News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kapolres Nias Selatan Berikan Pendampingan Bocah Diduga Korban Kekerasan

Pascaviral bocah perempuan berusia 10 tahun di Nias Selatan diduga menjadi korban kekerasan kerabatnya hingga kedua kakinya patah, Kapolres Nias Selatan, AKBP
Selasa, 28 Januari 2025 - 19:52 WIB
Kapolres Nias Selatan sambangi bocah diduga korban kekerasan.
Sumber :
  • Tim tvone/Istimewa

Nias Selatan, tvOnenews.com – Pascaviral bocah perempuan berusia 10 tahun di Nias Selatan diduga menjadi korban kekerasan kerabatnya hingga kedua kakinya patah, Kapolres Nias Selatan, AKBP Ferry Mulyana Sunarya, turun langsung menemui korban di UPTD Lolowau, Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara, Senin (27/1/2025).

Dalam pertemuan itu, Kapolres memberikan bingkisan kepada korban. Momen haru terjadi ketika Kapolres mencium bocah tersebut, menunjukkan empati yang mendalam atas kondisi yang dialaminya. Selain itu, Polisi juga berusaha menghibur anak itu dengan memutar video di ponsel milik Kapolsek Lolowau untuk mengurangi rasa traumanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kita hadir di sini untuk memberikan perhatian khusus, memastikan kondisi korban, serta menunjukkan bahwa pihak kepolisian peduli terhadap kasus-kasus seperti ini,” ujar Kapolres.

Usai menemui bocah tersebut, Kapolres bersama Kepala Desa setempat meninjau rumah yang diduga menjadi tempat tinggal korban. Di lokasi itu, Kapolres berdiskusi dengan keluarga korban dan warga sekitar untuk menggali lebih banyak informasi terkait kasus tersebut. Diskusi ini juga bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat akan pentingnya perlindungan anak.

Kasus ini mencuat setelah video korban beredar luas di media sosial, memicu perhatian dan keprihatinan publik. Kapolres memastikan pihaknya akan mengusut tuntas kasus ini. Saat ini, tim dari Polsek Lolowau sedang melakukan pendalaman dengan memeriksa sejumlah saksi yang mengetahui kejadian tersebut.

“Kami sudah menurunkan tim untuk mendalami kasus ini. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan, dan kami akan terus berupaya mengungkap fakta yang sebenarnya,” tegasnya.

Dia juga mengimbau masyarakat untuk tidak sembarangan menyebarkan informasi yang belum terverifikasi terkait kasus ini. Langkah tersebut penting untuk menjaga privasi dan kenyamanan korban.

“Kami akan bekerja profesional dan transparan agar keadilan bisa ditegakkan. Masyarakat juga harus bijak, jangan sampai menyebarkan informasi yang tidak benar,” katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasus kekerasan terhadap anak menjadi salah satu perhatian utama bagi penegak hukum. Kapolres Nias Selatan pun menekankan pentingnya peran masyarakat dalam melaporkan setiap tindakan kekerasan terhadap anak agar segera ditindaklanjuti.

“Kita semua memiliki tanggung jawab untuk melindungi anak-anak sebagai generasi penerus bangsa. Jangan ragu untuk melapor jika ada tindakan yang mencurigakan,” tutupnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kabar Duka! Anggota DPR RI Gandung Pardiman Meninggal Dunia di Yogyakarta, Sempat Alami Demam

Kabar Duka! Anggota DPR RI Gandung Pardiman Meninggal Dunia di Yogyakarta, Sempat Alami Demam

Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar Dapil DIY, Gandung Pardiman meninggal dunia di Rumah Sakit Panti Rapih, Yogyakarta pada Selasa (27/10/2026) pagi hari.
Pemilu Israel Digelar Hari Ini, Apakah Warga Palestina Bisa Berpartisipasi?

Pemilu Israel Digelar Hari Ini, Apakah Warga Palestina Bisa Berpartisipasi?

Muncul sejumlah pertanyaan terkait bagaimana partisipasi warga Palestina dalam Pemilu Israel 2026 yang akan digelar pada hari ini, Selasa, 27 Oktober 2026.
Ternyata Ini yang Buat Keluarga Korban Percaya Ibu-Anak di Madiun Hilang, Terduga Pelaku Lakukan Hal Tak Terduga

Ternyata Ini yang Buat Keluarga Korban Percaya Ibu-Anak di Madiun Hilang, Terduga Pelaku Lakukan Hal Tak Terduga

Ternyata hal inilah yang membuat keluarga korban percaya bahwa ibu dan anak di Madiun menghilang, bukan dibunuh. Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim AKBP Arbaridi Jumhur mengatakan terduga pelaku, yakni DBM ternyata ikut membuat laporan.
Diejek Thierry Henry usai Dapat Kopa Trophy 2026, Lamine Yamal: Saya Harap Pau Cubarsi yang Menang

Diejek Thierry Henry usai Dapat Kopa Trophy 2026, Lamine Yamal: Saya Harap Pau Cubarsi yang Menang

Lamine Yamal mendapatkan ejekan dari Thierry Henry setelah mendapatkan Kopa Trophy 2026. Itu menjadi gelar ketiganya di kategori ini dalam kariernya.
Kemenhaj Buka Suara Nasib Ribuan Jemaah Umrah Indonesia di Tengah Eskalasi Konflik Arab Saudi-Houthi

Kemenhaj Buka Suara Nasib Ribuan Jemaah Umrah Indonesia di Tengah Eskalasi Konflik Arab Saudi-Houthi

Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) memastikan 48.969 jemaah umrah Indonesia masih beribadah secara khusyuk di tengah perang Arab Saudi dan Houthi Yaman.
Terungkap! Siasat Pelaku Pembunuhan Istri dan Anak di Madiun, Sempat Buat Laporan Orang Hilang

Terungkap! Siasat Pelaku Pembunuhan Istri dan Anak di Madiun, Sempat Buat Laporan Orang Hilang

Sebelum diamankan kepolisian, pelaku pembunuhan terhadap istri dan anak di Madiun, Jawa Timur ternyata sempat dampingi keluarga korban buat laporan orang hilang

Trending

Bukan Cuma Tungku Api, Tas Ukuran Jumbo Usai Pertemuan Terakhir Tersangka dengan Korban Ibu-Anak di Madiun Jadi Petunjuk Penting

Bukan Cuma Tungku Api, Tas Ukuran Jumbo Usai Pertemuan Terakhir Tersangka dengan Korban Ibu-Anak di Madiun Jadi Petunjuk Penting

Bukan cuma tungku api, tas berukuran jumbo juga merupakan petunjuk penting dalam kasus pembunuhan ibu dan anak di Madiun. Meski demikian, petugas di lapangan masih mendalami hal tersebut lebih lanjut.
Operasi Patuh Jaya 2026 Berlanjut: Polisi Bakal Datangi Rumah Pelanggar, Begini Cara Kerjanya

Operasi Patuh Jaya 2026 Berlanjut: Polisi Bakal Datangi Rumah Pelanggar, Begini Cara Kerjanya

Memasuki hari kedua, Selasa (27/10/2026), Operasi Patuh Jaya 2026 yang digelar Polda Metro Jaya kian intensif. 
Misteri Kasus Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun Mulai Terpecahkan, Diduga Berawal dari Komunikasi Istri Sah Tersangka dan Korban

Misteri Kasus Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun Mulai Terpecahkan, Diduga Berawal dari Komunikasi Istri Sah Tersangka dan Korban

Misteri kasus pembunuhan ibu dan anak di Madiun, Jawa Timur, mulai terpecahkan. Perselisihan berujung maut tersebut diduga bermula dari komunikasi antara istri sah tersangka dan korban DH.
Shin Tae-yong Wanti-wanti Lapangan JIS yang Tak Kunjung Membaik Bisa Cederai Pemain Persija Jakarta

Shin Tae-yong Wanti-wanti Lapangan JIS yang Tak Kunjung Membaik Bisa Cederai Pemain Persija Jakarta

Persija berhasil kembali meraih kemenangan atas Persik Kediri. Hasil akhir 2-1 mewarnai laga lanjutan pekan ketujuh Super League 2026-2027.
Jangan Asal Beli, Ini Dokumen Penting yang Harus Dicek Sebelum Membeli Apartemen

Jangan Asal Beli, Ini Dokumen Penting yang Harus Dicek Sebelum Membeli Apartemen

Sejumlah pembeli apartemen di Surabaya dan sekitarnya mengaku belum menerima Akta Jual Beli (AJB) dan Sertifikat Hak Milik Satuan Rumah Susun (SHMSRS), meski pembayaran unit telah lunas
Klasemen Akhir Grup G Piala Dunia U-15 2026: Timnas Indonesia U-15 Lanjut ke Mana?

Klasemen Akhir Grup G Piala Dunia U-15 2026: Timnas Indonesia U-15 Lanjut ke Mana?

Timnas Indonesia U-15 meraih hasil yang campur aduk pada Senin (26/10/2026) kemarin. Mereka mengalahkan Burundi namun takluk dari Portugal.
Usai Bunuh Istri Siri dan Anak di Madiun, Pelaku Beli Mesin Giling Daging dan Tas Kresek Hitam

Usai Bunuh Istri Siri dan Anak di Madiun, Pelaku Beli Mesin Giling Daging dan Tas Kresek Hitam

Setelah menghabisi nyawa dari istri siri dan anak kandungnya, pelaku pembunuhan di Madiun yakni DBS sempat membeli mesin giling serta tas kresek sampah hitam.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT