GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Harga Cabai dan Bawang Melonjak di Pasar Tradisional Medan Menjelang Idul Adha

Harga cabai dan bawang naik menjelang Hari Raya Idul Adha 1444 Hijriah di Pasar Tradisional Medan, sementara harga daging ayam turun, dan harga telur stabil.
Rabu, 28 Juni 2023 - 12:15 WIB
Pedagang Cabai di Pasar Tradisional Simpang Limun Medan.
Sumber :
  • Tim TvOne/ Fahmi

Medan, tvonenews.com - Harga kebutuhan pokok naik di Pasar Tradisional Kota Medan menjelang Hari Raya Idul Adha 1444 Hijriah. Khususnya, cabai dan bawang mengalami kenaikan harga. Di Pasar Simpang Limun, Jalan Sisingamangaraja Medan, harga cabai merah naik menjadi Rp 36.000 per kilogram dari harga sebelumnya Rp 20.000 per kilogram.

Harga cabai rawit juga mengalami kenaikan dari Rp 20.000 per kilogram menjadi Rp 24.000 per kilogram. Sedangkan harga cabai hijau naik dari Rp 18.000-20.000 per kilogram menjadi Rp 24.000 per kilogram. Cabai caplak juga mengalami kenaikan dari Rp 20.000 per kilogram menjadi Rp 26.000 per kilogram.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Peningkatan harga terjadi pada semua jenis cabai. Beberapa hari yang lalu, cabai merah masih dijual seharga Rp 26.000 per kilogram, sekarang harganya sudah Rp 36.000. Bawang putih juga mengalami kenaikan dari Rp 36.000 menjadi Rp 40.000. Cabai hijau juga naik menjadi Rp 24.000, biasanya Rp 18.000-20.000. Cabai rawit menjadi Rp 24.000, biasanya Rp 20.000. Cabai caplak menjadi Rp 26.000, sebelumnya Rp 20.000," kata Saragih, seorang pedagang sayur di Pasar Tradisional Simpang Limun. Rabu (28/06/2023).

Selain itu, harga bawang juga mengalami kenaikan. Bawang putih yang sebelumnya dijual dengan harga Rp 30.000 per kilogram, sekarang harganya naik menjadi Rp 40.000 per kilogram. Harga bawang merah juga naik dari Rp 24.000 per kilogram menjadi Rp 32.000 per kilogram.

"Bawang putih naik dari Rp 36.000 menjadi Rp 40.000, sedangkan bawang merah naik dari Rp 24.000 menjadi Rp 32.000," jelasnya.

Saragih menyatakan bahwa kenaikan harga terjadi dalam dua hari terakhir. Peningkatan harga cabai dan bawang saat ini disebabkan oleh peningkatan permintaan menjelang perayaan hari raya sementara stok dari pemasok sedang kosong.

"Kenaikan harga terjadi baru dua hari yang lalu. Hal ini disebabkan oleh kelangkaan barang dan peningkatan permintaan menjelang Idul Adha," tegasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, pedagang daging ayam potong melaporkan penurunan harga daging ayam. Harga daging ayam yang sebelumnya mencapai Rp 40.000 per kilogram, sekarang turun menjadi Rp 35.000 per kilogram.

"Saat ini, harga ayam adalah Rp 35.000. Beberapa minggu yang lalu, harganya naik menjadi Rp 40.000 per kilogram. Namun, belum dapat dipastikan apakah harga akan naik lagi atau tidak," kata Budi, seorang pedagang daging ayam potong di Pasar Tradisional Simpang Limun Medan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kepala BGN Izinkan Siswa Request Menu MBG: SPPG Kini Wajib Tanya Keinginan Anak

Kepala BGN Izinkan Siswa Request Menu MBG: SPPG Kini Wajib Tanya Keinginan Anak

Ia menjelaskan evaluasi program dilakukan secara rinci, termasuk menilai respons siswa terhadap kualitas nasi yang disajikan setiap hari. Hal itu dinilai penting karena preferensi tekstur nasi berbeda-beda di tiap daerah.
Rupiah Hari Ini 13 Mei 2026 Dibuka Menguat Jadi Rp17.515 per Dolar AS

Rupiah Hari Ini 13 Mei 2026 Dibuka Menguat Jadi Rp17.515 per Dolar AS

Rupiah hari ini 13 Mei 2026 dibuka rebound atau bergerak menguat 14 poin atau 0,08 persen menjadi Rp17.515 per dolar AS.
Imbas Gagal Reuni Bareng Megawati Hangestri, Red Sparks Mulai Kehilangan Popularitas

Imbas Gagal Reuni Bareng Megawati Hangestri, Red Sparks Mulai Kehilangan Popularitas

Red Sparks secara perlahan mulai kehilangan popularitasnya setelah memutuskan untuk tak merekrut Megawati Hangestri di Liga Voli Korea 2026-2027.
Alasan Timnas Indonesia U-17 Gagal Lolos ke Piala Dunia U-17 2026 meski Punya Poin Sama dengan China

Alasan Timnas Indonesia U-17 Gagal Lolos ke Piala Dunia U-17 2026 meski Punya Poin Sama dengan China

Timnas Indonesia U-17 menjadi satu-satunya tim di grup B yang gagal lolos ke Piala Dunia U-17 2026. Lantas, kenapa hanya skuad Garuda Asia saja yang tak melaju ke fase selanjutnya meski memiliki jumlah poin yang sama dengan China dan Qatar? Berikut alasannya. 
Kurniawan Dwi Yulianto Kirim Pesan Khusus kepada Para Pemain Timnas Indonesia U-17 usai Gagal ke Piala Dunia U-17 2026

Kurniawan Dwi Yulianto Kirim Pesan Khusus kepada Para Pemain Timnas Indonesia U-17 usai Gagal ke Piala Dunia U-17 2026

Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, tidak ingin anak asuhnya terpuruk usai gagal melangkah ke Piala Dunia U-17 2026.
Warga Jabar Siap-siap, Dedi Mulyadi Desak Pemekaran Daerah di Provinsi Jawa Barat Demi Keadilan Fiskal

Warga Jabar Siap-siap, Dedi Mulyadi Desak Pemekaran Daerah di Provinsi Jawa Barat Demi Keadilan Fiskal

Dedi Mulyadi sebagai Gubernur Jawa Barat mengungkapkan keseriusannya untuk mewujudkan keadilan fiskal di Jawa Barat dengan cara melakukan pemekaran daerah.

Trending

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Viral di media sosial beberapa potongan foto screenshot status WhatsApp yang diduga milik juri LCC 4 Pilar MPR RI Indri Wahyuni yang berisi sejumlah pesan.
Al Nassr vs Al Hilal 1-1: Ronaldo Dibuat Tak Habis Pikir dengan Gol Bunuh Diri Bento di 10 Detik Terakhir Injury Time

Al Nassr vs Al Hilal 1-1: Ronaldo Dibuat Tak Habis Pikir dengan Gol Bunuh Diri Bento di 10 Detik Terakhir Injury Time

Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan harus menahan euforia kemenangan mereka atas Al Hilal usai Al Nassr dipaksa bermain imbang dalam laga sengit dan penuh drama.
Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Shindy Lutfiana curhat usai dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, mengaku kehilangan pekerjaan dan kecewa rekan sejawat rayakan kejatuhannya. Simak pengakuannya!
Usai Dihujat Warganet, Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Buka Suara, Tak Mengelak dari Kesalahan

Usai Dihujat Warganet, Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Buka Suara, Tak Mengelak dari Kesalahan

Setelah dihujat warganet, Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Provinsi Kalimantan Barat buka suara, tak mengelak dari kesalahan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT