GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Cegah Stunting Sejak Dini, Pj Gubernur Sumut Agus Fatoni Terus Dorong Pemberian TTD Serentak se-Sumut

Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Agus Fatoni terus mendorong pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) serentak bagi remaja putri guna pencegahan stuntin
Jumat, 23 Agustus 2024 - 22:49 WIB
Pj Gubernur Sumut Agus Fatoni bersama Pj Ketua TP-PKK Sumut Tyas A. Fatoni menghadiri Genre in Action Bulan Ini Genting (BLING) dalam rangka Aksi Bergizi di SMA Negeri 3 Medan
Sumber :
  • Tim tvOne/Tim tvOne

Medan, tvOnenews.com - Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Agus Fatoni terus mendorong pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) serentak bagi remaja putri guna pencegahan stunting sejak dini. Hal tersebut disampaikannya dalam kegiatan GenRe In Action ‘INI GENTING’ (Implementasi Nyata GenRe Cegah Stunting) di halaman SMA Negeri 3, Medan, Sumut.

Fatoni mengatakan gerakan pemberian TTD serentak ini merupakan bagian dari Gerakan Serentak Penanganan Stunting se-Sumut, salah satu upaya pencegahan stunting yang dimulai dari remaja putri. Selama ini ada anggapan, TTD hanya untuk ibu hamil dan balita saja padahal para remaja putri sebagai calon ibu juga perlu dibekali tentang kesehatan reproduksi dan edukasi pencegahan stunting sejak dini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Penanganan stunting itu dilaksanakan bersama-sama semua stakeholder, mulai dari hulu hingga hilir. Hari ini sasaran kita remaja anak-anak SMA, dengan harapan mereka punya pola hidup yang sehat, makan makanan yang sehat, kemudian diberikan TTD," kata Fatoni.

Sebagai informasi, TTD merupakan suplemen yang berisi zat besi dan asam folat yang berfungsi untuk membantu membentuk hemoglobin. Beberapa kelompok yang disarankan untuk mengonsumsinya adalah remaja dan wanita usia subur, calon pengantin, serta ibu hamil dan nifas.

Remaja putri yang rutin minum TTD dan bebas anemia, ketika sudah dewasa dan hamil kelak bisa menjalani kehamilan yang sehat dan minim risiko komplikasi kehamilan. Selain itu, bayi yang dilahirkan kelak bisa tumbuh sehat, lahir dengan berat badan ideal, sampai mencegah bayi yang dilahirkan tumbuh dengan masalah gizi stunting.

Berdasarkan Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2023 tercatat prevalensi stunting di Sumut telah mengalami penurunan hingga mencapai angka 18,9 persen dan berada di bawah rata-rata nasional sebesar 21,5 persen. 

Fatoni berharap, melalui Gerakan Serentak Pemberian TTD maka prevalansi stunting di Sumut bisa turun menuju target nasional sebesar 14 persen pada tahun 2024. Namun, langkah-langkah strategis tetap diperlukan, terutama yang berfokus pada upaya pencegahan dimulai dari hulu ke hilir, yakni remaja itu sendiri.

"Gerakan ini dibuat untuk bersama-sama agar generasi muda Sumut sehat dan bersama melawan stunting, untuk mencegah lahirnya bayi-bayi yang tidak sehat. Bayi yang sudah terlahir stunting kita Atasi, yang belum lahir kita cegah dengan melakukan pola hidup sehat dan konsumsi makanan bergizi. Karena kita ingin penerus kita adalah generasi unggul untuk Indonesia emas 2045," jelasnya.

Selain Gerakan Serentak Pemberian TTD juga dilakukan layanan kesehatan skrining anemia, skrining kesehatan mental serta penandatangan komitmen bersama mendukung Gerakan Aksi Cegah Stunting. Penandatanganan ini diawali oleh Pj Gubernur Sumut Fatoni, Pj Ketua PKK Sumut Tyas Fatoni, Ketua DWP Sumut Dian Arief S Trinugroho, Kepala Perwakilan BKKBN Sumut Munawar, OPD jajaran Pemprov Sumut, Kepala Sekolah SMA Negeri 3 Medan Mukhlis, para guru dan seluruh siswa-siswi SMA Negeri 3 Medan.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Perwakilan BKKBN Sumut Munawar mengatakan kegiatan ini sebagai salah satu upaya mencegah stunting dengan memprioritaskan kesehatan reproduksi, sasarannya remaja dengan pemberian TTD.

"Ini program kerja BKKBN dan kerja sama lintas sectoral, bagaimana kita mengedukasi mereka terkait menyiapkan kehidupan berkeluarga, bagaimana asupan gizi seimbang dan kita berharap mereka mengetahui pencegahan stunting dan bagaimana mereka bisa terhindar. Karena pencegahan ini tidak bisa hanya dilakukan pemerintah, tapi perlu keikutsertaan orang tua, guru dan remaja itu sendiri," jelasnya.

Salah satu siswi Kelas 10 SMA Negeri 3 F Zahratussita berterima kasih atas pelaksanaan kegiatan tersebut di sekolahnya. Menurutnya, hal ini sangat bermanfaat dan bisa menjadi masukan bagi remaja-remaja yang ingin melakukan pernikahan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Pokonya kerenlah acaranya, apalagi ada kuis berhadiah sepeda,  tambah jaket milik Pak Gubernur, serulah pokonya," ungkapnya.

Turut hadir dalam kegiatan ini, di antaranya Kadis Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Sumut, Kadis Kominfo Sumut, Kadis Pendidikan Sumut, Kadis Kelautan dan Perikanan Sumut, Plt Kadis Kesehatan Sumut dan Kadis Perpustakaan dan Arsip Sumut. (tim tvOne)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Komisi III DPR Minta Polisi Tak Ragu Tembak Pelaku Begal, Begini Respon Polda Metro Jaya

Komisi III DPR Minta Polisi Tak Ragu Tembak Pelaku Begal, Begini Respon Polda Metro Jaya

Polda Metro Jaya memberikan respon soal Komisi III DPR RI yang meminta Polisi untuk tidak ragu menembak pelaku pembegalan di jalan raya.
Meski Lapaknya Dibongkar, Mahasiswa UNINUS Ketiban Untung dari Dedi Mulyadi usai Mengeluh Masalah Beasiswa RMP

Meski Lapaknya Dibongkar, Mahasiswa UNINUS Ketiban Untung dari Dedi Mulyadi usai Mengeluh Masalah Beasiswa RMP

Mahasiswa Universitas Islam Nusantara (UNINUS) dapat beasiswa saat Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) pimpin pembongkaran bangunan liar di Jl. Eyckman Bandung.
Capek-capek Bikin Trotoar eh Dibongkar Proyek Galian Kabel, Dedi Mulyadi Geram Bukan Main: Kumaha Atuh Ieu Pak

Capek-capek Bikin Trotoar eh Dibongkar Proyek Galian Kabel, Dedi Mulyadi Geram Bukan Main: Kumaha Atuh Ieu Pak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyampaikan kekesalannya terhadap proyek galian kabel yang membuat trotoar yang sudah cantik kembali harus dibongkar ulang.
Jadwal AVC Champions League 2026, Sabtu 16 Mei: Jakarta Bhayangkara Presisi Beraksi Lagi! Kali Ini Hadapi Jagoan Korea Selatan

Jadwal AVC Champions League 2026, Sabtu 16 Mei: Jakarta Bhayangkara Presisi Beraksi Lagi! Kali Ini Hadapi Jagoan Korea Selatan

Jadwal AVC Champions League 2026 hari Sabtu 16 Mei yang kini telah memasuki babak semifinal dan tinggal menyisakan 4 tim.
Buntut Kasus Narkoba, Pemprov DKI Cabut Izin Operasional The Seven dan B Fashion Jakarta Barat

Buntut Kasus Narkoba, Pemprov DKI Cabut Izin Operasional The Seven dan B Fashion Jakarta Barat

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta lewat Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) mencabut izin operasional dua tempat hiburan di Jakarta Barat.
Siapkan Dana Rp224 Juta, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Pulangkan 5 TKI Asal Karawang yang Terlantar di Libya

Siapkan Dana Rp224 Juta, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Pulangkan 5 TKI Asal Karawang yang Terlantar di Libya

Dedi Mulyadi atau KDM yang kini menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat sudah siapkan dana Rp224 juta demi pulangkan 5 TKI asal Karawang yang terlantar di Libya.

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Dedi Mulyadi Penuhi Permintaan Bocah Tasikmalaya yang Rewel Sampai Guling-guling Demi Bisa Foto dengan KDM

Dedi Mulyadi Penuhi Permintaan Bocah Tasikmalaya yang Rewel Sampai Guling-guling Demi Bisa Foto dengan KDM

Momen unik saat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menemui seorang anak laki-laki asal Tasikmalaya yang viral guling-guling di kamar gegara ingin foto dengan KDM.
Akun Medsos Diduga Milik Juri LCC Indri Wahyuni Minta Maaf Hanya Lewat Bio Instagram, Warganet Geram

Akun Medsos Diduga Milik Juri LCC Indri Wahyuni Minta Maaf Hanya Lewat Bio Instagram, Warganet Geram

Warganet naik darah ketika menemukan akun medsos diduga milik juri LCC MPR Indri Wahyuni yang minta maaf hanya melalui bio serta foto profil Instagram-nya.
Ko Hee-jin Sindir Elisa Zanette? Setelah Resmi Datangkan Vanja Bukilic dan Zhong Hui, Pelatih Red Sparks Itu Bilang...

Ko Hee-jin Sindir Elisa Zanette? Setelah Resmi Datangkan Vanja Bukilic dan Zhong Hui, Pelatih Red Sparks Itu Bilang...

Menyambut gelaran V League 2026/2027, tim asal Kota Daejeon yakni Red Sparks akhirnya telah menemukan duet pemain asing baru mereka, Vanja Bukilic dan Zhong Hui
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT