GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polda Sumut Klaim Tanggapi Aduan DNS Terkait Dugaan Pemerkosaan Putrinya

Polda Sumut merespon aduan DNS tentang dugaan pemerkosaan putrinya. Polisi berkunjung ke rumah DNS, laporan belum diterima, keluarga dibantu membuat laporan.
Sabtu, 29 Juli 2023 - 12:39 WIB
Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hari Wahyudi.
Sumber :
  • Tim TvOne/ Yoga

Medan, tvOnenews.com - Tim Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polrestabes Medan dengan bantuan dari Polda Sumatera Utara (Sumut) mengklaim telah merespon dengan cepat laporan aduan terkait dugaan pemerkosaan yang dialami putri seorang wanita berinisial DNS.

"Kami dengan sigap mendatangi rumah DNS untuk mendengar secara langsung dan menyelidiki cuitan-cuitan yang viral di akun Instagram Nayya_Annesa, di mana sang ibu menyatakan bahwa anak perempuannya diduga diperkosa oleh pemilik kos tempat mereka tinggal," kata Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi, pada Jumat (28/7).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hadi menyebutkan bahwa tujuan kehadiran personel dari Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Sat Reskrim Polrestabes Medan adalah untuk membantu proses pelaporan polisi dan melakukan penyelidikan menyeluruh terkait dugaan pemerkosaan terhadap anak berusia 4 tahun yang merupakan putri dari DNS.

"Ketika personel tiba di rumahnya, DNS tidak berada di tempat. Hanya ibunya, yang bernama NRLT, bersama dua anaknya yang ada di rumah. Kami kemudian menyampaikan kepada ibu DNS untuk membantu dalam proses laporan resmi terkait dugaan pemerkosaan anaknya yang saat ini tengah menjadi viral," tambah Hadi.

Hadi juga mengungkapkan sedikit kejutan terkait respons ibu NRLT terhadap kedatangan polisi, dengan alasan bahwa anaknya, DNS, tidak memberikan izin dan hanya ingin fokus pada perkara yang telah dilaporkan sebelumnya.

"Ibu DNS menyampaikan bahwa dia tidak diberi izin untuk merespons apapun jika DNS tidak berada di rumah. Meski begitu, kami tetap menyampaikan kepada ibu DNS untuk segera menghubungi kami jika dia ingin membuat laporan resmi," sambungnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hadi menambahkan bahwa laporan terkait kasus pemerkosaan hingga saat ini belum diterima oleh pihak kepolisian. Namun, dalam video yang diunggah oleh akun Instagram Nayya_Annesa, dikatakan bahwa polisi menolak untuk menerima laporan terkait kasus pemerkosaan yang dialami anak berusia 4 tahun yang disebutkan melibatkan bapak pemilik rumah kos.

"Jika keluarga DNS akhirnya memutuskan untuk membuat laporan polisi, kami akan memberikan segala bantuan yang diperlukan. Kami menjamin hal tersebut kepada teman-teman semua. Tujuannya agar anak tersebut dapat segera dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan visum," pungkas Hadi, sembari menjanjikan untuk terus mengupdate perkembangan terkini terkait kasus ini.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sherly Tjoanda Murka Tahu Tingkah Warga Malut, Akui Tak Segan Beri Bantuan: Dalam Hidup yang Termahal Adalah Nama Baik

Sherly Tjoanda Murka Tahu Tingkah Warga Malut, Akui Tak Segan Beri Bantuan: Dalam Hidup yang Termahal Adalah Nama Baik

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda bak murka dan memilik menolak untuk membantu permasalahan yang dihadapi oleh sebagian warga Ternate.
Viral Video Detik-Detik Pria Diduga Curi Barang dari Mobil Boks di Jakarta Utara, Beraksi saat Macet

Viral Video Detik-Detik Pria Diduga Curi Barang dari Mobil Boks di Jakarta Utara, Beraksi saat Macet

Seorang pria berinisial RS alias B berhasil ditangkap terkait dugaan pencurian barang dari dalam mobil boks di Jembatan Rusun Cilincing, Jakarta Utara. 
Pria di Tamansari Ditangkap Polisi Usai Aniaya Lansia Pemilik Laundry: Paksa Cuci Pakaian Saat Gerai Tutup

Pria di Tamansari Ditangkap Polisi Usai Aniaya Lansia Pemilik Laundry: Paksa Cuci Pakaian Saat Gerai Tutup

Kapolsek Metro Tamansari Bobby M. Zulfikar memastikan peristiwa yang sempat viral beberapa waktu lalu ini dipastikan bukan aksi perampokan, melainkan penganiayaan. 
Rupiah Hari Ini 21 Mei 2026 Melemah Jadi Rp17.655 per Dolar AS

Rupiah Hari Ini 21 Mei 2026 Melemah Jadi Rp17.655 per Dolar AS

Nilai tukar rupiah pada pagi hari ini 21 Mei 2026 bergerak melemah 1 poin atau 0,01 persen menjadi Rp17.655 dolar AS.
Melonjak Rp35.000, Harga Emas Antam Hari Ini 21 Mei 2026 Jadi Rp2.800.000 per Gram

Melonjak Rp35.000, Harga Emas Antam Hari Ini 21 Mei 2026 Jadi Rp2.800.000 per Gram

Dipantau dari laman Logam Mulia pada pukul 08.44 WIB, harga emas Antam hari ini 21 Mei 2026 naik Rp35.000.
Niat Baik Dedi Mulyadi Diprotes PKL Trotoar Cicadas yang Tolak Kompensasi Rp10 Juta, Minta Miliaran

Niat Baik Dedi Mulyadi Diprotes PKL Trotoar Cicadas yang Tolak Kompensasi Rp10 Juta, Minta Miliaran

Dedi Mulyadi tak goyah hadapi protes PKL Cicadas yang tolak kompensasi Rp10 juta dan tuntut miliaran usai pembongkaran trotoar Jalan Ahmad Yani Bandung.

Trending

Cari Keberadaan Aman Yani, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Bapak Balik, Dana Pensiun Saya Tambah Rp750 Juta

Cari Keberadaan Aman Yani, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Bapak Balik, Dana Pensiun Saya Tambah Rp750 Juta

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) mencari sosok Aman Yani yang hilang sejak 2016 saat menyikapi kasus pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Indramayu.
Anak Muda Tiba-Tiba Hampiri Dedi Mulyadi saat Tertibkan Pasar Cicadas, Ajak Tinjau Kios Pil Haram

Anak Muda Tiba-Tiba Hampiri Dedi Mulyadi saat Tertibkan Pasar Cicadas, Ajak Tinjau Kios Pil Haram

Anak muda tiba-tiba menghampiri Dedi Mulyadi saat proses penertiban kios-kios di kawasan Pasar Cicadas, tak disangka pemuda itu ajak KDM tinjau kios pil haram.
Kabar Baik untuk Warga Jabar, KDM Rencanakan Perubahan Nama Alun-alun menjadi Kota Tua dengan Konsep seperti ini

Kabar Baik untuk Warga Jabar, KDM Rencanakan Perubahan Nama Alun-alun menjadi Kota Tua dengan Konsep seperti ini

Belum lama ini Kang Dedi Mulyadi atau KDM merencanakan perubahan nama Alun-alun menjadi Kota Tua dengan konsep tertentu. Salah satu daerah fokusnya Karawang
Disinggung Soal Tambang Ilegal, Sherly Tjoanda Tegas Tepis Tudingan: Saya ini Nggak Gila, Saya Gubernur!

Disinggung Soal Tambang Ilegal, Sherly Tjoanda Tegas Tepis Tudingan: Saya ini Nggak Gila, Saya Gubernur!

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda sempat disorot adanya tudingan aktivitas pertambangan ilegal yang melibatkan perusahaan nikel, PT Karya Wijaya.
Dedi Mulyadi Geram Pekerja Pembibitan Pohon Dialihkan Tugasnya, Beri Teguran Keras kepada Kadis Kehutanan: Macam-macam

Dedi Mulyadi Geram Pekerja Pembibitan Pohon Dialihkan Tugasnya, Beri Teguran Keras kepada Kadis Kehutanan: Macam-macam

Dedi Mulyadi geram usai menemukan pekerja pembibitan pohon di kawasan reboisasi Puncak justru dialihkan untuk mengurus proyek kopi, hingga memberi teguran keras
Gebrakan KDM Sikapi Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu, Buat Sayembara Temukan Aman Yani: Saya Kasih Rp750 Juta

Gebrakan KDM Sikapi Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu, Buat Sayembara Temukan Aman Yani: Saya Kasih Rp750 Juta

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) membuat sayembara bawa Aman Yani, sosok disebut jadi pelaku utama kasus pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Indramayu.
Jawaban Tegas Gubernur Jabar KDM setelah Namanya Dijual oleh Oknum yang Mengaku sebagai Orang Terdekatnya

Jawaban Tegas Gubernur Jabar KDM setelah Namanya Dijual oleh Oknum yang Mengaku sebagai Orang Terdekatnya

Wakil Bupati Purwakarta, Abang Ijo Hapidin mengungkap reaksi Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) imbas namanya dicatut oleh oknum untuk kepentingan pribadi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT