News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Oknum Polisi Intimidasi Wartawan Liput TKP Tewasnya Kanit Paminal Propam Aipda Paimbonan

Tragedi kematian Kanit Paminal Propam Polres Musi Rawas Aipda Paimbonan hingga saat ini masih misteri, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait apa latar
Senin, 19 Juni 2023 - 11:54 WIB
Suasana oknum anggota Polisi mengintimidasi wartawan
Sumber :
  • Tim TvOne/Arwin

Musi Rawas, tvOnenews.com - Tragedi kematian Kanit Paminal Propam Polres Musi Rawas Aipda Paimbonan hingga saat ini masih misteri, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait apa latar belakang dan penyebab tewasnya korban.

Berbagai asumsi dan analisa liar beredar dimasyarakat terkait kematian Kanit Paminal Propam Polres Musi Rawas yang tewas akibat luka tembak pada bagian kepala, pada Kamis (15/06/2023) lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sejak hari pertama kejadian hingga saat ini berbagai media mencoba mencari dan mengali informasi serta data terkait peristiwa berdarah tersebut, namun sangat disayangkan beberapa orang jurnalis dari media online, cetak dan elektronik yang sedang meliput di sekitar lokasi tempat kejadian mendapat intimidasi serta nada ancaman dari oknum anggota polisi yang berada di tempat itu sekitar pukul 10.40 WIB pada Sabtu (17/06/2023).

Menurut Rona Almada (32) jurnalis perjuangankita.com,  saat itu ia bersama beberapa teman julisnalis termasuk juga dari tim tvOnenews.com mencoba mengambil gambar TKP di area Agropolitan Center Muara Beliti Baru Musi Rawas yang berjarak kurang lebih lima puluh  meter dari tempat kejadian perkara tersebut 

Selang tak berapa lama datang dua orang berpakaian preman yang mengaku dari Polda Sumsel sembari menanyakan identitas wartawan dan bertanya apakah Rona Almada dan yang lainnya tergabung pada wartawan Polres, setelah melihat id card selanjutnya  mereka mempersilakan untuk mendokumentasikan kegiatan mereka di TKP.

Namun tiba - tiba satu orang lainnya yang diduga merupakan oknum anggota Polri dari Polres Musi Rawas yang mengenakan pakaian biasa meminta kepada Rona Almada menghapus video rekaman yang ada di handphone miliknya.

"Apus dulu video itu, kalu terekam dan beredar kamu itulah berarti," ungkap Rona Almada menirukan ucapan oknum anggota Polri yang mengintimidasinya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal senada juga diungkapkan oleh Alam (30) dari media jurnalterkini.id, ia juga sempat mendapat intimidasi yang sama dari oknum tersebut.

"Tak hanya meminta untuk menghapus video, oknum ini juga meminta handphone kita untuk memastikan bahwa hasil rekaman kita memang telah terhapus," tandas Alam.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

PC PMII menilai dugaan penggunaan simbol keagamaan dalam aktivitas hiburan perlu diperiksa secara menyeluruh agar fakta sebenarnya dapat diketahui.
Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok, digelar. Ditemukan adanya fakta baru.
Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Kementerian ATR/BPN kebut transformasi layanan untuk mempersempit celah mafia tanah. Salah satunya dengan uji coba layanan Peralihan Hak atau balik nama sertifikat maksimal 10 hari kerja.
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Tanjung Priok dan Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai gagalkan pengiriman 8,96 juta batang rokok ilegal yang tidak dilekati pita cukai
15 Ucapan HUT RI ke-81 yang Penuh Semangat yang Cocok untuk Jadi Caption di Status WhatsApp

15 Ucapan HUT RI ke-81 yang Penuh Semangat yang Cocok untuk Jadi Caption di Status WhatsApp

Bagi yang sedang mencari referensi kalimat singkat, menarik, dan berkesan, berikut lima belas ucapan HUT RI ke-81 yang siap menyemarakkan Status WhatsApp Anda.

Trending

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Tanjung Priok dan Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai gagalkan pengiriman 8,96 juta batang rokok ilegal yang tidak dilekati pita cukai
Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

PC PMII menilai dugaan penggunaan simbol keagamaan dalam aktivitas hiburan perlu diperiksa secara menyeluruh agar fakta sebenarnya dapat diketahui.
51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok, digelar. Ditemukan adanya fakta baru.
Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Kementerian ATR/BPN kebut transformasi layanan untuk mempersempit celah mafia tanah. Salah satunya dengan uji coba layanan Peralihan Hak atau balik nama sertifikat maksimal 10 hari kerja.
Jadwal Siaran Langsung Dana White's Contender Series: Bilal Hasan Ukir Sejarah, Selangkah Lagi Menuju UFC

Jadwal Siaran Langsung Dana White's Contender Series: Bilal Hasan Ukir Sejarah, Selangkah Lagi Menuju UFC

Jadwal siaran langsung Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1. Petarung MMA tak terkalahkan asal Indonesia, Bilal Hasan, akan menjalani pertarungan penting untuk membuka jalan menuju UFC.
Polisi Masih Selidiki Kematian Siswi 14 Tahun Diduga Tertemper KRL di Stasiun Jurangmangu

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswi 14 Tahun Diduga Tertemper KRL di Stasiun Jurangmangu

Perjalanan KRL di Stasiun Jurangmangu, Tangerang Selatan, sempat terganggu setelah seorang siswi SMA kelas 10 tertabrak kereta rel listrik (KRL), Senin (10/8/2026).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT