GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pria Berambut Gondrong di Gowa Mengaku Dibegal, Polisi Ungkap Fakta Berbeda

Mengaku telah menjadi korban pembegalan oleh pria bertato. Dalam pengakuannya, Dalam penyelidikannya, justru pihak kepolisian mengungkap fakta berbeda.
Selasa, 21 Januari 2025 - 13:42 WIB
Unit Satreskrim Polsek Barombong amankan pria bertato di bagian wajah yang menyerang pria berambut gondrong di Gowa, Sulawesi Selatan.
Sumber :
  • Idris Tajannang

Gowa, tvOnenews.com – Seorang pria berambut gondrong bernama Ramdani (24), warga Desa Bontosunggu, Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa, menghebohkan warga Desa Tamannyeleng, Kecamatan Barombong, Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan Senin (20/1/2025)

Ia berlari di tengah jalan sambil meminta tolong, mengaku telah menjadi korban pembegalan oleh pria bertato. Dalam pengakuannya, Ramdani menyebut dirinya nyaris terkena busur dan kehilangan ponsel akibat dirampas pelaku.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Polsek Barombong yang menerima laporan segera turun ke tempat kejadian perkara (TKP). Polisi melakukan olah TKP dan meminta keterangan dari Ramdani serta sejumlah saksi. Ramdani mengklaim bahwa pelaku adalah pria bertato di bagian wajah yang hendak membusurnya dan merampas ponsel miliknya.

"Awalnya ada perempuan yang bertanya ke saya soal alamat, it sekitar pukul 19.00 Wita, namun tiba-tiba ada pria bertato yang memegang saya lalu dia ambil handphone, uang dan rokok milik saya," kata Ramdani sembari memperagakan kejadian yang dialaminya.

Ramdani melanjutkan, setelah berhasi melepaskan diri, ia kemudian berlari menuju jalan poros sambil berteriak jika dirinya di dibegal dan dibusur pelaku.

"Sampai di jalan raya, saya di busur, untung saya tidak terkena busur pelaku. Pelaku kemudian kabur saat warga berdatangan," ungkapnya.

Setalah polisi menelusuri jejak pelaku, akhirnya pria bertato di bagian wajannya itu di amankan didalam sebuah rumah kontrakan tidak jauh dari lokasi kejadian.

Dalam penyelidikannya, justru pihak kepolisian mengungkap fakta berbeda. Menurut Kanit Reskrim Polsek Barombong, Ipda Syamsul Bahri, cerita Ramdani ternyata tidak benar.

Ramdani diketahui mengarang cerita tentang pembegalan karena malu mengakui fakta sebenarnya, yaitu ia nyaris dipukuli oleh pelaku akibat masalah terkait prostitusi (open BO).

“Kami sempat menangkap terduga pelaku, namun dari hasil pendalaman, tidak ada aksi pembegalan seperti yang diungkapkan Ramdani. Meski begitu, kami menemukan barang bukti berupa busur dari pelaku, sehingga kasus ini tetap kami proses lebih lanjut,” ujar Syamsul Bahri. 

Sementara, ponsel Ramdani yang awalnya mengaku di rampas oleh pelaku, justru tidak benar, bukan dirampas pelaku, melainkan jatuh saat ia berlari.

"Karena pelaku emosi, Ramdani kemudian berlari lantaran hendak di pukul. Disitulah saat ia berlari handphone miliknya terjatuh dan kemudian handphone itu ditemukan warga," jelasnya.

"Jadi di sini tidak ada pembegalan apalagi pembusuran, hanya adanya kesalahanpahaman antara Ramdani dan pria bertato itu, gegara open BO,"Sambungnya.

Saat ini, polisi masih menyelidiki kasus prostitusi yang melibatkan sejumlah anak di bawah umur.

"Dalam penyelidikan di sekitar lokasi kejadian, kami juga menemukan beberapa anak yang diduga ada kaitannya dengan peristiwa ini, semuanya di mainkan dari dalam rumah kontrakan yang disitu juga kita amankan pelaku yang membawa busur," tutupnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Selain mengamankan barang bukti dua anak busur dan pelontarnya, kita juga amankan sejumlah handphone yang berkaitan dengan bukti-bukti chatingan yang mengarah ke aplikasi hijau," tambahnya.

Kasus ini masih didalami oleh polisi, tidak hanya karena pengakuan palsu Ramdani, tetapi juga karena keterlibatan anak-anak di bawah umur dalam praktik yang memprihatinkan.(Itg/frd)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sejumlah Klub Championship Bisa Mengawali Musim Depan dengan Poin Minus, Begini Pemaparan I.League

Sejumlah Klub Championship Bisa Mengawali Musim Depan dengan Poin Minus, Begini Pemaparan I.League

Sanksi diberikan karena klub-klub terkait belum memenuhi sejumlah aspek wajib dalam proses club licensing musim 2026-2027.
Ayu Aulia Bongkar Luka Paling Kelam, Berhubungan Hingga Hamil dengan Pejabat Berinisial R

Ayu Aulia Bongkar Luka Paling Kelam, Berhubungan Hingga Hamil dengan Pejabat Berinisial R

Ayu Aulia mengaku kehilangan rahim usai mengalami komplikasi kehamilan dengan pejabat berinisial R. Pengakuannya kini jadi sorotan publik.
Bertemu Menteri LH, Ketum Kadin Bahas Peluang Green Jobs hingga Transisi Energi Berkeadilan

Bertemu Menteri LH, Ketum Kadin Bahas Peluang Green Jobs hingga Transisi Energi Berkeadilan

Ketum Kadin Indonesia Anindya Bakrie dan Menteri LH Jumhur Hidayat membahas sejumlah isu strategis mulai dari pengembangan green jobs, hilirisasi hijau, hingga just energy transition.
Usung Konsep Health to Earn, Token Kesehatan Avicena (AVC) Resmi Meluncur di Bursa DEX Solana

Usung Konsep Health to Earn, Token Kesehatan Avicena (AVC) Resmi Meluncur di Bursa DEX Solana

Token kripto kesehatan buatan lokal, Avicena (AVC), resmi melantai di bursa terdesentralisasi (DEX) jaringan Solana.
Transformasi Menuju Strategic Force, TNI AD Gelar Seminar Nasional di Seskoad

Transformasi Menuju Strategic Force, TNI AD Gelar Seminar Nasional di Seskoad

TNI Angkatan Darat menggelar Seminar Nasional bertema “Transformasi Militer: From Combat Force to Strategic Force – Transformasi TNI AD melalui Yonif Teritorial Pembangunan (Yonif TP), Artificial Intelligence (AI), dan Ekonomi Nasional.
Persib Bandung Berpeluang Tampil di 4 Kompetisi Berbeda Musim Depan, Begini Skenarionya

Persib Bandung Berpeluang Tampil di 4 Kompetisi Berbeda Musim Depan, Begini Skenarionya

Berbagai isu mulai bermunculan menyusul berakhirnya kompetisi Super League 2025/2026. Salah satu yang hangat dibicarakan adalah kembalinya bergulir Piala Indonesia musim depan.

Trending

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dikabarkan akan segera mendapatkan lima pemain diaspora tambahan untuk Piala Asia 2027. Kelima pemain tersebut kabarnya adalah permintaan dari pelatih John Herdman.
Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Viral di media sosial beberapa potongan foto screenshot status WhatsApp yang diduga milik juri LCC 4 Pilar MPR RI Indri Wahyuni yang berisi sejumlah pesan.
Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai viral Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Kini, warganet dibuat geram dengan isi status WhatsApp Indri Wahyuni
Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Shindy Lutfiana curhat usai dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, mengaku kehilangan pekerjaan dan kecewa rekan sejawat rayakan kejatuhannya. Simak pengakuannya!
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT