News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Siapa Al Kaisar, Ketua Geng Motor Warser di Makassar? Diduga Terlibat Penculikan hingga Penganiayaan Warga

Siapa Al Kaisar (19) disebut sebagai ketua geng motor Warser di Makassar. Polisi menduga kelompoknya terlibat penculikan, penganiayaan dengan busur dan parang
Sabtu, 26 September 2026 - 16:24 WIB
Siapa Al Kaisar, Ketua Geng Motor Warser di Makassar? Diduga Terlibat Penculikan hingga Penganiayaan Warga
Sumber :
  • Tangkapan Layar TikTok

tvOnenews.com - Nama Al Kaisar (19) mencuat setelah polisi menangkapnya di sebuah rumah di Jalan Daeng Hayo, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Pemuda tersebut bukan sekadar anggota geng motor. Polisi menyebut Al Kaisar sebagai ketua kelompok motor Warser yang sedang diselidiki terkait sejumlah aksi kekerasan di Makassar.

Al Kaisar ditangkap bersama empat orang lainnya oleh Tim URC Jatanras Satreskrim Polrestabes Makassar pada Rabu (23/9/2026). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mereka diamankan ketika sedang melakukan siaran langsung melalui TikTok. Polisi menduga aktivitas di media sosial tersebut berkaitan dengan rencana tawuran karena kelompok itu sedang melakukan COD atau membuat janji bertemu dengan geng motor lain.

Di balik penangkapan tersebut, polisi tengah mengembangkan sejumlah dugaan kejahatan yang menyeret kelompok Warser. 

Salah satunya adalah kasus penculikan dan penganiayaan terhadap seorang warga. Dalam kasus tersebut, korban diduga diserang menggunakan busur panah dan parang.

Siapa Al Kaisar, Ketua Geng Motor Warser?

Al Kaisar merupakan pemuda berusia 19 tahun yang disebut polisi sebagai pimpinan kelompok geng motor Warser. Perannya sebagai ketua ditegaskan Kanit Jatanras Satreskrim Polrestabes Makassar AKP Sangkala.

"Salah satu di antara pelaku, perannya jelas yang merupakan ketua kelompok motor (Al Kaisar)," ungkap Sangkala kepada wartawan, Rabu (23/9).

Selain Al Kaisar, polisi mengamankan empat orang lainnya dalam penggerebekan tersebut. Salah satu anggota yang disebut dalam laporan polisi berinisial FS dan masih berusia 16 tahun. Sementara itu, peran sejumlah anggota lain masih didalami penyidik.

Penangkapan Al Kaisar dilakukan ketika kelompok tersebut sedang live TikTok. Dalam video yang beredar, Al Kaisar terlihat mengenakan topi terbalik dan pakaian berwarna putih serta hitam.

Ia sempat terlihat santai di depan kamera sambil menyalakan rokok. Rekannya juga tampak berinteraksi dengan pengguna TikTok. Situasi berubah ketika aparat datang dan melakukan penggerebekan.

Bukan Sekadar Tawuran, Ketua Geng Motor Makassar Diduga Terlibat Penculikan dan Penganiayaan Sadis
Bukan Sekadar Tawuran, Ketua Geng Motor Makassar Diduga Terlibat Penculikan dan Penganiayaan Sadis
Sumber :
  • Tangkapan Layar TikTok

Menurut Kapolrestabes Makassar Kombes Arya Perdana, mereka ditangkap ketika sedang melakukan COD atau membuat janji untuk tawuran dengan kelompok geng motor lain.

"Pelaku ada enam orang yang sudah tertangkap. Ini dua orang yang kemarin viral ditangkap saat live TikTok saat COD atau sedang janjian untuk lakukan tawuran dengan salah satu geng motor," ucap Arya.

Diduga Terlibat Penculikan dan Penganiayaan

Salah satu perkara yang kini didalami polisi adalah dugaan penculikan dan penganiayaan terhadap seorang korban.

Kasus tersebut bermula ketika korban sedang dibonceng menggunakan sepeda motor di Jalan Ratulangi, Makassar, Minggu (13/9/2026) sekitar pukul 04.00 Wita. Korban kemudian bertemu dengan kelompok geng motor.

Kelompok tersebut diduga menghentikan kendaraan korban dan mengancamnya menggunakan busur serta parang.

"Korban dibonceng jalan naik motor bertemu dengan kelompok geng motor kemudian dihentikan, diancam busur dan parang," kata Arya saat konferensi pers, Kamis (24/9).

Korban kemudian berusaha melarikan diri. Namun, para pelaku disebut mengejarnya. Salah seorang pelaku bahkan menarik kaki korban yang masih berada di atas sepeda motor.

Lagi Asik Live TikTok Sambil Tantang Tawuran, Ketua Geng Motor Sadis di Makassar Mendadak Ciut Saat Diciduk Polisi
Lagi Asik Live TikTok Sambil Tantang Tawuran, Ketua Geng Motor Sadis di Makassar Mendadak Ciut Saat Diciduk Polisi
Sumber :
  • Tangkapan layar Tiktok

Serangan berlanjut ketika salah satu pelaku menggunakan parang untuk menebas korban. Setelah korban kembali melarikan diri, kelompok tersebut disebut melakukan pengejaran dan menyerangnya menggunakan busur panah.

"Korban sempat lari dikejar lagi dilakukan penganiayaan lagi dibusur di lutut dan korban melarikan diri lagi sehingga bisa melapor ke Polrestabes Makassar," beber Arya.

Kanit Jatanras AKP Sangkala juga menyebut adanya dugaan penculikan sebelum korban dianiaya.

"Dia (geng motor) melakukan penganiayaan dengan cara menculik seseorang, kemudian menusuk korban dengan menggunakan senjata busur panah," paparnya.

Dalam keterangan lain, Sangkala menjelaskan bahwa busur tersebut mengenai tubuh korban dan terdapat pelaku lain yang menyerang menggunakan parang. Polisi masih mendalami peran masing-masing orang dalam kejadian tersebut.

Diduga Terlibat Sejumlah Aksi Kekerasan

Kasus di Jalan Ratulangi bukan satu-satunya perkara yang sedang didalami polisi. Penyidik menyebut kelompok yang dipimpin Al Kaisar diduga berkaitan dengan sekitar tiga lokasi kejadian perkara.

Polisi juga menyebut Al Kaisar merupakan residivis. Menurut Sangkala, pemuda tersebut pernah menjalani hukuman di lembaga pemasyarakatan dalam perkara penganiayaan yang melibatkan geng motor.

"Untuk sementara masih didalami, sekitar tiga TKP, di mana pelaku yang merupakan kelompok atau pimpinan dari kelompok motor ini merupakan residivis geng motor," ucap Sangkala.

Polisi menduga kelompok tersebut memiliki pola berkonvoi pada malam atau waktu tertentu sebelum melakukan penyerangan.

"Yang jelas mereka punya kebiasaan di malam-malam tertentu, di jam-jam tertentu, konvoi kemudian melakukan penyerangan terhadap pihak-pihak yang tidak tahu masalahnya apa," pungkas Sangkala.

Laporan lain juga menyebut penyidik tengah menelusuri dugaan keterlibatan kelompok tersebut dalam sejumlah penyerangan, termasuk di kawasan Pos Ronda Perumahan Antang, Jalan A.P. Pettarani, dan Jalan Ratulangi. Polisi juga masih mendalami dugaan rencana membawa korban ke wilayah Antang.

Arya menjelaskan, aksi tawuran antargeng motor yang sedang diselidiki polisi diduga kerap diawali dengan saling menantang melalui media sosial.

"Jadi yang selama ini kami sampaikan kepada seluruh masyarakat, bahwa tawuran yang terjadi di Kota Makassar ini bukan karena masalah tertentu, tapi karena COD (merencanakan bertemu) karena memang pelakunya itu ditangkap sedang live di TikTok, sedang berjanjian dengan kelompok geng motor lain untuk melaksanakan tawuran," beber Arya.

Dalam penangkapan tersebut, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk sepeda motor dan tiga busur panah. Penyidik masih memeriksa para pelaku dan memburu pihak lain yang diduga terlibat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Atas perkara yang sedang diproses, para pelaku terancam dijerat ketentuan pidana yang disebut polisi, termasuk Pasal 472 ayat 2 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara. 

Sementara itu, proses penyidikan masih berjalan untuk memastikan peran Al Kaisar dan anggota kelompok lainnya dalam setiap dugaan tindak pidana tersebut. (udn)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Saga Transfer Pertama Liverpool usai Tunjuk Julian Ward Jadi Direktur Olahraga Baru, The Reds OTW Bakar Uang

Saga Transfer Pertama Liverpool usai Tunjuk Julian Ward Jadi Direktur Olahraga Baru, The Reds OTW Bakar Uang

Liverpool resmi menunjuk Julian Ward sebagai direktur olahraga baru. Ia kembali ke Anfield untuk menjalani periode keduanya di posisi tersebut.
Saga Transfer Pertama Liverpool usai Tunjuk Julian Ward Jadi Direktur Olahraga Baru, The Reds OTW Bakar Uang

Saga Transfer Pertama Liverpool usai Tunjuk Julian Ward Jadi Direktur Olahraga Baru, The Reds OTW Bakar Uang

Liverpool resmi menunjuk Julian Ward sebagai direktur olahraga baru. Ia kembali ke Anfield untuk menjalani periode keduanya di posisi tersebut.
Komisi IV DPR RI Minta Dirjen PSDKP Jelaskan Secara Terbuka Soal Penyegelan 1.000-an Ton Udang di Jatim

Komisi IV DPR RI Minta Dirjen PSDKP Jelaskan Secara Terbuka Soal Penyegelan 1.000-an Ton Udang di Jatim

Penyegelan lebih dari 1.000 ton udang oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (Dirjen PSDKP) di sejumlah wilayah Jawa Timur menuai sorotan.
Update Klasemen Medali Asian Games 2026, 26 September Malam: Tambah Satu Emas, Indonesia Melesat Lima Peringkat

Update Klasemen Medali Asian Games 2026, 26 September Malam: Tambah Satu Emas, Indonesia Melesat Lima Peringkat

Update klasemen medali Asian Games 2026 Sabtu 26 September malam setelah seluruh cabang olahraga hari ini menyelesaikan pertandingannya.
Bursa Transfer Liverpool: Masih Cari Winger Baru, The Reds Pantau Serius Kevin Schade dari Brentford

Bursa Transfer Liverpool: Masih Cari Winger Baru, The Reds Pantau Serius Kevin Schade dari Brentford

Liverpool mulai memantau winger Brentford, Kevin Schade. Pemain Timnas Jerman itu kini memasuki fase penting dalam kariernya di level klub.
Thomas Tuchel Beri Peringatan Keras, Cole Palmer dan Kobbie Mainoo Terancam Kehilangan Tempat di Timnas Inggris

Thomas Tuchel Beri Peringatan Keras, Cole Palmer dan Kobbie Mainoo Terancam Kehilangan Tempat di Timnas Inggris

Thomas Tuchel memperingatkan Cole Palmer dan Kobbie Mainoo soal ketatnya persaingan Timnas Inggris setelah keduanya kembali absen pada jeda internasional.

Trending

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Sikap ini bukan ditujukan untuk memperpanjang perbedaan, apalagi mengambil posisi untuk salah satu pihak. Justru sebaliknya,
Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar olahraga voli dan Megawati Hangestri. Berikut rangkuman artikelnya.
Mengenal Kim Hee-jin, Pevoli Senior Hyundai Hillstate yang Beri Wejangan untuk Megawati Hangestri Jelang Debut

Mengenal Kim Hee-jin, Pevoli Senior Hyundai Hillstate yang Beri Wejangan untuk Megawati Hangestri Jelang Debut

Nama Kim Hee-jin menjadi salah satu sosok senior Megawati Hangestri dalam skuad Hyundai Hillstate. Pevoli Korea itu beri wejangan untuk Megatron jelang debut.
Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) dan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, turut menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.
Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Berikut jejak kasus Indra Kesuma alias Indra Kenz, mulai dari dilaporkan 8 korban ke polisi atas kasus investasi bodong aplikasi Binomo hingga bebas bersyarat.
Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri akan membuka lembaran baru bersama Hyundai Hillstate pada gelaran Liga Voli Korea 2026/2027.
Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Media sosial dan pemberitaan diramaikan dengan kabar meninggal dunianya tokoh publik, Guruh Soekarnoputra. Berikut fakta-fakta kondisi almarhum sebelum wafat
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT