GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sempat Buron Sebulan, Dua Pencuri Ternak Sapi di Gowa Memilih Menyerahkan Diri ke Polisi

Dua warga Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, memilih menyerahkan diri ke Polsek Bajeng setelah sebulan menjadi buronan karena mencuri sapi warga.
Rabu, 18 Mei 2022 - 13:06 WIB
Dua pencuri sapi di Gowa, Sulawesi Selatan menyerahkan diri ke polisi, sambil membawa sapi curian, satu orang pelaku lainnya kini menjadi buron.
Sumber :
  • Tim Tvone-Idris Tajannang

Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan - Dua warga Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, memilih menyerahkan diri ke Polsek Bajeng setelah sebulan menjadi buronan karena mencuri sapi warga.

Kapolsek Bajeng, AKP Al Habsi, membenarkan, dua orang pelaku pencurian ternak sapi di Sileo, Desa Paraikatte, kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa, Sulawesi selatan, menyerahkan diri sembari membawa sapi curiannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jadi dua pelaku pencuri sapi ini menyerahkan diri, sambil membawa sapi curiannya," tutur AKP Al Habsi, Kapolsek Bajeng, Rabu (18/05/2022).

Dua orang pelaku tersebut masing-masing bernama Sado Dg Gassing (62) tahun dan Nasir (47) tahun warga asal Lanra-lanra, Desa Pa'bentengang, Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

Keduanya mendatangi Polsek Bajeng, pada hari Selasa (17/05/2022) untuk menyerahkan diri ke polisi. Saat menyerahkan diri, kedua pelaku juga membawa sapi curiannya ke Polsek Bajeng.

Perwira polisi berpangkat AKP ini juga mengatakan, sebelum menyerahkan diri, kedua pelaku yakni Sado Dg Gassing dan Nasir terlebih dahulu menelepon anggota Polsek Bajeng, agar diberikan waktu untuk menyerahkan diri.

"Jadi sebelum menyerahkan diri, kedua pelaku terlebih dahulu membangun komunikasi ke anggota Polsek Bajeng dan baru kemarin mereka datang menyerahkan diri," terangnya.

Al Habsi menuturkan, pencurian ternak sapi ini sempat terekam CCTV yang terpasang di rumah korban.

Dalam rekaman CCTV tersebut, terlihat ada tiga pelaku yang mendatangi rumah Saparuddin (42) pemilik sapi sekitar pukul 01.25 Wita, Minggu (10/04/2022) lalu.

Di dalam rekaman CCTV yang sempat viral di media sosial itu, memperlihatkan tiga orang pelaku datang ke lokasi.

Ketiga pelaku diketahui bernama Sado Dg Gassing, Nasir dan Baco Dg Nai.

Kapolsek Bajeng menjelaskan peran ketiga pelaku, di mana Sado Dg Gassing bersama Nasir berjaga di luar untuk melihat lihat situasi, sementara Baco Dg Nai bertugas masuk ke dalam kandang mengambil sapi.

"Jadi Sado Dg Gassing bersama Nasir berjaga di luar untuk melihat lihat situasi, sementara Baco Dg Nai bertugas masuk ke dalam kandang mengambil Sapi," jelasnya.

Setelah sapi berhasil diambil dari dalam kandangnya, Nasir bersama Baco Dg Nai bertugas di depan, ada yang menarik sapi dan ada yang menuntun arahan jalan.

Sementara Sado Dg Gassing, bertugas di bagian belakang mengusir sapi agar sapi bisa berjalan lebih cepat.

Dari ketiga pelaku yang terlibat pencurian, kata Kapolsek Bajeng, hanya Sado Dg Gassing bersama Nasir yang menyerahkan diri, sementara Baco Dg Nai kini masih dalam pengejaran.

"Dari ketiga pelaku yang terlibat pencurian, dua orang telah menyerahkan diri, sementar satu orang lagi yang menjadi otak dari pencurian ternak sapi tersebut yang bernama Baco Dg Nai, kini menjadi buronan kami," tegas Kapolsek Bajeng.

Dengan diamankannya dua pelaku pencurian sapi tersebut, Kapolsek Bajeng mengeluarkan ultimatum kepada pelaku Baco Dg Nai yang masih buron, agar segera menyerahkan diri sebelum polisi mengambil tindakan keras.

"Kami menghimbau, agar pelaku Baco Dg Nai yang masih buron, segera menyerahkan diri seperti dua orang temannya, ebelum kami mengambil langkah tegas," tutupnya.

Nasir, salah satu pelaku mengaku, menyerahkan diri setelah aksinya ketahuan lewat rekaman CCTV dan menjadi viral di media sosial.

Nasir mengungkap pasca pencurian tersebut, ia dan kedua rekanya itu melarikan diri.

"Pasca sudah mencuri, saya lansung melarikan diri bersama dua pelaku lainnya," jelas Nasir.

Namun satu bulan berlalu dalam pelariannya ke Gorontalo, Sulawesi Utara, pelaku justru memilih menyerahkan diri setelah videonya viral dan mendapat telepon dari keluarganya jika dirinya sedang dalam pencarian polisi.

"Satu bulan pelarian, saya memilih menyerahkan diri setelah videoku viral mengambil sapi, ditambah keluarga di rumah menelpon jika saya dicari polisi," terangnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sado Dg Gassing dan Nasir yang menyerahkan diri ke Polsek Bajeng, meminta agar dirinya segera diproses.

Di hadapan polisi, kedua pelaku mengaku jika aksi pencuriannya itu baru pertama kali ia lakukan, lantaran dipaksa oleh Baco Dg Nai sebagai aktornya yang kini menjadi buronan Polsek Bajeng.(Itg/Ask)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

ASN Pemkab Sleman Ditemukan Tewas dengan Leher Tergorok, Polisi Temukan Pisau di Samping Korban

ASN Pemkab Sleman Ditemukan Tewas dengan Leher Tergorok, Polisi Temukan Pisau di Samping Korban

Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman ditemukan meninggal dunia dalam kondisi mengenaskan di rumahnya wilayah Seyegan, kabupaten setempat, Jumat (15/5/2026) pagi.
Pujian Berkelas Media Korea Setelah Megawati Hangestri Pilih ke Hillstate daripada CLBK dengan Red Sparks

Pujian Berkelas Media Korea Setelah Megawati Hangestri Pilih ke Hillstate daripada CLBK dengan Red Sparks

Keputusan Megawati Hangestri yang akhirnya bersedia untuk comeback ke V-League namun gabung ke Hillstate bukan balik ke Red Sparks mendapat pujian media Korea.
Bursa Transfer: Dikabarkan Jadi Target Persib Bandung, Selangor FC Langsung Panas Dingin dan Pagari Pemecah Rekor Legenda Timnas Indonesia

Bursa Transfer: Dikabarkan Jadi Target Persib Bandung, Selangor FC Langsung Panas Dingin dan Pagari Pemecah Rekor Legenda Timnas Indonesia

Selangor FC bergerak cepat memagari Chrigor Moraes setelah tampil menggila dan mematahkan rekor 19 tahun Bambang Pamungkas, di tengah rumor minat Persib Bandung
Pontjo Sutowo Buka-Bukaan soal Sengketa Hotel Sultan, Minta Duduk Berunding: Kami Bayar Pajak Rp80 M per Tahun

Pontjo Sutowo Buka-Bukaan soal Sengketa Hotel Sultan, Minta Duduk Berunding: Kami Bayar Pajak Rp80 M per Tahun

Bos Hotel Sultan Pontjo Sutowo buka-bukaan soal sengketa dengan Pemerintah dan PPKGBK. Iamempertanyakan alasan kenapa hotel yang dikelola PT Indobuildco terus dipersoalkan.
Top 3 Sport: Pesan Vanja Bukilic untuk Megawati Hangestri, Media Korea Beri Peringatan, Prediksi Line Up Hyundai Hillstate

Top 3 Sport: Pesan Vanja Bukilic untuk Megawati Hangestri, Media Korea Beri Peringatan, Prediksi Line Up Hyundai Hillstate

Kembalinya Megawati Hangestri ke Liga Voli Korea langsung menjadi sorotan besar. Mulai dari rival baru Megatron, peringatan media Korea hingga prediksi skuad.
John Herdman Bongkar Syarat Timnas Indonesia Jadi Tim yang Disegani, Singgung 280 Juta Rakyat sampai Pemain Diaspora

John Herdman Bongkar Syarat Timnas Indonesia Jadi Tim yang Disegani, Singgung 280 Juta Rakyat sampai Pemain Diaspora

John Herdman menuntut Timnas Indonesia punya identitas kuat, menyatukan pemain lokal dan diaspora demi 280 juta rakyat saat tampil di turnamen besar nanti.

Trending

Diminta Gantikan Posisi Mauricio Souza, Legenda yang Bawa Persija Juara Era 2001 Beri Respons Berkelas

Diminta Gantikan Posisi Mauricio Souza, Legenda yang Bawa Persija Juara Era 2001 Beri Respons Berkelas

Luciano Leandro, legenda Persija Jakarta di era 2001 menjawab permintaan suporter Jakmania untuk menggeser Mauricio Souza dari kursi pelatih Macan Kemayoran.
MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan

MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan

Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diadakan MPR RI masih menjadi perhatian publik. Kini SMAN 1 Sambas menjadi sorotan
AFC Larang Mathew Baker Bela Timnas Indonesia U-17 Lagi, Bek Liga Australia Bakal Naik Kelas ke Garuda Muda Buat Piala AFF U-19 2026

AFC Larang Mathew Baker Bela Timnas Indonesia U-17 Lagi, Bek Liga Australia Bakal Naik Kelas ke Garuda Muda Buat Piala AFF U-19 2026

Mathew Baker tidak lagi bisa bela Timnas Indonesia U-17 setelah usianya melewati batas. Bek muda yang berkarier di Australia itu kini resmi naik kelas ke U-19.
Kapten Timnas Indonesia Era Shin Tae-yong Resmi Abroad, Bek Garuda Muda Gabung Klub Juara Liga Timor Leste dan Siap Tampil di AFC Challenge League

Kapten Timnas Indonesia Era Shin Tae-yong Resmi Abroad, Bek Garuda Muda Gabung Klub Juara Liga Timor Leste dan Siap Tampil di AFC Challenge League

Bek muda Timnas Indonesia buat kejutan dengan melanjutkan karier di luar negeri. Adalah Barnabas Sobor yang resmi bergabung dengan klub juara Liga Timor Leste.
Viral Dugaan Child Grooming Kepala Sekolah ke Siswi di Tangsel, Langsung Dinonaktifkan Yayasan

Viral Dugaan Child Grooming Kepala Sekolah ke Siswi di Tangsel, Langsung Dinonaktifkan Yayasan

Dugaan child grooming oleh kepala sekolah SMK swasta di Pamulang viral di media sosial. Yayasan langsung menonaktifkan kepala sekolah tersebut.
Soal Adanya Pemujaan dan Klenik, Dedi Mulyadi Minta Masyarakat Ubah Cara Pandang ke Situs Peninggalan Sejarah Sunda

Soal Adanya Pemujaan dan Klenik, Dedi Mulyadi Minta Masyarakat Ubah Cara Pandang ke Situs Peninggalan Sejarah Sunda

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengajak masyarakat untuk mengubah total cara pandang terhadap peninggalan sejarah Sunda. Pria yang akrab disapa KDM ini tegas
2 Nama Sudah Bocor, 3 Pemain Keturunan Ini Masuk Daftar yang akan Dinaturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2027?

2 Nama Sudah Bocor, 3 Pemain Keturunan Ini Masuk Daftar yang akan Dinaturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2027?

Teka-teki lima calon naturalisasi Timnas Indonesia makin panas, dua nama mulai bocor dan tiga sosok lain disebut punya profil tak biasa untuk Garuda masa depan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT