GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

BPBD Humbahas Bakal Datangkan Alat Berat Amfibi untuk Mencari 10 Korban Banjir Bandang

Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan (Pemkab Humbahas) siap melanjutkan pencarian 10 korban hilang akibat banjir bandang dan longsor di Desa Simangulampe, Ke
Senin, 11 Desember 2023 - 18:48 WIB
Kepala BPBD Humbahas, Benthon Lumban Gaol.
Sumber :
  • Tim tvOne/Syaren

Humbahas, tvOnenews.com - Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan (Pemkab Humbahas) siap melanjutkan pencarian 10 korban hilang akibat banjir bandang dan longsor di Desa Simangulampe, Kecamatan Baktiraja. Hal ini sesuai dengan keputusan Bupati Humbahas, 14 hari masa tanggap darurat.

Pelepasan koordinator atau manajemen pola pencarian korban hilang dari Basarnas ke pemerintah daerah akan dilakukan setelah pencarian hari kesepuluh. Sesuai SOP masa pencarian 7 hari pertama dan pertambahan waktu 3 hari, koordinator pencarian dan pertolongan korban hilang di bawah kendali Basarnas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setelah melewati masa itu, Basarnas tidak lagi memperpanjang waktu pencarian maka assesment pencarian korban hilang menjadi tanggungjawab pemerintah daerah. 

Kepala BPBD Humbahas, Benthon Lumban Gaol, menegaskan siap melanjutkan pencarian korban sesuai masa tanggal darurat. Benthon juga menjanjikan akan mendatangkan alat berat amfibi, alat berat yang mampu beroperasi di air. 

"Kita sedang berkoordinasi dengan Balai Wilayah Sungai Sumatera II Kementerian PUPR bahwa kita memohon supaya didatangkan alat berat yang bekerja di air yaitu amfibi yang lengannya lebih panjang," jelasnya.

Jika alat tersebut nanti didatangkan ke lokasi bencana, akan dilakukan pengerukan tepi danau membersihkan material longsor.

"Setelah kita keruk, yang bisa dia keruk kemudian alat pendeteksi Aqua Eye milik Basarnas langsung turun untuk melakukan pendeteksian. Upaya-upaya ini kita maksimalkan untuk pencarian di perairan," ungkap Benthon.

Akibat bencana ini, 13 rumah rata dengan tanah, 22 rumah rusak berat, 16 rumah rusak ringan, dan 50 hektare areal pertanian dan ladang rusak.

Data 10 orang korban hilang sebagai berikut.

1. Pintar Simanullang (P/70) 

2. Juni Silaban (W/anak 10) 

3. Dino Silaban (P/ anak 6) 

4. EFa Purba (W/ 22) 

5. Lasroha Simanullang (P/40) 

6. Kristan Siregar (P/ anak 8) 

7. Dengan Sihombing (P/50) 

8. Opung Gomgom Simaremare (W/82) 

9. Ceria Banjarnahor (W/25) 

10. Sartika Simanjuntak (W/19) 

Data dua orang korban yang meninggal dunia dan sudah ditemukan:

1. Lian Lubis (W/19)

2. Op.Eva Sinambela (W/78).

(ssg/wna)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Cegah Konflik Kepentingan, Ketua KPK Wanti-wanti Kepala Daerah Soal Dana Hibah ke Instansi Vertikal

Cegah Konflik Kepentingan, Ketua KPK Wanti-wanti Kepala Daerah Soal Dana Hibah ke Instansi Vertikal

Ketua KPK, Setyo Budiyanto, secara tegas mengingatkan para kepala daerah untuk tidak menyalahgunakan anggaran daerah dengan memberikan THR atau dana hibah kepada instansi vertikal. 
Sherly Tjoanda Hela Nafas Dalam-dalam Setelah Temui Anak yang Tak Bisa Perhitungan Dasar: Mamanya yang Mana Ini?

Sherly Tjoanda Hela Nafas Dalam-dalam Setelah Temui Anak yang Tak Bisa Perhitungan Dasar: Mamanya yang Mana Ini?

Gubernur Malut Sherly Tjoanda tarik nafas panjang setelah melihat anak-anak usia sekolah yang tak pandai berhitung matematika di Desa Gulapapo, Halmahera Timur.
Bolehkah Berkurban Satu Kambing untuk Satu Keluarga? Begini Penjelasan Ustaz Adi Hidayat

Bolehkah Berkurban Satu Kambing untuk Satu Keluarga? Begini Penjelasan Ustaz Adi Hidayat

Bolehkah berkurban satu kambing diniatkan untuk satu keluarga? Simak penjelasan Ustaz Adi Hidayat berikut ini.
TRENDING: Pengakuan Mengejutkan Santriwati Ponpes Pati, Gerak-gerik Janggal Kiai Ashari, Kesaksian Korban Soal Modus Terapi Batin

TRENDING: Pengakuan Mengejutkan Santriwati Ponpes Pati, Gerak-gerik Janggal Kiai Ashari, Kesaksian Korban Soal Modus Terapi Batin

Kasus dugaan kekerasan seksual yang melibatkan Kiai Ashari alias AS di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, terus menjadi sorotan publik. Berikut rangkuman lengkapnya.
Perekaman e-KTP Tertinggi Nasional, Jakarta Barat Diganjar Penghargaan Kemendagri

Perekaman e-KTP Tertinggi Nasional, Jakarta Barat Diganjar Penghargaan Kemendagri

Prestasi membanggakan diraih oleh Suku Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Jakarta Barat. 
Drama Kejar-kejaran di Lintas Sumatera: Polisi Gagalkan Peredaran 20 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi

Drama Kejar-kejaran di Lintas Sumatera: Polisi Gagalkan Peredaran 20 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi

Upaya penyelundupan narkotika jenis sabu dalam skala besar berhasil digagalkan oleh Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Jambi. 

Trending

Setelah Kasus di Pati, Pengasuh Ponpes di Mesuji Diduga Cabuli Santriwati Hingga Gedung Habis Dibakar Warga

Setelah Kasus di Pati, Pengasuh Ponpes di Mesuji Diduga Cabuli Santriwati Hingga Gedung Habis Dibakar Warga

Setelah adanya kasus dugaan pencabulan dilakukan pengasuh sekaligus pemilik Pondok Pesantren, Ashari di Pati, Jawa Tengah. Kini terjadi pula di Mesuji, Lampung.
Bolehkah Berkurban Satu Kambing untuk Satu Keluarga? Begini Penjelasan Ustaz Adi Hidayat

Bolehkah Berkurban Satu Kambing untuk Satu Keluarga? Begini Penjelasan Ustaz Adi Hidayat

Bolehkah berkurban satu kambing diniatkan untuk satu keluarga? Simak penjelasan Ustaz Adi Hidayat berikut ini.
Drama Kejar-kejaran di Lintas Sumatera: Polisi Gagalkan Peredaran 20 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi

Drama Kejar-kejaran di Lintas Sumatera: Polisi Gagalkan Peredaran 20 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi

Upaya penyelundupan narkotika jenis sabu dalam skala besar berhasil digagalkan oleh Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Jambi. 
Sherly Tjoanda Hela Nafas Dalam-dalam Setelah Temui Anak yang Tak Bisa Perhitungan Dasar: Mamanya yang Mana Ini?

Sherly Tjoanda Hela Nafas Dalam-dalam Setelah Temui Anak yang Tak Bisa Perhitungan Dasar: Mamanya yang Mana Ini?

Gubernur Malut Sherly Tjoanda tarik nafas panjang setelah melihat anak-anak usia sekolah yang tak pandai berhitung matematika di Desa Gulapapo, Halmahera Timur.
TRENDING: Pengakuan Mengejutkan Santriwati Ponpes Pati, Gerak-gerik Janggal Kiai Ashari, Kesaksian Korban Soal Modus Terapi Batin

TRENDING: Pengakuan Mengejutkan Santriwati Ponpes Pati, Gerak-gerik Janggal Kiai Ashari, Kesaksian Korban Soal Modus Terapi Batin

Kasus dugaan kekerasan seksual yang melibatkan Kiai Ashari alias AS di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, terus menjadi sorotan publik. Berikut rangkuman lengkapnya.
Perekaman e-KTP Tertinggi Nasional, Jakarta Barat Diganjar Penghargaan Kemendagri

Perekaman e-KTP Tertinggi Nasional, Jakarta Barat Diganjar Penghargaan Kemendagri

Prestasi membanggakan diraih oleh Suku Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Jakarta Barat. 
Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Dugaan pencabulan yang dilakukan Kiai Ashari di Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Kabupaten Pati, semakin terkuak setelah pengakuan korban dalam podcast Densu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT