GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

14 Saksi Diperiksa, Kasus Tewasnya Tahanan di Polres Muna Masih Misteri

Aparat kepolisian daerah Sulawesi Tenggara hingga saat ini belum menemukan titik terang kasus meninggalnya salah seorang tahanan polres Munas awal Juli lalu
Senin, 18 Juli 2022 - 18:31 WIB
Dirkrimum Polda Sultra, AKBP I Wayan Riko Setiawan, memberikan keterangan terkait meninggalnya salah seorang tahanan di Polres Muna awal Juli lalu.
Sumber :
  • erdika mukdir

Kendari, Sulawesi Tenggara - Meski saat ini sudah 14 saksi diperiksa oleh Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara atau Polda Sultra dalam kasus tewasnya salah seorang tahanan di Polres Muna pada Selasa (3/5/2022) lalu, namun hingga saat ini petugas  masih mengalami kendala dalam mengungkap kasus tewasnya tahanan bernama Amis Ando (45) tersebut.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kita masih proses penyelidikan apakah Amis Ando ini meninggal karena tindak pidana atau bukan. Yang bisa menjelaskan itu adalah alat bukti berupa keterangan saksi, petunjuk dan surat," ujar Dirkrimum Polda Sultra, AKBP I Wayan Riko Setiawan saat ditemui Senin (18/7/2022).

 

Menurutnya kematian Amis Ando masih misteri karena belum hadirnya saksi kunci yang bisa menjelaskan hasil autopsi yang telah dilakukan.

 

Mantan Kapolres Kolaka Utara ini mengaku, keterangan yang diberikan oleh saksi baik 8 oknum polisi di Polres Muna dan 6 orang keluarga korban berbeda-beda. Tak ada yang memberikan keterangan, melihat langsung atau mengatakan bahwa korban meninggal dunia karena dianiaya.

 

Untuk itu, pihaknya akan menghadirkan saksi ahli yakni Dokter Forensik dan Patologi Makasar bahkan Dokter Forensik UHO yang melakukan autopsi langsung, dr. Raja Al-Fath.

 

I Wayan Riko Setiawan menyebut, keduanya telah dipanggil di waktu yang sama untuk menjelaskan langsung terkait hasil visum tersebut, beberapa waktu lalu.

 

Tetapi, salah satu dari saksi ahli tidak menghadiri panggilan sehingga akan dilayangkan panggilan berikutnya.

 

"Dipanggil untuk dimintai keterangan dan menjelaskan hasil visum itu, apakah ada pidana atau tidak. Kalau sudah ada keterangan itu, kita akan gelar perkara secepatnya," tutupnya.

 

Untuk diketahui, Amis Ando merupakan warga asal Lorong Kancil, Kelurahan Watonea, Kecamatan Katobu, Kabupaten Muna. Ia diamankan Satreskrim Polres Muna pada Selasa (3/5/2022) sekira pukul 20.00 WITA, atas dugaan kasus pengancaman.

 

Setelah 12 jam diamankan atau tepatnya pada Rabu (4/5/2022), Amis Ando meninggal dunia. Belum diketahui pasti penyebab kematian korban dan saat ini masih dalam penyelidikan polisi.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

(emr/asm)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mendikdasmen Sebut Mulai 2027 Bahasa Inggris Jadi Mata Pelajaran Wajib di SD

Mendikdasmen Sebut Mulai 2027 Bahasa Inggris Jadi Mata Pelajaran Wajib di SD

Mendikdasmen Abdul Mu’ti mengungkapkan mulai tahun 2027 bahasa Inggris akan menjadi mata pelajaran wajib di SD.
Jelang 17 Agustus, Bendera dan Pernak-pernik Kemerdekaan Ramai Diburu Warga Surabaya

Jelang 17 Agustus, Bendera dan Pernak-pernik Kemerdekaan Ramai Diburu Warga Surabaya

Menjelang peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-81, semangat cinta tanah air tampak semakin memancar di sudut-sudut Kota Surabaya.
Pawai HUT ke-81 RI di SD Muhlas Surabaya, Siswa Tampil dengan Kostum Daur Ulang

Pawai HUT ke-81 RI di SD Muhlas Surabaya, Siswa Tampil dengan Kostum Daur Ulang

Sebanyak 821 siswa tampil memukau mengenakan kostum hasil kreasi berbahan bekas dalam Pawai Kemerdekaan bertema “Green and Clean Kostum Daur Ulang”,
Gugatan Cerai di Karawang, Didominasi Pengajuan Isteri

Gugatan Cerai di Karawang, Didominasi Pengajuan Isteri

Gugatan perceraian yang diajukan oleh pihak isteri lebih mendominasi dalam perkara perceraian yang ditangani oleh Pengadilan Agama Kabupaten Karawang, Jawa Barat.
Gempa Sumatera Utara Terasa Hingga Pantai Barat Malaysia

Gempa Sumatera Utara Terasa Hingga Pantai Barat Malaysia

Gempa bumi bermagnitudo 6,4 yang terjadi di Sumatera Utara pada Sabtu sekitar pukul 17.57 WIB, terasa hingga ke Pantai Barat Semenanjung Malaysia.
Gempa Berkekuatan Magnitudo 6,2 Guncang Parigi Moutong

Gempa Berkekuatan Magnitudo 6,2 Guncang Parigi Moutong

Gempa berkekuatan magnitudo 6,2 mengguncang Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah pukul 23.25 WITA.

Trending

Mendikdasmen Sebut Mulai 2027 Bahasa Inggris Jadi Mata Pelajaran Wajib di SD

Mendikdasmen Sebut Mulai 2027 Bahasa Inggris Jadi Mata Pelajaran Wajib di SD

Mendikdasmen Abdul Mu’ti mengungkapkan mulai tahun 2027 bahasa Inggris akan menjadi mata pelajaran wajib di SD.
Gempa Berkekuatan Magnitudo 6,2 Guncang Parigi Moutong

Gempa Berkekuatan Magnitudo 6,2 Guncang Parigi Moutong

Gempa berkekuatan magnitudo 6,2 mengguncang Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah pukul 23.25 WITA.
Jelang 17 Agustus, Bendera dan Pernak-pernik Kemerdekaan Ramai Diburu Warga Surabaya

Jelang 17 Agustus, Bendera dan Pernak-pernik Kemerdekaan Ramai Diburu Warga Surabaya

Menjelang peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-81, semangat cinta tanah air tampak semakin memancar di sudut-sudut Kota Surabaya.
Pawai HUT ke-81 RI di SD Muhlas Surabaya, Siswa Tampil dengan Kostum Daur Ulang

Pawai HUT ke-81 RI di SD Muhlas Surabaya, Siswa Tampil dengan Kostum Daur Ulang

Sebanyak 821 siswa tampil memukau mengenakan kostum hasil kreasi berbahan bekas dalam Pawai Kemerdekaan bertema “Green and Clean Kostum Daur Ulang”,
Gempa Sumatera Utara Terasa Hingga Pantai Barat Malaysia

Gempa Sumatera Utara Terasa Hingga Pantai Barat Malaysia

Gempa bumi bermagnitudo 6,4 yang terjadi di Sumatera Utara pada Sabtu sekitar pukul 17.57 WIB, terasa hingga ke Pantai Barat Semenanjung Malaysia.
Bertahun-tahun Nyeri Akibat Asam Lambung akan Segera Sirna, Minum Resep Alami ala dr Zaidul Akbar

Bertahun-tahun Nyeri Akibat Asam Lambung akan Segera Sirna, Minum Resep Alami ala dr Zaidul Akbar

Asam lambung dapat menjadi gangguan kesehatan yang serius. dr. Zaidul Akbar membagikan sebuah resep minuman alami yang diyakini ampuh mengatasi asam lambung
Gugatan Cerai di Karawang, Didominasi Pengajuan Isteri

Gugatan Cerai di Karawang, Didominasi Pengajuan Isteri

Gugatan perceraian yang diajukan oleh pihak isteri lebih mendominasi dalam perkara perceraian yang ditangani oleh Pengadilan Agama Kabupaten Karawang, Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT