News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Enam Remaja Diamankan Saat Asik Isap Lem, Satu Diantaranya Anak Perempuan Yang Kabur Dari Rumah

Enam remaja diamankan oleh Unit Reskrim Polsek Barombong, Polres Gowa, setelah kedapatan mengisap lem di bawah kolong rumah warga di Desa Kanjilo, Kecamatan Barombong, Kabupaten Gowa.
Rabu, 5 Februari 2025 - 12:57 WIB
Enam remaja diamankan oleh Unit Reskrim Polsek Barombong, Polres Gowa, setelah kedapatan mengisap lem
Sumber :
  • Idris Tajannang
Gowa, tvOnenews.com - Enam remaja diamankan oleh Unit Reskrim Polsek Barombong, Polres Gowa, setelah kedapatan mengisap lem di bawah kolong rumah warga di Desa Kanjilo, Kecamatan Barombong, Kabupaten Gowa, pada Minggu (2/2/2025) malam.  
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari tangan para remaja yang masih berusia di bawah umur tersebut, polisi menyita dua kaleng lem fox yang digunakan secara bergantian. 
 
Salah satu remaja yang diamankan adalah seorang wanita yang sudah lebih dari sebulan dicari oleh keluarganya setelah kabur dari rumah.  
 
Kanit Reskrim Polsek Barombong, IPDA Syamsul Bahri, menjelaskan bahwa keenam remaja tersebut diamankan saat polisi sedang melakukan patroli rutin.  
 
"Saat patroli, anggota kami menemukan sekelompok remaja yang sedang mengisap lem secara bergiliran," ujar IPDA Syamsul Bahri. Senin (3/2/2025)
 
Setelah diperiksa, ternyata salah satu dari mereka merupakan remaja wanita berinisial FR (16) yang sudah lama dicari keluarganya karena kabur dari rumah nya.
 
"Saat pengambilan keterangan, ternyata FR yang orang tuanya berasal dari Sulbar itu ternyata sudah sebulan lebih meninggalkan rumahnya, sekitar 1 Januari 2025 lalu," ungkapnya.
 
Lanjut Kanit Reskrim, Pihaknya kemudian menghubungi orang tua remaja wanita tersebut untuk menjemputnya.
 
"Kita hubungi orang tuanya, ternyata ibunya yang datang, karena suaminya sedang melayat di rumah keluarganya di Kabupaten Takalar," jelasnya.
 
Setelah dipertemukan, kata Syamsul Bahri, wanita bernama Asriyani ibu dari FR lansung menangis dan memeluk anaknya yang sudah lama dia cari.
 
"Keduanya kemudian bertemu, berpelukan lalu menangis, karena FR ini ternyata sudah sebulan lebih di cari sama ibunya," tuturnya.
 
Sebelum diserahkan ke ibunya, Pihak Kepolisian Polsek Barombong membuatkan peryataan kepada FR untuk tidak lagi kabur dari rumahnya apalagi terlibat dengan obat obatan terlarang.
 
"Kita buatkan FR pernyataan, kalau kedapatan lagi berkeliaran, apalagi terlibat dengan obat-obatan terlarang maka kita akan tindaki secara hukum," tegasnya.
 
Selain orang tua FR, ke lima orang tua remaja yang ikut di amankan juga dihadirkan ke Polsek Barombong untuk dipertemukan dengan anak anak mereka.
 
Dihadapan Polisi dan orang tuanya, ke 5 remaja pria yang masih di bawah umur ini lansung mengakui kesalahannya.
 
"5 remaja laki-laki yang kita amankan ini lansung mengakui kesalahannya, mereka mengakui telah mengisap lem fox secara bergantian," kungkas Kanit Reskrim.
 
Tidak hanya itu, kelima remaja yang di amankan itu dibuatkan pernyataan sebelum diserahkan  ke orang tuanya.
 
"Kami juga memanggil seluruh orang tua kelima remaja tersebut untuk membuat surat pernyataan sebelum akhirnya mereka dipulangkan," jelasnya.
 
Sementara itu, Ibu dari remaja berinisial FR (16), yang mendapatkan kabar, langsung datang ke Polsek Barombong. Saat bertemu, keduanya pun menangis dan berpelukan.  
 
"Saya sangat bersyukur akhirnya bisa menemukan anak saya. Sudah sebulan lebih saya mencarinya," ujar Asriyani, ibu dari FR.  
 
"Saya biasa marahi, wajar kan anak gadis, saya biasa suruh bersih-bersih rumah tapi justru marah,"Sambungnya.
 
Ibu FR juga tidak tau apa persoalan sehingga membuat anaknya memilih pergi dari rumahnya.
 
"Saya tidak tau apa masalahnya, karena saya merasa tidak pernah punya masalah dengan anak saya," kata Asriyani.
 
Ditemukannya FR, Asriyani berterimakasih kepada Kapolsek Barombong yang menemukan anaknya setelah sebulan lamanya minggat dari rumahnya.
 
"Terimakasih banyak bapak Kapolsek Barombong, akhirnya saya bisa temukan anak saya," tutupnya.
 
FR dan ibunya kemudian pulang kerumah ayahnya di Kabupaten Takalar usai membuat pernyataan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 
Kini Pihak kepolisian berharap kejadian ini bisa menjadi pelajaran bagi para remaja agar tidak mengulangi perbuatannya serta bagi para orang tua untuk lebih memperhatikan anak-anak mereka.(Itg/frd)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Konflik Panjang di Tubuh PBNU, Warga Nahdliyin Ingatkan Harmonisasi

Konflik Panjang di Tubuh PBNU, Warga Nahdliyin Ingatkan Harmonisasi

Tokoh muda Nahdlatul Ulama (NU), HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy alias Gus Lilur menyorot soal harmonisasi PBNU jelang pelaksanaan Muktamar ke-35.
PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) melalui Ahmad Ali membantah tudingan Jokowi turun ke daerah untuk amankan Wapres Gibran Rakabuming Raka. Bahkan kata dia
Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan proyek Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) atau penataan kabel bawah tanah di ibu kota akan segera lanjutkan
Misteri Kematian Wanita Jombang di Surabaya, Korban Alami 7 Luka Tusuk, Ditemukan Hampir Tanpa Busana

Misteri Kematian Wanita Jombang di Surabaya, Korban Alami 7 Luka Tusuk, Ditemukan Hampir Tanpa Busana

Kematian SN (51), perempuan asal Jombang yang ditemukan tewas di rumah kontrakan Putat Jaya, Surabaya, diduga kuat merupakan pembunuhan. Polisi menemukan tujuh luka tusuk
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor

Trending

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Ribuan warga memadati kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Sabtu (27/6/2026), untuk menyaksikan malam puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta.
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Kedutaan Besar Lebanon di Amerika Serikat mengatakan bahwa pelaksanaan kesepakatan kerangka kerja dengan Israel akan dimulai dengan penarikan pasukan Israel dari dua wilayah percontohan di Lebanon selatan.
Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan proyek Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) atau penataan kabel bawah tanah di ibu kota akan segera lanjutkan
Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading menghadirkan MitraClip, teknologi minimal invasif untuk mengatasi katup jantung bocor tanpa operasi jantung terbuka. Simak selengkapnya.
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor
PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) melalui Ahmad Ali membantah tudingan Jokowi turun ke daerah untuk amankan Wapres Gibran Rakabuming Raka. Bahkan kata dia
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT