News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Komunitas CABE Mendukung Bobby Afif Nasution dan Polisi: Tembak Mati Begal di Medan

Wali Kota Medan mendapat dukungan dari Komunitas Cewek Anti Begal (CABE) yang mendesak polisi untuk menindak tegas tembak di tempat para begal di Kota Medan.
Sabtu, 15 Juli 2023 - 06:30 WIB
Komunitas Cewek Anti Begal gelar aksi mendukung tindakan tegas terhadap begal Kota Medan di Jalan Balai Kota.
Sumber :
  • Tim TvOne/ Fahmi

Medan, tvonenews.com - Pernyataan Wali Kota Medan Bobby Afif Nasution tentang penindakan tegas terhadap para begal di kota Medan mendapatkan dukungan luas dari berbagai komunitas.

Salah satunya adalah Komunitas Cewek Anti Begal (CABE) di kota Medan, yang secara aktif turun ke jalan untuk memberikan dukungan. Mereka memperlihatkan aksi dukungan mereka dengan memasang poster di sekitar Lapangan Merdeka, di Jalan Balai Kota Medan, pada Jumat (14/7/2023).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Komunitas Cewek Anti Begal terdiri dari lima wanita cantik yang membawa sejumlah poster dukungan untuk Wali Kota Medan, Bobby Nasution, yang mengusulkan agar polisi melakukan tindakan tembak mati terhadap begal.

Poster yang mereka bawa bertuliskan 'Aku tidak ingin menjadi korban begal! Oleh karena itu, saya mendukung Bobby Nasution dan Polisi', serta 'Begal harus dihukum mati'.

Koordinator Komunitas CABE, Putri Wiranda, menyatakan bahwa turun ke jalan adalah bentuk dukungan terhadap pernyataan Wali Kota Medan Bobby Afif Nasution agar polisi melakukan penindakan tegas terhadap begal.

"Kami sangat setuju dengan pernyataan Wali Kota Medan untuk menembak mati para begal, dan aksi ini merupakan gerakan moral yang mewakili masyarakat kota Medan," kata Putri.

Putri juga menjelaskan bahwa dukungan terhadap penindakan tegas terhadap begal adalah langkah yang diperlukan untuk memberikan keberanian bagi masyarakat yang semakin merasa tidak aman akibat tingginya tingkat kejahatan di Kota Medan.

"Komunitas CABE merasakan keprihatinan yang sama dengan masyarakat saat ini karena kota Medan tidak lagi aman akibat tindakan begal. Oleh karena itu, mereka pantas dihukum mati. Kami telah melihat banyak kejadian pembegalan di Medan dalam beberapa hari terakhir," tambah Putri.

Putri juga menyebutkan bahwa sejak maraknya tindak kriminalitas yang dilakukan oleh begal di kota Medan, masyarakat merasa ketakutan untuk melakukan aktivitas di malam hari, terutama anggota komunitas yang mayoritas bekerja sebagai pekerja lepas pada malam hari.

"Komunitas CABE terdiri dari sebagian besar pekerja lepas yang bekerja pada malam hari. Dengan maraknya kasus pembegalan di Medan, kami merasa takut dan khawatir, serta merasa keselamatan diri kami terancam. Artinya, kami sangat resah dan merasa keselamatan kami terancam," ungkapnya.

Aksi turun ke jalan sebagai bentuk dukungan terhadap pernyataan menantu Presiden Jokowi ini juga mendapatkan pengawalan dari aparat kepolisian.

Komunitas Cewek Anti Begal berharap agar aparat kepolisian bertindak tegas terhadap para begal demi terciptanya ketenangan dan keamanan di Kota Medan ke depan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami berharap dan mendukung tindakan penembakan mati terhadap begal agar para pelaku dapat menyesal. Semoga tindakan tegas dari pihak kepolisian dapat membuat pelaku begal sadis lainnya merasa takut dan berhenti melakukan tindakan kejahatan," harap Putri.

(zul/fna)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Rincian Lengkap Saham yang Masuk dan Keluar Rebalancing MSCI

Rincian Lengkap Saham yang Masuk dan Keluar Rebalancing MSCI

MSCI mengeluarkan dua saham Indonesia dari MSCI Global Standard Index dan tidak ada saham Indonesia yang masuk ke MSCI Global Standard Index.
PB PASI Targetkan Empat Medali di Asian Games 2026, Minimal Bawa Pulang Perunggu

PB PASI Targetkan Empat Medali di Asian Games 2026, Minimal Bawa Pulang Perunggu

PB PASI diketahui mengirimkan sebanyak 13 atlet atletik untuk Asian Games 2026. Meski demikian, federasi memilih realistis untuk mendapatkan minimal empat medali perunggu di ajang empat tahunan tersebut.
Bantah Dakwaan, Kubu Yaqut Pertanyakan Kerugia Keuangan Negara Rp622 Miliar

Bantah Dakwaan, Kubu Yaqut Pertanyakan Kerugia Keuangan Negara Rp622 Miliar

Yaqut Cholil Qoumas alias Gus Yaqut menjalani sidang perdana atas kasus dugaan korupsi kuota haji periode 2023-2024 di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Selasa (12/8/2026).
Dugaan Penyiapan Uang 1 Juta Dolar AS dari Gus Yaqut ke Pansus Haji DPR RI, Ini Kata KPK

Dugaan Penyiapan Uang 1 Juta Dolar AS dari Gus Yaqut ke Pansus Haji DPR RI, Ini Kata KPK

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami soal dugaan penyiapan uang 1 juta Dolar Amerika Serikat (AS) dari mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas alias Gus Yaqut untuk diserahkan ke Panitia Khusus atau Pansus Haji DPR RI.
Gus Alex Bantah Terima Uang Korupsi Kuota Haji, Dakwaan Jaksa Disebut Zalim

Gus Alex Bantah Terima Uang Korupsi Kuota Haji, Dakwaan Jaksa Disebut Zalim

Terdakwa korupsi kuota haji, Ishfah Abidal Aziz alias Gus Alex merespon soal dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK yang menyebut bahwa dirinya telah memperkaya diri dengan penerimaan uang USD 5.233.800 dan Rp330 juta.
Dari Polewali Mandar ke Istana: Cerita Ismi Ulfaida, Siswa Sekolah Rakyat Pertama Dalam Barisan Paskibraka Nasional

Dari Polewali Mandar ke Istana: Cerita Ismi Ulfaida, Siswa Sekolah Rakyat Pertama Dalam Barisan Paskibraka Nasional

Di bawah terik matahari Depok, Jawa Barat, Sabtu (8/8) siang itu, bunyi derap sepatu Paskibraka yang bersahutan menciptakan irama kedisiplinan di lapangan Pusat Pengembangan SDM Kemendikdasmen. 

Trending

Pengembalian Uang Raja Juli Kurang 2.000 Dolar Singapura, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan dan Kapolres Kuansing

Pengembalian Uang Raja Juli Kurang 2.000 Dolar Singapura, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan dan Kapolres Kuansing

Uang yang dikembalikan Raja Juli ke KPK ternyata kurang 2.000 dolar Singapura. Padahal, pemberian amplop dari Suhardiman kepada Menhut sebesar 14.000 Dolar Singapura.
Babak Baru Konflik Ruben Onsu Vs Sarwendah, Minta Audit Nafkah Anak: Masuk Akal Gak di Bawah Umur Pengeluaran Rp200 Juta?

Babak Baru Konflik Ruben Onsu Vs Sarwendah, Minta Audit Nafkah Anak: Masuk Akal Gak di Bawah Umur Pengeluaran Rp200 Juta?

Perseteruan Ruben Onsu dan Sarwendah kembali memanas. Kali ini, pihak Ruben meminta dilakukan audit terhadap uang nafkah anak yang selama ini disalurkan ke Sarwendah.
Idap HIV, Pelaku Mutilasi Depok Rutin Kontrol hingga Ikut Kajian

Idap HIV, Pelaku Mutilasi Depok Rutin Kontrol hingga Ikut Kajian

Fakta baru ditemukan dalam kasus mutilasi Depok. Fakta barunya, yakni pelaku mengidap HIV. Selama ini dia rutin kontrol dan membeli obat.
Sidang Bupati Pati Sudewo Memanas, Camat Blak-blakan soal Ancaman Copot hingga Nominal Mahar Jabatan Perangkat Desa

Sidang Bupati Pati Sudewo Memanas, Camat Blak-blakan soal Ancaman Copot hingga Nominal Mahar Jabatan Perangkat Desa

Sidang Bupati Pati nonaktif Sudewo mengungkap dugaan ancaman terhadap camat yang menolak pengisian perangkat desa. Saksi juga menyebut adanya syarat uang hingga ratusan juta.
Ekshumasi Sutrimo Belum Ungkap Penyebab Kematian, 3 Tes Laboratorium Jadi Penentu

Ekshumasi Sutrimo Belum Ungkap Penyebab Kematian, 3 Tes Laboratorium Jadi Penentu

Ekshumasi Sutrimo rampung, namun penyebab kematiannya belum terungkap. Dokter forensik masih menunggu hasil histopatologi, toksikologi dan DNA.
Praktisi Hukum Prediksi Ruben Onsu Sulit Rebut Hak Asuh Anak, Soroti Bukti yang Dibawa ke Pengadilan

Praktisi Hukum Prediksi Ruben Onsu Sulit Rebut Hak Asuh Anak, Soroti Bukti yang Dibawa ke Pengadilan

Upaya Ruben Onsu untuk mendapatkan hak asuh anak dari mantan istrinya, Sarwendah, diprediksi menghadapi jalan yang tidak mudah. Apa alasannya?
Ekshumasi Jasad Sutrimo Selesai, Dokter Forensik Pastikan Tak Ada Luka Bekas Kekerasan di Tubuh

Ekshumasi Jasad Sutrimo Selesai, Dokter Forensik Pastikan Tak Ada Luka Bekas Kekerasan di Tubuh

Polda Metro Jaya bersama tim gabungan dokter forensik selesai melakukan ekshumasi terhadap jenazah Sutrimo di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, pada Rabu (12/8), guna mengungkap penyebab kematian almarhum.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT