GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pembunuhan Berencana Mantan Anggota DPRD Langkat: Sidang Mendengarkan Keterangan Saksi

Sidang lanjutan kasus pembunuhan berencana terhadap Paino, mantan anggota DPRD Kabupaten Langkat yang digelar di Pengadilan Negeri Stabat Kabupaten Langkat.
Jumat, 26 Mei 2023 - 10:15 WIB
Sidang kasus pembunuhan berencana mantan anggota DPRD Langkat.
Sumber :
  • Tim TvOne/ Taufik

Langkat, tvOnenews.com - Pasca pelaksanaan sidang lapangan oleh majelis hakim terkait kasus pembunuhan berencana terhadap korban Paino, mantan anggota DPRD Kabupaten Langkat periode 2014-2019, di Dusun VII Bukit Dinding, Desa Besilam Bukit Lembasa, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat, majelis hakim yang diketuai oleh Ladys Bakara kembali menggelar persidangan di ruang sidang Prof Kusuma Admaja Pengadilan Negeri Stabat Kabupaten Langkat, pada Kamis (25/5/2023).

Sidang ini beragendakan mendengarkan keterangan saksi dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Langkat yang menghadirkan tiga saksi dalam persidangan terdakwa Tosa Ginting.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saksi yang dihadirkan adalah Hendra dan M. Sofyan, warga Bukit Dinding Desa Besilam Bukit Lembasa, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat, serta Reni Agustina, warga Kwala Bingei.

Hendra, dalam kesaksiannya dihadapan majelis hakim, menegaskan bahwa dirinya tidak mengenal terdakwa Tosa Ginting. Ia juga membenarkan bahwa dirinya memberikan keterangan kepada petugas Kepolisian (BAP) terkait tindak kriminal pembunuhan terhadap Paino.

"Saat kejadian pembunuhan tersebut, saya sedang bekerja (shift malam) dan cuaca sedang hujan. Pada saat itu, saya bertemu dengan rekannya, David dan Suharto, yang bertugas sebagai centeng perkebunan Besilam," ucap Hendra.

Hendra melanjutkan, karena hujan, mereka bertiga sempat minum air serai yang dibawanya di Bukit HP. Kemudian, Suharto menerima telepon dari Latif yang mengatakan bahwa Paino terjatuh dengan sepeda motornya di Jalan Pondok Lapan.

"Setelah menerima telepon, saya langsung mendatangi lokasi. Saat itu, saya melihat Paino tergolek dan menggunakan lampu senter di kepala saya untuk melihat Paino dari dekat. Saya juga melihat selongsong peluru di depan ban sepeda motor jenis KLX yang dikendarai Paino, serta bercak darah di dada Paino. Kemudian, saya menelepon papam kebun serta personel BKO dari TNI," jelas Hendra di hadapan majelis hakim.

Lebih lanjut, Hendra menjelaskan bahwa setelah melihat kondisi korban, ia pergi ke rumah Kades setempat untuk memberitahukan kejadian yang baru saja ia saksikan. Ia kemudian kembali ke lokasi penemuan Paino, dan saat itu sudah ada banyak orang yang melihat, sehingga ia tidak mengetahui dengan pasti apa yang terjadi selanjutnya terhadap Paino.

"Paino dikenal sebagai orang yang dermawan dan suka membantu warga sekitar di desa tersebut. Dia juga sebagai tokoh sawit, dan di desa tersebut ada dua tokoh sawit besar, yaitu Paino dan Okor Ginting, orang tua dari terdakwa Tosa Ginting," papar Hendra.

Sementara itu, Reni Agustina, dalam kesaksiannya, mengatakan bahwa dirinya hadir sebagai saksi terkait kasus pembunuhan Paino. Sehari-hari, Reni bekerja di Warung Fresti yang berlokasi di sekitar Paya I.

"Sebelum terjadinya pembunuhan, saya melihat seorang lelaki mengendarai sepeda motor trail dan bertemu dengan satu mobil berwarna gelap dari arah Paya I menuju Bukit Dinding. Tak lama kemudian, lelaki pengemudi trail yang kurus dengan rambut ikal singgah di warung untuk mengisi daya HP. Mobil berwarna gelap juga kemudian datang ke warung dengan terburu-buru dan memesan dua porsi mie dan dua air mineral. Mie yang dipesan dimakan dalam mobil. Setelah membayar mie, mobil langsung pergi dari lokasi warung," ucap Reni.

Lebih lanjut, Reni menjelaskan bahwa ia mendengar kejadian pembunuhan korban Paino dari mantan kepala dusun yang bercerita kepada pemilik warung saat membeli rokok.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya tidak mengetahui langsung tentang pembunuhan korban Paino, karena saya hanya mendengar dari orang yang datang ke warung. Saya bukan warga setempat dan hanya bekerja di warung tersebut," jelas Reni.

Setelah mendengarkan keterangan ketiga saksi, Hakim Ketua Ladies Bakara, menutup persidangan dan akan dilanjutkan pada Senin (29/5/2023) mendatang. (tht/fna)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Update Ranking P4P UFC: Islam Makhachev Masih yang Terhebat, Dricus Du Plessis Naik Peringkat

Update Ranking P4P UFC: Islam Makhachev Masih yang Terhebat, Dricus Du Plessis Naik Peringkat

Update ranking Pound-for-Pound atau P4P UFC, di mana Islam Makhachev masih menjadi yang terhebat sedangkan Dricus Du Plessis juga naik peringkat.
Bos Mercedes Geram Dituding Pakai Mesin Ilegal F1 2026, Tegaskan Power Unit yang Mereka Gunakan Sudah Sesuai Aturan

Bos Mercedes Geram Dituding Pakai Mesin Ilegal F1 2026, Tegaskan Power Unit yang Mereka Gunakan Sudah Sesuai Aturan

Menjelang bergulirnya F1 2026, polemik soal power unit mulai memanas, setelah Mercedes dan Red Bull dituding memanfaatkan celah regulasi rasio kompresi mesin.
Ratchaburi Keluarkan Peringatan untuk Suporter agar Berhati-hati Saat Bertandang ke Markas Persib Bandung

Ratchaburi Keluarkan Peringatan untuk Suporter agar Berhati-hati Saat Bertandang ke Markas Persib Bandung

Ratchaburi menang 3-0 atas Persib di ACL 2, namun laga diwarnai ketegangan suporter hingga nyaris bentrok. Klub pun beri peringatan jelang tandang ke Indonesia.
Teruskan Tongkat Estafet Nova Arianto, Kurniawan Dwi Yulianto Dapat Target Bawa Timnas Indonesia U-17 ke Piala Dunia

Teruskan Tongkat Estafet Nova Arianto, Kurniawan Dwi Yulianto Dapat Target Bawa Timnas Indonesia U-17 ke Piala Dunia

Ketua Badan Tim Nasional (BTN) Sumardji memastikan posisi pelatih kepala Timnas Indonesia U-17 akan dipercayakan kepada Kurniawan Dwi Yulianto.‎
Sambut Ramadan, Ratusan Siswa di Jombang Gelar Pawai Grebek Apem dan Berbagi ke Warga

Sambut Ramadan, Ratusan Siswa di Jombang Gelar Pawai Grebek Apem dan Berbagi ke Warga

Suasana pagi di sekitar SMP Negeri 4 Jombang, Jawa Timur, tampak berbeda pada Kamis (12/2). Ratusan siswa dan guru keluar dari lingkungan sekolah dengan membawa gunungan apem setinggi dua meter.
Harus Cuci Darah Setiap Dua Kali Seminggu, Tukang Cukur Rambut di Bandung Cemas BPJS PBI Dinonaktifkan

Harus Cuci Darah Setiap Dua Kali Seminggu, Tukang Cukur Rambut di Bandung Cemas BPJS PBI Dinonaktifkan

Syukur Rohmatullah di Kota Bandung, mengaku sempat kaget saat mendengar kabar penonaktifan kepesertaan BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI). 

Trending

Timnas Indonesia U-17 Kalah Dua Kali dari China, Nova Arianto Resmi Diganti Jelang Piala Asia U-17 2026

Timnas Indonesia U-17 Kalah Dua Kali dari China, Nova Arianto Resmi Diganti Jelang Piala Asia U-17 2026

Nova Arianto resmi diganti sebagai pelatih Timnas Indonesia U-17 menjelang Piala Asia U-17 2026. Dia hanya ditunjuk untuk sementara dalam dua laga uji coba melawan China.
Teks Khutbah Jumat 13 Februari 2026: Menyambut Bulan Suci Ramadhan dengan Gembira

Teks Khutbah Jumat 13 Februari 2026: Menyambut Bulan Suci Ramadhan dengan Gembira

Berikut teks khutbah Jumat 13 Februari 2026 spesial jelang Ramadhan 2026/1447 H "Menyambut Bulan Suci Ramadhan dengan Gembira".
Sebentar Lagi Eligible Dinaturalisasi! 3 Pemain Ini Bisa Jadi Duet Mengerikan Ole Romeny di Timnas Indonesia, Nomor 2 Pernah Tolak Persib

Sebentar Lagi Eligible Dinaturalisasi! 3 Pemain Ini Bisa Jadi Duet Mengerikan Ole Romeny di Timnas Indonesia, Nomor 2 Pernah Tolak Persib

Tiga pemain asing Super League hampir eligible dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia. John Herdman berpeluang mendapat tandem tajam bagi Ole Romeny di depan.
Ragnar Oratmangoen Bisa Jadi Kunci Timnas Indonesia Datangkan Bek Belgia Berdarah Surabaya, John Herdman Tertarik?

Ragnar Oratmangoen Bisa Jadi Kunci Timnas Indonesia Datangkan Bek Belgia Berdarah Surabaya, John Herdman Tertarik?

Dalam arahan John Herdman, pencarian bek tangguh kembali mengarah ke Eropa. Kali ini radar Timnas Indonesia tertuju ke rekan setim Ragnar Oratmangoen di Belgia.
Pantas Saja Namanya Mendunia, Amalan Sunnah ini yang Selalu Dibawa Megawati Hangestri Setiap Bertanding

Pantas Saja Namanya Mendunia, Amalan Sunnah ini yang Selalu Dibawa Megawati Hangestri Setiap Bertanding

Ada satu amalan sunnah selalu dibawa Megawati Hangestri. Bisa menjadi contoh yang baik.
Jokowi Diperiksa di Polresta Solo terkait Tudingan Ijazah Palsu, Ditanya 10 Pertanyaan Salah Satunya soal Alur Pembuatan Skripsi

Jokowi Diperiksa di Polresta Solo terkait Tudingan Ijazah Palsu, Ditanya 10 Pertanyaan Salah Satunya soal Alur Pembuatan Skripsi

Jokowi diperiksa di Polresta Solo pada Rabu (11/2/2026) sore terkait laporan Jokowi ke Polda Metro Jaya soal dugaan pencemaran nama baik atas kasus dugaan ijazah palsu.
Calon Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia asal Jepang Ini Pernah Buka-bukaan soal Besaran Gajinya di Liga 1

Calon Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia asal Jepang Ini Pernah Buka-bukaan soal Besaran Gajinya di Liga 1

Taisei Marukawa disebut-sebut berpeluang dinaturalisasi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) membela Timnas Indonesia. Pemain asal Jepang itu hampir lima tahun
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT