News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pria Terduga Pemerkosa Difabel di Gowa Diarak dan Diseret Keliling Kampung

Seorang pria terduga pelaku kekerasan dan rudapaksa diarak keliling kampung dengan cara diseret menggunakan sepeda motor.
Jumat, 5 Desember 2025 - 14:25 WIB
Warga di Desa Parang-Parang Tulau’, Kelurahan Cikoro’, Tompobulu, Kabupaten Gowa mengarak terduga pelaku rudapaksa.
Sumber :
  • Idris Tajannang

Gowa, tvOnenews.com – Seorang pria terduga pelaku kekerasan dan rudapaksa diarak keliling kampung dengan cara diseret menggunakan sepeda motor di Desa Parang-Parang Tulau’, Kelurahan Cikoro’, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Gowa. 

Diketahui pria tersebut berinisial A (47). Ia menjadi sasaran amuk massa karena diduga menganiaya dan memperkosa seorang perempuan difabel berinisial T.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seorang saksi mata, DT, mengatakan dugaan rudapaksa itu terjadi sekitar empat hari sebelum A akhirnya ditemukan warga. Saat kejadian, warga disebut sudah mengetahui perbuatan A, namun pelaku berhasil kabur.

“Warga sebenarnya sudah tahu sejak hari itu, tapi pelaku sembunyi. Empat hari kemudian baru ditemukan,” ujar DT, Kamis (4/12/2025).

Menurut DT, setelah diduga melakukan pemerkosaan di Kelurahan Cikoro’, A bersembunyi selama dua hari di rumah salah satu warga. Ia kemudian melarikan diri ke hutan di kaki Gunung Lompo Battang, Desa Rappolemba, dan bertahan di sana dua hari berikutnya.

“Sempat sembunyi dua hari di Cikoro’. Terus dia sembunyi lagi di kaki Gunung Lompo Battang,” ujarnya.

Karena kelaparan, A akhirnya keluar dari persembunyiannya dan meminta makanan di rumah warga. Ia juga sempat terlihat membeli barang di warung sebelum akhirnya diketahui oleh warga.

“Karena memang sudah dicari, akhirnya ada warga yang melihat dia,” ungkap DT.

A kemudian dikepung warga yang marah dan dianiaya hingga tewas. Jasadnya lalu diikat dan diarak dari perbatasan Desa Rappoala menuju Desa Rappolemba menggunakan sepedamotor hingga Kelurahan Cikoro’. DT menyebut A juga mengalami mutilasi pada alat kelamin.

“Diarak keliling kampung ditarik menggunakan sepeda motor sampai meninggal. Petugas puskesmas juga bilang alat kelaminnya dipotong,” ujarnya.

Warga menyeret A (47) menggunakan sepeda motor mengelilingi desa Parang-Parang Tulau’, Kelurahan Cikoro’, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Gowa. 

DT menyebut tindakan warga itu dipicu oleh akumulasi kemarahan karena A dikenal sering berurusan dengan hukum.

“A ini sudah lama ditolak kembali ke kampung. Pernah terlibat pelecehan seksual dan tidak bertanggung jawab,” katanya.

A juga pernah dipenjara dua tahun karena kasus pencurian uang dalam jumlah besar, dan sebelum kejadian ini diduga kembali mencuri laptop.

“Korbannya dalam kasus pemerkosaan ini perempuan difabel yang punya keterbatasan mental,” tambahnya.

DT menyebut amuk massa itu dianggap warga sebagai bentuk “hukuman adat.”

“Ini sudah jadi kemarahan warga sekaligus hukuman adat,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolres Gowa AKBP Muhammad Aldy Sulaeman membenarkan adanya peristiwa penganiayaan yang berujung tewasnya A. Ia memastikan kondisi di Desa Rappolemba, Desa Rappoala, dan Kelurahan Cikoro’ kini sudah kondusif.

“Memang beredar video dugaan penganiayaan. Kami sudah berkoordinasi dengan Polsek Tompobulu dan situasi saat ini sudah kondusif,” kata Aldy.

Aldy menegaskan pihaknya telah turun ke lokasi untuk memastikan keamanan dan mengantisipasi gangguan susulan.

“Kami tidak ingin underestimate, sehingga dilakukan pengecekan dan pengamanan agar situasi tetap terkendali,” ujarnya.

Ia menyebut informasi awal menyatakan A dianiaya massa karena diduga melakukan pemerkosaan. Namun polisi masih mendalami kebenarannya.

“Informasi awal seperti itu, namun kami masih akan memastikan kronologi kejadian sebenarnya,” jelasnya.

Polres Gowa juga mengerahkan beberapa satuan serta tim medis dalam proses penyelidikan.

“Personel yang terlibat antara lain Dokkes Polres Gowa untuk visum, Sat Samapta, Sat Reskrim, Sat Intelkam, Sat Binmas, serta Kapolsek setempat. Kami juga berkoordinasi dengan Dokpol Polda Sulsel,” pungkasnya. (itg/frd)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

MUTU Kantongi Rp29,9 Miliar dari Private Placement, Kini Diperkuat Sandiaga Uno hingga Mantan Bos Grab

MUTU Kantongi Rp29,9 Miliar dari Private Placement, Kini Diperkuat Sandiaga Uno hingga Mantan Bos Grab

Sandiaga Uno hingga mantan Ridzki D. Kramadibrata masuk sebagai investor strategis untuk memperkuat struktur permodalan PT Mutuagung Lestari Tbk (MUTU) melalui private placement.
Peluang Lolos Sempat Tembus 94 Persen, Mengapa Korea Selatan Berakhir Tragis di Piala Dunia 2026?

Peluang Lolos Sempat Tembus 94 Persen, Mengapa Korea Selatan Berakhir Tragis di Piala Dunia 2026?

Timnas Korea Selatan harus menelan salah satu kegagalan paling pahit dalam sejarah penampilan mereka di Piala Dunia 2026 padahal peluang lolos sempat 94 persen.
Habisi Nyawa Lansia, Bakar Jasad hingga Kuasai Harta Korban, Yunas Dituntut Hukuman Mati

Habisi Nyawa Lansia, Bakar Jasad hingga Kuasai Harta Korban, Yunas Dituntut Hukuman Mati

Terdakwa Yunas Gusworo dituntut pidana mati dalam perkara dugaan pembunuhan berencana terhadap Kristina, seorang lanjut usia yang jasadnya ditemukan dalam kondisi hangus terbakar di kawasan Jalan Tanjung Si Api-Api, Kabupaten Banyuasin.
Lini Depan Timnas Indonesia Makin Tajam, Striker 21 Gol Liga Belanda Berdarah Bandung Bisa Jadi Opsi Naturalisasi Buat Bela Garuda

Lini Depan Timnas Indonesia Makin Tajam, Striker 21 Gol Liga Belanda Berdarah Bandung Bisa Jadi Opsi Naturalisasi Buat Bela Garuda

Lini serang Timnas Indonesia berpotensi semakin mengerikan jika striker muda berdarah Bandung yang bermain di Liga Belanda ini berhasil dinaturalisasi PSSI.
Cegah Tawuran dengan Olahraga Tinju: Ratusan Anak Jalanan dan Eks Pelaku Bentrok Ikut Boxing Showcase di Penjaringan

Cegah Tawuran dengan Olahraga Tinju: Ratusan Anak Jalanan dan Eks Pelaku Bentrok Ikut Boxing Showcase di Penjaringan

Ratusan anak jalanan dan eks pelaku tawuran mengikuti Penjaringan Boxing Showcase Vol.2 di Jakarta Utara. Program ini menjadi upaya mencegah tawuran sekaligus mencari bibit atlet tinju muda.
Kejari Palembang Geledah Kantor Dishub dan Rumah Saksi, Usut Dugaan Korupsi Pemeliharaan Lampu Jalan APBD-P 2025

Kejari Palembang Geledah Kantor Dishub dan Rumah Saksi, Usut Dugaan Korupsi Pemeliharaan Lampu Jalan APBD-P 2025

Tim Penyidik Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Palembang menggeledah Kantor Dinas Perhubungan Kota Palembang dan rumah salah satu saksi dalam penyidikan dugaan tindak pidana korupsi kegiatan pemeliharaan lampu jalan yang bersumber dari APBD Perubahan Tahun Anggaran 2025. Penggeledahan dilakukan pada Minggu (29/6/2026).

Trending

Jadi Juara AVC Men's Cup 2026, Apakah Timnas Voli Indonesia Bisa Main di VNL 2027?

Jadi Juara AVC Men's Cup 2026, Apakah Timnas Voli Indonesia Bisa Main di VNL 2027?

Berhasil bersaing di level Asia, suporter Timnas Voli Indonesia pun terbesit pertanyaan dengan peluang skuad Garuda untuk memiliki kesempatan tampil di ajang Volleyball Nations League (VNL) 2027.  
Juara AVC Men's Cup 2026, Timnas Voli Indonesia Tetap Gagal Lolos ke AVC Volleyball Continental Championship 2026

Juara AVC Men's Cup 2026, Timnas Voli Indonesia Tetap Gagal Lolos ke AVC Volleyball Continental Championship 2026

Meski baru saja meraih gelar juara di AVC Men's Cup 2026, namun Timnas Voli Indonesia tetap gagal lolos ke ajang AVC Men's Volleyball Continental Championship 2026.
Cetak Sejarah di AVC, Volleyball World Beri Perlakuan Khusus untuk Timnas Voli Indonesia

Cetak Sejarah di AVC, Volleyball World Beri Perlakuan Khusus untuk Timnas Voli Indonesia

Timnas Voli Indonesia memecahkan sejarah dengan menjuarai AVC Men's Cup 2026. Prestasi ini diraih setelah mengalahkan Korea Selatan di Ahmedabad, India, pada Minggu (28/6/2026). 
Logo HUT ke-81 RI Resmi Diluncurkan, Karya Desainer Padang Raih Suara Terbanyak

Logo HUT ke-81 RI Resmi Diluncurkan, Karya Desainer Padang Raih Suara Terbanyak

Pemerintah resmi menetapkan logo Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, penentuan logo kali ini libat
Manajer Timnas Voli Indonesia Apresiasi Reidel Toiran, Sebut Kunci Raih Gelar di AVC Men's Cup 2026

Manajer Timnas Voli Indonesia Apresiasi Reidel Toiran, Sebut Kunci Raih Gelar di AVC Men's Cup 2026

Manajer Timnas Voli Indonesia, Nur Widayanto memberikan apresiasi dan pujian tinggi untuk Reidel Toiran selaku pelatih Garuda, karena dianggap sebagai salah satu otak keberhasilan meraih gelar juara di AVC Men's Cup 2026.
Ramalan Keuangan Zodiak 30 Juni 2026: Taurus Paling Untung, Leo Injak Rem

Ramalan Keuangan Zodiak 30 Juni 2026: Taurus Paling Untung, Leo Injak Rem

Ramalan keuangan zodiak 30 Juni 2026 hadir lengkap dengan angka keberuntungan! Tutup bulan Juni dengan cek zodiakmu, siapa yang paling beruntung dan waspada?
Delapan Fasilitas Militer AS di Kuwait dan Bahrain Diklaim Hancur

Delapan Fasilitas Militer AS di Kuwait dan Bahrain Diklaim Hancur

Delapan fasilitas militer AS di Kuwait dan Bahrain hancur melalui serangkaian serangan rudal dan drone, televisi nasional IRIB melaporkan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT