Mengenal Iptu Andi Rampewali, Kapolsek Mantikulore yang Viral Beri Pelajaran 4 Matel Lakukan Pemerasan di Pinggir Jalan
- Instagram/@andirmpewali
Jakarta, tvOnenews.com - Sosok Kapolsek Mantikulore, Kota Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng), Iptu Andi Rampewali menjadi sorotan publik belakangan ini.
Iptu Andi Rampewali menuai pujian setelah aksinya memberikan pelajaran kepada empat orang mata elang (matel) atau debt collector (DC) viral di media sosial.
Dalam video viral tersebut, Iptu Andi Rampewali menemui empat orang matel yang telah diamankan di Polsek Mantikulore, Kota Palu, Sulteng.
"Coba kalian jelaskan dulu lah kenapa kalian mendarat dengan selamat sentosa sampai di Polsek Mantikulore jam segini," ujar Iptu Andi Rampewali dilansir tvOnenews.com dari unggahan Instagram pribadinya @andirmpewali, Minggu (25/10/2026).
Diketahui, empat matel tersebut diduga melakukan pemerasan terhadap korban sebesar Rp3,3 juta di pinggir jalan di wilayah hukum Polsek Mantikulore.
Aksi empat matel itu membuat korban perempuan ketakutan saat ditepikan di pinggir jalan. Bahkan, korban dibawa ke kantor diduga untuk diperas oleh mereka.
Ironisnya, berdasarkan pengakuan dari salah satu matel tersebut, uang hasil dari aksi pemerasan itu dibagi berempat untuk kepentingan pribadi.
"Enggak akan saya kasih ruang sama matel-matel kayak kalian begini. Minta uang di jalan, woi berani kalian ya? Tes ilmu aja kau sama saya," ucapnya dengan tegas.
"Ke mana uang Rp3,3 juta itu? Kau bagi? Memang kau penjahat semua. Pemerasan dekat kantor polisi berani kali kau," tambah dia.
Aksi tegas Andi Rampewali pun langsung viral di media sosial. Kapolsek Mantikulore itu menuai pujian karena memberikan pelajaran terhadap empat matel tersebut.
Profil Iptu Andi Rampewali Kapolsek Mantikulore
- Instagram/@andirmpewali
Berikut profil dan rekam jejaknya yang dirangkum tvOnenews.com dari berbagai sumber.
Andi Rampewali merupakan sosok Kapolsek Mantikulore, Kota Palu, Suulteng. Ia lahir pada 8 Desember 1998, yang artinya telah berusia 27 tahun.
Sosok perwira polisi wanita (Polwan) tersebut berasal dari Kota Pontianak, Kalimantan Barat. Ia merupakan anak dari seorang pensiunan/anggota Polri berpangkat Aiptu.
Terkait latar belakang pendidikannya, Andi Rampewali merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 2020. Ia tergabung dalam angkatan ke-51 yang dikenal dengan nama Adnyana Yudaga.
Pendidikan tingginya meraih gelar Magister Hukum (M.H.) dari Universitas Tadulako (Untad), Palu pada Oktober 2025.
Adapun perjalanan kariernya pernah menjabat sebagai Kepala Unit Reserse Kriminal (Kanit Reskrim) di Polsek Palu Selatan. Pengalaman ini memberinya kesempatan mendalami penanganan berbagai tindak pidana sekaligus memahami kondisi masyarakat secara langsung.
Bidang reserse sendiri berkaitan dengan proses penyelidikan dan penyidikan perkara pidana. Pengalaman di fungsi tersebut menjadi bekal penting baginya dalam menjalankan tugas sebagai pemimpin kepolisian di tingkat sektor.
Berdasarkan Keputusan Kapolda Sulawesi Tengah Nomor KEP/343/VII/2025 tertanggal 22 Juli 2025, Andi kemudian diangkat menjadi Kapolsek Mantikulore.
Peran Andi untuk menggantikan Iptu Siti Elminawati. Pasalnnya, Siti mendapat promosi sebagai Kasat Reskrim Polres Sigi.
Penunjukan itu sekaligus menempatkan Andi sebagai perwira perempuan termuda yang memperoleh kepercayaan memimpin satuan kewilayahan di Sulawesi Tengah.
Merujuk dari data profil wilayah pada 2022, jumlah penduduk di Kecamatan Mantikulore mencapai 135.127 jiwa. Wilayah tersebut masuk kategori terluas di Kota Palu karena mencapai sekitar 205,8 kilometer persegi atau lebih dari separuh luas Kota Palu.
Hal lain yang menarik dari Andi Rampewali tidak sekadar jabatannya sebagai Kapolsek Mantikulore. Meski tergolong muda, ia pernah mencuri perhatian karena meluncurkan program sederhana bertajuk "Seribu Per Hari".
Ia mengajak setiap personel Polsek Mantikulore untuk menyisihkan minimal Rp1.000 per hari. Uang mereka diharapkan dimasukkan ke dalam kotak amal yang telah tersedia di kantor.
Dana yang terkumpul berfungsi untuk mendukung program Jumat Berkah, yang di mana agenda pembagian makanan gratis bagi warga kurang mampu.
Selain itu, gaya kepemimpinannya dinilai humanis dan ramah. Ia bahkan aktif merangkul komunitas anak muda di Kota Palu, untuk menghapus stigma kaku pada aparat kepolisian.
Di balik kesibukannya sebagai anggota polisi, Andi Rampewali mempunyai hobi yang unik untuk dilakukan seorang perempuan. Ia sangat menyukai hal-hal di bidang otomotif dan mendaki gunung.
Andi sangat gemar mengikuti perkembangan dunia motor dan mobil. Bagi dia, otomotif bukan lagi sebagai hobi, namun sarana membangun jejaring dengan anak muda di Palu.
(hap)
Load more