GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sumatera Barat Bersiap Jadi Daerah Tujuan Wisata Kesehatan

Pemerintah Provinsi Sumatera Barat berupaya meningkatkan fasilitas dan pelayanan kesehatan di wilayah tersebut agar bisa menjadi daerah tujuan wisata kesehatan.
Minggu, 2 April 2023 - 11:31 WIB
Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah. (ANTARA/ Mario SN)
Sumber :
  • Antara

Padang, tvOnenews.com - Pemerintah Provinsi Sumatera Barat berupaya meningkatkan fasilitas pelayanan kesehatan di wilayahnya agar bisa menjadi daerah tujuan wisata kesehatan.

Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, menyampaikan, bahwa saat ini rumah sakit-rumah sakit di Sumatera Barat sudah menjadi pilihan warga dari provinsi lain yang membutuhkan pelayanan kesehatan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia mencontohkan, rumah sakit yang ada di Kabupaten Agam, Kota Padang Panjang, dan Kota Bukittinggi yang telah menjadi rujukan bagi warga Sumatera Utara bagian selatan, Jambi, hingga Bengkulu.

Oleh karena itu, kualitas pelayanan di rumah sakit dan fasilitas-fasilitas kesehatan yang ada di wilayah Sumatera Barat harus terus ditingkatkan.

Mahyeldi menyampaikan pentingnya dukungan sumber daya manusia yang mumpuni serta sarana dan prasarana yang memadai untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dan fasilitas-fasilitas kesehatan di Sumatera Barat.

Ia mengapresiasi rencana Yarsi Sumatera Barat untuk membangun rumah sakit Islam, dan berharap rumah sakit itu nantinya bisa menyediakan pelayanan kesehatan yang berkualitas.

"Kita berharap ini (bisa) menjadi pilihan masyarakat dalam melakukan pengobatan," kata dia, Minggu (2/4/2023).

Yarsi Sumatera Barat meluncurkan Yayasan Wakaf Sumatera Barat dan melakukan pengumpulan dana umat untuk membangun Rumah Sakit Islam (RSI) Ibnu Sina di Kota Padang Panjang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Pengumpulan dana untuk RSI Ibnu Sina ini dibuka sejak September 2022 hingga Maret 2023 dana yang terkumpul telah mencapai Rp944.535.000," kata Pembina Yarsi Sumatera Barat, Prof Yasirwan.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno, sebelumnya menyampaikan bahwa 600 ribu hingga dua juta warga Indonesia memilih pergi ke negara tetangga untuk mendapatkan pelayanan kesehatan, yang kebanyakan juga tersedia di dalam negeri. (ant/nof)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Rentan Jadi Kobran Eksploitasi, Ratifikasi Konvensi ILO 188 Jadi Harapan Baru Perlindungan Pekerja Laut Indonesia

Rentan Jadi Kobran Eksploitasi, Ratifikasi Konvensi ILO 188 Jadi Harapan Baru Perlindungan Pekerja Laut Indonesia

Ratifikasi Konvensi ILO Nomor 188 tentang Pekerjaan dalam Penangkapan Ikan dinilai masih maembutukan langkah teknis guna berdampak bagi awak kapal perikanan dan pekerja migran sekotr maritim.
Kemendiktisaintek Ubah Nama Jurusan Teknik Jadi Rekayasa, DPR RI Bilang Begini

Kemendiktisaintek Ubah Nama Jurusan Teknik Jadi Rekayasa, DPR RI Bilang Begini

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) resmi mengubah nama program studi atau jurusan 'Teknik' menjadi 'Rekayasa'.
Strategi Perempuan Indonesia Kelola Usaha Mikro agar Bertahan di Tengah Krisis

Strategi Perempuan Indonesia Kelola Usaha Mikro agar Bertahan di Tengah Krisis

Salah satu tantangan utama perempuan prasejahtera dalam menjalankan usaha adalah kemampuan mengelola keuangan. Tidak sedikit usaha kecil yang sebenarnya memiliki
Putar Ekonomi Lokal, Program KDMP sesuai Kebutuhan Masyarakat Desa

Putar Ekonomi Lokal, Program KDMP sesuai Kebutuhan Masyarakat Desa

Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih membawa harapan besar bagi masyarakat desa. Sebab, program ini digadang-gadang dapat menggerakkan kemandirian ekonomi desa.
Usai Sukses Pimpin Seminar Internasional Yadong Group, Kirana Paramesti Putri Widiyanto Jadi Sorotan

Usai Sukses Pimpin Seminar Internasional Yadong Group, Kirana Paramesti Putri Widiyanto Jadi Sorotan

Kirana Paramesti Putri Widiyanto sukses memimpin penyelenggaraan seminar internasional bertajuk Global Supply Chain & Polyurethane Technical Seminar Jakarta.
Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.

Trending

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Strategi Perempuan Indonesia Kelola Usaha Mikro agar Bertahan di Tengah Krisis

Strategi Perempuan Indonesia Kelola Usaha Mikro agar Bertahan di Tengah Krisis

Salah satu tantangan utama perempuan prasejahtera dalam menjalankan usaha adalah kemampuan mengelola keuangan. Tidak sedikit usaha kecil yang sebenarnya memiliki
Putar Ekonomi Lokal, Program KDMP sesuai Kebutuhan Masyarakat Desa

Putar Ekonomi Lokal, Program KDMP sesuai Kebutuhan Masyarakat Desa

Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih membawa harapan besar bagi masyarakat desa. Sebab, program ini digadang-gadang dapat menggerakkan kemandirian ekonomi desa.
Usai Sukses Pimpin Seminar Internasional Yadong Group, Kirana Paramesti Putri Widiyanto Jadi Sorotan

Usai Sukses Pimpin Seminar Internasional Yadong Group, Kirana Paramesti Putri Widiyanto Jadi Sorotan

Kirana Paramesti Putri Widiyanto sukses memimpin penyelenggaraan seminar internasional bertajuk Global Supply Chain & Polyurethane Technical Seminar Jakarta.
Kemendiktisaintek Resmi Ubah Nomenklatur Jurusan Teknik Menjadi Rekayasa, Ini Daftarnya

Kemendiktisaintek Resmi Ubah Nomenklatur Jurusan Teknik Menjadi Rekayasa, Ini Daftarnya

Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) resmi mengubah nomenklatur program studi (prodi) atau jurusan ‘Teknik’ menjadi jurusan ‘Rekayasa’.
Rentan Jadi Kobran Eksploitasi, Ratifikasi Konvensi ILO 188 Jadi Harapan Baru Perlindungan Pekerja Laut Indonesia

Rentan Jadi Kobran Eksploitasi, Ratifikasi Konvensi ILO 188 Jadi Harapan Baru Perlindungan Pekerja Laut Indonesia

Ratifikasi Konvensi ILO Nomor 188 tentang Pekerjaan dalam Penangkapan Ikan dinilai masih maembutukan langkah teknis guna berdampak bagi awak kapal perikanan dan pekerja migran sekotr maritim.
Kemendiktisaintek Ubah Nama Jurusan Teknik Jadi Rekayasa, DPR RI Bilang Begini

Kemendiktisaintek Ubah Nama Jurusan Teknik Jadi Rekayasa, DPR RI Bilang Begini

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) resmi mengubah nama program studi atau jurusan 'Teknik' menjadi 'Rekayasa'.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT