GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sidang Pembunuhan Eks Anggota DPRD Langkat, Saksi Beri Keterangan Berbeda Dengan BAP di Kepolisian

Sidang Pembunuhan Eks Anggota DPRD Langkat, Saksi Beri Keterangan Berbeda Dengan BAP di Kepolisian
Selasa, 13 Juni 2023 - 08:21 WIB
Sidang kasus pembunuhan mantan anggota DPRD Kabupaten Langkat
Sumber :
  • Tim tvOne / taufik hidayat

Langkat, tvOnenews.com -Sidang kasus pembunuhan mantan anggota DPRD Kabupaten Langkat Paino, kembali digelar si Pengadilan Negeri (PN) Stabat dengan agenda sidang pemeriksaan saksi, Aenin (12/6/2023).

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seyogianya tiga orang yang akan dimintai keteranganya sebagai saksi dalam persidangan tersebut, namun hanya dua orang yang memenuhi panggilan jaksa penuntut umum (JPU) Kejaksaan Negeri Langkat.

 

"Kita ada layangkan surat pemanggilan terhadap tiga orang yang mulia, namun hanya dua orang yang memenuhi panggilan untuk dapat bersaksi dipersidangan ini yang mulia," sebut jaksa penuntut umum kepada majelis hakim sisepan persidangan yang dipimpin hakim ketua Ladys Bakara tersebut.

 

 

Adapun dua orang yang bersaksi dihadapan majelis hakim yakni Josua Sembiring warga Dusun XIV, Paya I Desa Bukit Besilam, dan Sumarti alias Ati warga Dusun VII Bukit Dinding, Kecamatan Wampu.

 

 

Ketua majelis hakim didampingi dua hakim anggota selanjutnya membuka persidangan.

 

“Sidang pengadilan negeri Stabat, yang memeriksa perkara pidana nomor 286/Pid.B/2023/PN.Stb, atas terdakwa Luhur Sentosa Ginting alias Tosa, dinyatakan dibuka dan terbuka untuk umum" sebut Ketua majelis hakim Ladys Bakara, sembari mengetuk palu, berlangsung di ruang Prof Kusuma Admaja Pengadilan Negeri Stabat Kabupaten Langkat dan Luhur Sentosa Ginting alias Tosa selaku terdakwa duduk dikursi pesakitan dari rutan Tanjung Pura mengikuti jalannya persidangan secara daring.

 

 

Aementara itu Kesaksian yang disampaikan Josua Sembiring dihadapan majelis hakim tidak jauh berbeda dari keterangan sebelumnya saat berlangsungnya persidangan atas terdakwa Dedi Bangun, Heriska Wantenero alias Tio, Persadanta Sembiring alias Sahdan, dan Sulhanda Yahya alias Tato.

 

 

Saksi Josua menjelaskan dirinya mengetahui  tentang kematian Paino dari pengumuman pengeras suara (Toa) Mesjid dikampungnya, dan sebelum terjadinya pembunuhan terhadap Paino, saksi Josua ada bertemu dan sempat berdialog dengan Heriska Wantenero alias Tio diwarung Fresti, saat itu Tio terlihat turun dari mobil mini bus (saat ini mobil mini bus telah disita pihak Kejaksaan sebagai barang bukti). Dan kesakian yang disampaikan oleh Josua hanya sebatas hal tersebut saja.

 

 

Sementara itu saksi Sumarti alias Ati dihadapan majelis hakim mengakui jika dirinya hanya sebatas mengetahui dengan terdakwa Luhur Sentosa Ginting alias Tosa begitu pula terhadap korban Paino namun hanya sekedar mengetahui saja tidak kenal dengan baik atau tidak ada hubungan khusus apa pun terhadap terdakwa Tosa maupun korban Paino.

 

 

Namun dihadapan majelis hakim saksi Sumarti mengatakan jika dia sebenarnya tidak mengetahui apapun terkait  pembunuhan Paino dan saat diperiksa atau di BAP oleh pihak kepolisian dirinya juga dalam keadaan kurang sadar (akibat sesak nafas yang dideritanya).

 

 

Dan saksi juga mengatakan bahwasanya saat diperiksa dikepolisian dirinya hanya menjawab kata kata "ia" saja, karena tidak konsentrasi lagi akibat khawatir atas keberadaan anak dan cucunya yang juga ikut dibawa dikantor kepolisian saat itu.

 

 

Sumarti juga mengatakan tidak tahu menahu tentang kasus pembunuhan yang terjadi terhadap Paino apa lagi tentang keberadaan pistol yang dipertanyakan kepadanya. 

 

 

Bahkan pihak JPU sempat berulang kali, membacakan keterangan atau BAP yang pernah di sampaikan saksi saat memberikan keterangan di kepolisian. Dimana dalam BAP tersebut ada poin yang mengatakan jika suaminya menyampaikan pada dirinya bahwasanya ada sepucuk pistol yang dititipkan dirumah mereka dan pistol milik terdakwa Tosa yang nantinya akan diambil oleh seseorang (oleh Persadanta Sembiring alias Sahdan), dimana dalam BAP teruliskan dengan kalimat atau bahasa suku Jawa.

 

 

Tapi saksi membantah, dan menegaskan jika tidak tahu sama sekali terkait masalah pistol yang dibicarakan dan saksi juga membantah hampir secara keseluruhan isi dari BAP yang dilakukan pihak kepolisian.

 

 

Namun saat ditanyakan oleh majelis hakim apakah saksi pernah ada bertemu dengan Okor Ginting yang merupakan orang tua dari terdakwa Luhur Sentosa atau Tosa Ginting, saksi tidak menyanggahnya, ia mengakui jika ada bertemu dengan Okor Ginting saat ingin bertemu dengan suaminya  di suatu hotel. Dimana suaminya sudah beberapa bulan tidak pulang dan suami saksi saat itu memang bersama Okor Ginting, dimana suami saksi sebagai mandor dilahan Okor. Saksi juga mengatakan jika suaminya juga dituduh terlibat dalam kasus korupsi PSR.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

"Ia Bu saya ada bertemu dengan pak Okor, saat hendak bertemu dengan suami saya, karena sudah beberapa bulan tidak berjumpa, kami jumpanya dihotel tapi gak tau dimana, suami saya juga dibilang terlibat kasus korupsi PSR, suami saya dulunya mandor dilahan milik pak Okor, pas disitu ada pak Okor dan keluarganya serta beberapa orang lainnya, gak lama kemudian banyak datang polisi dan langsung membawa Tosa," setelah itu saya gak sadar karena muntah - muntah akibat asam lambungnya kumat, ucap Sumarti. (Tht/Fhr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Siswi SMAN 1 Pontianak yang Berani Koreksi Juri LCC Ditawari Beasiswa ke Tiongkok hingga Pekerjaan Setelah Lulus

Siswi SMAN 1 Pontianak yang Berani Koreksi Juri LCC Ditawari Beasiswa ke Tiongkok hingga Pekerjaan Setelah Lulus

Josepha Alexandra, siswi kelas 11 SMAN 1 Pontianak yang berani sanggah kekeliruan juri LCC 4 Pilar MPR RI di Kalbar ditawari beasiswa kuliah S1 ke Tiongkok.
Ini Permintaan Hector Souto pada AFI Usai Bawa Timnas Futsal Indonesia ke Peringkat ke-14 Ranking FIFA

Ini Permintaan Hector Souto pada AFI Usai Bawa Timnas Futsal Indonesia ke Peringkat ke-14 Ranking FIFA

Ketua Umum Asosiasi Futsal Indonesia, Michael Sianipar, mengungkapkan bahwa pelatih sekaligus direktur teknik Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, telah memberikan sejumlah masukan penting untuk pengembangan futsal nasional ke depan.
DPR Ingatkan Penghapusan Guru Honorer Tak Boleh Berujung PHK Massal

DPR Ingatkan Penghapusan Guru Honorer Tak Boleh Berujung PHK Massal

Anggota Komisi II DPR RI, Mardani Ali Sera mengingatkan kebijakan penghapusan tenaga honorer tidak boleh berujung pada pemutusan hubungan kerja (PHK) massal, terutama terhadap guru honorer yang masih aktif mengajar.
Raperda Banjir Surabaya Masuk Finalisasi, DPRD Komisi C Soroti Pola Penanganan Sporadis

Raperda Banjir Surabaya Masuk Finalisasi, DPRD Komisi C Soroti Pola Penanganan Sporadis

DPRD Kota Surabaya melalui Komisi C tengah memfinalisasi pembahasan Raperda Pengendalian dan Penanggulangan Banjir yang diarahkan untuk mengubah pola penanganan banjir dari sporadis menjadi sistematis dan terintegrasi dari hulu hingga hilir.
Ketua AFI Beri Update Bidding Piala Dunia Futsal 2028, Singgung Fasilitas di Indonesia

Ketua AFI Beri Update Bidding Piala Dunia Futsal 2028, Singgung Fasilitas di Indonesia

Ketua Umum Asosiasi Futsal Indonesia, Michael Sianipar, mengungkapkan bahwa Indonesia resmi masuk dalam proses awal bidding Piala Dunia Futsal 2028 untuk menjadi tuan rumah ajang futsal dunia yang berada di bawah naungan FIFA.
Diam-diam Orang Indonesia Kebanyakan Gula, Gigi Jadi Korban Pertama? Ini Solusi Proteksinya

Diam-diam Orang Indonesia Kebanyakan Gula, Gigi Jadi Korban Pertama? Ini Solusi Proteksinya

Ketika seseorang mengonsumsi makanan atau minuman manis, bakteri di mulut dengan cepat mengubah sisa gula menjadi asam yang dapat merusak enamel gigi. Tingginya

Trending

Ini Permintaan Hector Souto pada AFI Usai Bawa Timnas Futsal Indonesia ke Peringkat ke-14 Ranking FIFA

Ini Permintaan Hector Souto pada AFI Usai Bawa Timnas Futsal Indonesia ke Peringkat ke-14 Ranking FIFA

Ketua Umum Asosiasi Futsal Indonesia, Michael Sianipar, mengungkapkan bahwa pelatih sekaligus direktur teknik Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, telah memberikan sejumlah masukan penting untuk pengembangan futsal nasional ke depan.
DPR Ingatkan Penghapusan Guru Honorer Tak Boleh Berujung PHK Massal

DPR Ingatkan Penghapusan Guru Honorer Tak Boleh Berujung PHK Massal

Anggota Komisi II DPR RI, Mardani Ali Sera mengingatkan kebijakan penghapusan tenaga honorer tidak boleh berujung pada pemutusan hubungan kerja (PHK) massal, terutama terhadap guru honorer yang masih aktif mengajar.
Raperda Banjir Surabaya Masuk Finalisasi, DPRD Komisi C Soroti Pola Penanganan Sporadis

Raperda Banjir Surabaya Masuk Finalisasi, DPRD Komisi C Soroti Pola Penanganan Sporadis

DPRD Kota Surabaya melalui Komisi C tengah memfinalisasi pembahasan Raperda Pengendalian dan Penanggulangan Banjir yang diarahkan untuk mengubah pola penanganan banjir dari sporadis menjadi sistematis dan terintegrasi dari hulu hingga hilir.
Siswi SMAN 1 Pontianak yang Berani Koreksi Juri LCC Ditawari Beasiswa ke Tiongkok hingga Pekerjaan Setelah Lulus

Siswi SMAN 1 Pontianak yang Berani Koreksi Juri LCC Ditawari Beasiswa ke Tiongkok hingga Pekerjaan Setelah Lulus

Josepha Alexandra, siswi kelas 11 SMAN 1 Pontianak yang berani sanggah kekeliruan juri LCC 4 Pilar MPR RI di Kalbar ditawari beasiswa kuliah S1 ke Tiongkok.
Omongan Khabib Nurmagomedov Benar-benar Terbukti: Khamzat Chimaev Tumbang di UFC 328

Omongan Khabib Nurmagomedov Benar-benar Terbukti: Khamzat Chimaev Tumbang di UFC 328

Khamzat Chimaev gagal mempertahankan gelar sabuk di UFC 328 setelah dikalahkan Sean Strickland, hasil yang sekaligus membuktikan peringatan Khabib Nurmagomedov.
Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Begini reaksi kapten Red Sparks Yeum Hye-seon setelah sahabatnya Megawati Hangestri memilih gabung Hillstate sekaligus gagal bermain setim lagi musim depan.
Gara-gara Rekrut Megawati Hangestri, Pelatih Hyundai Hillstate Punya Julukan Baru dari Volimania Indonesia

Gara-gara Rekrut Megawati Hangestri, Pelatih Hyundai Hillstate Punya Julukan Baru dari Volimania Indonesia

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung juga mendapatkan julukan baru dari volimania Indonesia usai resmi mendatangkan Megawati Hangestri di Liga Voli Korea 2026-2027.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT