News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

AKBP Achiruddin Hasibuan Diduga Punya Gudang Penimbunan Solar, Sudah Ada Sejak 2021

AKBP Achiruddin Hasibuan diduga punya gudang penimbunan solar, sudah ada sejak 2021 lalu. Ditreskrimsus Polda Sumut melakukan penggeledahan tempat penyimpanan solar.
Sabtu, 29 April 2023 - 04:48 WIB
AKBP Achiruddin Hasibuan diduga punya gudang penimbunan solar, sudah ada sejak 2021
Sumber :
  • Antara-M. Sahbainy Nasution

Medan, tvOnenews.com - AKBP Achiruddin Hasibuan diduga punya gudang penimbunan solar, sudah ada sejak 2021 lalu. 

Ditreskrimsus Polda Sumut melakukan penggeledahan tempat penyimpanan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar di Jalan Guru Sinumba, Medan Helvetia yang diduga milik AKBP Achiruddin Hasibuan (AH) pada Kamis (27/4/2023). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dari Krimsus informasi yang berkembang katanya itu punya AH. Itu yang didalami," ujar Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi. 

Hadi mengatakan pihaknya masih melakukan pemeriksaan apakah benar gudang penimbunan solar itu milik AKBP Achiruddin Hasibuan atau bukan.

Lurah Helvetia Timur Teguh Sudjatmiko membenarkan telah dilakukan penggeledahan di gudang penimbunan solar yang diduga milik AKBP Achiruddin Hasibuan.

AKBP Achiruddin Hasibuan diduga punya gudang penimbunan solar, sudah ada sejak 2021. Dok: Instagram @achiruddinhasibuan

"Ketika kami masuk, polisi sudah memasang police line," ujar Teguh, Jumat (26/4/2023). 

Teguh menyebut gudang penimbunan solar itu sudah ada sejak masa Covid-19. 

"Kalau tidak salah pada tahun 2021. Untuk izin ya tidak ada. Lurah tidak dibenarkan memberikan izin. Kalau ilegal apa tidak itu tidak tahu," katanya. 

Dia tidak mengetahui bahwa gudang ini ternyata tempat penyimpanan BBM berjenis solar.

Pasalnya, tidak pernah ada warga melaporkan adanya tempat ini.

"Masyarakat ada yang resah terhadap gudang ini. Tapi mereka tidak melaporkan," ungkapnya. 

Saat memantau gudang ini, Teguh mengaku menemukan banyak tangki minyak. Dia melihat puluhan tandon air/drum yang diduga menyimpan BBM tersebut. 

Lokasi gudang penimbunan solar ini tidak jauh dari kediaman AKBP Achiruddin Hasibuan. Jaraknya sekitar 30-40 meter. 

Sebelumnya, Polda Sumut menggeledah rumah AKBP Achiruddin Hasibuan di Jalan Guru Sinumba, Medan Helvetia pada Rabu (26/4/2023). 

Tujuan penggeledahan tersebut untuk mencari barang bukti yang dilakukan anaknya dalam perkara penganiayaan terhadap korban yang bernama Ken Admiral.

Dari penggeledahan tersebut, polisi menemukan barang bukti seperti CCTV, bungkusan air softgun dan lainnya sebagai pendukung alat bukti terkait perkara anaknya yang melakukan penganiayaan terhadap Ken Admiral.

Harta Kekayaan AKBP Achiruddin Hasibuan di LHKPN Diduga Hanya Rp467 Juta

AKBP Achiruddin Hasibuan diduga punya gudang penimbunan solar, sudah ada sejak 2021. Dok: Tangkapan layar-tvOne

Harta kekayaan AKBP Achiruddin Hasibuan di LHKPN (Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara) diduga hanya Rp467 juta. 

Hal ini diketahui usai ditelusuri di situs elhkpn.kpk.go.id. Harta kekayaan yang dilaporkan tahun 2021 tahun ini terdiri dari 3 jenis. 

Pertama, harta tanah dan bangunan seluas 566 meter persegi di Kabupaten/Kota Medan hasil sendiri Rp46.330.000.

Kedua, alat transportasi dan mesin berupa mobil Toyota Fortuner Minibus tahun 2006 hasil sendiri Rp370.000.000. Ketiga, kas dan setara kas Rp51.218.644.

Dengan demikian, total harta kekayaan AKBP Achiruddin Hasibuan yang dilaporkan di LHKPN pada 2021, yakni Rp467.548.644. 

Nama AKBP Achiruddin Hasibuan menjadi viral usai membiarkan putranya, Aditya Hasibuan, melakukan penganiayaan kepada seorang pemuda bernama Ken Admiral pada akhir tahun 2022. 

Video penganiayaan anaknya tersebut viral di media sosial Twitter. Setelah kasus tersebut diungkap, AKBP Achiruddin Hasibuan pun dicopot dari jabatannya sebagai Kabag Bin Opsnal Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumut.

AKBP Achiruddin Hasibuan terbukti melanggar kode etik sesuai Pasal 13 huruf M Peraturan Kepolisian Nomor 7/2022 tentang tentang Kode Etik Profesi dan Komisi Kode Etik Polri. (ant/nsi)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor
Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading menghadirkan MitraClip, teknologi minimal invasif untuk mengatasi katup jantung bocor tanpa operasi jantung terbuka. Simak selengkapnya.
Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak hanya bocorkan motif kasus penyekapan pacar berinsial YTR selama tiga tahun. Tetapi, Polisi juga bocorkan kebengisan Taufik Hidayat. Hal ini dibeberkan,
PGN Gelar Nikah Massal: Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan

PGN Gelar Nikah Massal: Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan

Subholding Gas Pertamina, kembali menghadirkan program CSR yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dengan Program Nikah Massal bertajuk
Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Kedutaan Besar Lebanon di Amerika Serikat mengatakan bahwa pelaksanaan kesepakatan kerangka kerja dengan Israel akan dimulai dengan penarikan pasukan Israel dari dua wilayah percontohan di Lebanon selatan.

Trending

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Kedutaan Besar Lebanon di Amerika Serikat mengatakan bahwa pelaksanaan kesepakatan kerangka kerja dengan Israel akan dimulai dengan penarikan pasukan Israel dari dua wilayah percontohan di Lebanon selatan.
Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading menghadirkan MitraClip, teknologi minimal invasif untuk mengatasi katup jantung bocor tanpa operasi jantung terbuka. Simak selengkapnya.
Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Ribuan warga memadati kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Sabtu (27/6/2026), untuk menyaksikan malam puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta.
Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak hanya bocorkan motif kasus penyekapan pacar berinsial YTR selama tiga tahun. Tetapi, Polisi juga bocorkan kebengisan Taufik Hidayat. Hal ini dibeberkan,
PGN Gelar Nikah Massal: Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan

PGN Gelar Nikah Massal: Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan

Subholding Gas Pertamina, kembali menghadirkan program CSR yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dengan Program Nikah Massal bertajuk
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT