News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Propam Polda Lampung Periksa Oknum Polisi di Lampung Tengah Injak Kepala Petani Saat Kericuhan Sengketa Lahan

Bripka ZK, seorang anggota polisi di Lampung Tengah, diperiksa oleh Propam Polda Lampung atas tindakan kontroversialnya saat kejadian kericuhan sengketa lahan.
Sabtu, 23 September 2023 - 16:45 WIB
Oknum anggota Polres Lampung yang diduga melakukan tindakan kekerasan ke warga.
Sumber :
  • Tim TvOne/ Puji

Bandar Lampung, tvOnenews.com - Pasca peristiwa dugaan kekerasan yang dilakukan oleh Bripka ZK, Bidang Profesi dan Pengamanan (Bid Propam) Polda Lampung telah memulai proses pemeriksaan terhadap oknum polisi ini. Dalam pemeriksaan tersebut, Bripka Z mengakui kesalahannya.

Kabid Propam, Kombes Firman Andreanto, menjelaskan bahwa pihaknya telah mengamankan dan melakukan pemeriksaan terhadap oknum anggota yang melakukan tindakan di luar Standar Operasional Prosedur (SOP). Brigadir Kepala (Bripka) ZK tercatat melakukan perbuatan di luar perintah saat pengamanan eksekusi lahan PT BSA.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami telah memeriksa oknum tersebut, dan yang bersangkutan juga mengakui kesalahannya. Bripka ZK mengaku tindakannya itu berdasarkan refleks," kata Andreanto.

Andreanto menambahkan bahwa pihaknya telah merespons dengan cepat terhadap keresahan masyarakat dengan mengamankan oknum tersebut dan melakukan penyelidikan terkait pelanggaran prosedur yang dilakukannya.

Berdasarkan hasil penyelidikan, Bripka ZK telah melanggar Pasal 10 Ayat 1a dan b Peraturan Kepolisian Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2022 tentang pengawasan operasi pembinaan dan pengaduan masyarakat. "Sanksi akan diberlakukan setelah sidang kode etik yang akan segera dilaksanakan," ujar Kombes Andreanto.

Diketahui, kericuhan ini terjadi di lahan yang menjadi sengketa antara warga tiga desa di Kecamatan Anak Tuha, Kabupaten Lampung Tengah, pada Kamis (21/9/2023). Puluhan orang yang telah menduduki lahan tersebut selama beberapa hari terakhir akhirnya dibubarkan oleh polisi.

Tujuh orang yang melakukan perlawanan telah diamankan karena dikhawatirkan membawa senjata tajam saat proses pengosongan lahan. Tindakan warga yang ditangkap ini berawal dari sengketa lahan antara warga tiga desa, yaitu Desa Bumiaji, Negara Aji Tua, dan Negara Aji Baru, dengan perusahaan perkebunan sawit PT Bumi Santosa Abadi atau PT BSA.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lahan yang menjadi sengketa awalnya dikelola oleh PT BSA sebagai perkebunan sawit. Namun pada tahun 2013, sebagian lahan tersebut diambil alih oleh warga karena perkebunan sawit tersebut terbengkalai.

Warga mengklaim bahwa lahan seluas 900 hektar yang dikelola oleh perusahaan tersebut merupakan tanah ulayat adat mereka, sementara pihak perusahaan mengelola lahan ini berdasarkan sertifikat hak guna usaha atau HGU.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Michael Carrick Tak Cemas Dipecat Manchester United Jelang Laga Kontra AS Roma di Liga Champions

Michael Carrick Tak Cemas Dipecat Manchester United Jelang Laga Kontra AS Roma di Liga Champions

Pelatih Manchester United, Michael Carrick, tidak mencemaskan rumor pemecatannya menjelang laga kontra AS Roma. Dia tetap fokus menghadapi pertandingan Liga Champions ini.
Panjat Tebing Dicoret dari SEA Games 2027, FPTI Sebut Indonesia Terancam Kehilangan Banyak Medali Emas

Panjat Tebing Dicoret dari SEA Games 2027, FPTI Sebut Indonesia Terancam Kehilangan Banyak Medali Emas

Peluang Indonesia meraup pundi-pundi medali emas di SEA Games 2027 terancam berkurang setelah cabang olahraga panjat tebing dipastikan tidak masuk dalam daftar pertandingan. Hal ini pun amat disesalkan oleh Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia (PP FPTI).
Megawati Hangestri Hadapi Ujian Berat dalam Debut Bersama Hyundai Hillstate di V-League

Megawati Hangestri Hadapi Ujian Berat dalam Debut Bersama Hyundai Hillstate di V-League

Megawati Hangestri menghadapi tantangan dalam debutnya bersama Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea 2026-2027 saat bertemu IBK Altos pada laga pembuka. (3/11)
Veda Ega Pratama Ketagihan Podium Setelah Sukses Jadi Runner Up Moto3 Malaysia 

Veda Ega Pratama Ketagihan Podium Setelah Sukses Jadi Runner Up Moto3 Malaysia 

Veda Ega Pratama bahkan merayakannya bersama keluarga yang menyaksikan langsung sejarah balapan Indonesia itu di Sirkuit Sepang, Malaysia, Minggu (1/11/2026) lalu. 
Satu WNI Korban TPPO Tentara Bayaran Rusia Meninggal Dunia, WN Rusia dan Ukraina Jadi Tersangka

Satu WNI Korban TPPO Tentara Bayaran Rusia Meninggal Dunia, WN Rusia dan Ukraina Jadi Tersangka

Tim Direktorat Tindak Pidana PPA-PPO Bareskrim Polri dan Dirres PPA-PPO Polda jajaran mengungkap fakta baru terkait kasus TPPO modus perekrutan WNI sebagai tentara bayaran di negara Rusia.
Teknologi Perkuat Profesionalisme Polri: Kecerdasan Buatan dan Big Data Jadi Kunci

Teknologi Perkuat Profesionalisme Polri: Kecerdasan Buatan dan Big Data Jadi Kunci

Perkembangan pesat teknologi informasi dan komunikasi menuntut institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) untuk bergerak cepat melakukan adaptasi ..

Trending

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Statistik Mentereng Timnas Indonesia U-17 Jelang Kualifikasi Piala Asia 2027

Statistik Mentereng Timnas Indonesia U-17 Jelang Kualifikasi Piala Asia 2027

Di bawah asuhan David Nascimento, Timnas Indonesia U-17 mencatatkan statistik mentereng jelang kompetisi penentuan menuju level Asia. 
DPR Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Buntut Polemik Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo

DPR Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Buntut Polemik Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo

Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PKB, Abdullah mendesak Kapolri agar tidak segan memberhentikan pejabat kepolisian yang bertanggung jawab atas operasi tersebut.
Presiden FAM Sebut Tujuh Pemain Keturunan Ilegal yang Selesaikan Sanksi FIFA Adalah Rakyat Malaysia

Presiden FAM Sebut Tujuh Pemain Keturunan Ilegal yang Selesaikan Sanksi FIFA Adalah Rakyat Malaysia

Presiden FAM yang juga CEO Liga Malaysia (MFL) ini memastikan para pemain tersebut tetap berstatus sebagai rakyat Malaysia setelah masa sanksi mereka resmi berakhir pada 1 November 2026 lalu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT