LIVESTREAM
img_title
Tutup Menu
Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali
Pelaku MS diamankan di Polres Tapteng.
Sumber :
  • Tim tvOne/Syaren

Kejam! Anak Perempuan 8 Tahun di Tapteng Disiksa Tante Kandung, Dimasukkan ke Karung dan Ditenteng Keliling

Sat Reskrim Polres Tapteng menangani kasus kekerasan terhadap seorang anak perempuan di Kecamatan Sirandorung, Kabupaten Tapteng, Sumatera Utara (Sumut). Tindak

Rabu, 20 Maret 2024 - 16:28 WIB

Tapteng, tvOnenews.com - Sat Reskrim Polres Tapteng menangani kasus kekerasan terhadap seorang anak perempuan di Kecamatan Sirandorung, Kabupaten Tapteng, Sumatera Utara (Sumut). Tindakan penganiayaan terhadap PHN berusia 8 tahun itu dilakukan oleh tante kandungannya sendiri, direkam oleh warga dan viral di platform media sosial.

Dalam video singkat berdurasi 00.25 detik itu, tampak tante korban MS (37) menenteng korban yang sudah dimasukkan ke dalam karung berwarna putih, kemudian ditenteng sambil berjalan kaki keliling ke balik rumah pelaku.

Anak yang masih berumur 8 tahun disebut sering dianiaya dan dipaksa bekerja oleh tante kandungnya usai pulang sekolah, Kamis (14/3/2024) lalu sekitar pukul 15.00 WIB. Selama ini korban tinggal di rumah tante kandungnya di Kecamatan Manduamas, sedangkan ibunya bekerja di Kota Sibolga.

Kasat Reskrim Polres Tapteng AKP Arlin Harahap, mengatakan setelah video kekerasan itu viral pihaknya langsung menangkap pelaku MS, setelah ibu korban BS (40) yang sehari-hari bekerja sebagai asisten rumah tangga di Kelurahan Aek Muara Pinang, Kota Sibolga, melaporkan kasus tersebut ke Polres Tapteng, Selasa (19/3/2024) dini hari sekitar pukul 02.10 WIB.

Baca Juga :

Ia menjelaskan aksi kekerasan itu terjadi di Perumahan PT Nauli Sawit, Kelurahan Bajamas, Kecamatan Sirandorung, Kabupaten Tapteng. Peristiwa itu kemudian terungkap setelah viral di media sosial yang diposting oleh tetangga pelaku, dan ibu korban BS melihat video tersebut. 

"Korban PHN (8) diberikan ibunya kepada pelaku (tante kandung) atas permintaan pelaku kepada ibu korban," kata AKP Arlin Harahap.

Selain itu, ia juga menjelaskan korban diminta tinggal dan dirawat oleh tantenya sejak Januari 2022 dan korban merupakan anak yatim sejak tahun 2024 awal. Saat ini, pelaku MS (37) telah ditahan Polres Tapteng untuk diproses sesuai UU tentang Perlindungan Anak.

Halaman Selanjutnya :
Komentar
Berita Terkait
Topik Terkait
Saksikan Juga
Jangan Lewatkan
Alasan Mengejutkan Hasto Absen dari Panggilan KPK: Mohon Maaf

Alasan Mengejutkan Hasto Absen dari Panggilan KPK: Mohon Maaf

KPK kembali memanggil Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto dalam kasus dugaan korupsi pada Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan (Kemenhub)
Erick Thohir Blak-blakan Alasan Menaturalisasi Jens Raven yang Diragukan Pencinta Timnas Indonesia, Ternyata Cuma untuk...

Erick Thohir Blak-blakan Alasan Menaturalisasi Jens Raven yang Diragukan Pencinta Timnas Indonesia, Ternyata Cuma untuk...

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, pernah berbicara soal alasan Jens Raven dinaturalisasi di tengah ramai perbincangan netizen soal kualitas yang dimiliki pemain Timnas Indonesia U-19 itu.
PKT Raih Penghargaan Inovasi Teknologi Penanganan Ganoderma pada Ajang Medbun Awards 2024

PKT Raih Penghargaan Inovasi Teknologi Penanganan Ganoderma pada Ajang Medbun Awards 2024

Media Perkebunan (Medbun) Awards yang merupakan ajang penghargaan para pelaku di industri kelapa sawit Indonesia kembali digelar pada 2024 ini.
Sejak Sebulan Lalu Wanita Indigo Ini Ngaku Melihat Bukan Pegi Setiawan Otak Pelaku Kasus Vina Cirebon, Identitas Pelaku Utamanya...

Sejak Sebulan Lalu Wanita Indigo Ini Ngaku Melihat Bukan Pegi Setiawan Otak Pelaku Kasus Vina Cirebon, Identitas Pelaku Utamanya...

Sejak sebulan lalu, wanita indigo ini mengaku melihat bukan Pegi Setiawan otak pelaku kasus Vina Cirebon, identitas pelaku utamanya yakni...
Merobohkan Kerajaan Judi Online, Apa sekadar Gincu? Berikut Deretan Fakta Dampak Mengerikan Judol

Merobohkan Kerajaan Judi Online, Apa sekadar Gincu? Berikut Deretan Fakta Dampak Mengerikan Judol

Maraknya judi online tak hanya di perkotaan, melainkan sudah memasuki ruang lingkup desa. Lebih mengerikannya lagi, dampak Judol menyasar anak-anak 10 tahun.
Pemkot Jakarta Barat Serius Tindak Pelaku Tawuran, Begini Langkah-langkahnya

Pemkot Jakarta Barat Serius Tindak Pelaku Tawuran, Begini Langkah-langkahnya

Pemerintah Kota Jakarta Barat (Jakbar) memperketat pengawasan dan penjagaan di lokasi-lokasi yang rawan tawuran antarpelajar maupun antarwarga.
Trending
Belum Terlihat Istimewa, Jens Raven Cadangan Lagi Kontra Timor Leste? Indra Sjafri Beri Bocoran soal Susunan Pemain Timnas Indonesia U-19

Belum Terlihat Istimewa, Jens Raven Cadangan Lagi Kontra Timor Leste? Indra Sjafri Beri Bocoran soal Susunan Pemain Timnas Indonesia U-19

Penyerang naturalisasi Jens Raven masih belum terlihat spesial setelah melakoni dua laga Timnas Indonesia U-19 asuhan Indra Sjafri di Piala AFF U-19 2024.
Shin Tae-yong Tak Mau Sombong Soal Level Timnas Indonesia, Shin: Jika Sombong Kami Bisa Dikritik, Walaupun Menang Atas Australia di Level U-23...

Shin Tae-yong Tak Mau Sombong Soal Level Timnas Indonesia, Shin: Jika Sombong Kami Bisa Dikritik, Walaupun Menang Atas Australia di Level U-23...

Di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026, Shin Tae-yong menyatakan bahwa timnas tak gentar hadapi tim-tim besar di Grup C. Meski pernah kalahkan Australia 
Erick Thohir Blak-blakan Alasan Menaturalisasi Jens Raven yang Diragukan Pencinta Timnas Indonesia, Ternyata Cuma untuk...

Erick Thohir Blak-blakan Alasan Menaturalisasi Jens Raven yang Diragukan Pencinta Timnas Indonesia, Ternyata Cuma untuk...

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, pernah berbicara soal alasan Jens Raven dinaturalisasi di tengah ramai perbincangan netizen soal kualitas yang dimiliki pemain Timnas Indonesia U-19 itu.
Sejak Sebulan Lalu Wanita Indigo Ini Ngaku Melihat Bukan Pegi Setiawan Otak Pelaku Kasus Vina Cirebon, Identitas Pelaku Utamanya...

Sejak Sebulan Lalu Wanita Indigo Ini Ngaku Melihat Bukan Pegi Setiawan Otak Pelaku Kasus Vina Cirebon, Identitas Pelaku Utamanya...

Sejak sebulan lalu, wanita indigo ini mengaku melihat bukan Pegi Setiawan otak pelaku kasus Vina Cirebon, identitas pelaku utamanya yakni...
Merobohkan Kerajaan Judi Online, Apa sekadar Gincu? Berikut Deretan Fakta Dampak Mengerikan Judol

Merobohkan Kerajaan Judi Online, Apa sekadar Gincu? Berikut Deretan Fakta Dampak Mengerikan Judol

Maraknya judi online tak hanya di perkotaan, melainkan sudah memasuki ruang lingkup desa. Lebih mengerikannya lagi, dampak Judol menyasar anak-anak 10 tahun.
Tegas, Menkominfo Budi Arie Harap Semua Warga Ikut Aktif Berantas Judi Online

Tegas, Menkominfo Budi Arie Harap Semua Warga Ikut Aktif Berantas Judi Online

Menteri Komunikasi dan Informatika Budi Arie Setiadi harap masyarakat di Indonesia bersama-sama jaga ruang digital dari kegiatan kejahatan siber judi online.
Alasan Mengejutkan Hasto Absen dari Panggilan KPK: Mohon Maaf

Alasan Mengejutkan Hasto Absen dari Panggilan KPK: Mohon Maaf

KPK kembali memanggil Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto dalam kasus dugaan korupsi pada Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan (Kemenhub)
Selengkapnya