News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Korban Penculikan Anak Diserahkan ke Orang Tua, Kapolrestabes: Tidak Ada Tanda Penganiayaan

Kapolrestabes Makassar menyerahkan korban penculikan anak BR (4) ke kedua orang tuanya di Mapolrestabes Makassar. Sebelumnya, BR ditemukan di Merangin, Jambi. 
Minggu, 9 November 2025 - 18:19 WIB
Bilqis balita berusia 4 tahun (bawah) korban penculikan berhasil ditemukan dalam kondisi sehat
Sumber :
  • wawan setyawan

Makassar, tvOnenews.com - Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Arya Perdana menyerahkan korban penculikan anak inisial BR (4) ke kedua orang tuanya di Mapolrestabes Makassar, Minggu (9/11/2025). Sebelumnya, BR ditemukan di Kabupaten Merangin, Jambi. 

Arya mengatakan setelah melakukan penyelidikan selama enam hari, akhirnya anak korban penculikan bisa ditemukan dalam kondisi selamat. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Setelah beberapa hari hilang, dengan berbagai upaya dan doa dari semua masyarakat kota Makassar. Alhamdulilah anaknya sudah ditemukan tadi malam dan bisa kembali ke Makassar hari ini," ujarnya kepada wartawan. 

Arya menerangkan sudah melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap BR. Hasil, tidak ditemukan tanda penganiayaan kepada BR. 

"Tadi sudah dicek kesehatannya, alhamdulilah tidak ada tanda-tanda penganiyaan. Kondisinya juga baik, secara psikologis juga sudah dicek," kata Arya. 

Ia berharap BR tidak ada tanda-tanda trauma dialami BR. Apalagi, saat ketemu kembali dengan kedua orang tuanya, BR tampak ceria. 

"Semuanya alhamdulilah baik. Anaknya juga ceria, mudah-mudahan tidak mengalami trauma," kata Arya. 

Setelah memastikan kondisi kesehatan BR, polisi menyerahkan ke kedua orang tuanya. Ia berharap dengan kembalinya ke pelukan orang tua, kondisi BR semakin baik. 

"Tadi di depan kami dari Polrestabes menyerahkan anaknya kembali ke orangtuanya untuk dibawa segera ke rumah. Kita berharap tidak ada lagi kejadian seperti ini," kata dia. 

Meski memastikan kondisi kesehatan BR, Arya enggan mengungkapkan jumlah tersangka yang telah ditangkap. Ia menyebut akan merilis hasil pengungkapan, Senin (10/11) besok. 

"Besok kita akan rilis, karena kami masih harus melakukan pemeriksaan baik terhadap anaknya, orangtuanya, juga pelaku-pelakunya," ucapnya. 

Sementara Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Makassar Ita Isdiana Anwar mengapresiasi kepolisian yang telah mengungkap kasus penculikan anak. Ia menyebut kepolisian telah bekerja keras mengejar dan mencari keberadaan korban. 

"Kami dari kota Makassar mengucapkan terima kasih sekali dengan kerja-kerja dari Polrestabes yang luar biasa sehingga anak kita BR kembali ke sini," Kata dia. 

Ita memastikan DP3A Makassar memberikan pendampingan psikologis termasuk konseling. 

"Pasti ada, karena kami juga ada konseling, baik psikolog maupun psikiater. Kita lihat perkembangannya BR dan orangtuanya," ucapnya. 

Ia pun mengimbau kepada masyarakat agar menjaga anaknya. Ia berharap tidak ada lagi kasus penculikan anak di Kota Makassar. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kalau kita tidak jaga anak kita, inilah yang terjadi," tambahnya.

(wsn/asm)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

PT Jasa Raharja (Persero) pun menyerahkan santunan kepada ahli waris dua korban meninggal dunia yakni Siti Habibah dan anaknya Adisha Raiqa Shafiya.
Ada Eks Polri hingga TNI, 58 WNI Jadi Korban TPPO Modus Tentara Bayaran di Rusia

Ada Eks Polri hingga TNI, 58 WNI Jadi Korban TPPO Modus Tentara Bayaran di Rusia

Menurut Brigjen Pol Nurul Azizah selaku Dirtipid PPA-PPO Bareskrim Polri ada 58 WNI yang menjadi korban TPPO bahkan tak sedikit dari mantan TNI hingga Polisi.
YouTuber Herri Pras Ceritakan Kronologi Digerebek Sekelompok OTK hingga Diduga Diintimidasi di Kediamannya

YouTuber Herri Pras Ceritakan Kronologi Digerebek Sekelompok OTK hingga Diduga Diintimidasi di Kediamannya

YouTuber Herri Pras mengungkapkan awal mula insiden dirinya digeruduk hingga diduga mendapat tindak kekerasan fisik di rumahnya oleh orang tak dikenal (OTK).
14 Pendaki Gunung Merapi Dipulangkan, 11 Orang Akui Terhubung Medsos Open Trip Ilegal

14 Pendaki Gunung Merapi Dipulangkan, 11 Orang Akui Terhubung Medsos Open Trip Ilegal

Sebanyak 14 pendaki ilegal yang memasuki kawasan Gunung Merapi telah dipulangkan setelah sebelumnya diamankan oleh petugas.
Viral di Media Sosial, Ini 5 Fakta Pernikahan Wali Kota Malang Wahyu Hidayat, Terungkap Asal-usul Sang Istri

Viral di Media Sosial, Ini 5 Fakta Pernikahan Wali Kota Malang Wahyu Hidayat, Terungkap Asal-usul Sang Istri

Kabar bahagia datang dari Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat yang resmi menikah lagi dengan perempuan bernama Septhelena Maria Yosepha. Berikut 5 faktanya.

Trending

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

PT Jasa Raharja (Persero) pun menyerahkan santunan kepada ahli waris dua korban meninggal dunia yakni Siti Habibah dan anaknya Adisha Raiqa Shafiya.
Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Melalui unggahannya di Threads, netizen tersebut mengungkapkan kekecewaannya lantaran transaksi tarik tunai dari rekening miliknya dibatasi sepihak oleh bank.
Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Prof. Endang Warsiki, Guru Besar IPB University, meninggal dunia pada 2 November 2026. Simak profil, pendidikan, perjalanan hidup, dan kontribusinya di bidang agroindustri.
Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

YouTuber Herri Pras digeruduk dan ditendang oleh sekelompok orang dari komunitas bela diri di kediamannya usai menyebarkan konten viral tantangan bertarung.
Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Nama YouTuber Herri Pras tengah menjadi sorotan setelah sebuah video memperlihatkan dirinya didatangi sekelompok pria bela diri. Ini profilnya.
Viral Nakes RSUD Mampang Prapatan Disebut Tak Sigap Tangani Pasien di IGD: Pasien Kritis tapi Santai Banget, Tutup Aja Lah

Viral Nakes RSUD Mampang Prapatan Disebut Tak Sigap Tangani Pasien di IGD: Pasien Kritis tapi Santai Banget, Tutup Aja Lah

Seorang netizen meluapkan kekecewaannya terhadap lambatnya respons para nakes di RSUD Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, saat menangani pasien gawat darurat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT