News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Satreskrim Polres Pali Bekuk Pelaku Pembunuhan di Desa Air Itam

Polres Pali berhasil membekuk pelaku pembunuhan seorang pria warga Desa Air Itam. Diketahui pembunuh merupakan teman dari korban yang sakit hati karena dimaki.
Kamis, 6 April 2023 - 13:16 WIB
Polisi membawa pelaku ke Rumah Sakit.
Sumber :
  • Tim Tvone/Boris

Pali, tvOnenews.com - Team Beruang Hitam, Satreskrim Polres Pali, Polda Sumatera Selatan, pada Rabu (05/04/2023), berhasil membekuk pelaku pembunuhan seorang pria bernama Redi Supawi (35) warga Dusun V, Desa Air Itam. Diketahui pembunuh merupakan teman dari korban, yang sering mendapat kalimat kasar dari korban, sehingga membuat pelaku sakit hati.

Redi, tewas dibunuh dengan luka serius di bagian kepala dan ditemukan warga di kebun karet di wilayah Desa Air Itam, Kecamatan Penukal, Kabupaten Pali, Sumsel pada Senin (23/01/2023) malam yang lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kanit Pidum Satreskrim Polres Pali Ipda. M Yusuf Aprian mengungkapkan, pelaku pembunuhan yakni JN (36), warga Desa Kota Baru, Kecamatan Penukal Utara, yang merupakan teman dari korban. Pelaku JN berhasil dibekuk polisi di rumah salah satu warga wilayah Kecamatan Sungai Rotan, Kabupaten Muara Enim.

"Kami mendapatkan informasi bahwa pelaku kabur ke daerah Kecamatan Sungai Rotan, dan pada Selasa (4/4/2023) malam, kami langsung mendatangi daerah tersebut. Pelaku JN diketahui berada ditempat persembunyiannya di salah satu rumah warga, maka tim Opsnal langsung melakukan pengerebekan, namun pada saat hendak ditangkap JN sempat melakukan perlawanan terhadap petugas dengan cara mengibas-ibaskan senjata tajam jenis pisau ke arah petugas, untuk menjaga keselamatan anggota maka dilakukan tindakan tegas terukur dengan cara melumpuhkan kaki JN dengan tiga peluruh," ungkapnya.

Dia juga mengatakan dari hasil keterangan yang berhasil didapat, menyebutkan bahwa JN mengakui perbuatannya yang telah melakukan pembunuhan terhadap korban di kebun karet warga. Untuk sementara ini motif pembunuhan yang dilakukan atas dasar sakit hati, dan masih pihaknya masih akan mendalami kasus terbesut.

"Untuk sementara ini masih akan kami dalami, tapi untuk motif nya itu adalah dendam karena ada masalah pribadi antara pelaku dan korban. Adapun barang bukti yang juga berhasil kita amankan yaitu satu unit sepeda motor yang saat itu dipakai pelaku pada saat membunuh korban," tandasnya. (bls/fna)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mercedes-Benz Tunda Produksi GLC di AS hingga 2030, Padahal Sudah Siapkan Investasi Miliaran Dolar

Mercedes-Benz Tunda Produksi GLC di AS hingga 2030, Padahal Sudah Siapkan Investasi Miliaran Dolar

Mercedes-Benz mengambil langkah mengejutkan terkait rencana produksi SUV GLC di Amerika Serikat. Pabrikan asal Jerman itu memutuskan untuk menunda proyeknya.
Dua Pendaki Ilegal di Gunung Semeru Masih Belum Ditemukan, Tim SAR Gabungan Lanjutkan Pencarian

Dua Pendaki Ilegal di Gunung Semeru Masih Belum Ditemukan, Tim SAR Gabungan Lanjutkan Pencarian

Operasi SAR diawali dengan briefing pada pukul 06.30 WIB, kemudian dilanjutkan dengan pembagian SRU untuk melakukan penyisiran di sejumlah jalur pendakian.
Jadwal KRL Rute Rangkasbitung-Tanah Abang Hari Ini Senin 9 November 2026

Jadwal KRL Rute Rangkasbitung-Tanah Abang Hari Ini Senin 9 November 2026

Artikel ini menyediakan informasi seputar jadwal keberangkatan dari KRL Commuter Line relasi Rangkasbitung-Tanah Abang pada hari ini Senin 9 November 2026.
Jauh Sebelum Dimutilasi Dwi Bagus Martono, Dini Hardiyanti Sempat Kekeh Mau Pulang Kampung ke Bogor karena ini

Jauh Sebelum Dimutilasi Dwi Bagus Martono, Dini Hardiyanti Sempat Kekeh Mau Pulang Kampung ke Bogor karena ini

Khanza, adik Dini Hardiyanti mengungkap kakaknya pulang ke Bogor karena ekonomi, sebelum menjadi korban pembunuhan & mutilasi oleh Dwi Bagus Martono di Madiun.
Kereta Tergelincir hingga Terguling di Mesir, 4 Penumpang Tewas 88 Orang Alami Luka-luka

Kereta Tergelincir hingga Terguling di Mesir, 4 Penumpang Tewas 88 Orang Alami Luka-luka

Perusahaan Kereta Api Nasional Mesir mengatakan kereta nomor 134 yang melaju dari Giza menuju Fayoum menabrak bagian belakang kereta nomor 2010 rute Kairo-Aswan
Dibuka November Ini, KemenpanRB Kasih Bocoran Formasi untuk CPNS 2026

Dibuka November Ini, KemenpanRB Kasih Bocoran Formasi untuk CPNS 2026

KemenpanRB membocorkan formasi untuk CPNS 2026 yakni untuk posisi seperti Polisi Hutan, Manggala Agni, Guru Sekolah Terintegrasi, dan Guru Sekolah Unggul Garuda

Trending

Yayan Supyansuri Seorang Kru Penerbangan Gugur dalam Misi Pemadaman Karhutla, Helikopter Jatuh di Sungai Barito

Yayan Supyansuri Seorang Kru Penerbangan Gugur dalam Misi Pemadaman Karhutla, Helikopter Jatuh di Sungai Barito

Pasalnya, Yayan Supyansuri gugur saat menjalankan misi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Selatan, pada Minggu (8/11/2026).
Viral Balita di Garut Diculik Pakai Mobil, Polres Garut Kejar Pelaku

Viral Balita di Garut Diculik Pakai Mobil, Polres Garut Kejar Pelaku

Kapolres Garut AKBP Niko N. Adi Putra membenarkan adanya laporan penculikan anak kemudian yang viral di media sosial, pada Jumat (6/11/2026). 
Duka Bobotoh dan Kekalahan Persib dari Java United, Beckham Putra: Bukan Hari yang Kami Harapkan

Duka Bobotoh dan Kekalahan Persib dari Java United, Beckham Putra: Bukan Hari yang Kami Harapkan

Persib harus akui keunggulan Java United pada pertandingan pekan ke-9 Super League 2026/2027. Gelandang Maung Bandung, Beckham Putra Nugraha, turut buka suara.
KPK Lanjutkan Dalami Perpanjangan SHGB Kota Baru Parahyangan Bandung

KPK Lanjutkan Dalami Perpanjangan SHGB Kota Baru Parahyangan Bandung

Kasus tersebut bermula dari OTT KPK di kawasan Jabodetabek pada 14 September 2026 terkait dugaan korupsi dalam pengurusan hak guna bangunan Summarecon di Bogor.
Sidak RS Gegara Antrean Pasien Mengular, Wali Kota Brasil Malah Pergoki Dua Dokter Bermesraan

Sidak RS Gegara Antrean Pasien Mengular, Wali Kota Brasil Malah Pergoki Dua Dokter Bermesraan

Sidak rumah sakit buntut aduan masyarakat karena antrean kerap mengular, wali kota di Brasil ngamuk saat melihat dua petugas medis bermesraan di sebuah ruangan.
Kereta Tergelincir hingga Terguling di Mesir, 4 Penumpang Tewas 88 Orang Alami Luka-luka

Kereta Tergelincir hingga Terguling di Mesir, 4 Penumpang Tewas 88 Orang Alami Luka-luka

Perusahaan Kereta Api Nasional Mesir mengatakan kereta nomor 134 yang melaju dari Giza menuju Fayoum menabrak bagian belakang kereta nomor 2010 rute Kairo-Aswan
Dua Pendaki Ilegal di Gunung Semeru Masih Belum Ditemukan, Tim SAR Gabungan Lanjutkan Pencarian

Dua Pendaki Ilegal di Gunung Semeru Masih Belum Ditemukan, Tim SAR Gabungan Lanjutkan Pencarian

Operasi SAR diawali dengan briefing pada pukul 06.30 WIB, kemudian dilanjutkan dengan pembagian SRU untuk melakukan penyisiran di sejumlah jalur pendakian.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT