GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kepala Kantor Pos Takalar Dibacok Rekan Sendiri, Diduga Hendak Rampas Uang BLT

Suwanto hendak menyimpan uang BLT yang jumlahnya mencapai ratusan juta rupiah ke dalam brankas. Tiba-tiba, pelaku menyerang korban
Sabtu, 29 November 2025 - 14:36 WIB
Pasca percobaan perampokan di kantor pos cabang Takalar oleh karyawannya sendiri.
Sumber :
  • Idris Tajannang
Takalar, tvOnenews.com - Kepala Kantor Pos Cabang Takalar, Suwanto Tahir, mengalami luka serius setelah diduga menjadi korban percobaan perampokan oleh rekan kerjanya. 
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Saya dipukul dari belakang, lalu dibacok. Dia mau ambil uang BLT itu,” ungkap Suwanto Tahir sambil merintih kesakitan saat di tanyai petugas kepolisian di RS Syekh Yusuf, Jumat (29/11/2025).
 
Peristiwa terjadi sekitar pukul 19.30 Wita, tepat saat aktivitas kantor akan ditutup setelah seharian melayani pencairan Bantuan Langsung Tunai (BLT) di Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan.
 
Menurut keterangan sementara, kejadian bermula ketika Suwanto hendak menyimpan uang BLT yang jumlahnya mencapai ratusan juta rupiah ke dalam brankas. Tiba-tiba, pelaku menyerang korban dari belakang menggunakan tabung pemadam api (APAR).
 
Tak berhenti di situ, pelaku kemudian membacok korban dengan senjata tajam jenis badik saat korban berusaha mempertahankan uang tersebut. Pelaku bahkan sempat merampas handphone milik korban sebelum melarikan diri bernama Suprianto Gassing, staf bagian pengawas pengantaran uang di kantor pos tersebut.
 
Suwanto yang mengalami luka pukul dan tikam langsung dievakuasi warga ke RSUD Padjonga Dg Ngalle untuk mendapatkan perawatan intensif. Dari ranjang perawatan, korban membenarkan bahwa pelaku adalah rekan kerjanya sendiri .
 
Sementara itu, salah satu pegawai kantor pos, Dg Senga, mengaku lantai kantor penuh darah ketika ia menemukan korban.
 
“Pelakunya staf kantor pos sendiri. Waktu saya masuk, korbannya sudah bersimbah darah,” ujarnya.
 
Setelah menerima laporan masyarakat, tim Inafis dan Satreskrim Polres Takalar segera melakukan olah TKP. 
 
Dari hasil pemeriksaan awal, uang BLT ratusan juta rupiah yang menjadi sasaran perampokan masih berada di dalam brankas dan tidak sempat dibawa kabur pelaku.
 
Kepala Kantor Pos Indonesia Wilayah Makassar, Adi, yang datang ke lokasi, membenarkan bahwa korban dan pelaku adalah karyawan aktif kantor pos.
 
“Kami serahkan sepenuhnya ke penyidik Polres Takalar. Korban dan pelaku adalah pegawai resmi kantor pos,”jelasnya.
 
Hingga dini hari, Kantor Pos Cabang Takalar masih dijaga ketat aparat kepolisian bersenjata lengkap untuk mengamankan area dan mencegah kerumunan warga. 
 
Tim Resmob Polres Takalar juga dikerahkan untuk memburu pelaku yang melarikan diri seusai melakukan aksi kekerasan tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 
Polres Takalar memastikan pengejaran terus dilakukan dan kasus ini menjadi prioritas mengingat pelaku membawa lari barang milik korban serta melakukan kekerasan di area fasilitas publik. (itg/frd)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!

Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!

Polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diselenggarakan MPR RI berbuntut panjang. MC Senior beri teguran untuk Shindy Lutfiana
Polisi Ungkap Modus Pelaku Curas Pemotor di Jakbar, Keliling Cari Target di Tempat Sepi-Ancam Pakai Sajam

Polisi Ungkap Modus Pelaku Curas Pemotor di Jakbar, Keliling Cari Target di Tempat Sepi-Ancam Pakai Sajam

Polisi mengungkap fakta baru dibalik penangkapan pria berinisial T (25) yang melancarkan aksi pencurian dengan kekerasan (curas) pengendara motor di Jalan Arjuna Selatan, Jakarta Barat, pada Senin (4/5).
Enggan Sampaikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI Justru Salahkan Sound

Enggan Sampaikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI Justru Salahkan Sound

Ajang Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI terus menuai polemik di publik usai aksi dewan juri yang menganulir jawaban siswi SMAN 1 Pontianak.
DPR Bela Siswa SMAN 1 Pontianak: Jangan Sangka Mereka Memberontak, Sikap Kritis Siswa ke Juri LCC 4 Pilar Perlu Dihargai

DPR Bela Siswa SMAN 1 Pontianak: Jangan Sangka Mereka Memberontak, Sikap Kritis Siswa ke Juri LCC 4 Pilar Perlu Dihargai

Anggota Komisi II DPR RI Fraksi PKS, Aus Hidayat Nur menyoroti polemik Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI tingkat Kalimantan Barat yang belakangan ramai diperdebatkan publik.
Permintaan Maaf MC Lomba Cerdas Cermat MPR Dinilai Tak Cukup, Bunda Corla dan Netizen: Buat Video

Permintaan Maaf MC Lomba Cerdas Cermat MPR Dinilai Tak Cukup, Bunda Corla dan Netizen: Buat Video

Permintaan maaf Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Kalimantan Barat dinilai tak cukup, netizen hingga Bunda Corla minta untuk buat video.
Budaya Kerja Sehat Berdampak Besar pada Produktivitas Perusahaan di Era Digital? Ini Alasannya

Budaya Kerja Sehat Berdampak Besar pada Produktivitas Perusahaan di Era Digital? Ini Alasannya

MetaDesk: Budaya kerja kini menjadi indikator penting dalam menilai daya saing perusahaan, bukan hanya di tingkat nasional tetapi juga regional. Fenomena ini terlihat jelas di sejumlah perusahaan

Trending

Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!

Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!

Polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diselenggarakan MPR RI berbuntut panjang. MC Senior beri teguran untuk Shindy Lutfiana
Permintaan Maaf MC Lomba Cerdas Cermat MPR Dinilai Tak Cukup, Bunda Corla dan Netizen: Buat Video

Permintaan Maaf MC Lomba Cerdas Cermat MPR Dinilai Tak Cukup, Bunda Corla dan Netizen: Buat Video

Permintaan maaf Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Kalimantan Barat dinilai tak cukup, netizen hingga Bunda Corla minta untuk buat video.
Enggan Sampaikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI Justru Salahkan Sound

Enggan Sampaikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI Justru Salahkan Sound

Ajang Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI terus menuai polemik di publik usai aksi dewan juri yang menganulir jawaban siswi SMAN 1 Pontianak.
Polisi Ungkap Modus Pelaku Curas Pemotor di Jakbar, Keliling Cari Target di Tempat Sepi-Ancam Pakai Sajam

Polisi Ungkap Modus Pelaku Curas Pemotor di Jakbar, Keliling Cari Target di Tempat Sepi-Ancam Pakai Sajam

Polisi mengungkap fakta baru dibalik penangkapan pria berinisial T (25) yang melancarkan aksi pencurian dengan kekerasan (curas) pengendara motor di Jalan Arjuna Selatan, Jakarta Barat, pada Senin (4/5).
DPR Bela Siswa SMAN 1 Pontianak: Jangan Sangka Mereka Memberontak, Sikap Kritis Siswa ke Juri LCC 4 Pilar Perlu Dihargai

DPR Bela Siswa SMAN 1 Pontianak: Jangan Sangka Mereka Memberontak, Sikap Kritis Siswa ke Juri LCC 4 Pilar Perlu Dihargai

Anggota Komisi II DPR RI Fraksi PKS, Aus Hidayat Nur menyoroti polemik Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI tingkat Kalimantan Barat yang belakangan ramai diperdebatkan publik.
Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT