GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Penampakan Buaya Besar di Perairan Jago-jago Tapanuli Tengah Meresahkan Warga

Viral unggahan video di media sosial penampakan seekor buaya ukuran besar di perairan Desa Jago-jago, Kecamatan Badiri, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sum
Sabtu, 13 Juli 2024 - 14:43 WIB
Screenshot penampakan buaya di perairan Desa Jago-jago, Kecamatan Badiri Kabupaten Tapanuli Tengah Sumatera Utara.
Sumber :
  • tim tvOne/wna

Tapteng, tvOnenews.com - Viral unggahan video di media sosial penampakan seekor buaya ukuran besar di perairan Desa Jago-jago, Kecamatan Badiri, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara (Sumut) pada Sabtu (13/7/2024).

Dalam video berdurasi 42 detik itu, warga yang merekam meminta warga di Desa Jago-jago agar berhati-hati.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Untuk warga Desa Jago-jago agar berhati-hati di Sungai Jago-jago, agar jangan mandi di Sungai Jago jago," kata si perekam video.

Warga yang merekam video penampakan buaya di sungai tersebut diketahui pekerja tambang manual yang hendak melakukan aktivitas di ujung Desa Jago-jago, Kecamatan Badiri.

Salah seorang di antara pekerja itu adalah Ahmad Siregar (35). Saat itu ia bersama empat rekannya menaiki boat hendak ke Bongal untuk bekerja seperti biasa. 

Namun, tiba-tiba mereka dikagetkan dengan penampakan seekor buaya yang diperkirakan berjarak sekitar 200 meter dari boat mereka.

Menurut Ahmad Siregar, penampakan buaya di perairan Jago-jago sebenarnya sudah sering disaksikan oleh warga di sana.

"Penampakan buaya itu pas pada jam  dua siang. Kami ada lima orang pekerja tambang. Kalau jarak merekam itu kira-kira 200 meter dari perahu. Kalau saya perkirakan panjang buaya itu ada lebih kurang tiga meter," kata Ahmad saat ditemui wartawan di desanya di si Jago-jago.

Dia juga menerangkan bahwa keberadaan buaya itu sebenarnya sudah lama, dan sering terlihat oleh para pekerja tambang yang melintas di sungai tersebut. 

Memang sepengetahuan Ahmad, hingga saat ini belum ada korban akibat serangan binatang buas ini.

"Sejauh ini belum ada korban jiwa memang, dan para aparat desa sebenarnya sudah tahu kejadian ini, namum kita belum tahu apa yang harus dilakukan untuk menangani masalah ini," kata dia.

Bahkan lanjut Ahmad, warga sudah sering melihat kemunculan buaya ini.

Ahmad juga bercerita, dugaannya buaya ini adalah buaya dari lokasi penangkaran di wilayah CPA yang terlepas.

"Kita duga buaya-buaya ini sumbernya dari perairan CPA, karena di sana infonya ada penangkaran buaya, dan diduga gara-gara lepas, jadi nyasar ke perairan jago-jago ini. Dan itu ada yang besar ada juga buaya-buaya yang kecil," katanya.

Karenanya, warga khawatir apabila keberadaan buaya ini masih berkeliaran di perairan tersebut, maka para pekerja pencari kerang di sekitaran ini takutnya akan jadi korban.

"Di sini yang kita khawatirkan adalah para pekerja harian yang mencari kerang di pinggir-pinggir sungai jadi sasaran buaya ini, kan mereka hanya cari makan dari sungai ini, ada yang cari lohan, kerang bulu maupun nelayan-nelayan kecil yang mencari ikan, namanya mereka menggantungkan hidup dari sungai ini," sambung Ahmad.

Lebih lanjut ia mengatakan hingga kini, keberadaan buaya yang diperkirakan mendiami perairan Jago-jago belum mendapat perhatian serius dari pemerintah setempat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Belum ada yang dilakukan, walau hanya sekedar imbauan dengan tulisan seperti spanduk atau imbauan lainnya, padahal bukti penampakan buaya ini sudah jelas di Sungai Jago-jago ini," ungkap warga lainnya. (wna/ssg)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

AFC: Timnas Indonesia U-17 Alami Kekecewaan Paling Menyakitkan di Piala Asia U-17

AFC: Timnas Indonesia U-17 Alami Kekecewaan Paling Menyakitkan di Piala Asia U-17

Timnas Indonesia U-17 kalah dari Jepang dengan skor akhir 1-3 di Lapangan A Kawasan Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, pada Selasa (12/5/2026) malam. 
Dedi Mulyadi Gandeng Bank Indonesia, Fokus Bangun Ekonomi Jabar Berbasis Ekologi

Dedi Mulyadi Gandeng Bank Indonesia, Fokus Bangun Ekonomi Jabar Berbasis Ekologi

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menekankan pentingnya pembangunan yang tidak hanya mengejar angka pertumbuhan, tetapi juga menjaga keseimbangan alam. 
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Profil Josepha Alexandra, Siswi SMAN 1 Pontianak yang Viral Usai Protes Juri LCC Empat Pilar MPR

Profil Josepha Alexandra, Siswi SMAN 1 Pontianak yang Viral Usai Protes Juri LCC Empat Pilar MPR

Berikut ini profil singkat dari Josepha Alexandra, siswi SMAN 1 Pontianak yang viral usai melayangkan protes terhadap keputusan juri di LCC Empat Pilar MPR RI.
Awalnya Disuruh Mijat dan Temani Tidur, Santriwati Ponpes Pati Ungkap Perbuatan Tak Pantas Kiai Ashari Selama Bertahun-tahun

Awalnya Disuruh Mijat dan Temani Tidur, Santriwati Ponpes Pati Ungkap Perbuatan Tak Pantas Kiai Ashari Selama Bertahun-tahun

Santriwati Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Pati, ungkap perbuatan tak pantas Kiai Ashari selama bertahun-tahun: Awalnya disuruh mijat hingga temani tidur.

Trending

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Awalnya Disuruh Mijat dan Temani Tidur, Santriwati Ponpes Pati Ungkap Perbuatan Tak Pantas Kiai Ashari Selama Bertahun-tahun

Awalnya Disuruh Mijat dan Temani Tidur, Santriwati Ponpes Pati Ungkap Perbuatan Tak Pantas Kiai Ashari Selama Bertahun-tahun

Santriwati Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Pati, ungkap perbuatan tak pantas Kiai Ashari selama bertahun-tahun: Awalnya disuruh mijat hingga temani tidur.
Siswi SMAN 1 Pontianak yang Berani Koreksi Juri LCC Ditawari Beasiswa ke Tiongkok hingga Pekerjaan Setelah Lulus

Siswi SMAN 1 Pontianak yang Berani Koreksi Juri LCC Ditawari Beasiswa ke Tiongkok hingga Pekerjaan Setelah Lulus

Josepha Alexandra, siswi kelas 11 SMAN 1 Pontianak yang berani sanggah kekeliruan juri LCC 4 Pilar MPR RI di Kalbar ditawari beasiswa kuliah S1 ke Tiongkok.
Jadi Satu-satunya yang Gagal ke Piala Dunia U-17 di Grup B, Tertutup Pintu Terakhir Timnas Indonesia U-17 Lolos Walau FIFA Sudah Izinkan

Jadi Satu-satunya yang Gagal ke Piala Dunia U-17 di Grup B, Tertutup Pintu Terakhir Timnas Indonesia U-17 Lolos Walau FIFA Sudah Izinkan

Skor akhir 3-1 kemenangan Jepang atas Timnas Indonesia U-17 di laga pekan terakhir Grup B memastikan perjalanan Timnas Indonesia U-17 di Piala Asia U-17 berakhir. 
Kurniawan Dwi Yulianto Pusing, Jalan Timnas Indonesia di Piala Asia U-17 Terhenti Usai Jepang Sapu Bersih Grup B

Kurniawan Dwi Yulianto Pusing, Jalan Timnas Indonesia di Piala Asia U-17 Terhenti Usai Jepang Sapu Bersih Grup B

Timnas Indonesia U-17 gagal ke perempat final Piala Asia U-17 setelah dikalahkan oleh Jepang di laga terakhir Grup B pada Selasa (12/5/2026) malam WIB. 
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Profil Josepha Alexandra, Siswi SMAN 1 Pontianak yang Viral Usai Protes Juri LCC Empat Pilar MPR

Profil Josepha Alexandra, Siswi SMAN 1 Pontianak yang Viral Usai Protes Juri LCC Empat Pilar MPR

Berikut ini profil singkat dari Josepha Alexandra, siswi SMAN 1 Pontianak yang viral usai melayangkan protes terhadap keputusan juri di LCC Empat Pilar MPR RI.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT