GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sial, Dua Anggota Geng Motor di Gowa Nyaris Tewas Dihajar Massa Usai Serang Rumah Warga Motorpun Ikut Dibakar

angan ganggu singa yang sedang tidur, pribahasa ini yang menimpa dua remaja diduga anggota geng motor bernasib sial di Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan.
Senin, 11 Juli 2022 - 03:33 WIB
Ilustrasi - Geng Motor
Sumber :
  • Idris Tajannang

Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan - Jangan ganggu singa yang sedang tidur, pribahasa ini yang menimpa dua remaja diduga anggota geng motor bernasib sial di Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan.

Dua remaja angggota geng motor itu bernama Aras warga Jalan Beringin, Kelurahan Tombolo, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa dan Bagas (18) tahun Warga Jalan Budaya, Kompleks PDAM, Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Keduanya bonyok bahkan nyaris tewas dihakimi massa akibat melakukan penyerangan Rumah dan Warga di Kelurahan Pangka Binanga, Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, secara membabi-buta menggunakan Balok kayu, batu, Busur dan juga senapan angin.
 
Kata salah seorang warga Daeng Ngerang yang rumahnya diserang oleh kelompok Geng Motor itu mengaku jika sekelompok geng motor dari arah Timur datang dan menyerang rumah secara membabi-buta.
 
"Dari arah timur, mereka datang (kawanan Geng motor itu), lalu menyerang 3 rumah, secara membabi-buta, termasuk rumah saya etalasenya rusak"Cerita Ungkap Daeng Ngerang Saat di temui. Minggu (10/7/22).
 
"Saat datang menyerang, para pelaku menggunakan parang, busur, ada yang melempar batu, padahal tidak ada sebab dan akibat nya, mereka datang saja menyerang lalu pergi"Sambungnya.
 
Ia juga menambahkan, jika Anggota geng motor tersebut biasanya berjumlah puluhan motor dengan berboncengan.
 
" Tadi malam itu, Sabtu 9 Juli 2022, sekitar pukul 04.00 Wita, dini hari, ada dua orang anak geng motor di tangkap warga,"tuturnya.
 
Selain mengamankan dua orang anak geng motor yang meyerang rumah dan warga itu, kata Daeng Ngerang, diamankan juga barang bukti berupa Tas berisi 5 anak panah plus satu pelontarnya.
 
"Ada juga saya dengar motor yang dipakai kedua remaja itu di bakar massa"tambanya.
 
Lanjut Daeng Ngerang, warga Kabupaten Gowa, khususnya di Kelurahan Pangka Binanga sendiri, sudah sangat resah dibuat oleh Aksi Kelompok Geng Motor tersebut.
 
Ia mengaku, apa yang dilakukan kelompok geng motor selama ini, sudah mengganggu ketertiban dan keamanan warga, dan rata-rata geng motor tersebut beraksi sekitar dini hari.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 
Sementa itu, kedua remaja anggota kelompok geng motor yang diamuk massa itu kini dirawat intensif di rumah sakit umum daerah syekh Yusuf Kabupaten Gowa. Keduanya mengalami luka lebam dibagian wajah dan tubuhnya akibat di Hajar massa.
Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KPK Ungkap Fadia Arafiq Beli Rumah Rp4 Miliar di Cibubur Sacara Cash

KPK Ungkap Fadia Arafiq Beli Rumah Rp4 Miliar di Cibubur Sacara Cash

KPK terus melakukan upaya optimalisasi asset recovery terkait kasus pengadaan jasa outsourcing di Pemkab Pekalongan yang menyeret nama Bupati nonaktif Fadia Arafiq.
Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Warga digegerkan dengan penemuan bayi berusia 2,5 tahun tewas dengan sejumlah luka tusuk dan pamannya berinisial G (18) luka-luka di sebuah kontrakan wilayah Jatisampurna, Kota Bekasi, Rabu (27/5) malam.
Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Banyak orang mengira talasemia hanya anemia biasa, padahal kondisi ini merupakan kelainan darah turunan yang dapat berdampak serius terhadap kualitas hidup penderitanya
Infrastruktur dan Mobilitas Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Kota

Infrastruktur dan Mobilitas Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Kota

Kota dengan konektivitas udara dan infrastruktur yang kuat cenderung mengalami pertumbuhan kunjungan wisatawan lebih cepat dibanding wilayah lain. Di Indonesia, Makassar
Ribuan Pengunjung Padati Monas Pada Hari Kedua Libur Idul Adha 2026

Ribuan Pengunjung Padati Monas Pada Hari Kedua Libur Idul Adha 2026

Monumen Nasional atau yang dikenal sebagai Monas menjadi magnet untuk masyarakat menghabiskan waktu libur bersama keluarga.
Pria Bawa 8 Paket Ganja Siap Pakai Ditangkap di Tangerang, Ngaku Hendak Dijual Rp100 Ribu

Pria Bawa 8 Paket Ganja Siap Pakai Ditangkap di Tangerang, Ngaku Hendak Dijual Rp100 Ribu

Polres Metro Tangerang Kota menangkap seorang pria berinisial S yang kedapatan membawa narkotika jenis ganja pada Kamis (28/5) dini hari.

Trending

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Warga digegerkan dengan penemuan bayi berusia 2,5 tahun tewas dengan sejumlah luka tusuk dan pamannya berinisial G (18) luka-luka di sebuah kontrakan wilayah Jatisampurna, Kota Bekasi, Rabu (27/5) malam.
Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Banyak orang mengira talasemia hanya anemia biasa, padahal kondisi ini merupakan kelainan darah turunan yang dapat berdampak serius terhadap kualitas hidup penderitanya
KPK Ungkap Fadia Arafiq Beli Rumah Rp4 Miliar di Cibubur Sacara Cash

KPK Ungkap Fadia Arafiq Beli Rumah Rp4 Miliar di Cibubur Sacara Cash

KPK terus melakukan upaya optimalisasi asset recovery terkait kasus pengadaan jasa outsourcing di Pemkab Pekalongan yang menyeret nama Bupati nonaktif Fadia Arafiq.
Sosok Prihantini, Peneliti yang Diduga Membuat Riset Palsu Pakai AI Demi Jalan-jalan Gratis

Sosok Prihantini, Peneliti yang Diduga Membuat Riset Palsu Pakai AI Demi Jalan-jalan Gratis

Kasus tersebut pertama kali diungkap oleh epidemiolog Indonesia, Wa Ode Dwi Diningrat, yang hadir dalam konferensi ilmiah itu sebagai perwakilan Oxford University, Inggris.
Habiburokhman Tegaskan Hewan Kurban Presiden Prabowo dari APBN Sah Secara Hukum dan Syariat

Habiburokhman Tegaskan Hewan Kurban Presiden Prabowo dari APBN Sah Secara Hukum dan Syariat

Habiburokhman menegaskan pembelian hewan kurban Presiden Prabowo menggunakan APBN sah secara hukum dan syariat Islam.
Mahasiswa UGM dan Tiga Anggota Keluarga Ditemukan Meninggal di Tenda Camping Posong Temanggung

Mahasiswa UGM dan Tiga Anggota Keluarga Ditemukan Meninggal di Tenda Camping Posong Temanggung

Mahasiswa UGM bersama tiga anggota keluarganya ditemukan meninggal dunia di tenda camping Posong Temanggung. Polisi selidiki dugaan keracunan.
ITB Buka Suara soal Prihantini, Tegaskan Dugaan Riset Palsu di Denmark Tak Berkaitan dengan Aktivitas Akademik Kampus

ITB Buka Suara soal Prihantini, Tegaskan Dugaan Riset Palsu di Denmark Tak Berkaitan dengan Aktivitas Akademik Kampus

ITB buka suara soal Prihantini yang terseret dugaan riset palsu di konferensi ilmiah Denmark, tegaskan tak terkait aktivitas akademik kampus.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT