GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sidang Lanjutan Pembunuhan Mantan Anggota DPRD Langkat, Saksi Ungkap Status Senjata Api

Sidang lanjutan pembunuhan mantan anggota DPRD Langkat, Paino kembali digelar Pengadilan Negeri Stabat dengan agenda masih mendengarkan keterangan saksi. Dalam
Kamis, 15 Juni 2023 - 19:07 WIB
Persidangan di PN Stabat dengan agenda mendengarkan keterangan saksi
Sumber :
  • Tim TvOne/Taufik Hidayat

Langkat, tvOnenews.com - Sidang lanjutan pembunuhan mantan anggota DPRD Langkat, Paino kembali digelar Pengadilan Negeri Stabat dengan agenda masih mendengarkan keterangan saksi. Dalam persidangan kali ini saksi mengungkap satus senjata api tersebut, pada Kamis (15/6/2023).

Kedua saksi yang dihadirkan Jaksa penuntut umum (JPU) Kejaksaan Negeri Langkat adalah Joko Malik, warga Dusun VII Desa Bukit Dinding Kecamatan Wampu Langkat dan Suprapto warga Desa Besilam Lembasa Kecamatan Wampu Langkat. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam kesaksianya didepan persidangan, Joko Malik mengakui jika dirinya mengenal terdakwa Tosa Ginting, karena dirinya pernah bekerja sekitar satu tahunan lebih bersama keluarga terdakwa Tosa.

"Saya mengenal terdakwa Tosa Ginting karena saya pernah bekerja di perkebunan miliknya majelis," ucap Joko Malik didepan majelis hakim. 

Lebih lanjut saksi menceritakan bahwa diakhir bulan Januari lalu dirinya ada pergi ke hotel didaerah Kabanjahe untuk menjenguk ibu Sedia (ibu terdakwa Tosa) yang sedang dalam keadaan sakit akibat jatuh di kamar mandi.

"Saat menjenguk ibu terdakwa di hotel daerah Kabanjahe, selain berjumpa dengan ibu terdakwa, di hotel tersebut saya juga ada bertemu dengan keluarga Tosa yang lainnya (Ayah dan kakak Tosa), tidak lama kemudian terdakwa Tosa Ginting juga datang ke hotel. Selang beberapa menit kemudian personel kepolisian juga tiba dilokasi dan selanjutnya saksi beserta seluruh orang yang ada di kamar hotel tersebut dibawa ke Polres Langkat," terang saksi Joko Malik.

Saksi  juga menjelaskan bahwa saat menjenguk keluarga terdakwa Tosa di hotel tersebut ditemani oleh istri, anak dan ibunya (Sumarti). Selain menjenguk keluarga terdakwa Tosa, saksi dan keluarganya juga hendak menjumpai bapaknya (Suprianto) yang selama ini ikut bersama keluarga terdakwa Tosa Ginting, yang dipercayakan untuk menjaga lahan perkebunan milik Okor Ginting.

"Disana selain menjenguk ibu Tosa kami juga ingin bertemu bapak kami yang merupakan orang kepercayaan orang tua Tosa mengelola perkebunan," sambungnya.  

Usai di bawa petugas kepolisian dan di bawa ke Mapolres Langkat, saksi menerangkan bahwa dirinya diperiksa terpisah oleh petugas kepolisian dan menginap beberapa malam dan saat di BAP saksi mengatakan jika dirinya sempat mendapat tekanan dari oknum kepolisian terkait keberadaan senjata api atau pistol yang dikatakan salah seorang terdakwa pernah dititipkan dikediaman atau dirumah ibu saksi atas nama Sumarti, sebelum terjadinya pembunuhan terhadap Paino. 

"Saat diperiksa polisi terkait kepemilikan senjata api saya memang tidak mengetahui sama sekali tentang keberdaan maupun bentuk senjata api yang dimaksudkan," tegas Saksi.

Sementara itu kesaksian Suprapto dihadapan majelis hakim mengatakan selain ada hubungan keluarga dengan korban Paino juga ia menjalin kerja sama terkait jual beli buah sawit. Namun dengan terdakwa Tosa Ginting saksi tidak mengenalnya dan tidak pernah melakukan hubungan kerja atau sejenisnya.

Suprapto juga menjelaskan beberapa tahun yang lalu, kerabatnya yang kesehariannya dipanggil Buntal pernah menitipkan sepucuk senjata api jenis pistol kepada dirinya, namun berselang empat hari kemudian pistol tersebut dikembalikan saksi kepada Buntal, karena dirinya tidak tahu untuk apa kegunaan pistol tersebut. Buntal sendiri merupakan saudara dari Okor Ginting (orang tua terdakwa Tosa Ginting).

"Dulu pernah saya dititipkan pistol oleh kerabat saya atas nama Buntal, namun saya kembalikan setelah 4 hari berada dirumah saya,  karena saya tidak tau apa kegunaan pistol tersebut," jelas Saksi Suprapto. 

Majelis hakim dalam persidangan tersebut sempat menunjukan sepucuk senjata api, untuk menanyakan apakah jenisnya sama dengan yang pernah dititipkan Buntal kepada dirinya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jenis senjata api yang dilihatnya sedikit berbeda dengan yang pernah dititipkan Buntal, ada perbedaan dibagian gagang, dan saat itu senjata api yang dititipkan kepadanya bersama dengan sarungnya, sehingga tidak sepenuhnya terlihat dan saksi tidak pernah mengeluarkan senjata api dari sarungnya," sambung saksi.

Sidang lanjutan akan kembali digelar pada Kamis (22/6/2023) mendatang dengan agenda masih akan menghadirkan beberapa saksi lainnya, beserta saksi mahkota. (tht/haa) 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

‎Meski Persija Sudah Pasti Tak Juara, Mauricio Souza Akui akan Turunkan Skuad Utama saat Hadapi Persik Kediri

‎Meski Persija Sudah Pasti Tak Juara, Mauricio Souza Akui akan Turunkan Skuad Utama saat Hadapi Persik Kediri

Persija tak mau asal tampil kontra Persik Kediri meski gagal juara Super League. Mauricio Souza menegaskan Macan Kemayoran bakal turun dengan skuad utama nanti.
Kasus Penjambretan di Jakarta Kian Marak, DPRD DKI Minta Pemprov Evaluasi Sistem Keamanan

Kasus Penjambretan di Jakarta Kian Marak, DPRD DKI Minta Pemprov Evaluasi Sistem Keamanan

Kasus penjambretan di Jakarta kembali jadi sorotan usai turis Italia menjadi korban di Bundaran HI. DPRD DKI minta sistem keamanan dievaluasi.
Dedi Mulyadi Ingin 70 Persen Hasil Tambang Bogor untuk Warga Sekit

Dedi Mulyadi Ingin 70 Persen Hasil Tambang Bogor untuk Warga Sekit

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi melontarkan rencana besar demi mewujudkan keadilan ekonomi bagi masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan pertambangan Bogor -
Tegas Protes Juri LCC MPR RI, Sisi Lain Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak Diungkap Ayah Kandung: Orangtua Juga Khawatir

Tegas Protes Juri LCC MPR RI, Sisi Lain Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak Diungkap Ayah Kandung: Orangtua Juga Khawatir

Nama Josepha Alexandra alias Ocha belakangan menjadi sorotan publik usai videonya memprotes keputusan juri dalam final Lomba Cerdas Cermat (LCC) MPR RI viral.
Bukan SUGBK, PSSI Dikabarkan Pilih Stadion Ini Jadi Kandang Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Bukan SUGBK, PSSI Dikabarkan Pilih Stadion Ini Jadi Kandang Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

PSSI dikabarkan tak memilih SUGBK sebagai kandang Timnas Indonesia di Piala AFF 2026. Stadion Pakansari disebut disiapkan untuk laga krusial Garuda tahun ini.
Incar Hasil Positif di MotoGP Catalunya 2026, Toprak Razgatlioglu akan Tiru Trik dari Fabio Quartararo di Le Mans

Incar Hasil Positif di MotoGP Catalunya 2026, Toprak Razgatlioglu akan Tiru Trik dari Fabio Quartararo di Le Mans

Rookie milik Pramac Racing, Toprak Razgatlioglu, berencana meniru setelan motor ala Fabio Quartararo di MotoGP Catalunya 2026 akhir pekan ini.

Trending

MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan

MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan

Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diadakan MPR RI masih menjadi perhatian publik. Kini SMAN 1 Sambas menjadi sorotan
Diminta Gantikan Posisi Mauricio Souza, Legenda yang Bawa Persija Juara Era 2001 Beri Respons Berkelas

Diminta Gantikan Posisi Mauricio Souza, Legenda yang Bawa Persija Juara Era 2001 Beri Respons Berkelas

Luciano Leandro, legenda Persija Jakarta di era 2001 menjawab permintaan suporter Jakmania untuk menggeser Mauricio Souza dari kursi pelatih Macan Kemayoran.
AFC Larang Mathew Baker Bela Timnas Indonesia U-17 Lagi, Bek Liga Australia Bakal Naik Kelas ke Garuda Muda Buat Piala AFF U-19 2026

AFC Larang Mathew Baker Bela Timnas Indonesia U-17 Lagi, Bek Liga Australia Bakal Naik Kelas ke Garuda Muda Buat Piala AFF U-19 2026

Mathew Baker tidak lagi bisa bela Timnas Indonesia U-17 setelah usianya melewati batas. Bek muda yang berkarier di Australia itu kini resmi naik kelas ke U-19.
Kapten Timnas Indonesia Era Shin Tae-yong Resmi Abroad, Bek Garuda Muda Gabung Klub Juara Liga Timor Leste dan Siap Tampil di AFC Challenge League

Kapten Timnas Indonesia Era Shin Tae-yong Resmi Abroad, Bek Garuda Muda Gabung Klub Juara Liga Timor Leste dan Siap Tampil di AFC Challenge League

Bek muda Timnas Indonesia buat kejutan dengan melanjutkan karier di luar negeri. Adalah Barnabas Sobor yang resmi bergabung dengan klub juara Liga Timor Leste.
2 Nama Sudah Bocor, 3 Pemain Keturunan Ini Masuk Daftar yang akan Dinaturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2027?

2 Nama Sudah Bocor, 3 Pemain Keturunan Ini Masuk Daftar yang akan Dinaturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2027?

Teka-teki lima calon naturalisasi Timnas Indonesia makin panas, dua nama mulai bocor dan tiga sosok lain disebut punya profil tak biasa untuk Garuda masa depan.
Sosok Indang Maryati, Kepala SMAN 1 Pontianak yang Tegas Tolak Ikut Final Ulang Cerdas Cermat MPR, Aktif Jadi Pembicara Forum Anak dan Pendidikan

Sosok Indang Maryati, Kepala SMAN 1 Pontianak yang Tegas Tolak Ikut Final Ulang Cerdas Cermat MPR, Aktif Jadi Pembicara Forum Anak dan Pendidikan

Indang Maryati menjelaskan, sejak awal pihak sekolah tidak pernah berniat menggugurkan hasil kompetisi yang telah diumumkan.
Direspon KDM, Ini Kronologi Wanita Surabaya Terjerat Love Scamming Rp2,1 M oleh Warga Cirebon yang Ngaku Pegawai UNICEF

Direspon KDM, Ini Kronologi Wanita Surabaya Terjerat Love Scamming Rp2,1 M oleh Warga Cirebon yang Ngaku Pegawai UNICEF

Wanita Surabaya, WS mengadu ke Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) imbas jadi korban penipuan & perampokan lewat love scamming warga Cirebon keturunan Kamerun.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT