News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polisi Selidiki Tiga Anak SY Tersangka Penculikan Anak di Makassar

Kepolisian terus lakukan pengembangan terkait keberadaan tiga anak dari tersangka kasus penculikan inisial SY (30)
Kamis, 13 November 2025 - 14:25 WIB
Keluarga pertama kali bertemu dengan Bilqis di Polrestabes Makassar
Sumber :
  • wawan setyawan
Makassar, tvOnenews.com - Kepolisian Resor Kota Besar Makassar bersama Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan masih melakukan pengembangan terkait keberadaan tiga anak dari tersangka kasus penculikan inisial SY (30). Sekadar diketahui, tersangka SY memiliki lima orang anak dan saat ini tiga orang belum diketahui keberadaannya.  
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sulsel Komisaris Besar Didik Supranoto mengaku jajarannya masih terus melakukan pengembangan terkait kasus penculikan anak. Apalagi, tiga tersangka mengungkapkan bahwa sudah melakukan adopsi ilegal lebih dari satu kali. 
 
"Sampai dengan saat ini, Polda masih terus melakukan pengembangan, karena menurut keterangan kan bukan hanya sekali yang kemarin. Nah, ini sekarang masih dilakukan penyelidikan lebih lanjut," ujarnya kepada wartawan usai meninjau peresmian operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Kemala Bhayangkari Polda Sulsel, Rabu (13/11/2025). 
 
Salah satu pengembangan yang dilakukan yakni menelusuri jejak percakapan digital para tersangka di media sosial. Didik menyebut tim siber melakukan penelusuran akun-akun medsos yang berkomunikasi dengan para tersangka. 
 
"Mereka menggunakan akun penjualannya dan ini akun sementara juga masih kita cek. Jadi, dari Polda nanti berkerjasama dengan Bareskrim terus menelusuri melalui akun-akun mereka yang digunakan sebagai sarana untuk penjualan dan adopsi ilegal," tuturnya. 
 
Mantan Kabid Humas Polda Sulawesi Tengah ini mengatakan masih mencari jejak keberadaan bayi dan anak yang telah dijual oleh para tersangka. Sebelumnya, Kapolda Sulsel Inspektur Jenderal Djuhandhani Rahardjo Puro menyebut tersangka MA, dan AS telah menjual sembilan bayi dan satu balita. 
 
"Ini terus untuk melakukan pengembangan, untuk mencari anak-anak yang pernah dilakukan adopsi ilegal itu," kata dia. 
 
Selain itu, polisi juga masih melakukan penyelidikan terhadap tiga anak tersangka SY. Sekadar diketahui, SY memiliki lima orang anak dan dua sudah diamankan di rumah aman Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Makassar. 
 
"Iya, masih kita lakukan pencarian dan penyelidikan lebih lanjut," kata dia. 
 
Didik mengimbau kepada orang tua yang memiliki anak untuk meningkatkan pengawasan. Selain itu, Didik menyebut peran Bhabinkamtibmas untuk menyampaikan ke sekolah-sekolah agar waspada mengawasi anak didiknya.  
 
"Anak didik tidak boleh dijemput orang lain kecuali mereka sudah dikenal. Kemudian untuk seluruh masyarakat yang mengajak anaknya, terutama yang masih di bawah umur, meningkatkan pengawasan dan tidak lepas dari jangkauan mereka," ucapnya. 
 
Sementara itu, Konselor Hukum UPTD PPA Kota Makassar, Sitti Aisyah membenarkan sudah mengamankan dua anak tersangka penculikan inisial SY di rumah aman DP3A Makassar. Aisyah mengungkapkan SY memiliki lima orang anak. 
 
"Iya, betul kedua anak pelaku ini datang malam dan kami langsung masukkan ke rumah aman. Karena orang tuanya kan masih ada di polrestabes dan juga pihak keluarga lainnya itu sudah tidak ada," ujarnya. 
 
Aisyah menyebut suami SY saat ini berada di Papua. SY pun tinggal di indekosnya bersama dua anaknya dan selingkuhannya. 
 
"Anaknya ini (tersangka SY) ada lima. Kalau informasi (ada anaknya dia jual) saya dapat keterangan dari anaknya. Ini sementara didalami juga sama polisi," kata dia. 
 
Fakta lain mengungkapkan, bahwa salah satu anak tersangka SY pernah menjadi korban kekerasan seksual dari pamannya. Aisyah menyebut saat ini masih melakukan pendampingan terhadap dua anak tersangka SY.
 
"Mengenai pendidikannya, kami berkoordinasi dengan pihak sekolah. Supaya pemulihan bisa berjalan lancar, dan kami berikan layanan psikolog, karena banyak yang mengetahui bahwa mamanya ini yang jual anak," ucapnya. 
 
Sebelumnya, Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan Inspektur Jenderal Djuhandhani Raharjo Puro mengatakan dalam kasus penculikan dan perdagangan anak inisial BR, Polrestabes Makassar telah mengamankan empat orang tersangka yakni SY (30), NH (29), MA (42), dan AS (36). Djuhandhani mengungkap dua tersangka NH, MA dan AS ternyata bukan kali ini terlibat Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO). 
 
"Dari hasil interogasi, tersangka NH mengaku sudah tiga kali menjadi perantara adopsi ilegal melalui grup Facebook dan aplikasi perpesanan," ungkapnya saat jumpa pers di Mapolrestabes Makassar. 
 
Sementara untuk tersangka AS dan MN, Djuhandhani menyebut keduanya memiliki rekam jejak lebih mengerikan lagi. Keduanya sudah memperjualbelikan 9 bayi dan 1 anak melalui aplikasi TikTok dan WhatsApp di wilayah Provinsi Jambi. 
 
"Keduanya mengaku telah memperjualkan 9 bayi dan 1 anak melalui TikTok dan WA. Tentu saja apa yang kita laksanakan pengungkapan ini kami akan terus mengembangkan," kata Djuhandhani. 
 
Sebelumnya, Keempat tersangka terancam dijerat dengan Pasal 83 jo Pasal 76F Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, dan/atau Pasal 2 ayat (1)-(2) jo Pasal 17 Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO). Ancaman maksimal 15 tahun penjara. (wsn/frd)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Viral Video Truk Mengantre Masuk Kapal KM Mutiara Sentosa 2 Sebelum Terbakar, Netizen Doakan Penumpang Selamat

Viral Video Truk Mengantre Masuk Kapal KM Mutiara Sentosa 2 Sebelum Terbakar, Netizen Doakan Penumpang Selamat

Sebelum kabar terbakarnya KM Mutiara Sentosa 2 pada Minggu (2/8) kemarin. Muncul sebuah video yang memperlihatkan penampakan sebelum kejadian.
BP Batam Kawal Persiapan Pembangunan Sekolah Rakyat Merah Putih di Rempang

BP Batam Kawal Persiapan Pembangunan Sekolah Rakyat Merah Putih di Rempang

Pembangunan sekolah yang menjadi program strategis nasional ini mendapat atensi penuh dari Presiden Prabowo Subianto.
Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional Terus Diperkuat

Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional Terus Diperkuat

PT PLN (Persero) terus memperkuat ekosistem kendaraan listrik nasional melalui penyediaan infrastruktur pengisian daya yang aman, mudah, dan terintegrasi.
Evakuasi KM Mutiara Sentosa II, Kemenhub Kerahkan Kapal Patroli

Evakuasi KM Mutiara Sentosa II, Kemenhub Kerahkan Kapal Patroli

Kapal patroli Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) serta memperkuat koordinasi dengan Basarnas dan instansi terkait dilakukan dalam penanganan kebakaran KM Mutiara Sentosa II di Laut Jawa.
Kronologi Kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 Diungkap Kemenhub, Empat Orang Dikabarkan Meninggal Dunia

Kronologi Kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 Diungkap Kemenhub, Empat Orang Dikabarkan Meninggal Dunia

Sejauh ini Tim SAR Gabungan telah berhasil mengevakuasi ratusan penumpang dan kru kapal. Namun empat orang dikabarkan meninggal dunia dalam insiden kebakaran.
Empat Orang Meninggal dalam Kebakaran KM Mutiara Sentosa 2, Ratusan Penumpang Lainnya Selamat

Empat Orang Meninggal dalam Kebakaran KM Mutiara Sentosa 2, Ratusan Penumpang Lainnya Selamat

Kepala Kantor SAR Surabaya Nanang Sigit PH mengatakan data tersebut merupakan perkembangan terbaru hingga Minggu (2/8/2026) pada pukul 15.15 WIB sore kemarin.

Trending

Hasil Pertandingan Timnas Indonesia Abroad Sepekan Penuh: Elkan Baggott Main Rutin di Klub Baru Hingga Kevin Diks Pakai Ban Kapten 

Hasil Pertandingan Timnas Indonesia Abroad Sepekan Penuh: Elkan Baggott Main Rutin di Klub Baru Hingga Kevin Diks Pakai Ban Kapten 

Timnas Indonesia abroad memang berkurang jauh setelah masifnya pemain yang bergabung dengan klub Super League seperti Sandy Walsh dan Ragnar Oratmangoen ke Persib Bandung serta Tim Geypens ke Bali United. 
Rekaman CCTV Lagi Marah Besar ke Ruben Onsu Viral, Sarwendah Akhirnya Ungkap Pemicu yang Sebenarnya

Rekaman CCTV Lagi Marah Besar ke Ruben Onsu Viral, Sarwendah Akhirnya Ungkap Pemicu yang Sebenarnya

Rekaman CCTV yang memperlihatkan Sarwendah sedang marah kepada Ruben Onsu masih menjadi perbincangan setelah cuplikan tersebut diungkap oleh pihak mantan suaminya.
Diserbu Hujatan, Denny Sumargo Bongkar Alasan Sebenarnya Mengundang Sarwendah ke Podcast

Diserbu Hujatan, Denny Sumargo Bongkar Alasan Sebenarnya Mengundang Sarwendah ke Podcast

Konten podcast Denny Sumargo bersama Sarwendah masih menjadi perbincangan hangat di media sosial. Netizen turut mempertanyakan mengapa mengundang mantan istri Ruben Onsu itu.
Industri Aesthetic Medicine Indonesia Tumbuh Pesat, Dokter Soroti Perubahan Pola Pikir Pasien

Industri Aesthetic Medicine Indonesia Tumbuh Pesat, Dokter Soroti Perubahan Pola Pikir Pasien

Industri aesthetic medicine di Indonesia terus berkembang seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap perawatan berbasis teknologi yang dinilai lebih aman.
Jadi Laga Hidup dan Mati di Piala AFF 2026, Intip Prediksi Starting Eleven Timnas Indonesia Vs Vietnam

Jadi Laga Hidup dan Mati di Piala AFF 2026, Intip Prediksi Starting Eleven Timnas Indonesia Vs Vietnam

Singapura yang menjadi tim underdog membuat Vietnam wajib meraih poin penuh bagi Timnas Indonesia.
Mulut Dilakban hingga Masih Pakai Mukena, Nenek di Cakung Datangi Kantor Polisi Ngaku Dirampok Tetangga

Mulut Dilakban hingga Masih Pakai Mukena, Nenek di Cakung Datangi Kantor Polisi Ngaku Dirampok Tetangga

Seorang wanita paruh baya berinisial H (61) mendatangi Polsek Cakung dengan kondisi mulut dilakban dan masih memakai mukena. 
Makin Banyak Orang Tinggalkan Facelift Operasi, Ini Alasan Prosedur Minim Invasif Naik Daun

Makin Banyak Orang Tinggalkan Facelift Operasi, Ini Alasan Prosedur Minim Invasif Naik Daun

Jika sebelumnya tindakan bedah kerap menjadi pilihan utama untuk mengatasi kekenduran kulit, kini prosedur minim invasif menjadi preferensi banyak pasien.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT