News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pilih Jalan Hijrah, Mantan Pecandu Berat Narkoba Menjadi Marbot di Masjid

Seorang pria bernama Yon Afrizal (48) berhasil lepas dari masa lalunya menjadi pecandu narkoba. Ia kini lebih memilih menjadi marbot di Masjid Baitul Atiq di
Sabtu, 6 April 2024 - 06:09 WIB
Yon Afrizal saat diwawancarai tvOnenews.com.
Sumber :
  • Tim tvOne/Tarmizi

Tebo, tvOnenews.com - Seorang pria bernama Yon Afrizal (48) berhasil lepas dari masa lalunya menjadi pecandu narkoba. Ia kini lebih memilih menjadi marbot di Masjid Baitul Atiq di Desa Badaro Rampak, Kecamatan Tebo Tengah, Kabupaten Tebo, Jambi.

Dengan niat yang tulus, pria berusia 48 tahun ini mulai meninggalkan dunia kelamnya sejak awal tahun 2020 lalu. Kini ia mendapatkan ketenangan hidup dan lebih banyak menghabiskan waktunya di masjid untuk beribadah kepada Allah SWT.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dirinya tidak segan bercerita semenjak mengenal narkoba pada tahun 2003 hingga 2020. Ibarat menu makanan, baginya narkoba merupakan makanan sehari-hari. Namun ia mengaku hidupnya saat itu selalu gelisah dan dihantui rasa ketakutan. 

Kini secara perlahan dirinya mulai menata hidup dengan mendekatkan diri kepada Sang Pencipta. Dengan modal suara yang bangus, ia mulai memberanikan diri menjadi muazin hingga menjadi imam shalat fardhu di masjid. Tidak sedikit warga di sana memuji suaranya yang merdu saat mengumandangkan azan.

Kehadiran Yon Afrizal yang kerap mengisi imam shalat wajib membuat warga di Desa Badaro Rampak mulai ramai berduyun-duyun datang ke masjid untuk menjadi makmumnya. Mereka tidak lagi memandang latar belakangnya yang kelam sebagai pecandu dan pengedar narkoba.

Menurutnya, masa lalunya yang kelam selama 17 tahun itu hanyalah kenangan dan warna dalam hidupnya. Diakuinya banyak kekeliruan yang ia lakukan sewaktu bergelut dengan dunia hitam, namun dengan berjalannya waktu semuanya telah ia tinggalkan.

"Awalnya dulu cuma berniat kepengen berhenti, alhamdulillah niat saya didengar oleh Allah SWT dan semuanya saya tinggalkan bahkan merokok pun sudah tidak lagi," kata Yon Afrizal saat diwawancarai di Masjid, pada Jumat (5/4/2024).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dikatakannya juga, bahwa saat ini kerap dipanggil ke rumah warga untuk mengajarkan mengaji anak-anak di sana, meski tidak mendapatkan gaji seberapa namun ia merasa lebih tenang menjalani hidup saat ini.

"Kalau soal rizki biar Tuhan yang mengatur, yang penting kita selalu berusaha. Alhamdulillah selama tiga tahun lebih ini saya mendapatkan ketenangan dalam menjalani kehidupan," jelasnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

10 Weton yang Diprediksi Asmaranya akan Bersemi pada Tanggal 28 Juni 2026: Kamis Wage Besok saatnya Kamu Nembak Si Dia!

10 Weton yang Diprediksi Asmaranya akan Bersemi pada Tanggal 28 Juni 2026: Kamis Wage Besok saatnya Kamu Nembak Si Dia!

Berikut sepuluh weton yang diramal akan bermandikan keberuntungan cinta pada 28 Juni 2026.
Pria Tega Siram Bensin hingga Bakar Tubuh Pacar, Cekcok Berawal Lihat Isi Chat WA Pelaku dengan Wanita Lain

Pria Tega Siram Bensin hingga Bakar Tubuh Pacar, Cekcok Berawal Lihat Isi Chat WA Pelaku dengan Wanita Lain

Seorang pria tega menyiram bensin ke bagian tubuh sang pacar viral di media sosial. Aksi dugaan penganiayaan ini membuat korban terbakar hidup-hidup di Kalteng.
Sempat Tak Terkalahkan di Awal, Wakil Asia Kian Menipis Jelang Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Sempat Tak Terkalahkan di Awal, Wakil Asia Kian Menipis Jelang Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Dominasi yang sempat dipamerkan di awal kompetisi Piala Dunia 2026 mulai runtuh. Akibatnya, hanya segelintir tim-tim tangguh yang mampu bertahan di fase gugur.
Tak Terima Pelatihnya Dihujat, Erling Haaland Blak-blakan Usai Norwegia Dibantai Prancis di Piala Dunia 2026

Tak Terima Pelatihnya Dihujat, Erling Haaland Blak-blakan Usai Norwegia Dibantai Prancis di Piala Dunia 2026

Kekalahan Norwegia dari Prancis pada laga Grup I Piala Dunia 2026 memicu kritik terhadap sang pelatih. Erling Haaland akhirnya buka suara soal keputusan itu.
Gubernur Pramono Anung Sebut Parpol di Jakarta Harus Utamakan Kepentingan Warga di Atas Golongan

Gubernur Pramono Anung Sebut Parpol di Jakarta Harus Utamakan Kepentingan Warga di Atas Golongan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo meminta seluruh partai politik di ibu kota untuk menanggalkan kepentingan pribadi maupun kelompok demi kesejahteraan masyarakat. 
5 Dimensi Penerapan Risk Assessment Kasus Taufik Hidayat Sekap dan Aniaya YTR Versi Psikolog Forensik, Apa Saja?

5 Dimensi Penerapan Risk Assessment Kasus Taufik Hidayat Sekap dan Aniaya YTR Versi Psikolog Forensik, Apa Saja?

Psikolog forensik, Reza Indragiri berbagi 5 dimensi jika risk assessment diterapkan dalam kasus penyekapan dan penganiayaan dilakukan Taufik Hidayat pada YTR.

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT