News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kronologi ASN BPN Lompat dari Lantai 12 Apartemen, Berawal Open BO Berujung Diperas hingga Tersangka PSK Tanya AI

Berikut kronologi kasus kematian ASN Badan Pertanahan Nasional (BPN) Nias, AL (27) lompat dari Apartemen Skyview Medan imbas diperas 2 PSK setelah open BO.
Jumat, 17 Juli 2026 - 14:36 WIB
Rekaman ASN BPN Kabupaten Nias tewas akibat lompat dari lantai 12 apartemen di Medan akibat menjadi korban pemerasan 2 PSK usai Open BO
Sumber :
  • tvOneNews

Medan, tvOnenews.com - Kematian tragis seorang aparatur sipil negara (ASN) dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) Nias berinisial AL (27) menggemparkan publik. Ia diduga tewas setelah melompat dari lantai 12 Apartemen Skyview Medan.

Penyebab ASN BPN itu melompat diduga akibat menjadi korban pemerasan oleh dua wanita bekerja sebagai Pekerja Seks Komersial (PSK). Momen ini membuatnya lompat dari lantai 12 apartemen di Jalan Abdul Hakim, Kota Medan, Jumat (10/7/2026) dini hari.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Polisi pun langsung bergerak cepat menangani kasus kematian ASN bertuguas di BPN Kabupaten Nias tersebut. Tak butuh waktu lama, dua PSK beraktivitas lewat kegiatan open BO berinisial JS (29) dan FR (31) ditetapkan sebagai tersangka.

Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Adrian Risky Lubis menyampaikan bahwa, kedua cewek open BO tersebut telah ditahan. PSK tersebut mendekam di Mako Polrestabes Medan dan akan menjalani proses hukum selanjutnya.

"Kasus tersebut kita telah menetapkan dua orang tersangka," ujar Adrian dalam konferensi pers di Polrestabes Medan dikutip tvOnenews.com dari VIVA Medan, Jumat (17/7/2026).

Kronologi ASN BPN Nias Tewas usai Lompat dari Lantai 12 Apartemen di Medan

Ilustrasi open BO wanita PSK
Ilustrasi open BO wanita PSK
Sumber :
  • tvOnenews.com/Wildan Mustofa

Adrian mengungkapkan kronologi lengkap terkait tewasnya ASN tersebut. ASN muda itu mulanya menginap di sebuah apartemen di Jalan Abdul Hakim, Kota Medan.

Tujuan AL menginap di apartemen karena baru selesai mengurus proses administrasi dirinya. Sebab, ia ingin memperkokoh status ASN di BPN Sumut sehingga harus berada di Kota Medan sejak Kamis, 9 Juli 2026.

Tambah Adrian, kebutuhan administrasi tersebut mengharuskan korban datang ke Medan. Ia wajib mengambil SK bahwa dirinya telah berstatus PNS.

Hingga Jumat (10/7/2026) dini hari, AL coba berniat untuk melakukan pemesanan wanita yang bekerja sebagai PSK. Ia memesan lewat aplikasi kencan atau MiChat sebagai aktivitas Open BO.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

AL pun berhasil mendatangkan dua wanita berinisial JS dan FR sekitar pukul 04.00 WIB. 20 menit setelahnya, kedua tersangka telah tiba di lobi apartemen sehingga dijemput korban untuk memasuki kamarnya terletak di lantai 12.

Menariknya, korban hanya memilih jasa JS. Sementara, FR ditolak lantaran wajahnya tidak sesuai foto di MiChat atau hoaks. Ketegangan mulai muncul lantaran FR murka jasanya dibatalkan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mulai Sekarang Amalkan Ini Insyaallah Menambah Rezeki, Kata Ustaz Khalid Basalamah Dibaca Setiap Hari

Mulai Sekarang Amalkan Ini Insyaallah Menambah Rezeki, Kata Ustaz Khalid Basalamah Dibaca Setiap Hari

Mulai sekarang belajar mengamalkan amalan rezeki ini. Sangat mudah dan dianjurkan langsung Ustaz Khalid Basalamah.
3 Kontroversi Herri Pras: Mencela Pemuka Agama hingga Hampir Dipolisikan Wali Santri

3 Kontroversi Herri Pras: Mencela Pemuka Agama hingga Hampir Dipolisikan Wali Santri

Sebelum dihampiri OTK usai menyinggung Ustaz Abdul Somad dan Ustaz Adi Hidayat, Herri Pras ternyata sudah beberapa kali disorot karena kontroversinya sejak 2023
DPR Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Buntut Polemik Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo

DPR Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Buntut Polemik Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo

Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PKB, Abdullah mendesak Kapolri agar tidak segan memberhentikan pejabat kepolisian yang bertanggung jawab atas operasi tersebut.
Sakitnya Jadi Istri Sah, Dwi Bagus Baru Jujur Punya Istri Siri setelah Mutilasi Dini dan Anak di Madiun

Sakitnya Jadi Istri Sah, Dwi Bagus Baru Jujur Punya Istri Siri setelah Mutilasi Dini dan Anak di Madiun

Martha Amalia Iflahah (34), istri sah Dwi Bagus Martono (40) mengungkap suaminya baru mengakui mempunyai istri siri, Dini Hardiyanti (30) pada 10 Oktober 2026.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Kepala BPOM dan Kapolri Bahas Vape hingga Apotek Merah Putih

Kepala BPOM dan Kapolri Bahas Vape hingga Apotek Merah Putih

Kapolri mengatakan pertemuan tersebut membahas peningkatan penyalahgunaan narkoba, obat terlarang, rokok elektrik (vape), kratom, hingga kosmetik ilegal...

Trending

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Mengenal AKBP Indra Maulana Saputra, Kapolres Sukoharjo Baru yang Gantikan AKBP ADS

Mengenal AKBP Indra Maulana Saputra, Kapolres Sukoharjo Baru yang Gantikan AKBP ADS

Berikut profil hingga jejak karier AKBP Indra Maulana Saputra, Kapolres Sukoharjo yang baru menggantikan AKBP ADS akibat polemik penggeledahan pondok pesantren.
Konflik Semakin Panas! Rusia Tembak Jatuh Serangan Puluhan Ribu Drone Tempur Ukraina

Konflik Semakin Panas! Rusia Tembak Jatuh Serangan Puluhan Ribu Drone Tempur Ukraina

Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan militernya berhasil menggagalkan sekitar 28.000 serangan pesawat tak berawak (drone) milik Ukraina selama Oktober 2026.
Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

AKBP Andika Dharma Sena resmi dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Kapolres Sukoharjo. Penonaktifan tersebut merupakan buntut kasus penggeledahan ponpes putri
Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

PT Jasa Raharja (Persero) pun menyerahkan santunan kepada ahli waris dua korban meninggal dunia yakni Siti Habibah dan anaknya Adisha Raiqa Shafiya.
Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Pengusaha Ferry "Boboho" Yanto Hongkiriwang dalam sidang menyebut pernah diperintah Febrie  untuk meminta uang senilai Rp50 miliar dari pengusaha Tan Kian.
Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Berikut profil hingga rekam jejak kasus ditangani AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang dicopot karena polemik penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran.
Selengkapnya

Viral