News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Patuh Apa Kata Mertua, Joget Gemoy Bobby Nasution Dukung Prabowo Disoal, Pengamat: Masalah Besar!

Joget gemoy Wali Kota Medan Bobby Nasution menjadi kontroversial karena memihak salah satu calon presiden (capres). Padahal, Presiden Jokowi jauh-jauh hari tela
Sabtu, 20 Januari 2024 - 21:45 WIB
Wali Kota Medan, Bobby Nasution beserta istri, Kahiyang Ayu, kampanyekan joged gemoy capres nomor urut 02.
Sumber :
  • Tim tvOne/Iin Prasetyo

Medan, tvOnenews.com - Joget gemoy Wali Kota Medan Bobby Nasution menjadi kontroversial karena memihak salah satu calon presiden (capres). Padahal, Presiden Jokowi jauh-jauh hari telah mengingatkan pejabat kepala daerah untuk menjaga sikap dan tidak memihak di tahun politik. Namun, tampaknya Bobby tidak menggubris apa kata mertuanya itu.

"Saya minta gubernur, bapak, ibu bupati, wali kota berikan dukungan pada tugas KPUD dan Bawaslu, tapi tidak mengintervensi apapun, membantu anggaran segera, disegerakan. Saya minta jangan sampai memihak. Itu dilihat, lo hati-hati, bapak ibu dilihat. Mudah sekali kelihatan bapak ibu memihak atau ndak. Juga pastikan ASN itu netral," kata Presiden Jokowi beberapa waktu lalu kepada para pejabat kepala daerah di Istana, Jakarta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bobby merasa joget gemoy yang identik dengan salah satu capres itu tidak menyalahi aturan. Bahkan, ia mengaku joget gemoy yang ia lakukan bersama sang istri itu merupakan bagian dari kampanye untuk mendukung capres Prabowo Subianto.

"Saya ini bukan ASN, beda. Saya bukan PNS. Jabatan saya ini nggak kayak di sebelah-sebelah (ASN) saya ini. Mereka pensiunnya ada mungkin beberapa puluh tahun lagi. Saya tahun ini pensiun," kata Bobby saat ditemui awak media di Medan, Rabu (17/1).

Bobby mengaku joget gemoy yang dilakukan dengan Kahiyang Ayu dan diunggah di TikToknya itu merupakan bagian dari kebutuhan kampanye. Ia juga merasa itu bagian dari hak politiknya sehingga tidak menyalahi aturan-aturan Pemilu.

"Tugas saya sebagai Wali Kota Medan saya jalankan. Saya rasa saya jalankan dan tentunya saya ada hak politik juga. Untuk joget di TikTok itu saya rasa kalau ditanya itu kampanye atau tidak, ya kampanye. Itu untuk kebutuhan video kampanye," kata Bobby lagi.

Joget gemoy ala Prabowo Subianto yang dilakukan orang nomor satu di Kota Medan itu dinilai kontroversial. Pengamat komunikasi politik Universitas Sumatera Utara (USU), Syafrudin Pohan menilai hal tersebut menjadi masalah besar.

"Dalam komunikasi politik ada (istilah) the invasion of stage management atau pengelolaan panggung depan dan panggung belakang. Apa yang disampaikan Presiden Jokowi terkait dengan netralitas kepala daerah dan apa yang direpresentasikan ke publik Bobby Nasution selaku Wali Kota Medan itu adalah bagaimana panggung depan itu mereka seakan-akan nggak ada masalah," jelas Syafrudin di Medan, Sabtu (20/1/2024).

Namun, Syafrudin memandang jika secara back stage (panggung belakang) seperti teore politik yang ia kemukakan, apa yang dilakukan Bobby tentu akan menjadi masalah besar.

"Tapi di panggung belakangnya saya kira itu bermasalah besar, karena bagaimana mungkin mereka sebagai representasi publik sekarang ini publik tidak bisa menilai dengan sesungguhnya bahwa yang mereka katakan itu melakukan pembenaran sendiri. Secara panggung belakang mereka istilahnya ada komunikasi politik antara presiden dengan menantunya sudah pasti seperti itu," terang dosen USU lulusan Doktor dari Universiti Sains Malaysia itu.

Syafrudin tak memungkiri kalau Bobby Nasution pun tidak mematuhi apa kata mertuanya, Presiden Jokowi terkait netralitas, walaupun Bobby mengganggap bahwa dia tidak menyalahi aturan karena bukan ASN.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya kira di dalam peraturan semua sudah jelas, tapi dalam hukum selalu ada celah, daerah abu-abu, setiap orang akan memanfaatkan itu. Siapa pun ketika dia merepresentasikan publik tentu dia mengatakan 'oh nggak ada aturan yang saya tabrak' tapi publik akan memperhatikan," kata Syafrudin.

"Karena ada aturan abu-abu, 'saya bukan ASN' itu kan abu-abu, tapi itu kan sebuah penanda bahwa dia bersembunyi di balik lalang, ibarat kata bersembunyi di balik lalang itu ketahuan semua, bahwa apa yang dilakukan Bobby sudah jelas memelintir statement Presiden walaupun itu mertuanya," pungkas alumnus Magister UGM itu. (iin/wna)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kondisi Finansial Zodiak 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Kondisi Finansial Zodiak 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Berikut ramalan kondisi finansial zodiak pada 10 April 2026 untuk enam zodiak terakhir, Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces.
Bukan Karena Lepas Kewarganegaraan Indonesia, Ini Alasan Nathan Tjoe-A-On Bisa Kembali Bermain di Liga Belanda

Bukan Karena Lepas Kewarganegaraan Indonesia, Ini Alasan Nathan Tjoe-A-On Bisa Kembali Bermain di Liga Belanda

Nathan Tjoe-A-On diizinkan untuk kembali memperkuat Willem II setelah sempat menepi selama beberapa pekan atas rekomendasi dari Asosiasi Pengusaha Klub Liga Belanda (FBO).
Klasemen Final Four Proliga 2026, Putri: Megawati Hangestri Cs Rebut Puncak Klasemen, Persaingan ke Grand Final Memanas!

Klasemen Final Four Proliga 2026, Putri: Megawati Hangestri Cs Rebut Puncak Klasemen, Persaingan ke Grand Final Memanas!

Klasemen Final Four Proliga 2026 usai laga pembuka seri kedua yang berlangsung di Kota Solo antara Jakarta Pertamina Enduro vs Gresik Phonska Plus Indonesia.
Top 3: KDM Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno Hatta, Pembuat Konten Dijemput KDM, hingga Pemain Timnas Indonesia Masuk Radar Klub Raksasa

Top 3: KDM Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno Hatta, Pembuat Konten Dijemput KDM, hingga Pemain Timnas Indonesia Masuk Radar Klub Raksasa

Top 3: Dedi Mulyadi nonaktifkan kepala Samsat Soekarno Hatta, pembuat konten dijemput KDM, hingga pemain Timnas Indonesia masuk radar klub raksasa eredivisie.
Novel Bamukmin Ungkap Ada Pelapor Minta Lanjut Proses Pandji Pragiwaksono: Masalah Hukum Bisa Saja Lanjut

Novel Bamukmin Ungkap Ada Pelapor Minta Lanjut Proses Pandji Pragiwaksono: Masalah Hukum Bisa Saja Lanjut

Pelapor Pandji Pragiwaksono, Novel Bamukmin menerangkan ada pelapor yang ingin melanjutkan proses hukum soal materi Stand Up Comedy Mens Rea.
BNN Minta Vape Dilarang Total, DPR Respons Begini

BNN Minta Vape Dilarang Total, DPR Respons Begini

Anggota Komisi III DPR RI, Rudianto Lallo, menilai pelarangan vape layak dipertimbangkan, terutama jika didukung hasil riset soal kandungan berbahaya di dalamnya.

Trending

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Siapa sosok Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung yang dinonaktifkan sementara oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi? Simak profil Ida Hamidah berikut ini.
Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Salah satu nama yang akhir-akhir ini santer dikabarkan akan menjadi pemain naturalisasi dan amunisi baru John Herdman di Timnas Indonesia adalah Luke Vickery.
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Kondisi Timnas Indonesia yang diprediksi akan tanpa kekuatan penuh di Piala AFF 2026, dinilaiĀ oleh media Vietnam sebagai angin segar bagi skuad Kim Sang-sik.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT