News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Berdalih Gunakan Anak di bawah Umur sebagai Perantara Pengobatan, Dukun Ini Malah Melakukan Pencabulan

Polisi berhasil membekuk seorang pria berinisial S (39), warga Kecamatan Jujuhan, Kabupaten Bungo Jambi. Pria yang berprofesi sebagai dukun (paranormal) itu dia
Selasa, 17 September 2024 - 11:33 WIB
Pelaku pencabulan anak di bawah umur berinisial S (tengah) saat paparan di Polres Bungo, Jambi.
Sumber :
  • tim tvOne/Darlianto

Bungo, tvOnenews.com - Polisi berhasil membekuk seorang pria berinisial S (39), warga Kecamatan Jujuhan, Kabupaten Bungo Jambi. Pria yang berprofesi sebagai dukun (paranormal) itu diamankan Polisi, lantaran melakukan pencabulan terhadap anak di bawah umur, yang merupakan pasiennya sendiri.

Kasi Humas Polres Bungo, AKP M Nur menyebutkan, kejadian tersebut berawal pada tahun 2021 yang lalu, saat ayah korban mengalami sakit dan kemudian berobat kepada terduga pelaku, karena dianggap sebagai dukun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Karena ayah korban sering berobat ke rumah pelaku, akhirnya pelaku sering datang ke rumah kedua orang tua korban dan kemudian pelaku tahu dan kenal dengan anak korban," ujar M Nur, Selasa (17/9/2024).

Lanjut M Nur, pada Januari 2024 yang lalu, pelaku kembali datang ke rumah kedua orang tua korban dan meminta bantuan kepada anak korban untuk menjadi perantara mengobati orang yang sakit.

"Awalnya, alasan pelaku, korban sebagai perantara dalam melakukan pengobatan kepada pasien, karena pasien yang diobati oleh pelaku merupakan seorang perempuan. Setiap kali mengobati perempuan yang sakit, pelaku selalu mengajak korban menjadi sebagai perantara," lanjutnya.

Namun, kata M Nur, setelah tersangka mengobati perempuan yang sakit tersebut, pelaku kembali mengajak korban ke rumahnya, dan langsung melakukan persetubuhan kepada korban.

"Setibanya di rumah pelaku, lalu pelaku menyetubuhi anak korban dan kejadian tersebut terjadi berulang kali baik di rumah tersangka maupun di rumah kedua orang tua korban," kata M Nur.

M Nur menambahkan, setelah berulang kali disetubuhi dengan alasan perantara pengobatan, akhirnya korban menceritakan perbuatan pelaku ke kedua orangtuanya.

"Setelah mendengar cerita dari anaknya, ayah kandung korban merasa tidak senang dan melaporkan kejadian tersebut ke Polres Bungo guna pengusutan lebih lanjut," tambahnya.

Setelah dilakukan penyelidikan dan pemeriksaan terhadap para saksi, pelaku akhirnya berhasil dibekuk Tim Tekab Polres Bungo, saat sedang berada di wilayah Kecamatan Jujuhan Ilir, Kabupaten Bungo Jambi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saat ini pelaku sudah kita amankan dan sedang dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," tuturnya.

Atas perbuatannya, saat ini pelaku terancam dengan Pasal 81 ayat (1) Jo Pasal 76D atau Pasal 81 ayat (2) atau Pasal 82 Ayat (1) Jo Pasal 76E  Undang Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2014.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

OTT KPK di Bea Cukai Ternyata Terkait Importasi

OTT KPK di Bea Cukai Ternyata Terkait Importasi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di kantor Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
Bak Sudah Jatuh Tertimpa Tangga, John Herdman kembali Dapat Kabar Buruk Jelang Debut Bersama Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Bak Sudah Jatuh Tertimpa Tangga, John Herdman kembali Dapat Kabar Buruk Jelang Debut Bersama Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Timnas Indonesia diterpa badai jelang FIFA Series 2026. Empat pemain absen, sementara manajer Sumardji diskors 20 laga oleh FIFA usai terbukti menyerang wasit.
Peluang Indonesia Sebagai Tuan Rumah Piala Asia 2031 Menguat, AFC Konfirmasi Mundurnya Negara Pesaing

Peluang Indonesia Sebagai Tuan Rumah Piala Asia 2031 Menguat, AFC Konfirmasi Mundurnya Negara Pesaing

Dalam keterangan resminya, AFC menyampaikan bahwa proses penerimaan penawaran tuan rumah untuk Piala Asia AFC 2035 telah rampung. 
Kapolri Ungkap Pesan Eyang Meri dan Warisan Moral Jenderal Hoegeng yang Jadi Pegangan Keluarga Besar Polri

Kapolri Ungkap Pesan Eyang Meri dan Warisan Moral Jenderal Hoegeng yang Jadi Pegangan Keluarga Besar Polri

Kapolri Jenderal Listyo Sigit mengakui bahwa pesan yang sering disampaikan Eyang Meri memiliki makna mendalam bagi masa depan Polri.
Penyebab Utama Anak SD di NTT Gantung Diri, Bukan Masalah Alat Tulis Polisi Singgung Orang Tua...

Penyebab Utama Anak SD di NTT Gantung Diri, Bukan Masalah Alat Tulis Polisi Singgung Orang Tua...

Polisi sampaikan perkembangan terbaru kasus kematian tragis siswa SD berinisial YRB (10) di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) usai nekat gantung diri.
Anggota Komisi III Nilai Isu Polri di Bawah Kementerian Malah Kesampingkan Esensi Reformasi Kepolisian Sesungguhnya

Anggota Komisi III Nilai Isu Polri di Bawah Kementerian Malah Kesampingkan Esensi Reformasi Kepolisian Sesungguhnya

Anggota Komisi III DPR RI, Abdullah, mengatakan reformasi Polri bukan berarti harus ada perubahan posisi lembaga tersebut di bawah kementerian.

Trending

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Merespons hal tersebut, Hetifah menegaskan negara harus memberikan perhatian serius untuk peristiwa tersebut. Ia menilai tak ada negara manapun yang bisa menerima peristiwa tragis tersebut.
Dikunjungi John Herdman di Sesi Latihan Sassuolo, Jay Idzes Terima Kabar soal Nasibnya dari Media Italia

Dikunjungi John Herdman di Sesi Latihan Sassuolo, Jay Idzes Terima Kabar soal Nasibnya dari Media Italia

Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, tampaknya menerima kabar soal nasibnya dari media Italia. Di sisi lain, dia menerima kunjungan dari pelatih John Herdman.
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Update Ranking Timnas Futsal Indonesia: Tembus Peringkat 24 Dunia FIFA, Enam Besar Asia

Update Ranking Timnas Futsal Indonesia: Tembus Peringkat 24 Dunia FIFA, Enam Besar Asia

Timnas Futsal Indonesia mencatatkan pencapaian membanggakan di level internasional. Berdasarkan FIFA World Ranking Futsal, Indonesia kini menempati peringkat ke
Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis pakai bahasa Bajawa, anak kelas IV SD di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berpesan agar sang ibu untuk tak mencarinya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT