GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Wow! Kerajinan Tangan dari Bambu, Produk UMKM dari Kabupaten Dairi Memiliki Prospek Menjanjikan

"Kerajinan coiling bambu di Kelurahan Sidiangkat, Dairi, Sumatera Utara menjanjikan. Harganya terjangkau, estetik, dan menjadi potensi pemasok utama di daerah."
Kamis, 27 Juli 2023 - 17:09 WIB
Kerajinan coiling dari bambu di Sidiangkat.
Sumber :
  • Tim TvOne/ Martin

Dairi, tvOnenews.com - Kerajinan coiling atau olahan bambu menjadi produk yang menarik bagi masyarakat Dairi, terutama bagi pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM). Bambu yang tumbuh di Dairi memiliki kualitas yang sangat cocok untuk dijadikan kerajinan coiling.

Demikian yang disampaikan oleh Rahma Yanti Canigao, seorang pegiat kerajinan coiling, yang berbasis di rumah produksi coiling, di Kelurahan Sidiangkat, Kecamatan Sidikalang, kabupaten Dairi, Sumatera Utara pada Senin (24/7/2023).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kerajinan coiling adalah salah satu produk olahan bambu yang memiliki nilai estetika yang tinggi, dan diminati oleh konsumen baik dari dalam maupun luar negeri. Proses pengerjaan coiling sendiri relatif mudah, namun memerlukan ketelatenan khusus terutama pada tahap membelah atau mengirat bambu," kata Yanti.

Rahma menyampaikan bahwa harga jual kerajinan coiling disesuaikan dengan tingkat kerumitan pembuatannya.

“Misalnya, tatakan lampu dari kerajinan coiling kami dijual dengan harga sekitar 400-500 ribu per unit. Jika dibandingkan dengan produk serupa dari Bali atau Jawa dengan kualitas yang sama, harganya bisa mencapai 1,5 juta per unit. Dengan demikian, dari segi harga, produk kami lebih unggul," ujarnya.

Selain memiliki pasar yang menjanjikan, Rahma juga bercita-cita menjadikan Dairi sebagai salah satu pemasok utama kerajinan coiling di Sumatera dan Indonesia.

"Di Sumatera Utara, hanya ada empat daerah yang menjadi pemasok coiling, yaitu Tanah Karo, Binjai, Labuhan Batu, dan yang terbaru adalah Dairi. Mengingat permintaan produk ini yang cenderung meningkat, kami berharap Dairi bisa menjadi salah satu pemasok coiling seperti daerah-daerah lainnya," tuturnya.

Dengan cermat memperhatikan, Rahma menekankan bahwa coiling yang dihasilkan oleh Dairi dan Sumatera Utara memiliki nilai estetika lebih tinggi dibandingkan dengan daerah lainnya. Para pengrajin coiling Sumut juga telah sepakat bahwa serat bambu pada coiling harus terlihat sehingga dapat menjadi ciri khas coiling Sumut.

"Ketika kami berdiskusi dengan rekan-rekan pengrajin coiling dari Jawa dan Bali, mereka tertarik dengan coiling Sumut yang memperlihatkan motif dari serat bambunya. Dengan keunggulan seperti itu, tidak berlebihan jika kerajinan coiling menjadi salah satu ikon dari Dairi dan, semoga saja, dapat meningkatkan penghasilan masyarakat Dairi," tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Nimrot Sinaga, seorang pegiat coiling bambu dari Kelurahan Sidiangkat, juga berbagi alasan ketertarikannya dalam menjalankan usaha coiling tersebut.

“Saat mengikuti pelatihan dan mendengar salah seorang mentor kami bercerita tentang prospek pendapatan dari bambu, kami langsung tertarik. Awalnya hanya dalam bentuk anyaman, namun kemudian kami terus berlatih hingga akhirnya kami dipanggil untuk mengikuti pelatihan coiling bambu,” ujar Nimrot.

Nimrot menambahkan, dari segi harga, produk yang dihasilkan oleh pengusaha coiling Dairi lebih terjangkau sehingga menjadi keunggulan tersendiri.

“Harganya lebih murah namun kualitas tetap sama, sehingga kemungkinan konsumen lebih memilih produk kami. Produk kami juga memiliki keunikan estetika karena menampilkan motif serat bambu. Semakin terdorong untuk mengembangkan usaha ini dan meningkatkan penghasilan keluarga," katanya.

Lebih lanjut, Nimrot juga berbicara mengenai kendala yang mereka hadapi dan harapan mereka dalam mengembangkan kerajinan coiling.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Permintaannya cukup tinggi, beberapa daerah bahkan meminta kami untuk menjadi pemasok bagi mereka dan mengajak kerja sama untuk memenuhi permintaan pasar. Namun, karena kami hanya berjumlah tiga orang, kami belum mampu memenuhinya. Semoga melalui upaya ini, semakin banyak masyarakat Dairi yang tertarik untuk menekuni kerajinan ini sehingga dapat memenuhi kebutuhan pasar," pungkasnya.

(mjs/fna)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tak Ingin Rayakan Ramadan dengan Denada, Ressa Rossano Pilih Ibu Angkat: Tetap Sama Mama Ratih

Tak Ingin Rayakan Ramadan dengan Denada, Ressa Rossano Pilih Ibu Angkat: Tetap Sama Mama Ratih

Meski sudah diakui anak kandung oleh Denada, Ressa Rossano rupanya masih enggan untuk tinggal dengan Denada.
Viral Penumpang Lakukan Tindakan Rasis, Transjakarta Buka Suara

Viral Penumpang Lakukan Tindakan Rasis, Transjakarta Buka Suara

Transjakarta buka suara terkait seorang penumpang pria disebut melakukan tindakan rasisme kepada seorang penumpang yang lain. Video ini viral di media sosial.
John Herdman Diliputi Kebahagiaan, Timnas Indonesia Dilimpahi 3 Kabar Baik Jelang Debut sang Pelatih

John Herdman Diliputi Kebahagiaan, Timnas Indonesia Dilimpahi 3 Kabar Baik Jelang Debut sang Pelatih

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, diliputi oleh kebahagiaan menjelang laga debutnya. Setidaknya, ada tiga kabar baik untuk sang juru taktik asal Inggris.
Sanksi Ditangguhkan CAS, Pemain Naturalisasi Timnas yang Diduga Ilegal Ini Resmi Debut di Piala Liga Malaysia

Sanksi Ditangguhkan CAS, Pemain Naturalisasi Timnas yang Diduga Ilegal Ini Resmi Debut di Piala Liga Malaysia

Terlepas sanksi FIFA, pengajuan banding ke Court of Arbitration for Sport (CAS) atau Pengadilan Arbitrase Olahraga membuat ketujuh pemain naturalisasi Timnas Malaysia, termasuk Gabriel Palmero mendapat penangguhan hukuman. 
Bikin Pusing John Herdman! Adu Statistik Emil Audero dan Maarten Paes Jelang FIFA Series 2026, Siapa Kiper No. 1 Timnas Indonesia?

Bikin Pusing John Herdman! Adu Statistik Emil Audero dan Maarten Paes Jelang FIFA Series 2026, Siapa Kiper No. 1 Timnas Indonesia?

Dua kiper andalan, Emil Audero dan Maarten Paes, kembali terlibat dalam persaingan panas. Keduanya sama-sama berambisi amankan posisi utama Timnas Indonesia.
Lewat BPBL, Kementerian ESDM dan PLN Wujudkan Penyambungan Listrik Gratis bagi 750 Warga Bengkulu

Lewat BPBL, Kementerian ESDM dan PLN Wujudkan Penyambungan Listrik Gratis bagi 750 Warga Bengkulu

Siang itu, cahaya matahari menembus rimbunnya pepohonan di Lebong Tambang, Kabupaten Lebong, Bengkulu.

Trending

Jadwal Proliga 2026 Pekan Ini: Dimulainya Seri Sentul, Megawati Hangestri Libur Hingga Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026 Pekan Ini: Dimulainya Seri Sentul, Megawati Hangestri Libur Hingga Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026 pekan ini yang akan diramaikan dengan sejumlah pertandingan di seri Sentul termasuk penentuan nasib Bandung bjb Tandamata dan Megawati Hangestri tak akan main.
Punya Nama Jawa tapi Belum Juga Bela Timnas Indonesia, Bek Feyenoord Ini Tak Masuk Radar PSSI?

Punya Nama Jawa tapi Belum Juga Bela Timnas Indonesia, Bek Feyenoord Ini Tak Masuk Radar PSSI?

Timnas Indonesia terus gencar memburu pemain keturunan demi meningkatkan daya saing level internasional. Namanya Jawa banget, Neraysho Kasanwirjo masuk radar?
Striker Berdarah Depok Caper ke John Herdman? Langsung Cetak 6 Gol dan 2 Assist di Liga Belanda Demi Panggilan Timnas Indonesia

Striker Berdarah Depok Caper ke John Herdman? Langsung Cetak 6 Gol dan 2 Assist di Liga Belanda Demi Panggilan Timnas Indonesia

Berharap dilirik John Herdman untuk dinaturalisasi Timnas Indonesia, striker keturunan Depok ini menggila di Belanda. Cetal 6 gol dan 2 assist hanya dari 2 laga
Sudah Lama Dipendam Sule, Mantan Asisten Pribadi Kini Bongkar Kisah Perselingkuhan Lina Jubaedah dan Teddy Pardiyana

Sudah Lama Dipendam Sule, Mantan Asisten Pribadi Kini Bongkar Kisah Perselingkuhan Lina Jubaedah dan Teddy Pardiyana

Isu lama mengenai skandal perselingkuhan yang menyeret mendiang mantan istri Sule, Lina Jubaedah dan Teddy Pardiyana dibongkar oleh mantan asisten pribadi Lina
Emil Audero Menggila! 6 Penyelamatan Heroik Selamatkan Cremonese dari Kekalahan Lawan Genoa

Emil Audero Menggila! 6 Penyelamatan Heroik Selamatkan Cremonese dari Kekalahan Lawan Genoa

Kiper Timnas Indonesia Emil Audero tampil solid ketika membela Cremonese saat ditahan imbang Genoa tanpa gol pada pekan ke-25 Liga Italia
Persija Jakarta Menang! Performa Mauro Zijlstra Malah Jadi Sorotan Serius

Persija Jakarta Menang! Performa Mauro Zijlstra Malah Jadi Sorotan Serius

Asisten pelatih Persija Jakarta Ricky Nelson memberikan komentarnya terkait debut Mauro Zijlstra pada laga pekan ke-21 Super League 2025/2026.
Media Vietnam Heran Bukan Main, Timnas Indonesia kok Banyak Pemain Naturalisasi tapi Selalu Kalah di Final AFF

Media Vietnam Heran Bukan Main, Timnas Indonesia kok Banyak Pemain Naturalisasi tapi Selalu Kalah di Final AFF

Media Vietnam terheran-heran sekaligus sindir Timnas Indonesia yang kini punya banyak pemain naturalisasi tapi selalu kalah dalam laga final AFF alias tak juara
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT