News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jalur Ganda Strategi Pembangunan Pariwisata Kepulauan Riau

Provinsi Kepulauan Riau telah menentukan arah strategi pembangunan pariwisata yang mengadopsi arah kebijakan jalur ganda (double track) pembangunan. Provinsi
Selasa, 9 Juli 2024 - 19:24 WIB
Pulau Tarempa, Kabupaten Anambas destinasi wisata bahari di Kepri.
Sumber :
  • tim tvOne/Kurnia

Tanjungpinang, tvOnenews.com - Provinsi Kepulauan Riau telah menentukan arah strategi pembangunan pariwisata yang mengadopsi arah kebijakan jalur ganda (double track) pembangunan.

Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) merupakan provinsi yang terdiri dari dua kota: Tanjungpinang dan Batam, serta lima kabupaten, yakni Kabupaten Bintan, Natuna, Kepulauan Anambas, dan Lingga.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Memiliki luas wilayah 96 persen dan sekitar 4 persen daratan, Provinsi Kepulauan Riau berbatasan langsung dengan sejumlah negara, di antaranya Vietnam, Kamboja, Singapura dan Malaysia.

Dengan kondisi geografisnya itu, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau merancang serta menjalankan dua strategi pembangunan wilayah, yakni Free Trade Zone (FTZ) Batam-Bintan-Karimun (BBK) dan Natuna-Anambas-Lingga (NAL).

Strategi arah pembangunan ini lantas membagi arah kebijakan pembangunan berdasarkan karakteristik serta keunggulan yang dimiliki masing-masing wilayah.  

Untuk BBK pembangunan difokuskan kepada sektor industri pengolahan, elektronik, garment, shipyard, industri halal, dan kawasan wisata terpadu eksklusif. Sedangkan di wilayah NAL, Pemerintah Provinsi Kepri mengoptimalkan pengembangan industri kelautan.

Tari Persembahan, Warisan budaya melayu sebagai daya tarik wisata. (tim tvOne/Kurnia)

Demikian pula halnya dengan pembangunan di sektor pariwisata. Di Tanjungpinang, Senin (8/7/2024), Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kepulauan Riau, Guntur Sakti menjelaskan jika arah pembangunan pariwisata mengadopsi strategi arah pembangunan serupa, yakni membaginya dalam dua jalur, yakni Batam-Bintan-Karimun dan Natuna-Anambas-Lingga.

"Kami sebut "double track" pembangunan pariwisata yang mengedepankan potensi yang dimiliki masing-masing kabupaten dan kota," ujar Guntur.

Track Batam, Bintan, Karimun, Tanjungpinang

Guntur menjelaskan, dalam konsep perdagangan/pelabuhan bebas, arah kebijakan pembangunan pariwisata di koridor Batam, Bintan, Karimun, Tanjungpinang sudah ditentukan clusterisasinya berbasis keunggulan dan kompetitifnya.

Arah kebijakan Kota Batam dan konteks perdagangan/Pelabuhan bebas, pengembangan dan pembangunan pariwisata diarahkan menjadi kota wisata belanja, mice, wisata kesehatan, termasuk wisata heritage yang berada di dalamnya.

Tanjungpinang sebagai ibukota Provinsi Kepulauan Riau yang berada di dalam Pulau Bintan diarahkan menjadi wisata heritage, dalam hal ini kebudayaan Melayu dan Tiongkok yang hingga saat ini masih terjaga dan berkembang.

Untuk Kabupaten Karimun, terang Guntur, arah pembangunan wisata dan strateginya dikonsentrasikan kepada pengembangan resort dan pantai.

Lapangan Golf di Bintan Destinasi wisata bertaraf internasional di Kepri. (tim tvOne/Kurnia)

Sedangkan Kabupaten Bintan diarahkan menjadi pusat pariwisata internasional (international hub tourism) di Kepulauan Riau.

"Dipersiapkannya Bintan sebagai international hub tourism karena Bintan memiliki ketersediaan lahan masih cukup banyak untuk dikembangkan, kemudian potensi pariwisata Bintan masih cukup besar," terang Guntur.

Track Natuna, Anambas, Lingga

Sama halnya dengan Batam, Bintan, Karimun dan Tanjungpinang, Pemerintah Provinsi Kepri juga telah menetapkan arah pembangunan sektor pariwisata di Natuna, Anambas, Lingga (NAL).

Untuk Kabupaten Natuna, terang Guntur, arah kebijakan dan strategi pembangunan pariwisatanya sangat tematik, yakni geopark (taman bumi nasional) yang di dalamnya terdapat geosite dan geotrack.

Sebagaimana diketahui, Kabupaten Natuna yang terletak di kawasan utara Indonesia yang berbatasan dengan Laut China Selatan memiliki bentang alam yang menawan. Mulai dari gugusan bebatuan granit pra sejarah Alif Stone Park, Gunung Ranai, hingga gugusan pulau yang menyajikan keindahan nan asri dan eksotis.

Untuk Anambas, arah strategi dan kebijakan pembangunan wisata difokuskan kepada pengembangan wisata bahari.

Selain dikenal sebagai salah satu kawasan penghasil ikan di Provinsi Kepulauan Riau, Anambas memiliki potensi keindahan laut yang tak diragukan lagi. Pulau-pulau yang menawan, pantai berpasir putih, hingga terumbu karang yang terpelihara.

Beberapa pulau menawan di Anambas di antaranya Pulau Bawah dan Pulau Penjalin. Di sini terdapat pantai Padang Melang yang panjangnya mencapai 8 kilometer, serta resort berskala internasional. Tak heran jika kemudian Anambas dijuluki Maldives Indonesia.

Guntur menambahkan, sebagai pusat kerajaan Melayu Riau Lingga, Kabupaten Lingga memiliki kekuatan di pariwisata budaya.

Pulau Penyengat kawasan wisata Heritage di Tanjungpinang. (tim tvOne/Kurnia)

Lingga disebut Guntur memiliki brand equity yang sangat tangguh, yakni The Motherland of Malay. Di Lingga terdapat situs Istana Damnah serta beragam tradisi Melayu yang masih dipertahankan. Lingga juga memiliki Bentang alam yang indah dengan Gunung Daik yang menjulang, Air Terjun Resun, pulau-pulau eksotis serta orang laut yang terkenal dengan kehidupan tidak menetap (nomaden).  

"Namun atraksi pariwisata yang bisa dikemas di NAL, tidak semuanya berbasis bahari. Bisa dibuat aktivitas atau iven-iven lain yang bisa menggairahkan ekosistem pariwisata di tiga daerah itu," ungkap Guntur.

Kepri Tourism Forum

Guntur menegaskan, pembangunan pariwisata adalah pembangunan lintas sektor, aktor dan koridor. Maka dalam penyelenggaraan kepariwisataan itu, lanjutnya, memang harus dibutuhkan koordinasi strategi lintas sektor, aktor, koridor.

"Kita (pemerintah) tidak bisa kerja sendiri. Makanya kami mengambil satu program inisiatif Kepri Tourism Forum (KTF) sebagai wadah berkumpulnya para sektor, aktor dan koridor untuk bagaimana bisa ikut memberikan kontribusi baik dalam tataran kebijakan, program dan kegiatan dalam mendukung pariwisata," papar dia.

Provinsi Kepri disebut Guntur hampir seluruh kabupaten dan kotanya memiliki potensi dan daya saing di sektor pariwisata.

"Hanya ukurannya yang berbeda. Maka sebuah kebutuhan koordinasi strategi lintas sektor yang dikemas dalam KTF itu menjadi instrumen untuk mempercepat proses pembangunan kepariwisataan di Kepri," terangnya.

Guntur menyebut akan sangat baik jika di setiap daerah atau Kepala Daerah menetapkan dulu pariwisata sebagai salah satu leading sektor pembangunan daerah.

Dengan demikian, selain mendapat komitmen kepala daerah, maka poltik anggarannya juga akan didedikasikan untuk pengembangan pariwisata di daerah masing-masing.

Dalam rangka mengorkestrasi semua kekuatan, KTF dijelaskan Guntur berperan sebagai wadah berkumpulnya sektor, aktor, dan korid. Di dalam wadah iin dibahsa bagaimana berkontribusi di dalam sisi kebijakan, program atau anggaran untuk mempercepat pengembangan pariwisata di Kepri umumnya dan di masing daerah khususnya.

"Sejauh iin kita mengapresiasi dan berterimakasih banyak kepada sektor swasta sebagai aktor penggerak, bahkan utama, di dalam penyelenggaraan kepariwisataan kita. Jadi pariwisata yang baik adalah industri leading government support," paparnya lagi.

Disebutnya, situasi terbaik penyelenggaraan pariwisata dapat dilihat dari porsinya yang didominasi oleh sektor industri (swasta). "Penyelenggaraan pariwisata lebih besar oleh sektor industrinya, oleh sektor swastanya, dia sudah mencapai situasi yang terbaik," sebut Guntur.

Dia mencontohkan Kabupaten Bintan, dimana kawasan barat sudah di organize dan diaktivasi oleh Lagoi. Lalu Batam yang semua industri pariwisata bergerak. "Jadi pemerintahnya hanya sebagai supporting. Bisa sebagai kebijakan, kemudahan, pelayanan, insentif dan sebagainya. Tapi yang meng-create demand, yang melakukan promosi, yang melakukan aktivitas selling, itu swasta," pungkas Guntur.

Beberapa kab Kota di Kepri disebut Guntur industri pariwisatanya telah berjalan, da pemerintahannya mendukung. Tapi ia juga mengakui ada daerah di Kepri yang pariwisatanya belum begitu berkembang, namun memiliki potensi yang besar, namun aktivitas pariwisata didominasi oleh pemerintah namun kurang didukung oleh industri.

"Nah ini hukum alam. Nanti ketika supply and demand  sudah bagus, swasta, industrinya yang akan menjadi pemain atau aktor utama dalam menggerakkan sektor wisata," tutup Guntur.

295 Event Pariwisata

Dinas Pariwisata Provinsi Kepulauan Riau telah menyusun 295 agenda pariwisata dalam kalender wisata daerah tahun 2024 untuk menggaet kunjungan wisatawan dalam maupun luar negeri.

Agenda pariwisata itu tersebar di tujuh kabupaten/kota, meliputi Batam, Tanjungpinang, Bintan, Karimun, Lingga, Natuna, dan Anambas yang digelar oleh pemerintah daerah dan swasta, baik berskala lokal, nasional bahkan internasional.

Event Tour de Bintan, Agenda event tahunan di Provinsi Kepri. (tim tvOne/Kurnia)

Kadis Pariwisata Kepri Guntur Sakti menjelaskan, dari total 295 agenda pariwisata yang disusun itu di antaranya telah terjadwal lengkap dengan tanggal pelaksanaannya yang telah ditetapkan tanggal pelaksanaan adalah iven bertaraf internasional. Di antaranya Bintan Triathlon, Tour de Bintan, Bintan KasmaRun, Bintan Carnival, Tour de Batam dan Batam Triathlon.

"Kalau agenda wisata yang digelar pemerintah daerah rata-rata memang belum terjadwal pasti, karena menyesuaikan dengan kemampuan anggaran," ujar Guntur.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, empat event di pariwisata Kepri ditetapkan Kemenparekraf RI masuk dalam Kharisma Event Nusantara (KEN) 2024, yakni Padang Melang International Folklore Festival, Tanjungpinang Fest, Batam Wonderfood & Art Ramadhan, dan Kenduri Seni Melayu.

Guntur 295 agenda pariwisata Kepri tahun ini mampu mendongkrak target jumlah kunjungan wisman. (ksh/wna)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkuat Kelembagaan, PP-IPPAT Perluas Sekretariat

Perkuat Kelembagaan, PP-IPPAT Perluas Sekretariat

Pengurus Pusat Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PP-IPPAT) melaksanakan rangkaian Syukuran HUT IPPAT ke-39 yang dirangkaikan dengan Peresmian Perluasan Sekretariat PP-IPPAT.
Perumnas Jawab Tantangan Hunian Subsidi

Perumnas Jawab Tantangan Hunian Subsidi

Perum Perumnas terus memperkuat perannya dalam menghadirkan hunian berkualitas dan terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), khususnya di kawasan perkotaan.
Ribuan Penikmat Punk Rock Bersiap ‘Mudik’ ke Yogyakarta Akhir September ini untuk Saksikan Penampilan 23 Musisi

Ribuan Penikmat Punk Rock Bersiap ‘Mudik’ ke Yogyakarta Akhir September ini untuk Saksikan Penampilan 23 Musisi

Ribuan penikmat musik punk rock dari berbagai daerah di Indonesia bersiap untuk berkumpul di Yogyakarta akhir September 2026 untuk menyaksikan perhelatan musik
Sukses Bawa Pulang Medali Emas Asian Games 2026, Kerja Keras Tim Bulu Tangkis Putra Indonesia dapat Apresiasi dari PBSI

Sukses Bawa Pulang Medali Emas Asian Games 2026, Kerja Keras Tim Bulu Tangkis Putra Indonesia dapat Apresiasi dari PBSI

Keberhasilan Tim Bulu Tangkis Putra Indonesia meraih medali emas Asian Games 2026 mendapatkan apresiasi dari PBSI.
Hasil FIFA ASEAN Cup 2026: Laos dan Myanmar Buka Divisi 2 dengan Kemenangan

Hasil FIFA ASEAN Cup 2026: Laos dan Myanmar Buka Divisi 2 dengan Kemenangan

Divisi 2 FIFA ASEAN Cup 2026 digelar di Hong Kong dengan penampilan dua pertandingan dari Grup A dan Grup B. 
Dua Perusahaan Pertanyakan Dasar Penyegelan KKP Usai Amankan 1.048 Ton Udang Impor

Dua Perusahaan Pertanyakan Dasar Penyegelan KKP Usai Amankan 1.048 Ton Udang Impor

Dua perusahaan di Kabupaten Pasuruan, PT Baramuda Bahari dan PT Megamarine Pride, mempertanyakan dasar penyegelan komoditas udang impor oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Trending

Dua Perusahaan Pertanyakan Dasar Penyegelan KKP Usai Amankan 1.048 Ton Udang Impor

Dua Perusahaan Pertanyakan Dasar Penyegelan KKP Usai Amankan 1.048 Ton Udang Impor

Dua perusahaan di Kabupaten Pasuruan, PT Baramuda Bahari dan PT Megamarine Pride, mempertanyakan dasar penyegelan komoditas udang impor oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).
Direktorat Jenderal Perkebunan: Karhutla Tidak Bisa Langsung Dikaitkan dengan Pembukaan Perkebunan Kelapa Sawit

Direktorat Jenderal Perkebunan: Karhutla Tidak Bisa Langsung Dikaitkan dengan Pembukaan Perkebunan Kelapa Sawit

Pengembangan perkebunan kelapa sawit sering kali dikaitkan dengan persoalan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah wilayah Indonesia.
Presiden Prabowo Lakukan Video Call Bersama Ubed Cs Usai Tim Bulu Tangkis Indonesia Raih Medali Emas Pertama Asian Games 2026

Presiden Prabowo Lakukan Video Call Bersama Ubed Cs Usai Tim Bulu Tangkis Indonesia Raih Medali Emas Pertama Asian Games 2026

Mohammad Zaki Ubaidillah alias Ubed dan rekan satu timnya yang berjuang di nomor regu putra bulu tangkis dihubungi langsung oleh Presiden Prabowo setelah mengalahkan China, Kamis (25/9/2026).  
Nova Arianto Resmi Panggil 2 Pemain Muda Persib untuk TC Timnas Indonesia U-20 dan Laga Uji Coba Vs China

Nova Arianto Resmi Panggil 2 Pemain Muda Persib untuk TC Timnas Indonesia U-20 dan Laga Uji Coba Vs China

Keduanya dipersiapkan mengikuti agenda Timnas Indonesia U-20 menuju Piala Asia U-20 2027 sekaligus menghadapi uji tanding kontra China.
Hasil FIFA ASEAN Cup 2026: Laos dan Myanmar Buka Divisi 2 dengan Kemenangan

Hasil FIFA ASEAN Cup 2026: Laos dan Myanmar Buka Divisi 2 dengan Kemenangan

Divisi 2 FIFA ASEAN Cup 2026 digelar di Hong Kong dengan penampilan dua pertandingan dari Grup A dan Grup B. 
Erick Thohir Apresiasi Pencapaian Tim Bulu Tangkis Putra Indonesia di Asian Games: Penantian 28 Tahun dan Pecah Telur Medali Emas 

Erick Thohir Apresiasi Pencapaian Tim Bulu Tangkis Putra Indonesia di Asian Games: Penantian 28 Tahun dan Pecah Telur Medali Emas 

Indonesia memastikan medali emas setelah menundukkan China dengan skor dramatis 3-2 pada final di Ichinoya City Municipal Gymnasium, Kamis (24/9/2026).
Ribuan Penikmat Punk Rock Bersiap ‘Mudik’ ke Yogyakarta Akhir September ini untuk Saksikan Penampilan 23 Musisi

Ribuan Penikmat Punk Rock Bersiap ‘Mudik’ ke Yogyakarta Akhir September ini untuk Saksikan Penampilan 23 Musisi

Ribuan penikmat musik punk rock dari berbagai daerah di Indonesia bersiap untuk berkumpul di Yogyakarta akhir September 2026 untuk menyaksikan perhelatan musik
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT