News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ombudsman RI Terima Laporam DPRD Tapteng, Singgung Soal Penanganan Banjir Hingga Dugaan Kasus Korupsi

Sejumlah anggota DPRD Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) melaporkan berbagai persoalan yang terjadi saat ini di Kabupaten Tapanuli Tengah ke Ombudsman RI.
Jumat, 1 Mei 2026 - 13:21 WIB
Ombudsman RI Terima Laporam DPRD Tapteng, Singgung Soal Penanganan Banjir Hingga Dugaan Kasus Korupsi
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com — Sejumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) melaporkan berbagai persoalan yang terjadi saat ini di Kabupaten Tapanuli Tengah ke Ombudsman RI, Kamis (30/4/2026) di Jalan HR Rasuna Said Kav. C-19, Kuningan, Jakarta Selatan.

Adapun di antara berbagai persoalan yang dilaporkan wakil rakyat ini, seperti lambannya penanganan banjir, carut marutnya pendataan serta penyaluran bantuan bagi korban bencana dan Ketidak harmonisan hubungan antara eksekutif dan legislatif.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, mereka juga melaporkan dugaan tindak korupsi, hingga persoalan PNS (OPD, Camat hingga Lurah) yang diduga telah melanggar aturan ASN.

Laporan dari Anggota DPRD Tapteng ini diterima langsung Komisioner Ombudsman RI, Maneger Nasution dan sudah teregistrasi di Ombudsman.

Usai menyampaikan laporan, Madayansyah Tambunan didampingi Deni Herman Hulu, Musliadi Simanjuntak, Niko Septian Sitompul Dan Hashim Rahman Pasaribu kepada wartawan menyampaikan bahwa laporan yang mereka sampaikan menjadi pintu masuk bagi Ombudsman untuk melakukan pemeriksaan.

"Ombudsman ini menjadi pintu masuk untuk menindaklanjuti berbagai persoalan yang terjadi di Tapteng, karena dampaknya bermuara terhadap pelayanan publik," kata Madayansyah.

Sementara itu, Musliadi menyinggung soal sejumlah korban bencana tidak tercatat sebagai penerima bantuan. Menurutnya hal itu menjadi polemik hingga saat ini di tengah-tengah masyarakat Tapteng yang bermuara pada aksi protes dan penyengelan kantor lurah dan kantor camat.

"Kita melihat Pemkab Tapteng mulai dari Bupati Masinton hingga aparat paling bawah gamang dalam penyelesaian data para korban. Dan hingga kini Pemkab Tapteng tidak bisa memberikan jawaban kapan Jadup tahap II disalurkan, mengingat Jadup tahap I penuh dengan persoalan," tegas Musliadi.

Ia menjelaskan bahwa pendataan korban bencana hingga kini di Tapteng menjadi persoalan serius karena warga sudah bosan dan jenuh bolak-balik didata tetapi hasilnya nihil. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ini sudah menjadi maladministrasi, makanya kita laporkan ke Ombudsman RI," tambahnya.

Musliadi mengaku tidak hanya melaporkan persoalan tersebut ke Ombudsman saja. Ia menyebut akan melaporkan ke KPK RI, Kapolri, Kejaksaan Agung, Menteri Dalam Negeri, Panglima TNI, Menteri Hukum, Menteri Sosial, Menteri Keuangan, Menpan RB, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Menteri PUPR, Menteri Sekretaris Negara, Sekretaris Kabinet, BKN, BPK Dan DPR RI serta Pimpinan Parpol di Pusat.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi Bongkar Biaya Pemasangan Palang Pintu Kereta Api Bekasi Rp500 Juta–Rp1 Miliar: Laksanakan, Alokasinya Tersedia!

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi Bongkar Biaya Pemasangan Palang Pintu Kereta Api Bekasi Rp500 Juta–Rp1 Miliar: Laksanakan, Alokasinya Tersedia!

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi membeberkan estimasi biaya pemasangan palang pintu digital. Nilainya berkisar antara Rp500 juta hingga Rp1 miliar untuk satu titik perlintasan.
DPR Targetkan UU Ketenagakerjaan Baru Rampung 2026, Buruh Diminta Ikut Susun dari Awal

DPR Targetkan UU Ketenagakerjaan Baru Rampung 2026, Buruh Diminta Ikut Susun dari Awal

DPR targetkan UU Ketenagakerjaan baru rampung 2026. Buruh dilibatkan sejak awal, bahas upah, outsourcing, hingga mitigasi PHK dan ojol.
Masih "Dijaga Ormas", Dedi Mulyadi Geram Soal Palang Pintu Perlintasan Kereta Api Bekasi: Bagi Saya itu tidak Penting!

Masih "Dijaga Ormas", Dedi Mulyadi Geram Soal Palang Pintu Perlintasan Kereta Api Bekasi: Bagi Saya itu tidak Penting!

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi justru menemukan fakta yang membuatnya geram: pintu perlintasan masih dijaga oleh ormas atau masyarakat. Bahkan Wali Kota Bekasi
Dasco Akui Penanganan Konflik Agraria Lambat, DPR Siapkan Common Center untuk Perbaikan Respons Cepat

Dasco Akui Penanganan Konflik Agraria Lambat, DPR Siapkan Common Center untuk Perbaikan Respons Cepat

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengakui penanganan persoalan agraria, termasuk konflik di kawasan hutan, masih berjalan lambat.
Hari Buruh, Peziarah Padati Makam Marsinah di Sukomoro, Nganjuk

Hari Buruh, Peziarah Padati Makam Marsinah di Sukomoro, Nganjuk

Peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day tahun ini diwarnai dengan membludaknya peziarah di makam pahlawan nasional buruh Marsinah.
Potongan Aplikator Dipangkas Jadi 8 Persen, Driver Ojol Sambut Positif Kebijakan Prabowo di May Day 2026

Potongan Aplikator Dipangkas Jadi 8 Persen, Driver Ojol Sambut Positif Kebijakan Prabowo di May Day 2026

Kebijakan Prabowo pangkas potongan aplikator jadi 8 persen disambut positif driver ojol. Perpres 27/2026 juga atur jaminan sosial pekerja transportasi online.

Trending

Top 3 Timnas Indonesia: Ole Romeny-Jay Idzes Diizinkan Main, John Herdman Disentil Pelatih Brasil, hingga Presiden FIFA Bertemu Erick Thohir

Top 3 Timnas Indonesia: Ole Romeny-Jay Idzes Diizinkan Main, John Herdman Disentil Pelatih Brasil, hingga Presiden FIFA Bertemu Erick Thohir

Berikut tiga rangkuman berita terpopuler seputar Timnas Indonesia yang paling banyak dibaca di tvOnenews.com. Mulai dari FIFA ASEAN Cup hingga pertemuan FIFA dan PSSI
Demo Hari Ini, Ratusan Ribu Buruh Kepung Jakarta Peringati May Day Hindari Titik-titik Zona Kuning Ini

Demo Hari Ini, Ratusan Ribu Buruh Kepung Jakarta Peringati May Day Hindari Titik-titik Zona Kuning Ini

Ratusan ribu buruh diprediksi padati ibu kota Jakarta dalam memperingati May Day atau Hari Buruh 2026 hari ini Jumat (1/5/2026).
Media Korea Sudah Curiga Alasan Shin Tae-yong Tak Benar-benar Tinggalkan Indonesia, Kini Jadi Penasihat Teknik

Media Korea Sudah Curiga Alasan Shin Tae-yong Tak Benar-benar Tinggalkan Indonesia, Kini Jadi Penasihat Teknik

Kabar mengejutkan datang dari sosok Shin Tae-yong yang kembali dikaitkan dengan Indonesia. Namun kali ini, perannya di luar dugaan publik. Media Korea kaget.
Media Malaysia Heran Tiba-tiba Timnas Indonesia Terpilih Jadi Tuan Rumah Turnamen Baru FIFA di ASEAN

Media Malaysia Heran Tiba-tiba Timnas Indonesia Terpilih Jadi Tuan Rumah Turnamen Baru FIFA di ASEAN

Kabar mengejutkan datang dari Asia Tenggara setelah Timnas Indonesia resmi terpilih sebagai tuan rumah turnamen baru FIFA ASEAN Cup 2026. Media Malaysia heran.
Ngaku Ada Permintaan, Eks Kapten Jerman Rp43 Miliar Berdarah Surabaya Buka Pintu Bela Timnas Indonesia

Ngaku Ada Permintaan, Eks Kapten Jerman Rp43 Miliar Berdarah Surabaya Buka Pintu Bela Timnas Indonesia

Nama Laurin Ulrich kembali mencuri perhatian, terutama di kalangan suporter Timnas Indonesia. Eks kapten Jerman Rp43 miliar itu buka peluang membela Garuda.
Timnas Indonesia Ketikung, Vietnam Lebih Dulu Bakal Punya Trio Samba di Piala AFF 2026

Timnas Indonesia Ketikung, Vietnam Lebih Dulu Bakal Punya Trio Samba di Piala AFF 2026

Timnas Indonesia harus nyalakan alarm bahaya setelah Vietnam otw punya kombinasi trio Brasil. Dalam Piala AFF 2026, The Golden Star Warriors punya senjata baru.
DPRD Jabar Ungkap Penyebab Asli Banjir di Bandung, Dedi Mulyadi Siapkan Strategi 'Tanaman Keras'

DPRD Jabar Ungkap Penyebab Asli Banjir di Bandung, Dedi Mulyadi Siapkan Strategi 'Tanaman Keras'

Fenomena banjir dan tanah longsor yang kian kerap menghantui wilayah Bandung dan sekitarnya mendapat sorotan tajam dari parlemen. 
Selengkapnya

Viral