GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dalami Perundungan Bocah Kelas 1 SD di Medan, Polisi Periksa 12 Saksi

Tim Sat Reskrim Polrestabes Medan tengah mendalami kasus pelajar kelas 1 SD yang tewas setelah diduga dianiaya teman-temannya.
Selasa, 4 Juli 2023 - 13:43 WIB
Kapolrestabes Medan Beri Keterangan Terkait Kasus.
Sumber :
  • Bahana

Medan, tvOneNews.com - Tim Sat Reskrim Polrestabes Medan tengah mendalami kasus pelajar kelas 1 SD yang tewas setelah diduga dianiaya teman-temannya.

"Jadi rekan-rekan dalam kasus meninggalnya anak SD berinisial I tengah ditangani Sat Reskrim Polrestabes Medan. Sebanyak 12 orang sudah dimintai keterangannya," kata Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Valentino Alfa Tatareda, Selasa (4/7/2023).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tatareda mengungkapkan, terhadap terduga para pelaku masih dilakukan pendalaman, karena seluruhnya masih belum bisa bertanggung jawab atas perbuatannya sesuai dengan aturan yang ada, apakah pelaku ini bisa bertanggung jawab sesuai dengan usia mereka atas perbuatan yang dilakukan.

"Tentu dalam kasus kematian siswa kelas 1 SD ini penyidik Sat Reskrim Polrestabes Medan terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait. Untuk hasilnya akan disampaikan ya," ungkapnya didampingi Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Fathir Mustafa.

Sebelumnya, seorang bocah kelas 1 SD berinisial I meninggal dunia diduga dianiaya oleh teman-teman sekolahnya.

Ibu korban Y menuturkan, sebelum meninggal dunia tepatnya pada Kamis 24 Juni 2023, putra pertamanya itu mengeluh kepadanya karena badannya terasa sakit.

“Anak saya cerita kalau dia baru aja dipukuli sama abang-abang kelasnya," tuturnya, Rabu (28/6/2023).

Sore harinya, Y pun mendatangi rumah yang memukuli anaknya tersebut.

 "Namun, mereka tidak mengaku. Ya sudahlah, saya tidak mau ribut-ribut," terangnya.

Y menyebutkan, anaknya itu sempat cerita kalau kepalanya dan badannya menjadi sasaran pemukulan. Pasca pemukulan itu, I pun mengalami demam tinggi pada malam harinya.

“Terus saya bawa kusuk dan dibilangnya badannya enggak sakit lagi tapi tinggal kepalanya sakit," sebut wanita penjual sarapan pagi tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Y menambahkan, pada Minggu (25/6/2023) anaknya dibawa ke rumah sakit karena kembali mengalami demam. "Enggak lama dirawat putra ku itu meninggal dunia pada Selasa (27/6/2023) malam," pungkasnya.

Duka mendalam pun menyelimuti keluarga ini. I merupakan anak yang ceria, tubuhnya yang besar dan lucu kini tak lagi dapat dilihat oleh keluarga. (bsg/nof)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Respons Tegas Menteri Agama soal Kasus Pelecehan di Ponpes Ndolo Kusumo, Nasaruddin Umar: Tidak Ada Toleransi

Respons Tegas Menteri Agama soal Kasus Pelecehan di Ponpes Ndolo Kusumo, Nasaruddin Umar: Tidak Ada Toleransi

Tengah heboh kasus dugaan pelecehan seksual di Pondok Pesantren Ndolo Kusumo. Menteri Agama beri respons tegas
Dikenal sebagai Penyayang Binatang, Dedi Mulyadi Berkelakar Siap Tampung Jika Ada Kelebihan Populasi Satwa di Istana Cipanas

Dikenal sebagai Penyayang Binatang, Dedi Mulyadi Berkelakar Siap Tampung Jika Ada Kelebihan Populasi Satwa di Istana Cipanas

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dikenal sebagai sosok penyayang binatang. 
Tak Hanya Tumbangkan Khamzat Chimaev, Sean Strickland Juga Cetak Rekor Baru di UFC 328

Tak Hanya Tumbangkan Khamzat Chimaev, Sean Strickland Juga Cetak Rekor Baru di UFC 328

Sean Strickland tampil dominan saat menaklukkan Khamzat Chimaev di UFC 328, sekaligus merebut kembali sabuk juara kelas menengah. Tak hanya itu, rekor baru.
KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM mengaku telah menawarkan solusi agar para eks pekerja tambang tersebut beralih profesi menjadi tenaga kebersihan di bawah naungan Dinas Pekerjaan Umum Jabar
Bukan Sekadar Brace ke Gawang Persija: Adam Alis Buktikan Keputusan Gabung Persib Bandung Tak Salah

Bukan Sekadar Brace ke Gawang Persija: Adam Alis Buktikan Keputusan Gabung Persib Bandung Tak Salah

Brace ke gawang Persija Jakarta tak hanya memastikan kemenangan Persib Bandung, tetapi juga menjadi pembuktian Adam Alis atas keputusan besar dalam kariernya.
Dipicu Dendam Keluarga, Perempuan di Bandung Tewas Ditusuk Mantan Kakak Ipar

Dipicu Dendam Keluarga, Perempuan di Bandung Tewas Ditusuk Mantan Kakak Ipar

Seorang perempuan bernama Nanda Tritami meninggal dunia setelah menjadi korban penusukan oleh mantan kakak iparnya berinisial CMM. 

Trending

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Aksi bejat yang dilakukan Kiai Ashari di Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah perlahan terbongkar oleh kesaksian para korban. Kini oknum telah jadi tersangka
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
Kesaksian Korban Terkait Modus Sehari-hari Kiai Ashari terhadap Santriwati: Biasanya Selesai Pijit Dicium Pipi

Kesaksian Korban Terkait Modus Sehari-hari Kiai Ashari terhadap Santriwati: Biasanya Selesai Pijit Dicium Pipi

Seorang santriwati Ponpes Ndholo Kusumo Pati akhirnya bicara kepada publik terkait modus Kiai Ashari sebelum melancarkan aksinya dengan mencabuli para korban.
Terbongkar Modus "Pesan Tengah Malam" Kiai Ashari di Ponpes Pati dan Dugaan Adanya Upaya Suap Tutup Kasus

Terbongkar Modus "Pesan Tengah Malam" Kiai Ashari di Ponpes Pati dan Dugaan Adanya Upaya Suap Tutup Kasus

LPSK mengambil langkah proaktif untuk melindungi puluhan santriwati yang menjadi korban dugaan pencabulan di Pesantren Tahfidzul Qur’an Ndholo Kusumo, Pati. 
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Seorang Santriwati Bongkar Alasan Para Korban Turuti Ajakan Tidur Kiai Ashari: Dibilang Obat Penyakit Hati

Seorang Santriwati Bongkar Alasan Para Korban Turuti Ajakan Tidur Kiai Ashari: Dibilang Obat Penyakit Hati

Seorang santriwati dari Ponpes Ndholo Kusumo Pati mewakili 50 korban membeberkan alasan kenapa para korban mau menuruti permintaan temani tidur Kiai Ashari.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT