News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

KIP Subulussalam Gugurkan Pencalonan Paslon Wali Kota, Karena Bukan Orang Aceh

Aksi demonstrasi dadakan ini, terkait dengan surat keputusan KIP Kota Subulussalam, yang hanya menetapkan 3 pasangan calon dari 4 pasangan yang sudah mendaftar sebelumnya.
Senin, 23 September 2024 - 13:37 WIB
Massa gelar aksi unjuk rasa.
Sumber :
  • Rony

Aceh, tvOnenews.com -  Tak terima bakal calon (Balon) yang mereka dukung untuk menjadi calon Wali Kota Subulussalam digugurkan, ratusan pendukung Affan Alfian Bintang-Irwan Faisal menggelar aksi demonstrasi ke kantor Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kota Subulussalam dini hari tadi, Senin (23/9/2024).

Aksi demonstrasi dadakan ini, terkait dengan surat keputusan KIP Kota Subulussalam, yang hanya menetapkan 3 pasangan calon dari 4 pasangan yang sudah mendaftar sebelumnya, yakni pasangan Salmaza-Bahagia Maha, Muhammad Rasyid-Nasyir, dan pasangan Fajri munthe-Karlinus, sementara pasangan petahana Affan Alfian-Irwan Faisal yang sebelumnya juga ikut mendaftar namanya tidak tertera di Surat Keputusan Penetapan Pasangan Calon Wali Kota Subulussalam, yang diedarkan melalui laman Facebook KIP Subulussalam malam tadi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Gugurnya pasangan bakal calon Affan Alfian-Irwan Faisal ini dari kontestasi Pilkada Kota Subulussalam disinyalir karena pihak KIP Kota Subulussalam menilai pasangan ini tidak memenuhi kriteria Pasal 211 ayat (1) Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh, yang disebutkan bahwa Orang Aceh adalah setiap individu yang lahir di Aceh atau memiliki garis keturunan Aceh, baik yang ada di Aceh maupun di luar Aceh dan mengakui dirinya sebagai orang Aceh.

Massa dihadang oleh ratusan aparat pengaman yang terdiri dari pihak Kepolisian, TNI, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan, di gerbang areal perkantoran Pemerintahan Kota Subulussalam, yang jaraknya sekitar 1 kilometer dari kantor KIP, sempat nyaris terjadi kericuhan, karena massa meminta untuk mendekati kantor KIP dan menggelar aksi disana, namun kepolisian tegas menolak, dengan alasan keamanan.

“Aksi penyampaian pendapat di malam hari dilarang, keamanan adalah tanggung jawab saya,” kata AKBP Yhogi Hadi Setiawan, Kapolres Subulussalam, melalui pengeras suara saat berupaya mengendalikan situasi.

“Kami tetap melawan, kami lawan sampai tanggal 27 November, kalau diputuskan kandidat kami tidak masuk, kami wajib mendemo ramai-ramai, karena 3 kali udah pak Bintang ini ikut,” kata Buyung Tinambunan, Koordinator Aksi.

Massa pun akhirnya membubarkan diri dan menyampaikan akan melaksanakan aksi demonstrasi lanjutan secara besar-besaran, pada hari Senin, untuk menyatakan penolakan mereka terhadap keputusan KIP Kota Subulussalam.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Polisi Berhasil Ringkus Terduga Penganiaya Kedi Golf di Tangerang

Polisi Berhasil Ringkus Terduga Penganiaya Kedi Golf di Tangerang

Polres Metro Tangerang Kota menangkap pria berinisial FP (38), tersangka kasus penganiayaan terhadap seorang kedi golf di kawasan Modern Golf, Kota Tangerang yang dipicu persoalan kecemburuan.
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Medapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Medapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
BMKG: Cuaca Mayoritas Wilayah RI Berawan Hingga Hujan Pada Sabtu

BMKG: Cuaca Mayoritas Wilayah RI Berawan Hingga Hujan Pada Sabtu

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di sejumlah wilayah Indonesia didominasi kondisi berawan hingga berpotensi hujan sedang pada Sabtu.
Imigrasi Indonesia Pimpin Pertemuan DGICM-Australia di Kamboja, Bahas Penguatan Keamanan Kawasan

Imigrasi Indonesia Pimpin Pertemuan DGICM-Australia di Kamboja, Bahas Penguatan Keamanan Kawasan

Direktur Jenderal Imigrasi Indonesia Hendarsam Marantoko memimpin diskusi dalam forum The 21st DGICM + Australia Consultation yang berlangsung di Siem Reap, Kamboja.
Gelombang Panas Melanda Inggris, Suhu Udara Capai 36,9 Derajat Celcius

Gelombang Panas Melanda Inggris, Suhu Udara Capai 36,9 Derajat Celcius

Gelombang panas yang melanda Inggris menyebabkan suhu udara di Inggris selatan telah mencapai 36,9 derajat Celcius (sekitar 98 derajat Fahrenheit), sehingga melampaui rekor pada Juni 1976 untuk keempat kalinya selama tiga hari.
Kasus Kematian Luis David Belum Tuntas Diusut, Personel TNI Diduga Terlibat Dugaan Pembunuhan Berencana

Kasus Kematian Luis David Belum Tuntas Diusut, Personel TNI Diduga Terlibat Dugaan Pembunuhan Berencana

Tim Advokasi Rakyat Melawan Impunitas (ARMI) menilai penanganan perkara dugaan pembunuhan terhadap Luis David Hutabarat di areal PT Agrinas Palma Nusantara, Labuhanbatu Utara, Sumatera Utara, belum tuntas.

Trending

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Miris! Kasus Kekerasan pada Anak 12 Tahun Terbongkar, Polisi Tetapkan Ibu dan Seorang Pria 46 Tahun sebagai Tersangka

Miris! Kasus Kekerasan pada Anak 12 Tahun Terbongkar, Polisi Tetapkan Ibu dan Seorang Pria 46 Tahun sebagai Tersangka

Polresta Tangerang menetapkan dua tersangka dalam kasus dugaan kekerasan seksual terhadap anak berusia 12 tahun. Salah satunya merupakan ibu kandung korban
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Norwegia Vs Prancis

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Norwegia Vs Prancis

Norwegia dan Prancis sudah memastikan diri lolos ke babak 32 besar berkat kemenangan di dua laga awal. Duel dini hari nanti akan menentukan status juara Grup I Piala Dunia 2026.
Petani Labura Tewas usai Dianiaya, Kapendam Benarkan Ada Keterlibatan Anggota TNI

Petani Labura Tewas usai Dianiaya, Kapendam Benarkan Ada Keterlibatan Anggota TNI

Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) I/Bukit Barisan, Kolonel Inf Sandy membenarkan adanya peristiwa penganiayaan yang dilakukan oleh anggota TNI terhadap warga
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Senegal Vs Irak

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Senegal Vs Irak

Senegal dan Irak pun mesti menggantungkan nasib melalui mekanisme peringkat ketiga terbaik. Keduanya saat ini belum mengantongi poin usai dikalahkan Norwegia dan Prancis di dua pertandingan awal Piala Dunia 2026.
Gelar Dialog Nasional, KPPG Tekankan Perang Penting Keterwakilan Perempuan di Legislatif

Gelar Dialog Nasional, KPPG Tekankan Perang Penting Keterwakilan Perempuan di Legislatif

Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG) menggelar Sarasehan dan Dialog Nasional Perempuan di Gedung DPR RI, Jakarta, Jumat (26/6/2026).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT