GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ritual Adat Adu Kerbau di Toraja Disusupi Judi Terselubung, Polisi Dibuat tak Berdaya  

Acara ritual adat Ma’pasilaga Tedong (Adu Kerbau) dalam upacara rambu solo’ (Prosesi Pemakaman) suku Toraja, kerap kali dijadikan sebagai tempat perjudian terselubung, membuat pihak kepolisian Polres Tana Toraja seolah tak berdaya, akibat dikibuli para oknum pelaku perjudian yang mencari keuntungan dari arena adu kerbau.
Kamis, 29 September 2022 - 11:20 WIB
Arena Adu Kerbau, Tana Toraja, Kamis (29/9/2022)
Sumber :
  • Tim Tvone-Joni Bane Tonapa

Tana Toraja, Sulawesi Selatan - Acara ritual adat Ma’pasilaga Tedong (Adu Kerbau) dalam upacara rambu solo’ (Prosesi Pemakaman) suku Toraja, kerap kali dijadikan sebagai tempat perjudian terselubung, membuat pihak kepolisian Polres Tana Toraja seolah tak berdaya, akibat dikibuli para oknum pelaku perjudian yang mencari keuntungan dari arena adu kerbau.

Seperti yang terlihat di salah satu prosesi pemakaman di Tongkonan Rante Kalimbuang Hills Mebali, Kecamatan Gandang Batu Sillanan, Kabupaten Tana Toraja, Provinsi Sulawesi Selatan, sejumlah penonton dengan suara lantang berteriak mencari lawan main judi dengan menyodorkan sejumlah uang yang nilainya tidak main-main, padahal sejumlah personil kepolisian dari Polres Tana Toraja dan TNI berjaga di pintu masuk arena, namun lagi-lagi para petugas ini seolah tak melihat praktik judi yang tengah berlangsung di depan mata.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Foto:Para pemain judi sodorkan uang di arena adu kerbau, Toraja

Parahnya lagi, status PMK di Kabupaten Tana Toraja sampai saat ini masih berlaku, namun akibat dari arena adu kerbau tersebut, sejumlah kerbau petarung dari sejumlah wilayah datang memadati arena yang juga sangat rawan menimbulkan korban jiwa, akibat banyaknya penonton tanpa pengamanan yang memadai.

“PMK masih berlaku dan belum dicabut, kalau ada yang buat kegiatan nanti kita panggil satgas PMK,” ucap Zadrak Tombeq, Wakil Bupati Tana Toraja, singkat kepada sejumlah awak media.

Sementara pihak kepolisian Polres Tana Toraja melalui Kasat Intel yang dikonfirmasi terkait perihal pemberian ijin pembuatan arena adu kerbau, membantah adanya isu pemberian ijin adu kerbau, sebab menurut Kasat Intel arena adu kerbau rentan dijadikan sebagai arena perjudian.

“Yang kami berikan adalah ijin keramaian, yang berlaku hingga tanggal 8 September, bukan ijin adu kerbau atau daam bahasa Toraja “Pasilaga Tedong”, itu kami tidak berikan karena rentan dengan perjudian,” tegas AKP Marthen Ma’na, Kasat Intel Polres Tana Toraja.

Sayangnya acara sakral tersebut yang tidak diperbolehkan pihak kepolisian untuk membuat adau kerbau justru terlaksana dihadapan sejumlah pihak kemanan baik dari kepolisian maupun TNI yang melakukan pengamanan di lokasi arena “Pasilaga Tedong”.

“Kalau terbukti ada pelanggaran ya nanti kita lihat, kita panggil penyelanggara, namun itu nanti dijelaskan langsung oleh pak Kapolres,” tutup AKP Marthen.

Sementara segelintir orang mencoba menggiring opini bahwa perjudian di arena adu kerbau merupakan bagian dari budaya dan tradisi, padahal tidak lah demikian lantaran tidak sesuai dengan fakta dan adat budaya Toraja yang sebenarnya.

Layuk Sarung Allo, salah satu tokoh adat menjelaskan bahwa, orang yang memelihara kerbau termasuk didalamnya gembala mereka senang kalau kerbau diadu, dengan dorongan agar masyarakat memelihara kerbau dengan baik dan benar untuk dikorbankan dalam suata upacara adat.

“Katanya di beberapa tempat ada wilayah adat yang sudah bergeser dengan dibumbui semacam taruhan, kalau di wilayah saya, kami sudah sampaikan ke pemilik acara agar tidak bergeser dari adat yang sudah ditetapkan,” tegas Layuk Sarung Allo.

Terpisah, Elvis mengaku jika sesungguhanya saat ini masyarakat tidak sadar jika sedang menggerogoti nilai budaya sendiri, dalam hal adu kerbau karena disusupi perjudian.

“Tidak ada dalam budaya orang Toraja itu budaya berjudi, itu adalah budaya dari luar, nah kalau ini banyak yang mengatakan lebih baik dibikinkan arena dilokalisir, oke memang di satu sisi kalau dalam hal kepentingan dan kalau dari sisi adat dan budaya, ya saya katakan tidak boleh karena tidak ada dalam tatanan budaya toraja,” ungkap Elvis.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sayangnya untuk memberantas perjudian yang tersembunyi di balik balutan adat yang dimanfaatkan oknum oknum tertentu tersebut, hingga saat ini tidak mampu diberantas pihak kepolisian, padahal dalam atensi Kapolri sudah menyampaikan ke jajaran untuk memberantas perjudian di tanah air. (Jbt/Ask)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tak Masuk Skuad Negara Eropa di Piala Dunia 2026, Bek Keturunan Rp382 miliar Ini Bisa Didekati PSSI untuk Dinaturalisasi Timnas Indonesia

Tak Masuk Skuad Negara Eropa di Piala Dunia 2026, Bek Keturunan Rp382 miliar Ini Bisa Didekati PSSI untuk Dinaturalisasi Timnas Indonesia

Bek keturunan tak masuk skuad negara Eropa ke Piala Dunia 2026. Situasi ini membuka peluang besar bagi Timnas Indonesia untuk mendekatinya agar mau dinaturalisasi.
Gubernur Sherly Tjoanda Sentil Porsi MBG-nya Sekolah Rakyat Akekolano: Bapak Bayangkan, Mana Cukup?

Gubernur Sherly Tjoanda Sentil Porsi MBG-nya Sekolah Rakyat Akekolano: Bapak Bayangkan, Mana Cukup?

Gubernur Malut, Sherly Tjoanda, berkunjung ke Sekolah Rakyat Akekolano untuk meninjau fasilitas yang tersedia. Ia juga menyoroti soal makanan untuk para siswa.
Catat Tanggalnya, Ini Jadwal Debut Megawati Hangestri Bersama Suwon Hyundai Hillstate

Catat Tanggalnya, Ini Jadwal Debut Megawati Hangestri Bersama Suwon Hyundai Hillstate

Teka-teki mengenai kapan pevoli andalan Indonesia Megawati Hangestri Pertiwi akan melakoni laga perdana bersama klub barunya, Suwon Hyundai E&C Hillstate, mulai
Bocor, Stafsus Menkum Spill 2 dari 5 Calon Pemain Diaspora Pilihan John Herdman untuk Skuad Garuda

Bocor, Stafsus Menkum Spill 2 dari 5 Calon Pemain Diaspora Pilihan John Herdman untuk Skuad Garuda

Proyek penguatan Skuad Garuda di bawah asuhan John Herdman terus bergerak cepat. Dua nama pemain diaspora, Mitchell Baker dan Luke Vickery, mencuat ke publik ..
Pernah Bikin Malu Jepang dan Qatar, John Herdman Beri Kata-kata Berkelas usai Timnas Indonesia Masuk Grup Neraka di Piala Asia 2027

Pernah Bikin Malu Jepang dan Qatar, John Herdman Beri Kata-kata Berkelas usai Timnas Indonesia Masuk Grup Neraka di Piala Asia 2027

John Herdman bicara jujur soal grup neraka yang akan dihadapi Timnas Indonesia di Piala Asia 2027 dan mengaku punya pengalaman menang atas Jepang serta Qatar.
Mahasiswa Curhat Beasiswa dari Wali Kota Tak Cair-cair, Dedi Mulyadi: Mulai Sekarang Saya yang Tanggung

Mahasiswa Curhat Beasiswa dari Wali Kota Tak Cair-cair, Dedi Mulyadi: Mulai Sekarang Saya yang Tanggung

Dedi Mulyadi mendapat curhatan dari seorang mahasiswa yang mengaku beasiswa dari wali kota tidak kunjung cair. Tanpa pikir panjang, Dedi Mulyadi jamin kuliahnya

Trending

Diminta Gantikan Posisi Mauricio Souza, Legenda yang Bawa Persija Juara Era 2001 Beri Respons Berkelas

Diminta Gantikan Posisi Mauricio Souza, Legenda yang Bawa Persija Juara Era 2001 Beri Respons Berkelas

Luciano Leandro, legenda Persija Jakarta di era 2001 menjawab permintaan suporter Jakmania untuk menggeser Mauricio Souza dari kursi pelatih Macan Kemayoran.
MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan

MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan

Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diadakan MPR RI masih menjadi perhatian publik. Kini SMAN 1 Sambas menjadi sorotan
AFC Larang Mathew Baker Bela Timnas Indonesia U-17 Lagi, Bek Liga Australia Bakal Naik Kelas ke Garuda Muda Buat Piala AFF U-19 2026

AFC Larang Mathew Baker Bela Timnas Indonesia U-17 Lagi, Bek Liga Australia Bakal Naik Kelas ke Garuda Muda Buat Piala AFF U-19 2026

Mathew Baker tidak lagi bisa bela Timnas Indonesia U-17 setelah usianya melewati batas. Bek muda yang berkarier di Australia itu kini resmi naik kelas ke U-19.
Kapten Timnas Indonesia Era Shin Tae-yong Resmi Abroad, Bek Garuda Muda Gabung Klub Juara Liga Timor Leste dan Siap Tampil di AFC Challenge League

Kapten Timnas Indonesia Era Shin Tae-yong Resmi Abroad, Bek Garuda Muda Gabung Klub Juara Liga Timor Leste dan Siap Tampil di AFC Challenge League

Bek muda Timnas Indonesia buat kejutan dengan melanjutkan karier di luar negeri. Adalah Barnabas Sobor yang resmi bergabung dengan klub juara Liga Timor Leste.
Viral Dugaan Child Grooming Kepala Sekolah ke Siswi di Tangsel, Langsung Dinonaktifkan Yayasan

Viral Dugaan Child Grooming Kepala Sekolah ke Siswi di Tangsel, Langsung Dinonaktifkan Yayasan

Dugaan child grooming oleh kepala sekolah SMK swasta di Pamulang viral di media sosial. Yayasan langsung menonaktifkan kepala sekolah tersebut.
2 Nama Sudah Bocor, 3 Pemain Keturunan Ini Masuk Daftar yang akan Dinaturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2027?

2 Nama Sudah Bocor, 3 Pemain Keturunan Ini Masuk Daftar yang akan Dinaturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2027?

Teka-teki lima calon naturalisasi Timnas Indonesia makin panas, dua nama mulai bocor dan tiga sosok lain disebut punya profil tak biasa untuk Garuda masa depan.
Sosok Indang Maryati, Kepala SMAN 1 Pontianak yang Tegas Tolak Ikut Final Ulang Cerdas Cermat MPR, Aktif Jadi Pembicara Forum Anak dan Pendidikan

Sosok Indang Maryati, Kepala SMAN 1 Pontianak yang Tegas Tolak Ikut Final Ulang Cerdas Cermat MPR, Aktif Jadi Pembicara Forum Anak dan Pendidikan

Indang Maryati menjelaskan, sejak awal pihak sekolah tidak pernah berniat menggugurkan hasil kompetisi yang telah diumumkan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT