News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menko Polhukam Mahfud MD Sebut Pelaku Penyanderaan Pilot Susi Air Separatis "Tikus-Tikus Kecil" yang Sudah Dikepung

Mahfud MD Sebut Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua pimpinan Egianus Kogoya pelaku penyanderaan pilot Susi Air adalah tikus-tikus kecil, sudah dikepung.
Kamis, 23 Februari 2023 - 00:50 WIB
Menkopolhukam Mahfud MD saat menghadiri Forum Group Disccussion di Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara
Sumber :
  • Daud Sitohang

Simalungun, tvOnenews.com - Menko Polhukam Mahfud MD menyebutkan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua pimpinan Egianus Kogoya, pelaku penyanderaan pilot Susi Air, Philips Mark Methrtens, adalah kelompok separatis atau tikus tikus kecil yang saat ini sudah di ketahui keberadannya dan di kepung oleh tim gabungan dari TNI dan Polri.

Hal ini diungkapkan, Menko Polhukam Mahfud MD saat  hadir dan menjadi Keynot speaker dalam kegiatan Forum Group Discussion ( FGD) pembentukan Polres Khusus Pariwisata Danau Toba,  di Hotel Niagara, Kabupaten Simalungun, Sumatera utara, pada Rabu (22/2/23) sore.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menteri Kordinator Politik Hukum dan Keamanan Mahfud Md  menyebut titik koordinat keberadaan Pilot Susi Air yang disandera oleh Kelompok Kriminal Bersenjata sudah diketahui.

Selain titik koordinat yang sudah diketahui, lokasi pilot Susi Air berkewarganegaraan Selandia Baru yang disandera oleh  KKB ini sudah dikepung oleh aparat gabungan dari TNI dan Polri.

"KKB Pimpinan Egianus Kogoya ini kan tikus tikus kecil, yang jumlah kelompoknya kecil paling ada 15 orang saja, lokasi penyanderaan sudah diketahui, dan sudah di kepung oleh aparat gabungan kita, tapi kita masih tahap pendekatan dan negosiasi," sebut Mahfud MD.

Selanjutnya, Menko Polhukam, menegaskan bahwa penyanderaan pilot Susi Air tidak berkaitan dengan penahanan  Lukas Enembe atau pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) di Papua.

“Gak ada hubungannya penyanderaan Pilot Susi Air dengan penahanan Lukas Enembe atau pembentukan DOB, mereka ini  KKB sudah lama melakukan aksi kekerasan bersenjata”, sebutnya.

Mahfud Md menegaskan, pelaku penyanderaan terhadap pilot susi air tersebut adalah kelompok kekerasan bersenjata yang sudah lama melakukan kegiatan kekerasan dan menantang tni dan Polri.

Menurutnya, petugas gabungan yang melakukan operasi pembebasan telah mengepung keberadaan kelompok KKB, namun karena adanya permintaan dari pemerintah Selandia Baru kepada Pemerintah RI  agar sandera tersebut harus di selamatkan, menurutnya hal tersebut sangat di hargai dalam hubungan kenegaraan.

"Antara Menlu Selandia Baru dan Menlu RI saling kontak dan telepon, untuk meminta agar pilot Susi Air yang berkewarga negaraan Selandia Baru agar segera di bebaskan dengan keadaan selamat”, sebut Mahmud MD.

Selanjutnya Mahfud MD menegaskan, menolak tawaran dari pihak Selandia Baru untuk mendatangkan tim dari Internasional untuk melakukan negosiasi dalam menyelesaikan kasus penyanderaan pilot susi air tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

“Ya, negara Selandia Baru menawarkan untuk mendatangkan tim Internasional guna melakukan negosiasi dengan pihak KKB, tapi tentu saja kita menolak karena kita sendiri tentu bisa menyelesaikan kasus ini. Pemerintah RI bisa menyelesaikan kasus penyanderaan tersebut tanpa perlu campur tangan dari negara asing”, tutup Mahfud MD. (dsg/ade)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Daftar Peserta AVC Men's Volleyball Continental Championship 2026: Timnas Voli Indonesia Gagal Lolos

Daftar Peserta AVC Men's Volleyball Continental Championship 2026: Timnas Voli Indonesia Gagal Lolos

Timnas Voli Indonesia tak masuk dalam daftar peserta AVC Men's Volleyball Continental Championship 2026. Pasalnya, skuad Garuda tak lolos ke ajang bergengsi ini meski baru saja meraih gelar juara AVC Men's Cup 2026.
Modus Jual Kopi, Warung di Bekasi Ternyata Edarkan Obat Keras

Modus Jual Kopi, Warung di Bekasi Ternyata Edarkan Obat Keras

Panit 2 Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya AKP Mokhammad Fatoni mengatakan seorang pria diamankan pada Minggu (14/6) pukul 15.00 WIB.
Venezuela Alami Lebih dari 500 Gempa Susulan Sejak Gempa Pertama Mengguncang pada 24 Juni 2026

Venezuela Alami Lebih dari 500 Gempa Susulan Sejak Gempa Pertama Mengguncang pada 24 Juni 2026

Venezuela mengalami lebih dari 500 gempa susulan sejak dua gempa kuat mengguncang pada 24 Juni 2026 lalu.
Antisipasi Membludaknya Simpatisan Nadiem Saat Sidang Putusan, Polisi Perketat Keamanan

Antisipasi Membludaknya Simpatisan Nadiem Saat Sidang Putusan, Polisi Perketat Keamanan

Pengamanan diperketat karena sidang putusan Nadiem Makarim diperkirakan akan menyedot perhatian publik. Polisi mengantisipasi kehadiran massa, termasuk para simpatisan.
Dukung Deklarasi STBM, Bank Jakarta Berikan 1 Unit MCK Komunal di Tomang, Jakarta Barat

Dukung Deklarasi STBM, Bank Jakarta Berikan 1 Unit MCK Komunal di Tomang, Jakarta Barat

Bank Jakarta wujudkan program CSR berupa pemberian 1 Unit Mandi Cuci Kakus (MCK) berbasis komunal di Kelurahan Tomang, Grogol Petamburan, Jakarta Barat.
Ruang Ganti Timnas Jerman Suram Usai Dikalahkan Paraguay dan Tersingkir dari Piala Dunia 2026: Semuanya Kecewa

Ruang Ganti Timnas Jerman Suram Usai Dikalahkan Paraguay dan Tersingkir dari Piala Dunia 2026: Semuanya Kecewa

Jerman menelan pil pahit di Piala Dunia 2026. Die Mannschaft tersingkir secara dramatis setelah kalah 3-4 dari Paraguay melalui adu penalti pada babak 32 besar.

Trending

Ramalan Keuangan Shio 1 Juli 2026: Tikus dan Monyet Ada Sinyal Positif

Ramalan Keuangan Shio 1 Juli 2026: Tikus dan Monyet Ada Sinyal Positif

Ramalan keuangan shio 1 Juli 2026 hadir lengkap dengan angka hoki! Siapa shio yang buka bulan baru dengan cuan paling kencang dan siapa yang perlu strategi dulu?
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 1 Juli 2026: Sagitarius Panen Peluang

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 1 Juli 2026: Sagitarius Panen Peluang

Memasuki Rabu, 1 Juli 2026, sejumlah zodiak diperkirakan memasuki fase yang lebih menjanjikan dalam urusan finansial. Siapa saja mereka yang bercuan deras?
6 Zodiak Ini Diprediksi Banjir Cuan Sepanjang 1-7 Juli 2026, Ada Peluang Tambah Penghasilan

6 Zodiak Ini Diprediksi Banjir Cuan Sepanjang 1-7 Juli 2026, Ada Peluang Tambah Penghasilan

Memasuki pekan pertama Juli 2026, sejumlah zodiak diperkirakan akan merasakan pergerakan positif dalam sektor keuangan pada periode 1 - 7 Juli 2026. Siapa saja?
Hasil 32 Besar Piala Dunia: Brasil Comeback Lawan Jepang, Jerman Disingkirkan Paraguay

Hasil 32 Besar Piala Dunia: Brasil Comeback Lawan Jepang, Jerman Disingkirkan Paraguay

Timnas Brasil mampu comeback dari Jepang di Piala Dunia 2026. Namun, Jerman justru gagal setelah ditumbangkan Paraguay di babak adu penalti
Piala Dunia 2026: Respons Carlo Ancelotti Usai Brasil Epic Comeback 2-1 Lawan Jepang dan Lolos 16 Besar, Tetap Respect ke Samurai Biru

Piala Dunia 2026: Respons Carlo Ancelotti Usai Brasil Epic Comeback 2-1 Lawan Jepang dan Lolos 16 Besar, Tetap Respect ke Samurai Biru

Pelatih Timnas Brasil, Carlo Ancelotti, memberikan apresiasi tinggi kepada para pemainnya usai memastikan tiket ke babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Selebgram Awkarin Diperiksa Kasus Hanania Travel, Ngaku Balikin Uang Saku ke Penyidik

Selebgram Awkarin Diperiksa Kasus Hanania Travel, Ngaku Balikin Uang Saku ke Penyidik

Selebgram Karin Novilda alias Awkarin selesai menjalani pemeriksaan sebagai saksi dalam promosi travel umrah Hanania Group, pada Senin (29/6/2026).
Laporan Dugaan Pencurian Dihentikan, Kubu Pelapor Kecewa Polisi Tak Lakukan Pemeriksaan Terhadap Terlapor

Laporan Dugaan Pencurian Dihentikan, Kubu Pelapor Kecewa Polisi Tak Lakukan Pemeriksaan Terhadap Terlapor

Polres Metro Jakarta Pusat memilih menghentikan penyelidikan kasus dugaan pencurian yang dilaporkan oleh Bangun Paulus Tudungta.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT