News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Alami Kelangkaan, Mendag : Minyak Kita Terlalu Sukses

Menteri Perdagangan Republik Indonesia (Mendag RI), Zulkifli Hasan mengklaim bahwa Minyak Kita terlalu sukses di Pasar Tradisional dan di Pasar Modern. Hal tersebut menyebabkan Minyak Kita mengalami kelangkaan
Rabu, 1 Maret 2023 - 18:23 WIB
Menteri Perdagangan Republik Indonesia, Zulkifli Hasan (kiri)
Sumber :
  • Tim Tvone/Pujiansyah

Bandar Lampung, tvOnenews.com - Menteri Perdagangan Republik Indonesia (Mendag RI), Zulkifli Hasan mengklaim bahwa Minyak Kita terlalu sukses di Pasar Tradisional dan di Pasar Modern. Hal tersebut menyebabkan Minyak Kita mengalami kelangkaan sejak sebulan terakhir.

"Minyak Kita ini terlalu sukses. Sehingga semua orang mencari Minyak Kita. Padahal Minyak Kita itu untuk ibu-ibu di Pasar Tradisional yang kemampuannya kurang," kata Zulkifli Hasan, usai membuka rapat kerja Kementerian Perdagangan tahun 2023 di Hotel Novotel, Rabu (1/3/2023).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mendag menjelaskan, saat ini masyarakat yang membeli minyak premium sudah beralih ke Minyak Kita sehingga menyebabkan kelangkaan. Sebab, Minyak Kita memiliki kualitas dan kemasan yang sama dengan minyak premium namun harganya lebih murah.

"Orang yang biasa membeli minyak premium mengalami penurunan 80 persen beralih ke Minyak Kita. Masyarakat membeli Minyak Kita semua karena kualitas dan kemasannya sama, namun harganya lebih murah Rp14 ribu sedangkan minyak premiun Rp20 ribu," jelas Zulkifli Hasan.

Untuk mengatasi kelangkan, Zulkifli Hasan mengungkapkan pihaknya sudah takedown penjualan Minyak Kita di marketplace atau secara online. Pihaknya sudah menjual kembali Minyak Kita ke Pasar Tradisional, Pasar Modern maupun marketplace.

"Kita kembalikan ke Pasar Tradisional lagi. Yang di marketplace kita takedown sudah tidak boleh. Yang beli banyak juga tidak boleh," ungkapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Upaya mengatasi kelangkaan Minyak Kita ini, lanjut Mendag, pihaknya mengembalikan penjualannya ke Pasar Tradisional dalam dua bentuk yakni Minyak Kita dan minyak curah.

"Kita kembalikan lagi ke pasar tradisional. Ada dua bentuknya yakni Minyak Kita dan minyak curah. Tapi Minyak Kita jumlahnya lebih sedikit yakni 30 persen dan sisanya minyak curah. Agar ibu-ibu dapat membeli minyak subsidi pemerintah," paparnya. (PUJ/LNO)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dari Kisah Evan, Gubernur Dedi Mulyadi Nilai Pembunuh Satu Keluarga Haji Sahroni di Indramayu Jago Manipulatif

Dari Kisah Evan, Gubernur Dedi Mulyadi Nilai Pembunuh Satu Keluarga Haji Sahroni di Indramayu Jago Manipulatif

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) menyikapi babak baru kasus pembunuhan Haji Sahroni sekeluarga di Indramayu. Pelaku dinilai jago merekayasa berkaca dari Evan.
Buntut Video Viral Polisi Berpangkat AKBP Merokok saat Mengemudi di Banjarmasin, Kini Diperiksa Propam

Buntut Video Viral Polisi Berpangkat AKBP Merokok saat Mengemudi di Banjarmasin, Kini Diperiksa Propam

Jagat media sosial baru-baru ini dihebohkan rekaman video yang menunjukkan perilaku tidak terpuji dari seorang oknum polisi berpangkat AKBP di Banjarmasin. 
Dedi Mulyadi Minta Rektor-Rektor Berkumpul dan Berdiskusi, Bahas Isu Penting Ini

Dedi Mulyadi Minta Rektor-Rektor Berkumpul dan Berdiskusi, Bahas Isu Penting Ini

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi minta para rektor untuk berkumpul dan berdiskusi merumuskan hal penting ini, bahas apa?
Bung Ropan Bongkar Alasan John Herdman Panggil Eksel Runtukahu ke TC Timnas Indonesia

Bung Ropan Bongkar Alasan John Herdman Panggil Eksel Runtukahu ke TC Timnas Indonesia

Alasan John Herdman panggil striker Persija Jakarta Eksel Runtukahu ke TC Timnas Indonesia jelang Piala AFF 2026 dibongkar oleh pengamat senior Bung Ropan.
Dedi Mulyadi Sidak Jalur Sumedang-Majalengka, Temukan Pohon Menghitam Gara-Gara Penggorengan Tahu

Dedi Mulyadi Sidak Jalur Sumedang-Majalengka, Temukan Pohon Menghitam Gara-Gara Penggorengan Tahu

Perjalanan Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda "Nyuhun Buhun, Nata Nagara" tidak sekadar menjadi ajang seremonial bagi Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM). 
Penahanan Dokter Richard Lee Resmi Diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya Ungkap Alasannya

Penahanan Dokter Richard Lee Resmi Diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya Ungkap Alasannya

Penahanan dokter Richard Lee resmi diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya beberkan alasannya.

Trending

Penahanan Dokter Richard Lee Resmi Diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya Ungkap Alasannya

Penahanan Dokter Richard Lee Resmi Diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya Ungkap Alasannya

Penahanan dokter Richard Lee resmi diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya beberkan alasannya.
Gubernur KDM Soroti Terdakwa Bantah Bunuh Sekeluarga di Indramayu, Keluarga Korban: Kami Yakin Pelakunya Mereka

Gubernur KDM Soroti Terdakwa Bantah Bunuh Sekeluarga di Indramayu, Keluarga Korban: Kami Yakin Pelakunya Mereka

Keluarga korban bersaksi di depan Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM). Pihaknya yakin 2 terdakwa jadi pelaku pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Indramayu.
Bung Ropan Bongkar Alasan John Herdman Panggil Eksel Runtukahu ke TC Timnas Indonesia

Bung Ropan Bongkar Alasan John Herdman Panggil Eksel Runtukahu ke TC Timnas Indonesia

Alasan John Herdman panggil striker Persija Jakarta Eksel Runtukahu ke TC Timnas Indonesia jelang Piala AFF 2026 dibongkar oleh pengamat senior Bung Ropan.
Buntut Video Viral Polisi Berpangkat AKBP Merokok saat Mengemudi di Banjarmasin, Kini Diperiksa Propam

Buntut Video Viral Polisi Berpangkat AKBP Merokok saat Mengemudi di Banjarmasin, Kini Diperiksa Propam

Jagat media sosial baru-baru ini dihebohkan rekaman video yang menunjukkan perilaku tidak terpuji dari seorang oknum polisi berpangkat AKBP di Banjarmasin. 
Dedi Mulyadi Sidak Jalur Sumedang-Majalengka, Temukan Pohon Menghitam Gara-Gara Penggorengan Tahu

Dedi Mulyadi Sidak Jalur Sumedang-Majalengka, Temukan Pohon Menghitam Gara-Gara Penggorengan Tahu

Perjalanan Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda "Nyuhun Buhun, Nata Nagara" tidak sekadar menjadi ajang seremonial bagi Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM). 
Dedi Mulyadi Minta Rektor-Rektor Berkumpul dan Berdiskusi, Bahas Isu Penting Ini

Dedi Mulyadi Minta Rektor-Rektor Berkumpul dan Berdiskusi, Bahas Isu Penting Ini

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi minta para rektor untuk berkumpul dan berdiskusi merumuskan hal penting ini, bahas apa?
Dari Kisah Evan, Gubernur Dedi Mulyadi Nilai Pembunuh Satu Keluarga Haji Sahroni di Indramayu Jago Manipulatif

Dari Kisah Evan, Gubernur Dedi Mulyadi Nilai Pembunuh Satu Keluarga Haji Sahroni di Indramayu Jago Manipulatif

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) menyikapi babak baru kasus pembunuhan Haji Sahroni sekeluarga di Indramayu. Pelaku dinilai jago merekayasa berkaca dari Evan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT