News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Klaim Bobby Nasution Coating Jalan Sudirman Sudah Ada di Kota Lain, Pakar Tata Kota: Kalau Ada Kenapa Gagal

Menanggapi ucapan menantu Presiden Joko Widodo itu, Pakar Lingkungan dan Tata Kota Sumatera Utara, Arjuna Jaya, menilai jika proyek Jalan Sudirman yang dibuat Pemerintah Kota Medan gagal.
Rabu, 22 November 2023 - 14:15 WIB
Arjuna Jaya, Pakar Lingkungan dan Tata Kota Sumut.
Sumber :
  • Ahmidal Yauzar

Medan, tvOnenews.com -  Wali Kota Medan Bobby Nasution membantah pemugaran di Jalan Sudirman Medan bukan terbuat dari keramik. Ia juga menyebutkan jika teknik coating sudah diterapkan di beberapa kota di Indonesia.

Menanggapi ucapan menantu Presiden Joko Widodo itu, Pakar Lingkungan dan Tata Kota Sumatera Utara, Arjuna Jaya, menilai jika proyek Jalan Sudirman yang dibuat Pemerintah Kota Medan gagal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Katanya kan udah ada, sekarang kota mana? kalau sudah dibuat di beberapa kota, kenapa Medan yang hanya meniru bisa gagal? Berarti cakap Bobby itu gak benar, atau yang menirunya gak benar," Kata Arjuna saat diwawancarai, Rabu (22/11/2023).

Pemerhati lingkungan sekaligus dosen ini juga mencontohkan bagaimana Kota Bandung dan Pekanbaru memiliki letak bangunan yang baik. Meski terbilang semrawut, namun kedua kota ini memiliki lingkungan yang teduh.

"Estetika kok itu. Masih banyak Kota Medan ini yang amburadul, masa estetika di jalan, ngerti dia enggak amburadulnya Kota Medan. Kota Medan ini wajahnya sangar, wajah ini maksudnya adalah bangunannya, tata rumah, tata segala macam. Kan beda dengan Bandung dan Pekanbaru sana,” terangnya.

Arjuna Jaya juga mempertanyakan seberapa penting pembangunan jalan menggunakan teknik coating yang diklaim Bobby Nasution untuk menambah nilai estetika. Sebab dari tatanan, menurutnya Kota Medan masih terbilang semrawut dan masih banyak yang perlu diperhatikan dari nilai estetikanya.

"Sebenarnya apa tujuan dan kepentingannya. Kenapa Bobby membuat model begitu, itu aja pertanyaan. Kenapa di Medan bisa gagal, meski dicuci pakai bahan kimia segala macam, itu tidak cocok untuk kota besar. Kalau memasang wajah Gibran di mana-mana apa estetika? lampu pocong yang enggak dicabut itu apa estetika? Kan jadi semrawut Kota Medan," ucapnya.

Gagalnya pembangunan di Kota Medan tidak lain disebabkan oleh lemahnya fungsi pengawasan dan kontrol yang dilakukan DPRD Medan. Di tahun 2022 dijelaskan Arjuna Jaya, bahwa anggaran untuk pembangunan jalan dan drainase di Kota Medan mencapai Rp1 triliun.

“Kelemahannya saat ini memang DPRD Medan itu tidak berfungsi sebagai perancang undang-undang, sebagai perencanaan anggaran dan pengawas tidak berfungsi. DPRD sekarang ini sebagai kacungnya Bobby. kenapa begitu, karena dia minta uang tips. Itulah akibatnya. Padahal ini perencanaannya sudah lama, masa tiba-tiba begitu, masa enggak ada yang tau, masa DPRD tidak peduli," cetusnya.

"Kenapa jalan dan drainase sekarang masih banjir, kemarin tanggal 18 masih banjir di daerah Setia Budi. Mana uang yang 1 triliun yang sudah dianggarkan itu mana, apa hasilnya. Itu pemasangan U ditch ada hasilnya tidak mengurangi banjir di Medan, buktinya enggak. Jadi DPRD enggak berani mempertanyakan. Kenapa, DPRD gak berani melakukan pengawasan ke Bobby," cetusnya lagi.

Sementara, menanggapi ucapan Bobby Nasution yang menjelaskan adanya miskomunikasi antara Polantas, Dishub dan Dinas SDABMBK, Dosen senior Universitas Sumatera Utara (USU) ini menyebutkan jika itu hanya ucapan untuk mengalihkan kesalahan saja.

"Enggak betol itu, ucapannya gak betul. Kan sudah dibuka untuk umum, apanya lagi yang kurang. Udah dibuka jalannya ternyata waktu hujan licin. Kenapa itu gak ada percobaan. Makanya pada pembuatan jalan itu sekiranya aspalnya bagaimana kondisinya, bagaimana kekasaran jalannya, bagaimana gelombang yang ada di jalan, kualitas bahannya bagaimana, pengerjaannya bagaimana, itu ada aturannya dan standartnya. Itu yang tidak punya, pengawasan tidak punya," kata Arjuna.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pakar Lingkungan ini pun tidak memungkiri jika pembangunan yang dibuat pemerintah Kota Medan saat ini merupakan kesalahan dari DPRD Medan yang tidak bekerja.

"Apa fungsi DPRD itu, sekarang jalan ini kesalahan DPRD, kenapa disetujui anggarannya, kenapa gak dipertanyakan udah diuji coba gak jalan model begini. DPRD sekarang ini hanya sebagai kacung dari Bobby. Contoh itu jalan beton di Sisingamangaraja sudah lama dibuat, tidak rusak-rusak sampai sekarang," tutupnya. (ayr/nof)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Aldi Taher Murka usai Baskara Putra Sebut Kameramen Tolol dan Katro, Langsung Serang Balik Bilang Gini

Aldi Taher Murka usai Baskara Putra Sebut Kameramen Tolol dan Katro, Langsung Serang Balik Bilang Gini

Setelah cuitan Baskara Putra di media sosial X viral dan menuai pro kontra, artis Aldi Taher ikut turun tangan memberikan pembelaan kepada kameramen.
Vs Kroasia Bertepatan dengan Setahun Meninggalnya Diogo Jota, Portugal Jadikan Motivasi untuk Juarai Piala Dunia

Vs Kroasia Bertepatan dengan Setahun Meninggalnya Diogo Jota, Portugal Jadikan Motivasi untuk Juarai Piala Dunia

Pertandingan Portugal melawan Kroasia yang akan digelar di Stadion Toronto, Jumat (3/7/2026) itu bertepatan dengan satu tahun kepergian Diogo Jota.
Tantang Meksiko, Pelatih Inggris Thomas Tuchel Nantikan Karma Tangan Tuhan di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026

Tantang Meksiko, Pelatih Inggris Thomas Tuchel Nantikan Karma Tangan Tuhan di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026

Inggris akan menjalani babak 16 besar Piala Dunia dengan menghadapi tim tuan rumah Meksiko di Stadion Azteca Mexico City, Meksiko, pada Senin (6/7/2026) pagi WIB. 
Karpet Merah untuk Investor Asing, Pemerintah Siapkan Pengadilan Khusus hingga Insentif Pajak di PFII

Karpet Merah untuk Investor Asing, Pemerintah Siapkan Pengadilan Khusus hingga Insentif Pajak di PFII

Sejumlah fasilitas khusus disiapkan untuk menarik investor asing agar mau investasi di PFII. Ada kemudahan di bidang keimigrasian, ketenagakerjaan, residensi, perizinan, perpajakan, hingga pengadilan khusus.
Pihak Sarwendah Ngaku Siap Hadapi Gugatan Hak Asuh Ruben Onsu, Singgung Fakta yang Belum Pernah Dibuka

Pihak Sarwendah Ngaku Siap Hadapi Gugatan Hak Asuh Ruben Onsu, Singgung Fakta yang Belum Pernah Dibuka

Setelah Ruben Onsu diketahui mengajukan gugatan hak asuh ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, pihak Sarwendah akhirnya memberikan tanggapan resmi melalui kuasa hukumnya.
Masih Ingat Bek Sangar Vietnam, Doan Van Hau yang Buat Evan Dimas Cedera? Siap Comeback di Piala AFF dengan Target Tinggi

Masih Ingat Bek Sangar Vietnam, Doan Van Hau yang Buat Evan Dimas Cedera? Siap Comeback di Piala AFF dengan Target Tinggi

Vietnam terbang ke Korea Selatan untuk persiapan akhir di negara asal sang pelatih, Kim Sang-sik. Dari rombongan tersebut, ada nama bek sangar Doan Van Hau yang akhirnya mencatatkan kembali namanya dalam Piala AFF 2026. 

Trending

KPK Diduga Lakukan OTT di Binjai, Oknum Pejabat yang Diamankan Diduga dari Langkat

KPK Diduga Lakukan OTT di Binjai, Oknum Pejabat yang Diamankan Diduga dari Langkat

Baru-baru ini warga Sumut dihebohkan dengan pemberitaan KPK diduga lakukan OTT Bupati di Sumut. Bahkan, kabar yang beredar diduga KPK lakukan OTT di Kota Binjai
KPK Diduga Lakukan OTT Bupati di Sumut hingga Dibawa ke Polrestabes Medan

KPK Diduga Lakukan OTT Bupati di Sumut hingga Dibawa ke Polrestabes Medan

Baru-baru ini beredar kabar di media massa hingga media sosial terkait dugaan KPK lakukan OTT bupati di Sumatera Utara (Sumut), pada Kamis (2/7/2026) petang
Sudah 7 Bulan Bergulir Bagaimana Kabar Kasus CCTV Inara Rusli? Kini Ada Dugaan Bukti Dihilangkan

Sudah 7 Bulan Bergulir Bagaimana Kabar Kasus CCTV Inara Rusli? Kini Ada Dugaan Bukti Dihilangkan

Penanganan kasus dugaan akses ilegal rekaman CCTV milik artis Inara Rusli hingga kini belum menunjukkan perkembangan signifikan.
Pelaku UMKM Alami Peningkatan Omzet Siginifikan Usai Jalani Program Inkubasi

Pelaku UMKM Alami Peningkatan Omzet Siginifikan Usai Jalani Program Inkubasi

Berbagai pihak turut berperan dalam menumbuh kembangkan kewirausahaan masyarakat melalui berbagai program pelatihan UMKM.
Blok M Kini Jadi Episentrum Ekonomi Kreatif Jakarta

Blok M Kini Jadi Episentrum Ekonomi Kreatif Jakarta

Kawasan Blok M kembali menunjukkan geliatnya sebagai pusat ekonomi kreatif dan ruang berkumpul anak muda Jakarta.
Pihak Sarwendah Ngaku Siap Hadapi Gugatan Hak Asuh Ruben Onsu, Singgung Fakta yang Belum Pernah Dibuka

Pihak Sarwendah Ngaku Siap Hadapi Gugatan Hak Asuh Ruben Onsu, Singgung Fakta yang Belum Pernah Dibuka

Setelah Ruben Onsu diketahui mengajukan gugatan hak asuh ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, pihak Sarwendah akhirnya memberikan tanggapan resmi melalui kuasa hukumnya.
Mees Hilgers Lagi-lagi Mangkir Latihan, Jurnalis Belanda Minta FC Twente Nyalakan Alarm Bahaya Kepergian Bek Timnas Indonesia

Mees Hilgers Lagi-lagi Mangkir Latihan, Jurnalis Belanda Minta FC Twente Nyalakan Alarm Bahaya Kepergian Bek Timnas Indonesia

Leon ten Voorde berusaha untuk mengejar Mees Hilgers, baik secara pribadi hingga sang agen, Khalid Sinouh. Keduanya dimintai konfirmasi atas mangkirnya Mees Hilgers dalam latihan FC Twente. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT