GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ratusan Hektar Tanaman Padi di Larompong Gagal Panen Akibat Serangan Hama Tikus

Petani pun merugi besar dan hanya bisa pasrah melihat tanaman padi yang mereka rawat sejak awal musim tanam hancur diserang hama
Rabu, 2 Juli 2025 - 14:47 WIB
lahan persawahan di Kecamatan Larompong, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan terserang hama
Sumber :
  • Haswadi

Luwu, tvOnenews.com  -  Ratusan hektar lahan persawahan di Kecamatan Larompong, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan dilaporkan mengalami gagal panen akibat serangan hama tikus yang masif sejak beberapa pekan terakhir.

Petani pun merugi besar dan hanya bisa pasrah melihat tanaman padi yang mereka rawat sejak awal musim tanam hancur diserang hama.

Menurut data dari petani setempat, sedikitnya 300 hektar lebih sawah tersebar di Desa Komba Selatan mengalami kerusakan parah akibat serangan tikus. Tanaman padi yang telah memasuki fase pengisian bulir dilaporkan rusak dan banyak yang mengering karena batangnya digerogoti tikus.

"Kami sudah berupaya mengusir dengan cara tradisional, bahkan melakukan gropyokan (perburuan tikus massal), tapi populasi tikus justru makin banyak," ujar seorang petani di Desa Komba Selatan, Rabu (02/07/2025).

Ia menambahkan bahwa musim panen kali ini, serangan hama tikus paling parah yang pernah mereka alami. Ia mengaku sudah merugi jutaan rupiah karena gagal panen.

"Biasanya kami bisa panen 5 sampai 6 ton per hektar, sekarang kosong. Bahkan sebagian petani tak sempat panen sama sekali karena sudah habis diserang tikus," jelasnya.

Sementara itu, pihak Dinas Pertanian Kabupaten Luwu mengaku telah menerima laporan dan tengah melakukan kajian serta pendataan kerusakan lahan. Kepala bidang Pertanian, Islamuddin mengatakan bahwa faktor cuaca yang ekstrem dan tidak seimbangnya ekosistem predator alami menjadi pemicu meledaknya populasi tikus.

"Memang serangan hama tikis kali ini cukup masif, biasanya ada hama tikus tapi tidak seekstrem ini, vegetatif dan generatif, menyerang semua tanaman padi warga," kata Islamuddin.

Islamuddin mengaku sepanjang tahun, belum pernah terjadi serangan hama tikus semasif ini.

"Biasanya memang ada serangan hama tikus, tapi kali ini cukup merugikan petani karena populasinya sangat banyak dan tidak terkendali," ujarnya.

Petani berharap ada perhatian serius dari pemerintah agar masalah ini tidak terulang di musim tanam berikutnya. Selain bantuan sarana produksi, mereka juga meminta adanya asuransi pertanian atau program perlindungan dari gagal panen akibat hama dan cuaca ekstrem.(has/frd)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Dosen Hukum Tata Negara Universitas Indonesia, Titi Anggraini, menyoroti soal praktik terpilihnya ketua umum partai politik dari kalangan bukan kader partai.
Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.
Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Ketum PSSI, Erick Thohir, meminta Timnas Indonesia segera mengalihkan fokus ke laga lawan Bulgaria usai meraih kemenangan meyakinkan pada ajang FIFA Series 2026
Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

KH Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya menjelaskan hukum membunuh atau menepuk nyamuk secara sengaja akibat diganggu maupun digigit dalam syariat agama Islam.
DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

Anggota Komisi IV DPR RI Hindun Anisah mengingatkan pemerintah terkait ancaman kenaikan harga pupuk akibat perang Iran dengan Israel dan Amerika Serikat (AS).
Genjot Pasar UMKM Indramayu, Teras Balongan Jadi Sentra Oleh-Oleh Khas Pesisir yang Diminati Pemudik

Genjot Pasar UMKM Indramayu, Teras Balongan Jadi Sentra Oleh-Oleh Khas Pesisir yang Diminati Pemudik

Teras Balongan menjadi salah satu outlet yang dihadirkan untuk memperluas pasar produk UMKM. Outlet ini telah melibatkan berbagai komunitas UMKM sekitar Kilang Balongan.

Trending

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.
DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

Anggota Komisi IV DPR RI Hindun Anisah mengingatkan pemerintah terkait ancaman kenaikan harga pupuk akibat perang Iran dengan Israel dan Amerika Serikat (AS).
Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Ketum PSSI, Erick Thohir, meminta Timnas Indonesia segera mengalihkan fokus ke laga lawan Bulgaria usai meraih kemenangan meyakinkan pada ajang FIFA Series 2026
Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

KH Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya menjelaskan hukum membunuh atau menepuk nyamuk secara sengaja akibat diganggu maupun digigit dalam syariat agama Islam.
Pelatih Bulgaria Sindir Level Timnas Indonesia, Starting XI John Herdman Disorot, hingga Media Prancis Heran dengan Calvin Verdonk

Pelatih Bulgaria Sindir Level Timnas Indonesia, Starting XI John Herdman Disorot, hingga Media Prancis Heran dengan Calvin Verdonk

3 berita Timnas Indonesia terpopuler: sindiran pelatih Bulgaria, starting XI John Herdman bikin netizen heboh, hingga Calvin Verdonk disorot media Prancis.
Reaksi Para Pemain Persib Bandung Usai Beckham Putra Cetak Brace untuk Timnas Indonesia, Thom Haye Paling Bangga

Reaksi Para Pemain Persib Bandung Usai Beckham Putra Cetak Brace untuk Timnas Indonesia, Thom Haye Paling Bangga

Para pemain Persib Bandung kompak memberikan reaksi tak lama setelah Beckham Putra mencetak dua gol kemenangan Timnas Indonesia atas Saint Kitts and Nevis.
Bakal Hadapi Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026, Media Bulgaria Lempar Pujian Berkelas untuk Beckham Putra

Bakal Hadapi Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026, Media Bulgaria Lempar Pujian Berkelas untuk Beckham Putra

Aksi berkelas Beckham Putra yang sukses bikin dua gol untuk Timnas Indonesia ke gawang Saint Kitts and Nevis di FIFA Series mendapat pujian dari media Bulgaria.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT