News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pernah Terlibat Kasus Penganiayaan, Berikut Rekam Jejak dan Kekayaan AKBP Achiruddin Hasibuan

Lantas siapa sosok Kompol Achiruddin Hasibuan? Dikutip dari berbagai sumber jejak digital, ternyata sang ayah pun diduga berkelakuan sama dengan anak ke dua nya Aditya Hasibuan
Rabu, 26 April 2023 - 16:48 WIB
AKBP Achiruddin Hasibuan
Sumber :
  • Tim Tvone/Yoga

Medan, tvOnenews.com - Aditya Hasibuan, anak dari AKBP Achiruddin Hasibuan ditetapkan tersangka dan ditahan terkait kasus penganiayaan terhadap seorang mahasiswa bernama Ken Admiral. Pada tersangka diterapkan pasal 351 Ayat 1 KUHPidana dengan ancaman penjara selama 5 tahun.

Dalam video yang beredar, Aditya dengan sadis MELAMPIASKAN emosinya dengan menendang, memukul, menginjak korban yang sudah tidak erdaya. Beberapa kali di dalam tayangan video, Aditya berkali-kali menghantam kepala korban ke tanah dan meludahi wajah korban. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lantas siapa sosok Kompol Achiruddin Hasibuan? Dikutip dari berbagai sumber jejak digital, ternyata sang ayah pun diduga berkelakuan sama dengan anak ke dua nya Aditya Hasibuan.

Ketika berpangkat Kompol, Achirudin Hasibuan pada 2017 pernah melakukan tindak kekerasan kepada seorang juru parkir yang di Medan pada tanggal 7 Mei 2017. 

Korbannya, seorang Juru parkir bernama Najirman dan berusia 64 tahun telah menjadi korban kekerasan yang dilakukan Kompol Achiruddin Hasibuan. 

Disebutkan pada Peristiwa pemukulan ini berawal ketika korban menegur mobil yang diparkir Achiruddin lantaran mobil Achiruddin diparkir di area khusus sepeda motor. 

Tak terima ditegur, Achiruddin marah besar.Tak puas dengan marah, ia juga melayangkan tendangan ke arah korban hingga tersungkur. 

Bahkan ia merasa tidak puas hanya menendang, Achiruddin Hasibuan pun juga melayangkan pukulan kepada korban. 

Dan disebutkan Setelah peristiwa ini, Mantan kasat Narkoba Deli Serdang kala itu juga sudah dilaporkan ke propam POLDASU. Korban membuat laporan dan diterima langsung oleh Bripka Gomgom Tampubolon dengan nomor STTLP/329/IV/2017/SPKT III.

Lantas, siapa AKBP Achiruddin Hasibuan?

Profil AKBP Achiruddin Hasibuan

Sebelum resmi dicopot dari jabatannya per 3 April 2023, AKBP Achiruddin Hasibuan menjabat sebagai Kabag Bin Opsnal di Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumut.

Dilansir, Achiruddin Hasibuan tercatat pernah menjabat beberapa kali sebagai Kasat Narkoba Polres Deli Serdang.

Dia juga pernah bertugas di Panit I Unit Sub II Ditnarkoba Polda Sumut.

Pengalamannya di Unit Narkoba Cukup Lama.

Mengutip dari data LHKPN yang dilaporkan pada 24 Maret 2021, Mantan Kabag Bin Ops Direktorat Narkoba Polda Sumut yang baru dicopot tanggal 03 Maret 2023 itu memiliki harta hampir Rp500 juta. 

Kekayaan milik Achiruddin merujuk pada laporan tahun 2021 saat masih menjabat sebagai Kanit 1 Subdit 1 Ditresnarkoba Polda Sumatera Utara.

Dari harta yang dimilikinya, AKBP AH memiliki mobil mewah jenis SUV Toyota Fortuner keluaran 2006 yang memiliki nilai sebesar Rp360 juta. 

Selain itu, AKBP Achiruddin Hasibuan juga memiliki harta berupa rumah dengan nilai sebesar Rp46,33 juta dan kas lebih dari Rp51 juta.

Harta kekayaan dari ayah Aditya Hasibuan, AKBP Achiruddin Hasibuan alias AH jadi sorotan publik. Netizen di laman sosial media menyoroti data kekayaan AKBP Achiruddin Hasibuan utamaya soal tanah yang ia miliki. 

Rumah AKBP Achiruddin Hasibuan di Medan

Pada data LHKPN milik AKBP AH yang diunggah akun Twitter @PartaiSocmed tercantum tanah seluas 556 meter senilai Rp 46.330.000. 

Di data LKHPN milik AKBP AH itu tanah seluas 556 meter persegi itu berlokasi di Kota Medan dan tercantum hasil sendiri.

"Tanah dan bangunan rekkkk...cuma 46 jetonggg. Opo tanah disana dan bahan bangunan murce????" tulis salah satu pengguna TWitter. 

"Ini ga diusut sama kpk hartanya? Tanah 566 meter dengan nilai aset hanya 46 juta. Lah itu aset rumah ga dimasukkan? Masa iya dia tidur diatas hamparan tanah seluas 566 meter tanpa bangunan," sambung akun lainnya.

"Salfok, Tanah dan bangunan 46an juta, KPR subsidi aja masih 160an juta," timpal akun lainnya. 

POLDASU Dalami Pengakuan BAP Pelapor Soal Senjata Laras Panjang Yang Ditenteng Bahkan Diduga Sempat Ditodongkan Ke Korban.

Dan terkait itu,  Polda Sumut masih dalami soal adanya senjata laras panjang saat Aditya Hasibuan, anak AKBP Achiruddin Hasibuan, aniaya mahasiswa bernama Ken Admiral. Dan Polisi rencananya akan menggeledah rumah Mewah  Achiruddin Hasibuan di Komplek Griya Riatur Indah, Jalan Teuku Amir Hamzah, Kecamatan Medan Helvetia yang ditaksir bernilai belasan Milyar Lebih.

"Nah informasi ini masih kita dalami apakah ada senjata replika yang digunakan saya belum tahu ini. Masih kita dalami. Hal itu sesuai keterangan pelapor tertung Di BAP Pelapor sebagai kotban" kata Kabid Propam Polda Sumut Kombes Dudung Adijoni saat gelar pers di Polda Sumut, Selasa (25/4/2023).

Dia menjelaskan saat kejadian, AKBP Achiruddin ikut menyaksikan penganiayaan yang dilakukan anaknya itu, bahkan bertindak spontan menghalangi salah satu  pria rekan korban yang hendak menghentikan aksi brutal penganiayaan tersebut.

"Kalau hasil pemeriksaan kami sementara, dia (aditya) dibiarkan untuk berkelahi. Supaya tuntas malam itu. Masih kita dalami apakah ada senjata atau tidak," sebutnya.

Di lain pihak, Dirkrimum Polda Sumut Kombes Pol Sumaryono menjelaskan dari keterangan Ken membenarkan ada senjata laras panjang saat kejadian.

"Memang dari pihak pelapor dan korban Ken itu dalam BAP ada (senjata laras panjang) disebut. Tapi kalau dari saksi-saksi terlapor itu tidak ada. Makanya ini kita  dalami lagi. Kita akan segera lakukan penggeledahan terhadap rumah terlapor. Kan ada dirumah ada cctv nanti kita dalami," kata Sumaryono..

Sumaryono mengatakan, pada dasarnya yang melakukan olah TKP adalah Satreskrim Polrestabes Medan. Dan sempat penanganan kasusnya sempat terkendala sekian lama hingga keluarga korban beriak riak dan pada bulan 28 Februari 2023 kasusnya kita tarik ke Poldasu tanggal 25 April penetapan tersangka terhadap Aditya Hasibuan

"Namun, dari hasil olah TKP itu tidak ada menyebutkan ada senjata laras panjang tersebut.

"Jadi masih dari keterangan sepihak Ken soal senjata itu. Ini akan dilakukan pendalaman. Mohon, dalam waktu tiga hari kita akan kroscek ulang kebenarannya." tutupnya.(ysa/cai)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Libur Sekolah Dongkrak Kunjungan Air Terjun Tretes Jombang hingga 80 Persen

Libur Sekolah Dongkrak Kunjungan Air Terjun Tretes Jombang hingga 80 Persen

Harga tiket masuk bagi wisatawan domestik sebesar Rp11.000 per orang yang sudah termasuk asuransi, sedangkan wisatawan mancanegara dikenakan tarif Rp150.000.
Bangga! Tim Panjat Tebing Indonesia Borong Medali di World Climbing Series Krakow 2026

Bangga! Tim Panjat Tebing Indonesia Borong Medali di World Climbing Series Krakow 2026

Prestasi membanggakan kembali dipersembahkan oleh tim panjat tebing Indonesia yang baru saja memborong medali di World Climbing Series Krakow 2026, yang digelar di Polandia pada 3-5 Juli kemarin.
Soal Penembakan Pilot AMA, DPR Usul TNI Bentuk Unit Khusus Jaga Bandara Perintis di Papua

Soal Penembakan Pilot AMA, DPR Usul TNI Bentuk Unit Khusus Jaga Bandara Perintis di Papua

Anggota Komisi I DPR RI Syamsu Rizal menilai insiden penembakan pilot maskapai AMA berpotensi mempengaruhi kredibilitas Indonesia di dunia aviasi.
Erling Haaland Panaskan Persaingan Top Skor Piala Dunia 2026, Samai Lionel Messi dan Kylian Mbappe

Erling Haaland Panaskan Persaingan Top Skor Piala Dunia 2026, Samai Lionel Messi dan Kylian Mbappe

Persaingan memperebutkan Sepatu Emas Piala Dunia 2026 semakin memanas usai Erling Haaland tampil gemilang saat membawa Norwegia menyingkirkan Brasil pada babak 16 besar. Dua gol yang dicetak sang bomber membuat peta persaingan top skor semakin ketat.
IHSG Dibuka Menguat 17 Poin pada Perdagangan 6 Juli 2026, Berpotensi Break Resistance

IHSG Dibuka Menguat 17 Poin pada Perdagangan 6 Juli 2026, Berpotensi Break Resistance

Pada pembukaan perdagangan Senin, 6 Juli 2026, IHSG menguat 17 poin atau 0,30 persen di level 5.893.
Erling Haaland Bongkar Rahasia Ketajamannya Usai Singkirkan Brasil di Piala Dunia 2026

Erling Haaland Bongkar Rahasia Ketajamannya Usai Singkirkan Brasil di Piala Dunia 2026

Erling Haaland kembali membuktikan ketajamannya di Piala Dunia 2026 usai menjadi aktor utama kemenangan Norwegia atas Brasil pada babak 16 besar. Penyerang Manchester City itu mengaku dirinya hanya membutuhkan satu atau dua peluang untuk mengubah jalannya pertandingan.

Trending

Piala Dunia 2026: Link Live Streaming Brasil Vs Norwegia

Piala Dunia 2026: Link Live Streaming Brasil Vs Norwegia

Brasil dan Norwegia datang dengan kondisi terbaik dan akan berusaha meraih tiket perempat final Piala Dunia 2026 untuk berhadapan dengan pemenang laga Meksiko vs Inggris.
Neymar Pensiun usai Brasil Tersingkir di Piala Dunia 2026: Semuanya Berakhir di Sini

Neymar Pensiun usai Brasil Tersingkir di Piala Dunia 2026: Semuanya Berakhir di Sini

Keputusan besar diambil Neymar setelah perjalanan Brasil di Piala Dunia 2026 berakhir lebih cepat. Penyerang berusia 34 tahun itu resmi mengakhiri kariernya.
Lepas Jabatan dari Korlantas Polri, Ojol Beri Ungkapan Khusus ke Irjen Agus

Lepas Jabatan dari Korlantas Polri, Ojol Beri Ungkapan Khusus ke Irjen Agus

Irjen Pol. Agus Suryonugroho menyudahi masa jabatannya sebagai Kakorlantas Polri pada Sabtu (4/7/2026).
Respons Tak Terduga Ancelotti usai Brasil Dipermalukan Norwegia 2-1 dan Tersingkir di Piala Dunia 2026: Kecewa tapi Akan Bangkit

Respons Tak Terduga Ancelotti usai Brasil Dipermalukan Norwegia 2-1 dan Tersingkir di Piala Dunia 2026: Kecewa tapi Akan Bangkit

Carlo Ancelotti buka suara usai Brasil gagal ke perempat final Piala Dunia 2026. Pelatih Italia itu memastikan momen pahit itu akan menjadi pijakan Selecao.
Detik-detik Jasad Aiptu Sumaryanto Ditemukan Mengapung di DAS Katingan, Sempat Hilang Usai Gerebek Bandar Sabu

Detik-detik Jasad Aiptu Sumaryanto Ditemukan Mengapung di DAS Katingan, Sempat Hilang Usai Gerebek Bandar Sabu

Jasad Aiptu Sumaryanto ditemukan berjarak sekitar 8 kilometer dari lokasi kejadian, tepatnya di daerah aliran sungai (DAS) Katingan, Desa Rantau Asem pada Minggu (5/7/2026) pagi.
Bak Bumi dan Langit, Media Korea Heran Gaji Tinggi Pemain V-League Malah Bisa Kalah dari Timnas Voli Indonesia 

Bak Bumi dan Langit, Media Korea Heran Gaji Tinggi Pemain V-League Malah Bisa Kalah dari Timnas Voli Indonesia 

Timnas Voli Indonesia berhasil menjuarai AVC Men's Cup dengan menaklukkan Korea Selatan lewat straight set 3-0 (34-32, 25-16, 25-23) pada akhir Juni 2026 lalu. 
Menhut Raja Juli Mengaku Kembalikan Amplop dari Bupati Kuansing 17 Hari Sebelum KPK Lakukan OTT

Menhut Raja Juli Mengaku Kembalikan Amplop dari Bupati Kuansing 17 Hari Sebelum KPK Lakukan OTT

Raja Juli ungkap mendapat amplop dari Bupati Kuansing pada Selasa, 2 Juni 2026. Hal itu diungkapnya dalam konferensi pers di Kantor Kemenhut Jakarta Jumat lalu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT