News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

47 Ribu Mahasiswa S1-S3 Sulteng Rasakan Manfaat Berani Cerdas

Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) Anwar Hafid memilih menjadikan pembangunan sumber daya manusia (SDM) sebagai investasi masa depan melalui Berani Cerdas.
Jumat, 11 September 2026 - 13:53 WIB
Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) Anwar Hafid memilih menjadikan pembangunan sumber daya manusia (SDM) sebagai investasi masa depan melalui Berani Cerdas.
Sumber :
  • Antara

tvOnenews.com - Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) Anwar Hafid memilih menjadikan pembangunan sumber daya manusia (SDM) sebagai investasi masa depan melalui Berani Cerdas. Hadirkan dampak positif besar, program tersebut bisa ditiru menjadi model pemerataan pendidikan bagi daerah lainnya.

Pemprov Suteng telah menyiapkan anggaran Rp355,261 miliar demi mendukung Berani Cerdas untuk pelajar, mahasiswa  S1 hingga S3, pendidikan dokter spesialis, serta guru. Tahun ini penerima manfaat ditargetkan mencapai 47 ribu mahasiswa S1 lalu 100 penerima S2, 20 penerima S3, 10 penerima pendidikan dokter spesialis dan bantuan penyelesaian studi bagi 300 orang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Biarlah saya tidak populer dengan pembangunan yang mercusuar dan sebagainya. Tapi saya ingin membangun sumber daya manusia Sulteng, karena saya punya keyakinan 20 tahun yang akan datang kalau program ini benar-benar sukses maka Sulteng akan menjadi luar biasa. Itu keyakinan saya," kata Anwar Hafid.

Menurut Anwar, pendidikan harus ditempatkan sebagai kebutuhan utama dalam pembangunan karena merupakan hak dasar setiap warga negara. Dia menegaskan perhatian terhadap pendidikan seharusnya menjadi prioritas bagi setiap pemimpin yang memiliki kepedulian terhadap kesejahteraan rakyat.

"Pendidikan adalah hak dasar rakyat. Siapapun pemimpin, kalau dia cinta kepada rakyatnya maka pendidikan ini menjadi utama dan pertama harus dia perhatikan," jelasnya.

Kebijakan tersebut mendapat perhatian dari Pengamat Politik Universitas Al-Azhar Indonesia (UAI) Ujang Komarudin yang menilai Berani Cerdas dapat menjadi contoh bagi pemerintah daerah lain. Meski setiap daerah memiliki skema beasiswa yang berbeda sesuai dengan kemampuan dan karakteristik masyarakatnya.

"Iya tentu bisa dijadikan role model atau contoh di daerah-daerah lain atau di provinsi lain. Tetapi memang sangat variasi beasiswa didaerah lain itu berbeda," kata Ujang.

Dia menambahkan perluasan akses pendidikan melalui Berani Cerdas menunjukkan keberpihakan terhadap peningkatan kualitas SDM Sulteng. Menurut dia pemberian beasiswa hingga jenjang S3 membuka kesempatan luas bagi masyarakat meningkatkan pendidikan dan kualitas hidupnya.

"Saya melihat ini sebagai bentuk kepedulian dari seorang Anwar Hafid untuk meratakan pendidikan di wilayahnya. Maka dengan diberikannya beasiswa S1-S3 itu mencerminkan bahwa seorang Anwar Hafid ingin mengangkat harkat drajat dari masyarakat Sulawesi Tengah," ujarnya.

Menurut Ujang, perhatian terhadap masyarakat kecil menjadi salah satu kekuatan dari kebijakan tersebut karena akses pendidikan tinggi masih menjadi tantangan bagi sebagian masyarakat. Dia juga menyoroti pemberian beasiswa hingga jenjang S3 yang relatif jarang dilakukan oleh pemerintah daerah.

"Anwar Hafid peduli dengan pendidikan rakyatnya, peduli dengan pendidikan masyarakat kecil. Bahkan beasiswa S3 khususnya itukan jarang diberikan daerah oleh gubernur," imbuhnya.

Berani Cerdas juga menyasar siswa dari keluarga kurang mampu melalui pembiayaan SPP dengan peningkatan anggaran dari Rp1,09 miliar pada 2025 menjadi Rp1,75 miliar pada 2026. Selain itu, Rp4,52 miliar untuk beasiswa Cerdas Istimewa dan Bakat Istimewa serta Rp21,56 miliar untuk pembiayaan Uji Kompetensi Keahlian (UKK) dan Praktik Kerja Industri (Prakerin) siswa SMK.(chm)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Polisi Beberkan Temuan Air Mineral Didekat Jasad Fajar Sahrudin, yang Ditemukan Meninggal Dunia di GBK

Polisi Beberkan Temuan Air Mineral Didekat Jasad Fajar Sahrudin, yang Ditemukan Meninggal Dunia di GBK

Kasus meninggalnya Fajar Sahrudin alias FS (31), warga asal Kemiling, Lampung, yang ditemukan tewas di kawasan Plaza Utara Pintu 10 Gelora Bung Karno (GBK), Jak
Viral, Wanita Tas Pink Hebohkan Gerbong KRL, Klaim Pelajar Pramuka sebagai Tunangan Bikin Penumpang Bingung

Viral, Wanita Tas Pink Hebohkan Gerbong KRL, Klaim Pelajar Pramuka sebagai Tunangan Bikin Penumpang Bingung

Wanita bertas pink bikin heboh di KRL setelah disebut meminta HP pelajar pramuka dan mengaku sebagai tunangannya. Video kejadian viral di media sosial
Jelang Persija Vs Persib, Igor Tolic Tegaskan Arti Penting Derbi Indonesia: Bukan Sekadar Tiga Poin

Jelang Persija Vs Persib, Igor Tolic Tegaskan Arti Penting Derbi Indonesia: Bukan Sekadar Tiga Poin

Igor Tolic menegaskan Persija vs Persib hanya memperebutkan tiga poin, tetapi rivalitas dan dukungan suporter membuat duel di GBK punya arti besar.
Disebut Enggan Melakukan Tes Gender, Junaida Santi Langsung Beri Respons dengan Mengunggah Ini di Media Sosialnya

Disebut Enggan Melakukan Tes Gender, Junaida Santi Langsung Beri Respons dengan Mengunggah Ini di Media Sosialnya

Belakangan pernyataan dari Wakil Kepala Bidang Prestasi PP PBVSI, Loudry Maspaitella, soal kabar Junaida Santi tengah ramai menjadi perbincangan volimania.
Nasib Abah Setu Masih di Ujung Tanduk Meski Sudah Minta Maaf Usai Hina Nabi Muhammad SAW

Nasib Abah Setu Masih di Ujung Tanduk Meski Sudah Minta Maaf Usai Hina Nabi Muhammad SAW

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto mengatakan, permintaan maaf disampaikan Abah Setu dalam forum yang turut dihadiri sejumlah pihak terkait.
BGN Ungkap Terima Banyak Permintaan dari Sekolah yang Belum Dapat MBG

BGN Ungkap Terima Banyak Permintaan dari Sekolah yang Belum Dapat MBG

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono mengungkapkan pihaknya menerima banyak permintaan dari sekolah yang belum mendapatkan Makan Bergizi Gratis (MBG).

Trending

Polsek Bantan dan Satresnarkoba Bengkalis Amankan 65 Bungkus Diduga Sabu, Tiga Tersangka Ditangkap

Polsek Bantan dan Satresnarkoba Bengkalis Amankan 65 Bungkus Diduga Sabu, Tiga Tersangka Ditangkap

Kolaborasi Polsek Bantan bersama Satresnarkoba Polres Bengkalis dalam memberantas peredaran narkotika membuahkan hasil. Sebanyak 65 bungkus yang diduga narkotika jenis sabu berhasil diamankan dalam operasi di wilayah hukum Polsek Bantan, Rabu(9/9/2026).
Unggahan Terbaru Fajar Sahrudin Muncul di Hari Ulang Tahun, Netizen Tinggalkan Pesan Haru Untuknya

Unggahan Terbaru Fajar Sahrudin Muncul di Hari Ulang Tahun, Netizen Tinggalkan Pesan Haru Untuknya

Tepat pada Kamis, 10 September 2026 seharusnya menjadi hari ulang tahun Fajar Sahrudin yang ke-31 tahun. Unggahan terbaru FS muncul dan mengundang perhatian
AS Desak Sekutu NATO Bubarkan Mahkamah Pidana Internasional

AS Desak Sekutu NATO Bubarkan Mahkamah Pidana Internasional

Upaya diplomatik untuk mendesak sekutu-sekutu NATO agar membantu membubarkan Mahkamah Pidana Internasional (ICC) dan menarik diri dari Statuta Roma yang menjadi dasar pendiriannya, sedang dilakukan oleh Amerika Serikat.
Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki pada 12 September 2026: Rezeki dan Kabar Baik Menghampiri

Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki pada 12 September 2026: Rezeki dan Kabar Baik Menghampiri

Berikut 5 zodiak yang diprediksi paling hoki pada 12 September 2026: Ada rezeki dan kabar baik menyertai.
Soal Jasad Fajar Sahrudin di GBK, Pengelola: Kita Kumpulkan Bukti Termasuk CCTV

Soal Jasad Fajar Sahrudin di GBK, Pengelola: Kita Kumpulkan Bukti Termasuk CCTV

Kematian Fajar Sahrudin di area Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, masih menjadi perhatian. Pengelola GBK kini mengumpulkan bukti dan rekaman CCTV.
Doan Van Hau Bikin Ulah Lagi, Penghancur Karier Gelandang Timnas Indonesia Buat Pelanggaran Keras dan Rugikan Vietnam Jelang FIFA ASEAN Cup

Doan Van Hau Bikin Ulah Lagi, Penghancur Karier Gelandang Timnas Indonesia Buat Pelanggaran Keras dan Rugikan Vietnam Jelang FIFA ASEAN Cup

Doan Van Hau kembali menjadi sorotan setelah melakukan pelanggaran keras di V.League 26/27. Bek Vietnam itu menerima kartu merah usai bikin lawan cedera parah.
Seorang Peneliti Anthropic Mundur Karena Khawatir AI Dapat Musnahkan Umat Manusia

Seorang Peneliti Anthropic Mundur Karena Khawatir AI Dapat Musnahkan Umat Manusia

Seorang peneliti asal Inggris mengundurkan diri dari perusahaan pengembang kecerdasan buatan (AI) asal AS, Anthropic.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT