut bukanlah yang anggota Polri. Namun saat beraksi, keduanya kerap bergaya dan berbicara layaknya anggota kepolisian yang hendak melakukan pemeriksaan.

"Karena korban ini rata-rata anak remaja mungkin masih mudah untuk diintervensi dengan penampilan para pelaku yang berpura pura bergaya anggota Polri, mungkin dengan perawakan ataupun dengan cara yang sedikit tegas," tegas Devi.

Devi pun membenarkan bahwa kedua pelaku sempat menutup mulut korban dan melakban tangan dan mata tiga orang korban sebelum direndam di empang di sekitar Jalan Perintis Kemerdekaan, Makassar.

"Betul itu di TKP pertama untuk korban sempat dirazia dengan tangannya dilakban beserta mulutnya dan matannya dilakban dan direndam di empang di TKP," terang Devi.

Devi membeberkan, bahwa pelaku kerap mengincar motor, HP hingga uang dari korban sebelum kabur.

"Ada motor diambil satu, kemudian ada HP dan juga barang berharga," beber Devi.(ary/frd)

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Prabowo Sedih: Pejabat yang Saya Angkat, Menyeleweng dan Mencuri Uang Rakyat

Prabowo Sedih: Pejabat yang Saya Angkat, Menyeleweng dan Mencuri Uang Rakyat

Prabowo geleng-geleng kepala setelah sering menerima laporan bahwa orang-orang yang dipercaya dan diangkatnya menjadi pejabat ternyata mencuri uang rakyat.
John Herdman Akhirnya Blak-blakan Soal Alasan Belum Panggil Teja Paku Alam ke Timnas Indonesia meski Gacor di Persib, Singgung Kriteria

John Herdman Akhirnya Blak-blakan Soal Alasan Belum Panggil Teja Paku Alam ke Timnas Indonesia meski Gacor di Persib, Singgung Kriteria

John Herdman akhirnya buka suara soal Teja Paku Alam yang belum dipanggil Timnas Indonesia meski tampil impresif bersama Persib dan mencatat 17 clean sheet.
Masuk Grup Neraka Piala Asia 2027, Media Inggris Sebut Timnas Indonesia Alami 'Perubahan'

Masuk Grup Neraka Piala Asia 2027, Media Inggris Sebut Timnas Indonesia Alami 'Perubahan'

Media Inggris menyebut Timnas Indonesia mengalami peningkatan pesat jelang Piala Asia 2027. Skuad Garuda bahkan jadi sorotan dalam grup neraka.
Kemenhaj Sumut: 12 Calon Haji Gagal Berangkat ke Tanah Suci Akibat Sakit

Kemenhaj Sumut: 12 Calon Haji Gagal Berangkat ke Tanah Suci Akibat Sakit

Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) menyebutkan sebanyak 12 calon haji asal Sumut gagal berangkat ke Tanah Suci
John Herdman Bakal Lebih Selektif Pilih Pemain Diaspora untuk Timnas Indonesia, Fokus ke Talenta Muda

John Herdman Bakal Lebih Selektif Pilih Pemain Diaspora untuk Timnas Indonesia, Fokus ke Talenta Muda

John Herdman menegaskan pemain diaspora muda tetap jadi bagian penting Timnas Indonesia, namun seleksinya akan lebih ketat dari sebelumnya demi proyek Garuda.
WN India Diduga Bunuh Diri di Kantor Imigrasi Surabaya karena Depresi Menunggu Deportasi

WN India Diduga Bunuh Diri di Kantor Imigrasi Surabaya karena Depresi Menunggu Deportasi

SN tercatat overstay selama 248 hari sehingga diduga melanggar Pasal 78 Ayat (3) Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian.

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT