News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sepi Pembeli, Pedagang Ramai-ramai Tinggalkan Pasar Puan Ramah Tanjungpinang

Para pedagang mulai meninggalkan Pasar Relokasi Puan Ramah, yang terletak di Jalan Kijang Lama, kilometer 7 Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepri. Dari 200 lebih pedagang
Rabu, 30 Agustus 2023 - 12:47 WIB
Sepi Pembeli, Pedagang Ramai-ramai Tinggalkan Pasar Puan Ramah Tanjungpinang
Sumber :
  • Tim TvOne/Kurnia

Tanjungpinang, tvOnenews.com - Para pedagang mulai meninggalkan Pasar Relokasi Puan Ramah, yang terletak di Jalan Kijang Lama, kilometer 7 Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepri.

Dari 200 lebih pedagang yang sempat berjualan sejak pasar ini dibangun pada September 2022 yang lalu, kini hanya menyisakan 10 pedagang saja yang masih bertahan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pasar Puan Ramah, merupakan tempat sementara untuk para pedagang Pasar Baru satu, yang saat ini tengah direvitalisasi.

Namun, pasar tersebut sepi pembeli. Kondisi ini menjadi alasan para pedagang untuk pergi dan mulai meninggalkan pasar tersebut.

Sepinya pembeli, menjadi satu diantara alasan para pedagang untuk pergi dari Pasar Puan Ramah tersebut. Kondisi ini, dirasakan oleh Gunawan, salah satu pedagang yang masih bertahan.

Gunawan mengaku, dalam sehari ia hanya meraup omzet penjualan senilai Rp80 ribu saja. Padahal, saat berada di Pasar Baru 1 Tanjungpinang, ia bisa mendapatkan keuntungan Rp1 juta lebih dalam sehari.

"Kalau disini minimal Rp80 ribu. Itu pun sering tidak ada pembeli di pasar ini. Waktu di sana (Pasar Baru 1) sehari bisa dapat Rp1 juta minimal. Disini malah turun drastis," ujar Gunawan, pedagang rempah-rempah masakan di Pasar Puan Ramah, Rabu (30/8/2023).

Selain itu, masalah jumlah lapak juga menjadi alasan para pedagang untuk meninggalkan pasar tersebut. Sebelum direlokasi, kata Gunawan rata-rata pedagang mendapatkan lebih dari lima lapak di Pasar Baru 1 Tanjungpinang.

Jumlah lapak yang banyak itu, menurutnya sebanding dengan banyaknya barang dagangan yang dijual.

"Tapi disini kita cuma dapat satu meja saja. Tidak cukup untuk meletakkan barang dagangan yang banyak. Saya pun dulu banyak jual jenis rempah-rempah, sekarang tidak lagi," ungkapnya.

Gunawan sendiri, mengaku akan tetap bertahan di Pasar Puan Rumah. Namun, dia berharap jumlah lapak akan dikembalikan seperti dulu, ketika dipindahkan ke Pasar Baru satu yang telah direvitalisasi.

Sementara itu, Ketua Pasar Saroni menyampaikan, ia memang kerap menerima keluhan dari para pedagang di pasar tersebut. Namum saat ini belum ada solusi yang berarti.

"Yang mengeluhkan soal pasar ini banyak banget, tapi pemerintah sendiri, termasuk buk Walikota, sampai hari ini tetap diam, saya telpon, bahkan ajak ketemu dudukkan masalah ini, tidak bisa sampai hari ini," kata Saroni.

Menanggapi hal ini, Sekretaris Daerah Kota Tanjungpinang, Zul Hidayat menerangkan, pembangunan relokasi pasar Puan Ramah ini bersifat sementara, menunggu Pembangunan Pasar Baru Pelantar dua selesai pada Desember 2023 ini.

"Relokasi Pasar Puan Ramah ini sifatnya hanya sementara sesuai dengan kesepakatan bersama, sambil menunggu revitalisasi Pasar Baru Pelantar dua selesai," kata Zulhidayat. (ksh/haa)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Diperiksa 8 Jam, Anggota BPK Bobby Rizaldi Dicecar KPK Soal Audit Muara Enim yang Disulap Jadi WTP

Diperiksa 8 Jam, Anggota BPK Bobby Rizaldi Dicecar KPK Soal Audit Muara Enim yang Disulap Jadi WTP

Pemeriksaan Senin merupakan pemeriksaan kedua terhadap Bobby dalam penyidikan perkara tersebut. KPK sebelumnya memeriksa Bobby sebagai saksi pada 16 Juli 2026.
Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

AKBP (Purn) Sukitman, agen polisi yang menjadi saksi mata dalam Tragedi Gerakan 30 September 1965 PKI (G30S PKI) cerita saat menemukan sumur tua Lubang Buaya.
Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan Abah menawarkan para korban pelecehan seksual untuk menjadi istri kedua sang ustaz.
Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Jumlah korban yang melaporkan dugaan kekerasan seksual di Ponpes Abul Barokat Wannafahat, di Lombok Tengah, bertambah menjadi 16 orang.
Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai petir diperkirakan akan terus melanda sebagian besar wilayah Arab Saudi hingga Jumat mendatang (2/10). Untuk itu, Pemerintah Arab Saudi mengimbau masyarakat untuk waspada.
Abah Eks Pimpinan Ponpes yang Diduga Lecehkan Belasan Satriwati di Lombok Diperiksa Polisi

Abah Eks Pimpinan Ponpes yang Diduga Lecehkan Belasan Satriwati di Lombok Diperiksa Polisi

Sebelumnya, AIS alias Abah merupakan eks pimpinan Ponpes Abdul Barokat Wannafahat, diduga telah melakukan pelecehan seksual terhadap belasan santriwatinya.

Trending

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik juga mendalami mekanisme penentuan opini hasil pemeriksaan, mulai dari BPK Perwakilan hingga BPK RI.
Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai petir diperkirakan akan terus melanda sebagian besar wilayah Arab Saudi hingga Jumat mendatang (2/10). Untuk itu, Pemerintah Arab Saudi mengimbau masyarakat untuk waspada.
‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

Sejumlah penyelamatan Maarten Paes dan koordinasinya bersama barisan pertahanan membuat gawang Indonesia tetap aman meski harus bermain dengan 10 orang.
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Jumlah korban yang melaporkan dugaan kekerasan seksual di Ponpes Abul Barokat Wannafahat, di Lombok Tengah, bertambah menjadi 16 orang.
Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Singapura menang susah payah dengan skor akhir 1-0 atas Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Ombudsman Siap "Bongkar" Fakta-fakta Temuan Fasilitas Mewah Lapas Cibinong di Hadapan DPR

Ombudsman Siap "Bongkar" Fakta-fakta Temuan Fasilitas Mewah Lapas Cibinong di Hadapan DPR

Ombudsman siap berkoordinasi dan memberikan informasi yang diperlukan kepada DPR RI sebagai bagian dari upaya bersama memperbaiki tata kelola pelayanan publik.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT