News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Detik-detik Anggota Panwascam Babak Belur Diduga Dianiaya Tim Calon DPD RI di Medan

Memilukan kondisi anggota Panwascam Medan. Pasalnya, Raja Siregar (33) diduga dianiaya im calon DPD RI 2024-2029, Badikenita Br Sitepu, di Jalan Jamin Ginting
Minggu, 14 Januari 2024 - 20:25 WIB
Detik-detik Anggota Panwascam Babak Belur Diduga Dianiaya Tim Calon DPD RI di Medan
Sumber :
  • istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Seorang anggota Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) di Kota Medan, Sumut, bernama Raja Siregar (33) menceritakan detik-detik dirinya diduga dianiaya tim calon DPD RI 2024-2029, Badikenita Br Sitepu.  

Hironinya, saat menceritakan kronologi, dari pantauan tvOnenews, terlihat wajahnya babak belur dan sejumlah luka di tubuhnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Raka ceritakan, peristiwa itu terjadi tadi malam di Jalan Jamin Ginting, Kecamatan Medan Baru, Sabtu (13/1/2024) sekira 20.30 WIB.

Kejadian itu berawal saat dirinya menerima laporan dari warga soal adanya kegiatan di salah satu tempat yang dipasangi spanduk salah satu calon anggota DPD RI, Badikenita Br Sitepu.

"Pada saat saya datang itu, ada keramaian di rumah yang ada baliho gambar ibu itu, Badikenita. Dari hasil laporan warga, saya datangi," ucap Raja di RS Bhayangkara Medan, Minggu (14/1/2024).

Ia akui dirinya memang saat itu tidak memakai atribut Panwas karena hanya ingin mengecek laporan warga tersebut. 

Setibanya di lokasi, Raja katakan juga langsung memperkenalkan diri sebagai anggota Panwas Medan Baru.

"Saya bilang, izin saya Panwas Medan baru mengonfirmasi saja kegiatan ini, saya bilang," ceritanya.

Lanjutnya menceritakan, pada saat itu ada seseorang yang mengatakan bahwa di lokasi tersebut tidak ada acara apa-apa, hanya acara lomba. 

Raja pun mencoba mengambil dokumentasi di lokasi tersebut. Namun, sejumlah orang melarang dirinya mengambil dokumentasi itu dan menyuruh Raja untuk menghapusnya.

"Saya sambil berdiri sambil dokumentasi, mereka tidak terima. Mereka bilang ngapain dokumentasi-dokumentasi, hapus itu hapus. Pada saat itu saya bilang, ya sudah bang kita hapus, saya pengawas bang untuk dokumentasi saja, tidak ada masalah di sini. Mereka enggak terima, HP saya diambil, sampai sekarang masih ditahan mereka," pungkas Raja.

Seusai itu, Raja dipiting dan dipukul oleh sejumlah orang. Tak lama, kata Raja, Badikenita Sitepu keluar dan menanyakan soal kedatangan Raja.

"Tiba-tiba ibu Badikenta datang, saya penanggungjawab di sini, kamu siapa, katanya. Saya panwas Bu, kantor kita di belakang, kalau tidak percaya, kita bisa ke sana, saya bilang. Saya enggak tau tiba-tiba ibu itu pergi," ujarnya.

Tak lama, sejumlah orang datang menemui Raja dan langsung memitingnya. Setelah itu, dia dibawa menjauhi lokasi dan langsung dikeroyok. 

Bahkan mirisnya, ada sekitar tujuh orang yang saat itu menghajarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Datang timnya beberapa orang piting saya, bawa saya dari kantor itu ke Pasar 1, menjauh dari situ. Terakhir dikeroyok saya oleh beberapa orang. Perlakuannya ekstrem, ditunjang, dipukul, enggak manusiawi, sampai jatuh ke tanah. Bahkan, saya diintimidasi yang macam, dipijak-pijak juga. (Pelakunya) kurang lebih ada lebih dari tujuh orang," imbuhnya.

Atas kejadian ini, Raja pun membuat laporan ke Polsek Medan Baru.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Prajurit TNI AD yang Meninggal Dalam Ledakan Gudang Amunisi di Madiun Telah di Makamkan

Prajurit TNI AD yang Meninggal Dalam Ledakan Gudang Amunisi di Madiun Telah di Makamkan

Saat ini empat korban luka berat malam ini juga telah dipindahkan dari ruangan IGD ke ruangan rawat inap rumah sakit setempat. Begitu juga dua korban luka ringan telah diperbolehkan pulang untuk rawat jalan.
Polemik Amplop Raja Juli dari Bupati Kuansing, KPK: Sudah Selesai!

Polemik Amplop Raja Juli dari Bupati Kuansing, KPK: Sudah Selesai!

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap polemik amplop yang diberikan oleh Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), Suhardiman Amby ke Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni sudah selesai pada tahap pencegahan.
Mendes Yandri: 80% Penghasilan Koperasi Merah Putih Dikembalikan ke Masyarakat Desa

Mendes Yandri: 80% Penghasilan Koperasi Merah Putih Dikembalikan ke Masyarakat Desa

Menteri Desa dan PDT Yandri Susanto mengatakan jika sebagian besar atau hingga capai 80 persen penghasilan Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (KDKMP),
KPK Ungkap Pemeriksaan Bobby Rizaldi Soal Proses Audit BPK di Pemkab Muara Enim

KPK Ungkap Pemeriksaan Bobby Rizaldi Soal Proses Audit BPK di Pemkab Muara Enim

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa lima saksi terkait kasus suap temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) soal pengadaan di Kabupaten Muara Enim.
Pria Singapura Tega Habisi Nyawa Kekasihnya di Bali: Mayat Korban Disembunyikan di Balik Selimut, Motifnya Terungkap

Pria Singapura Tega Habisi Nyawa Kekasihnya di Bali: Mayat Korban Disembunyikan di Balik Selimut, Motifnya Terungkap

Polresta Denpasar akhirnya mengungkap tabir gelap di balik penemuan jasad seorang wanita WNI berinisial AS yang membusuk di sebuah kamar kos di kawasan Denpasar Selatan. 
BREAKING
NEWS
Teka-teki Ledakan Maut Gudang Amunisi TNI di Madiun, Kadispenad: Jangan Berspekulasi

Teka-teki Ledakan Maut Gudang Amunisi TNI di Madiun, Kadispenad: Jangan Berspekulasi

Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) bergerak cepat merespons insiden meledaknya Gudang Pusat Amunisi (Gupusmu) di Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, yang terjadi pada Kamis (16/7). 

Trending

Fakta Baru Kasus Penghuni Indekos di Kemayoran Tewas Diduga Sengaja Dibakar, Polisi: Ada Suara Perempuan

Fakta Baru Kasus Penghuni Indekos di Kemayoran Tewas Diduga Sengaja Dibakar, Polisi: Ada Suara Perempuan

Polisi mengungkap fakta baru dibalik tewasnya penghuni kos, laki-laki berinisial M (27) yang diduga akibat kebakaran disengaja di Jalan Sumur Batu Raya Gang Buntu, Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Selasa (14/4/2026) lalu.
Pria Singapura Tega Habisi Nyawa Kekasihnya di Bali: Mayat Korban Disembunyikan di Balik Selimut, Motifnya Terungkap

Pria Singapura Tega Habisi Nyawa Kekasihnya di Bali: Mayat Korban Disembunyikan di Balik Selimut, Motifnya Terungkap

Polresta Denpasar akhirnya mengungkap tabir gelap di balik penemuan jasad seorang wanita WNI berinisial AS yang membusuk di sebuah kamar kos di kawasan Denpasar Selatan. 
Maia Estianty Soroti Perjuangan Para Perempuan Pencari Nafkah, Sampaikan Pesan Menyentuh Ini

Maia Estianty Soroti Perjuangan Para Perempuan Pencari Nafkah, Sampaikan Pesan Menyentuh Ini

Maia Estianty kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap pemberdayaan perempuan. Musisi sekaligus pebisnis tersebut ikut memberikan dukungan kepada ratusan perempuan.
Kecanggihan AI Bantu Peran Project Manager

Kecanggihan AI Bantu Peran Project Manager

Peran kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) menjadi salah satu topik utama dalam Project Management Institute (PMI) Global Summit Series Seoul yang telah diselenggarakan pada 10–11 Juni 2026 di Seoul, Korea Selatan.
Prajurit TNI AD yang Meninggal Dalam Ledakan Gudang Amunisi di Madiun Telah di Makamkan

Prajurit TNI AD yang Meninggal Dalam Ledakan Gudang Amunisi di Madiun Telah di Makamkan

Saat ini empat korban luka berat malam ini juga telah dipindahkan dari ruangan IGD ke ruangan rawat inap rumah sakit setempat. Begitu juga dua korban luka ringan telah diperbolehkan pulang untuk rawat jalan.
KPK Ungkap Pemeriksaan Bobby Rizaldi Soal Proses Audit BPK di Pemkab Muara Enim

KPK Ungkap Pemeriksaan Bobby Rizaldi Soal Proses Audit BPK di Pemkab Muara Enim

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa lima saksi terkait kasus suap temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) soal pengadaan di Kabupaten Muara Enim.
Teka-teki Ledakan Maut Gudang Amunisi TNI di Madiun, Kadispenad: Jangan Berspekulasi

Teka-teki Ledakan Maut Gudang Amunisi TNI di Madiun, Kadispenad: Jangan Berspekulasi

Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) bergerak cepat merespons insiden meledaknya Gudang Pusat Amunisi (Gupusmu) di Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, yang terjadi pada Kamis (16/7). 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT